Trifaris Muhsy -Bahagia bukan milik dia yang hebat dalam segalanya, namun dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur-

Alat Musik Sumatera Utara

6 min read

alat-musik-sumatera-utara

Alat musik Sumatera Utara – Sumatera Utara (Sumut) merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Sumatera, dengan Ibukota Medan.

Sumatera Utara sangat terkenal dengan destinasi wisatanya yang eksotik seperti danau toba, air terjun telaga dwi warna sibolangit, pulau samosir, dan masih banyak lainnya.

Namun jangan lupa, jika Provinsi ini juga memiliki berbagai macam kebudayaan yang layak dipelajari dan dilestarikan. Baik dari alat musik tradisional, pakaian adat, rumah adat, tarian adat, dan juga makan khas.

Hanya saja, karena sebelumnya kita sudah membahas dan mempelajari mengenai alat musik Sumatera Barat dan alat musik Papua, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas bersama-sama mengenai alat musik dari Sumatera Utara.

Daftar Alat Musik Sumatera Utara

Sumatera Utara memiliki berbagai macam alat musik tradisional, baik dari alat musik petik, alat musik tiup, dan juga alat musik pukul. Berikut ini adalah 19 daftar alat musik tradisional Sumatera Utara:

1. Alat Musik Aramba

alat-musik-tradisional-sumatera-utara
source: mepow.net

Aramba merupakan sebuah alat musik yang dibuat dengan menggunakan bahan baku tembaga kuningan/ logam perunggu.

Alat musik aramba ini dapat dimainkan dengan cara dipukul pada bagian yang berbetuk bundar dan menonjol di bagian tengahnya.

Umumnya aramba memiliki diameter 40 cm – 50 cm, namun juga ada yang memiliki diameter 60 cm – 90 cm yaitu aramba yang biasanya digunakan oleh keturunan atau keluarga bangsawan yang dikenal dengan “Aramba Fatao dan Hongo.”

Aramba berasal dari Nias, dan biasanya juga dimainkan pada saat acara pernikahan.

2. Alat Musik Doli-doli

alat-musik-tradisional-sumatera-utara
source: infobudaya.net

Doli-doli sekilas terlihat unik, karena memang memiliki kemiripan dengan alat musik angklung. Namun, meski sama-sama alat musik pukul, cara memegang dan menggunakannya sangatlah berbeda.

Di daerah Melayu, alat musik ini sering disebut dengan alat musik kolintang.

Doli-doli terbuat dari bahan baku kayu yang dibilah empat. Umumnya alat musik ini dimainkan bersamaan dengan alat musik tradisional lainnya seperti aramba dan Pakpak.

3. Alat Musik Ole-ole

alat-musik-tradisional-sumatera-utara
source: hamparan.net

Ole-ole merupakan alat musik jenis tiup yang badannya terbuat dari batang padi dan resonatornya terbuat dari daun kelapa atau enau.

Pada satu ruas padi tersebut pangkal ujung dekat ruasnya dipecah-pecah menjadi sedemikian rupa, agar hasil dari pecahan batang tersebut menjadi penggetar udara untuk penghasil bunyi alat musik ole-ole.

Selain itu, alat musik ini juga memiliki lubang dibatangnya. Lubang nada yang ada pada alat ini juga tidak beraturan, tergantung pada pembuat alat musik tersebut serta nada-nada yang ingin dicapai.

Alat musik ole-ole dibuat demikian, disebabkan alat musik ini hanya dijadikan sebagai hiburan pribadi saja.

4. Alat Musik Gonrang 

alat-musik-gonrang
source: ukypurba.wordpress.com

Gonrang merupakan alat musik yang berasal dari Simalungun provinsi Sumatera Utara. Di dalam kesenian dan kebudayaan Simalungun, gonrang memiliki dua makna yaitu religi/ sakral dan yang kedua bersifat kreatif/ menghibur.

Gonrang tidak dapat lepas dari kehidupan serta kegiatan adat di dalam budaya Simalungun. Karena biasanya gonrang selalu digunakan pada saat acara-acara penting seperti pernikahan, kematian, dan juga pesta upacara adat disana.

5. Alat Musik Gordang

alat-musik-gordang
source: kamerabudaya.com

Gordang merupakan alat musik yang tersusun dari 9 gendang. Fungsi alat musik ini tidak jauh berbeda dengan gonrang, yaitu sebagai pengiring pada saat pementasan upacara adat, penyambutan, upacara pernikahan, serta kematian.

Gordang termasuk alat musik tradisional Sumatera Utara yang digunakan dengan cara dipikul.

6. Alat Musik Gung dan Penganak

alat-musik-gung-panganak
source: gpwisataindonesia.wordpress.com

Gong dan penganak merupakan alat musik yang termasuk dalam kelompok alat musik “idiophone” yang memiliki arti “bergetar untuk menghasilkan suara.”

Perbedaan antara keduanya dengan gong di daerah lain di Nusantara terletak pada ukuran dan lebar diameternya.

