Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Kenali Jenis Bahan Polyester Lengkap dengan Keunggulannya

5 min read

mengenal-bahan-polyester

Dalam industri tekstil dikenal berbagai jenis kain untuk membuat produk, salah satunya adalah bahan polyester.

Material ini sering dipakai dalam bidang mode, desain, interior rumah, dan masih banyak lainnya. Tidak heran jika jenis ini sangat laris manis di pasaran.

Mengenal Bahan Polyester

Mengenal Bahan Polyester
source: pixabay.com

Kata Polyester berasal dari dua kata, yaitu polimer yang berarti plastik dan ester atau sebuah proses pencampuran minyak bumi, asam karbosilat, dan alkohol.

Polyester merupakan bahan kain yang dibuat dengan melalui proses kimia panjang. Maka, sering juga disebut dengan material sintetis/ buatan.

Polyester adalah bahan tekstil yang berasal dari benang atau serat dari senyawa kimia bernama ethylene glycol, dan asam tereftalat. Bahan pembuatan ini dikombinasikan dengan polyethylene terephathalate (PET) yang berasal dari minyak bumi (petroleum).

Proses pembuatan bahan polyester sangatlah panjang dan rumit.

Berawal dari pencampuran minyak bumi, air, udara, dan batubara. Kemudiana ada tahapan mencampurkan reaksi kimia dengan menggunakan suhu tinggi dalam ruangan hampa (polimerisasi).

Karena bahan ini mengandalkan ketersediaan minyak bumi, maka harga yang harus dibayar sangatlah tinggi.

Namun, hal tersebut tidak menjadi halangan untuk memilihnya sebagai material pembuatan berbagai jenis pakaian, dan perlengkapan lainnya.

Jenis-jenis Bahan Polyester Beserta Keunggulannya

Polyester memiliki beberapa jenis dengan keunggulannya masing-masing. Material tersebut berasal dari perpaduan dengan bahan-bahan lainnya. Berikut daftarnya:

1. Kain PET

bahan-polyester

 

PET merupakan kain dalam pembuatan serat polyester yang utama. Hal ini biasanya ditunjukkan dengan label 100% Polyester.

Keunggulan jenis tersebut menjadikan hasil produk tidak mudah kusut serta tahan lama. Kain PET biasanya sering digunakan untuk bahan membuat jaket, kemeja, celana, kaos, seragam, jas, dasi, jilbab, dan lain sebagainya.

Jenis kain ini terbagi lagi menjadi dua kategori, yaitu low twist dan high twist.

Kedua pilihan ini menghasilkan material berkualitas tinggi dan memiliki kelebihan lainnya, seperti:

  • Anti air
  • Anti minyak
  • Anti noda
  • Dan lain-lainnya.

Tipe PET ini sering digunakan untuk membuat pakaian, botol air, dan botol plastik lainnya.

Dalam proses membuatnya menjadi kain, harus divakum ke dalam ruangan hampa suhu tinggi. Kegiatan ini hanya bisa dilakukan oleh pabrik-pabrik besar.

2. Benang Sintetis

benang-sintetis

Jenis berikutnya adalah benang sintetis yang jika dipintal bersama dengan filament dan tekstur lainnya akan menghasilkan lembaran kain polyester.

Meskipun dari bahan sintetis, benang ini akan terlihat lebih alami jika dibandingkan dengan jenis lainnya.

3. Poly 14 Cyclohexylene Dimethylne Tereftalat (PCDT)

Poly 14 Cyclohexylene Dimethylne Tereftalat (PCDT)

PCDT merupakan jenis polyester dengan komposisi kompleks senyawa kimia. Dalam pembuatannya, bahan ini membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan PET.

Meskipun begitu, PCDT memiliki tingkat elastisitas lebih baik daripada jenis polyester lainnya.

Kain jenis ini memiliki penggemar tersendiri terutama dalam insdustri tekstil. Jika dibandingkan untuk membuat pakaian, PCDT lebih banyak dipakai dalam pembuatan perlengkan rumah tangga, seperti:

  • Tirai
  • Busa
  • Sofa
  • Dan lain sebagainya.

4. Kain Spandek

karakteristik-bahan-kain-spandek

Spandek merupakan jenis kain yang bersifat elastis dengan bahan pembuat dari nilon atau polyester.

Jenis material ini tidak bisa dijadikan bahan utama dalam membuat produk lainnya. Dibutuhkan kombinasi serat lain, seperti rayon, katun, dan sebagainya.

