Trifaris Muhsy -Bahagia bukan milik dia yang hebat dalam segalanya, namun dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur-

Alat Musik Kalimantan Selatan

5 min read

alat-musik-tradisional-kalimantan-selatan

Alat musik Kalimantan Selatan – Kalimantan Selatan atau yang biasa disingkat dengan “Kalsel” merupakan salah satu pronvinsi di Indonesia yang berada di pulau Kalimantan.

Selain terkenal dengan destinasi wisata dan makanan khasnya, Kalimantan Selatan juga memiliki berbagai macam alat musik yang masih belum banyak orang ketahui.

Oleh karena itu, jika sebelumnya kita sudah membahas mengenai alat musik Kalimantan Barat, dan alat musik Kalimantan Utara maka pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama membahas mengenai alat musik Kalimantan Selatan secara lengkap.

Daftar Alat Musik Tradisional Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan memiliki berbagai macam alat musik tradisional, apabila dilihat dari bentuknya musik di Kalimantan Selatan terdiri dari Vocal, Instrumental, dan ragam musik serta kedaerahannya.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai macam-macam alat Musik tersebut:

1. Alat Musik Kintung

alat-musik-kintung
source: wadaya.rey1024.com

Klintung adalah salah satu kesenian musik tradisional dari suku Banjar, Kalimantan Selatan. Alat musik ini berasal dari daerah Kabupaten Banjar, tepatnya yaitu di desa Sungai Alat, Astambul, Bincau, dan Martapura.

Alat musik ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar bambu, sekilas ia juga memiliki kesamaan bentuk dengan alat musik Angklung dari Jawa Barat.

Adapun bambu yang digunakan untuk membuat alat musik Klintung tidak bisa sembarang bambu, namun harus dipilih secara cermat khususnya bambu yang dapat mengeluarkan bunyi yang bagus dan juga tidak mudah pecah.

Sedangkan untuk mengatur bunyi alat musik ini tergantung pada rautan bagian atasnya hingga melebihi dari seperdua lingkaran bambu.

Rautan tersebut semakin ke atas maka semakin mengecil sebagai pegangannya, sedang pada bagian bawahnya tetap seperti biasa. Pada umumnya memiliki panjang dua ruas, kemudian buku yang ada pada bagian tengahnya (dalam) dibuang agar dapat menghasilkan bunyi.

Klintung termasuk alat musik “pentatonis”, boleh dikatakan juga sejenis alat musik perkusi.

Hal tersebut disebabkan cara memainkannya yaitu dihentakkan pada sebuah potongan kayu yang bundar.

Alat musik ini berjumlah 7 buah, dan masing-masing memiliki nama, yaitu:

  • Hintalu randah
  • Hintalu tinggi
  • Tinti pajak
  • Tinti gorok
  • Pindua randah
  • Pindua tinggi
  • Gorok tuha

Agar lebih harmonis, biasanya Klintung dimainkan bersamaan dengan alat musik Babun (Gendang) dan Gong atau alat musik lainnya.

Pada zaman dahulu alat musik Klintung digunakan untuk dipertandingkan, dalam pertandingan ini bukan hanya pada bunyinya namun juga pada hal-hal yang bersifat magis.

Seiring berjalannya waktu, alat musik yang termasuk ke dalam musik yang bersifat “instrumentalia” ini hanya digunakan sebagai pengiring lagu atau nyanyian Banjar, umumnya yang berjenis lagu-lagu tirik dan japin.

Namun pada masa saat ini alat musik Klintung sudah mulai langka, karena seniman yang tersisa hanya ada orang-orang tua (sepuh) dan sangat jarang generasi muda di sana yang mau meneruskan kesenian ini.

2. Alat Musik Kalampat

alat-musik-kalampat
source: hanyaberbagi.com

Kalampat merupakan alat musik tradisional semacam gendang, namun ia hanya memiliki satu bagian saja yang dapat dipukul atau biasa disebut dengan “berkepala tunggal.” Badan dari Kalampat terbuat dari batang batung atau bambu yang tebal dan berdiameter besar.

Alat musik ini dapat dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat pemukul yang terbuat dari rotan.