Umumnya gung memiliki yang besar yaitu 68,5 cm, sedangkan penganak memiliki ukuran sekitar 16 cm.

Gung dan penganak terbuat dari bahan baku kuningan, sedangkan palu-palu (pemukulnya) terbuat dari bahan baku kayu dengan benda lunak (umumnya kain) yang diletakkan pada ujungnya.

Hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan suara gung yang lebih enak didengar.

7. Alat Musik Hapetan/ Hasapi

alat-musik-hepetan-hasapi
source: macamalatmusik.blogspot.com

Hapetan/ hasapi merupakan alat musik tradisional yang dikelompokkan ke dalam alat musik dawai atau senar. Di dalam istilah bahasa Indonesia lebih sering disebut dengan alat musik kecapi.

Alat musik hapetan/ hasapi ini dapat dimainkan dengan cara dipetik.

Selain itu, alat musik ini juga terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya yaitu:

  • Hasapi ende atau biasa disebut juga dengan “pluked lute dua senar”, yaitu instrumen yang membawakan melodi dan juga instrumen yang dinilai paling penting di dalam suatu “ensambel gondang hasapi.”
  • Hasapi doal atau yang biasa disebut juga dengan “pluked flude dua senar”, instrumen satu ini mirip dengan hasapi ende, hanya saja di dalam permainannya hasapi doal memiliki peran untuk membawakan ritme konstan.

8. Alat Musik Oloan

alat-musik-tradisional-sumatera-utara
source: infobaru.id

Oloan merupakan alat musik tradisional suku Batak yang dimainkan dengan cara dipukul. Umumnya alat musik ini dimainkan dengan bersamaan dengan ogung lainnya dalam suatu ensambel musik.

Untuk meminkan alat musik oloan kita tidak boleh sembarangan, disebabkan suara yang dihasilkan cukup besar dan jika salah akan sangat terdengar.

Terdapat empat ogung yang memiliki fungsi berbeda-beda, dan salah satunya adalah oluan.

9. Alat Musik Ihutan

alat-musik-ihutan
source: collections.peabody.yale.edu

Ogung Ihutan merupakan alat musik yang digunakan sebagai pengiring nada dari ogung oloan. Ihutan memiliki nada yang lebih tinggi daripada ogung oloan tersebut.

10. Alat Musik Garantung

alat-musik-garantung
source: prelo.co.id

Garantung merupakan alat musik Sumatera Utara yang terbuat dari bahan baku kayu, bentuknya ditata rapi dan memiliki 5 bilah nada yang berfungsi sebagai pembawa melodi.

Garantung termasuk dalam golongan Xylophone (batang-batang yang mengeluarkan nada).

Alat musik ini memiliki susunan yang terdiri dari 7 wilahan yang tersusun rapi, dan digantung di atas kotak yang kegunaannya sebagai resonatornya.

Selain itu, garantung juga terkenal sebagai penstabil ritme variable di setiap lagu-lagu dengan menggunakannya dengan teknik mamalu. Misalnya adalah saat dimainkan untuk lagu daerah Sumatera Utara.

Garantung dimainkan dengan menggunakan dua buah stik di tangan kanan dan kiri. Adapun teknik yang biasa digunakan adalah, tangan kiri sebagai pembawa melofi dan ritme (memukul bagian tangkai garantung sekaligus saat memainkan lagu).

11. Alat Musik Faritia

alat-musik-faritia
source: infobaru.id

Faritia merupakan alat musik yang memiliki bentuk hampir sama dengan talempong dari Padang dan gamelan dari Jawa Tengah.

Faritia dibuat dengan menggunakan bahan baku berupa logam atau kuningan. Alat musik ini termasuk ke dalam golongan alat musik idiophone. 

Alat musik faritia memiliki bentuk bundar, dengan diameter 23 cm dan memiliki tebal 4 cm serta bagian tengah yang menonjol.

Faritia dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pemukul yang biasa disebut “simalambuo” atau kayu duria.

12. Alat Musik Druri Dana

alat-musik-tradisional-sumatera-utara
source: informasi-daftar.blogspot.com

Druri dana memiliki bentuk yang sangat unik. Apabila dilihat dari bentuknya, pasti banyak orang yang tidak mengetahui jika benda yang satu ini adalah alat musik.

Druri dana merupakan jenis alat musik pukul yang dapat mengeluarkan suara seperti angklung. Alat musik ini dibuat dengan menggunakan bahan baku bambu.

13. Alat Musik Gendang Singanaki

alat-musik-gendang-singanaki
source: gpwisataindonesia.wordpress.com

Gendang singanaki merupakan alat musik Sumatera Utara yang terbuat dari bahan baku kayu dan potongan kulit binatang.

Gendang singanaki memiliki 2 bagian yang berbeda, yaitu penganaki dan anak gendang yang biasa disebut gerantung atau enek-enek.

Umumnya alat musik ini digunakan sebagai alat penentu ritme di dalam sebuah ensambel musik.

Alat musik ini juga biasa dimainkan secara bersamaan dengan alat musik tradisional lain seperti sarune.

Gendang singanaki lebih sering dimainkan pada saat upacara adat yang memiliki nuansa religi atau acara guro-guro aron.

14. Alat Musik Gendang Singindungi

alat-musik-gendang-singindungi
source: sipayo.com

Gendang Singindungi memiliki bentuk yang hampir sama dengan gendang singanaki. Kedua alat musik ini juga memiliki kesamaan dari segi bahan, ukuran, dan cara pembuatan.

Perbedaan antara keduanya terletak pada “gendang mini” yang biasa disebut dengan “gerantung” (panjang 11,5 cm) yang diikat di sisi badan gendang singanaki, sedangkan di gendang singindungi tidak ada.

Gendang singindungi dapat menghasilkan bunyi naik turun dengan menggunakan teknik permainan tertentu.

Selain itu, gendang singindungi juga memiliki dua palu-palu gendang atau alat pukul sepanjang 14 cm.

15. Alat Musik Sisibah/ Pakpak

alat-musik-sisibah-pakpak
source: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Genderang sisibah adalah seperangkat alat musik dari Sumatera Utara yang terdiri dari sembilan buah “sibah” gendang yang dimainkan oleh delapan hingga sembilan pemusik yang biasa disebut dengan pande (orang yang pandai dan bijaksana).

Adapun ensambel dari alat musik ini disebut dengan merkata genderang (berbunyi genderang) disebabkan bunyi yang dihasilkan bukanlah bunyi semata, namun berupa ungkapan atau kata-kata permohonan pelakasana dan peserta upacara adat kepada Dibata (dewata).

16. Alat Musik Sarune Bolon

alat-musik-sarune-bolon
source: dictio.id

Sarune bolon terbuat dari bahan baku logam. Alat musik tradisional ini juga termasuk bagian dari perangkat gondang sabangunan yang berasal dari daerah Batak Toba.

Sarune bolon memiliki 6 buah lubang nada yang difungsikan utuh serta memiliki peran sebagai pengiring melodi yang dihasilkan.

Umumnya alat musik ini dimainkan bersamaan dengan Gondrong, Sipitu-pitu, Mongmongan, Ogung, dan Sitalasavak pada saat upacara adat masyarakat di sana.

17. Alat Musik Balobat

alat-musik-balobat
source: es-la.facebook.com

Balobat merupakan alat musik tradisional Suku Karo yang menyerupai alat musik seruling. Balobat terbuat dari seruas pucuk bambu yang memiliki ukuran sejengkal jari tangan.

Alat musik yang satu ini dapat dimainkan secara sendirian ataupun dengan ensambel.

Balobat memiliki tangga lagu berupa mayor dan minor, serta memiliki lubang nada yang terdiri dari 6 buah lubang.

18. Alat Musik Taganing

taganing-alat-musik-sumatera
source: wikipedia.com

Taganing merupakan salah satu bagian dari alat musik Batak Toba yang memiliki 5 buah gendang dengan fungsi mengatur ritme di beberapa lagu daerah.

Alat musik ini memiliki bentuk seperti gordang, hanya saja ukurannya yang bermacam-macam. Ukuran paling besar adalah gendang yang paling kanan, kemudian semakin ke kiri ukuran gendang akan semaki kecil.

Selain itu suara yang dihasilkan juga berbeda-beda, karena memang itu tujuannya.

Umumnya taganing hanya dimainkan oleh 1-2 orang saja yang memainkan sebuah stik untuk memukul alat musik ini. Jika dibandingkan dengan gordang, taganing memiliki musik dan bunyi yang terdengar lebih melodis.

Taganing juga dapat disebut dengan “drum set melodis”, karena alat musik ini digantung pada sebuah rak yang sama.

19. Alat Musik Panggora

alat-musik-panggora
source: dikidwiff.blogspot.com

Panggora merupakan alat musik yang sejenis dengan gong, hanya saja alat musik ini memiliki bunyi yang unik terdengar telinga.

Panggora juga merupakan jenis gong yang memiliki ukuran palin besar, yaitu dengan diameter mencapai 37 cm dan tebal 6 cm.

Panggora terbuat dari bahan baku logam semacam besi, kuningan, ataupun perunggu.

Keunikan suara yang dihasilkan alat musik ini berasal dari pukulan dengan menggunakan stik, kemudian setelah suara muncul nanti akan diredam dengan menggunakan tangan.

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai alat musik Sumatera Utara yang dapat kalian pelajari dan jadikan sebagai referensi.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut dapat menambah wawasan kita, dan juga menambah kecintaan kita terhadap kesenian dan budaya yang ada di Indonesia.

Akhir kata semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Trifaris Muhsy -Bahagia bukan milik dia yang hebat dalam segalanya, namun dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.