Pada umumnya Kalampat dimainkan bersamaan dengan alat musik Agung (Gong) sebagai pengiring pada saat upacara Bawanang (panen padi), Babalian (bahiaga atau upacara pengobatan yang bersifat magis), serta upacara adat lainnya di masyarakat suku Dayak di daerah Labuhan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

3. Alat Musik Bumbung

alat-musik-bumbung
source: makassar.terkini.id

Bumbung merupakan alat musik yang terbuat dari bahan dari dua ruas bambu. Alat musik ini memiliki tujuh nada dasar dan merupakan bagian dari instrumen diatonik.

Alat musik Bumbung merupakan salah satu alat musik yang berasal dari Kalimantan Selatan, tepatnya di Desa Berikin, Kabupaten Hulu, Sungai Tengah.

4. Alat Musik Terbang Madihin

alat-musik-terbang-madihin
source: semuatentangprovinsi.blogspot.com

Terbang Madihin merupakan alat musik yang memiliki kesamaan dengan alat musik Rebana.

Alat musik ini dibuat dengan menggunakan kulit kambing yang sudah dikeringkan, kemudian kulit kambing tersebut diberi kerangka kayu dengan garis tengah ±30 cm dan bagian bawahnya berukuran  ±25 cm.

Adapun kayu yang digunakan dipilih secara apik, yaitu dari jenis kayu yang cukup liat seperti kayu Jingah, batang pohon Nangka, batang pohon Tiwadak Banyu, dan sesekali juga menggunakan kayu Halaban.

Sedangkan untuk mengencangkan kulit pada kerangka yaitu dengan menggunakan rotan yang sudah diserut.

5. Alat Musik Kuriding

alat-musik-kuriding
source: bukalapak.com

Kuriding atau Gurinding merupakan alat musik tradisional asli buatan nenek moyang suku Banjar, Kalimantan Selatan.

Alat musik ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar berupa pelepah anau, bambu, ataupun kayu dengan bentuk kecil, serta memiliki alat getar (tali) dan tali penarik.

Cara memainkan alat musik ini yaitu dengan cara ditempelkan pada bibir sembari menarik gagang tali getar yang akan menghasilkan bunyi.

Dengan ritme tertentu, bunyi yang dihasilkan akan terdengar sangat indah dan merdu.

Kuriding memiliki bentuk yang kecil dan unik, selain itu wujudnya juga terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian dalam (rata) dan luar (tidak rata).

Alat musik Kuriding biasa dimainkan oleh masyarakat di sana sebagai hiburan dalam aktivitas sehari-hari.

6. Alat Musik Kurung-kurung

alat-musik-kurung-kurung
source: banjarmasin.tribunnews.com

Kurung-kurung merupakan salah satu alat musik yang dapat dibilang unik di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Alat musik Kurung-kurung terbuat dari kayu panjang yang di bawahnya terbuat dari bahan bambu dan peralatan lainnya.

Alat musik ini dapat menghasilkan bunyi apabila dihentak-hentakkan terlebih dahulu ke tanah, selain itu setiap mengeluarkan bunyi berbeda antara satu dengan yang lain.

Sehingga apabila pemainnya ingin menciptakan suatu irama, maka caranya yaitu dengan menghentakkan alat musik ini secara bergantian sesuai dengan irama yang dikehendaki.

Namun pada saat ini, alat musik Kurung-kurung hampir mengalami kepunahan disebabkan rumpun bambu yang semakin lama tergerus oleh pembangunan perkebunan dan tambang.

Selain itu juga semakin berkurangnya generasi muda yang mau dan mampu melanjutkan untuk memainkan alat musik tradisional ini.

7. Alat Musik Serunai Banjar

alat-musik-serunai-banjar
source: hanyaberbagi.com

Serunai Banjar merupakan salah satu alat musik tiup yang memiliki kesamaan dengan Seruling. Alat musik ini dibuat dengan menggunakan bambu atau kayu sebagaimana suling terompet namun pendek.

Alat musik ini terdiri dari 4 (empat) bagian, yaitu bagian mulut, sekar bibir, badan (batang), dan corong yang satu sama lainnya dapat dilepas dan dipasang kembali.

Umumnya alat musik ini memiliki fungsi sebagai alat musik pengiring pertunjukan pencak silat. Sedangkan di suku Bukit (Dayak) memiliki fungsi sebagai musik pengiring upacara adat.

Cara memainkan alat musik Serunai Banjar yaitu dengan cara ditiup.

8. Alat Musik Panting

alat-musik-panting
source: wadaya.rey1024.com

Panting, terdapat dua pengertian mengenai Panting ini, yaitu Panting sebagai alat musik dan Panting sebagai musik.

Panting sebagai alat musik: Merupakan salah satu alat musik tradisional khas suku Banjar, alat musik ini memiliki bentuk seperti gambus Arab namun ukurannya lebih kecil dan memiliki senar.

Panting dimainkan dengan cara dipetik.

Umumnya alat musik ini mainkan sebagai pengiring tarian adat atau tarian tradisional, serta dimanfaatkan juga sebagai hiburan pada acara-acara pernikahan.

Sedangkan Panting sebagai musik yaitu: Disebabkan didominasi oleh alat musik yang dinamakan Panting, sejenis gambus yang memakai senar (panting) maka disebut dengan musik Panting.

Adapun alat-alat musik Panting terdiri sebagai berikut:

  • Panting, alat musik yang memiliki bentuk semacam gambus Arab namun ukurannya lebih kecil dan memiliki senar. Panting ini dimainkan dengan cara dipetik.
  • Babun, alat musik yang dibuat dengan menggunakan kayu berbentuk bulat, ditengahnya terdapat lubang, serta pada bagian kanan dan kirinya dilapisi dengan kulit hewan (kambing). Babun dimainkan dengan cara dipukul.
  • Gong, alat musik yang terbuat dari aluminium dengan bentuk bulat, pada bagian tengahnya terdapat benjolan berbentuk bulat. Gong dimainkan dengan cara dipukul.
  • Biola, jenis alat musik gesek.
  • Suling bambu, alat musik yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara ditiup.
  • Ketipak, alat musik yang memiliki bentuk seperti Terbang namun ukurannya lebih kecil, dan kedua sisinya dilapisi dengan kulit hewan (kambing, kijang, dlsb).
  • Tamburin, jenis alat musik pukul yang terbuat dari bahan logam tipis, umumnya masyarakat Banjar menyebutnya sebagai Tamburin dengan nama Guguncai.

9. Alat Musik Gamelan Banjar 

alat-musik-gamelan-banjar
source: nusantarakaya.com

Gamelan Banjar merupakan seni “karawitan” dengan peralatan musik Gamelan yang berkembang pada suku Banjar di Kalimantan Selatan.

Gamelan Banjar yang ada di Kalimantan Selatan terdapat 2 jenis, yaitu versi keraton dan versi kerakyatan.

Gamelan Banjar versi keraton memiliki perangkat instrumen yang terdiri dari:

  • Babun
  • Gendang dua
  • Rebab
  • Gambang
  • Selentem
  • Ketuk
  • Dawu
  • Sarun 1
  • Sarun 2
  • Sarun 3
  • Seruling
  • Kanung
  • Kangsi
  • Gang besar
  • Gong kecil

Sedangkan Gamelan Banjar versi kerakyatan memiliki perangkat isntrumen yang terdiri dari:

  • Babun
  • Dawu
  • Sarun
  • Sarantam
  • Kanung
  • Kangsi
  • Gong besar
  • Gong kecil

10. Alat Musik Kalang Kupak

alat-musik-kalang-kupak
source: carabermainalatmusik.com

Kalang kupak merupakan salah satu alat musik tradisional Kalimantan Selatan yang terbuat dari jenis bambu yang tipis, yaitu Pairing Tamiang.

Alat musik ini terdiri dari 8 ruas bambu yang masing-masing dipotong setengahnya dan meruncing pada bagian ujungnya. Kemudian ruas-ruas tersebut disatukan dengan serat rotan hingga bentunknya menyerupai alat musik Calung dari Jawa Barat.

Alat musik Kalang Kupak memiliki peran sebagai pembawa melodi, umumnya dimainkan bersama dengan alat musik Agung (Gong), Babun (Gendang), Lumba (Gendang), dan Kecapi untuk mengiringi upacara adat Balian dan tarian adat seperti tari Gintor.

Upacara Balian: Sebuah upacara keselamatan bagi kehidupan masyarakat setempat yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Sekian

Demikianlah pembasan kita mengenai alat musik Kalimantan Selatan yang dibahas secara lengkap dan rinci.

Harapannya semoga dengan adanya pembahasan mengenai alat musik tersebut dapat menambah wawasan kita, serta menambah kecintaan kita terhadap kesenian dan budaya yang ada di Indonesia.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Trifaris Muhsy -Bahagia bukan milik dia yang hebat dalam segalanya, namun dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.