Kelebihan penggunaan bahan spandek ini antara lain:

  • Daya elastisitas baik sehingga mampu mengikuti bentuk tubuh
  • Nyaman ketika dikenakan
  • Dapat mempertahankan bentuk dalam waktu lama
  • Tahan dengan sinar UV, alkali, keringat, dan lainnya serta tidak mudah berkerut.

5. Kain Lacoste

Kain Lacoste

Kain ini memiliki ciri pola rajutan dengan tekstur pori-pori berbentuk bulat, kotak, maupun segitiga.

Kata Lacoste berasal dari brand pakaian Perancis dengan nama yang sama. Dengan melihat desain serta tujuan pemaikaiannya, kain lacoste dikategorikan menjadi tiga jenis, yakni:

  • Lacoste PE
  • Lacoste CVC
  • dan Lacoste Pique.

6. Kain Satin

Kain Satin

Satin terkenal dengan tekstur kain yang lembut karena ditenun menggunakan teknik “Satin Weave”.

Penggunaan metode tersebut juga menghasilkan tampilan mengkilap dan halus pada satu sisi, sedangkan lainnya terasa lebih kasar dan kusam.

Karena kelembutannya ini, kain satin sangatlah nyaman digunakan dan memberikan kesan elegan.

Jenis material tersebut sering digunakan untuk membuat pakaian pesta/ dress, baju tidur/ piyama, kimono/ robe, blus, kemeja wanita, jaket bisbol, dasi, celana pendek atletik, dan lainnya.

Kain satin juga biasanya ditemukan pada pembuatan sepatu pointe, seperti balet.

7. Kain Chiffon

Kain Chiffon

Ini merupakan jenis kain dengan kombinasi material serat sintetis, yaitu katun, sutra, dan nilon/ polyester.

Ciri khas chiffon adalah teksturnya yang halus serta transparan. Kata chiffon berasal dari Bahasa Perancis yang berarti pakaian.

Keunggulan lainnya dari bahan yang satu ini adalah, menghasilkan tampilan dengan kesan cantik karena kainnya jatuh, terasa licin dan lembut.

8. Kain Drill

Kain Drill

Kain drill berasal dari campuran bahan katun dan polyester. Jika kandungan katunnya semakin banyak, maka harga yang dibanderol juga cukup tinggi. Jenis material ini biasanya digunakan dalam industri tekstil.

Dalam industri tekstil, kain drill dipakai untuk membuat berbagai jenis pakaian, mulai dari jas, blazer, pakaian kerja, seragam kantor, dan masih banyak lainnya.

Desain pakaian yang diproduksi bisa sangat beragam dan disesuaikan dengan penggunaannya.

Harga bahan ini ditentukan oleh kualitas material dasar untuk menghasilkan produk nyaman saat dikenakan.

9. Kain Fleece

bahan-kain-fleece

Fleece merupakan jenis kain tekstil yang biasa dijumpai pada pembuatan jaket, sweater, jumper, dan sejenis lainnya. Tekstur bahan yang satu ini sangat tebal sehingga nyaman dipakai untuk menghangatkan badan di cuaca dingin.

Komposisi bahan fleece mempunyai permukaan berbulu seperti wool. Ada dua jenis kain ini, yaitu katun dan polyester.

Keunggulan kain fleece yang bisa didapatkan adalah permukaan bahan lembut, memiliki sirkulasi udara baik untuk menjaga suhu tubuh tetap normal meski dalam cuaca panas, serta bersifat elastis sehingga mudah dilipat dan dibawa ke mana-mana.

10. Kain Drifit

bahan-kain-drifit

Kain ini terbuat dari bahan jersey olahan dari serat polyester. Material ini sering dipakai untuk membuat jenis pakaian kaos. Hal tersebut karena sifatnya yang cenderung ringan, menyerap keringat, sejuk, mudah dicuci, serta cepat kering.

Kain ini bisa dijumpai dengan berbagai jenis dan varian. Anda bisa memilih desain sesuai dengan kebutuhan dan kesukaan. Keunggulan material drifit antara lain:

  • Lentur
  • Tebal
  • Sejuk digunakan karena pori-porinya besar
  • Serta menyerap keringat dengan baik.

11. Kain Scuba

karakteristik-bahan-kain-scuba

Jenis kain polyester selanjutnya adalah scuba. Ini merupakan bahan yang sering dipakai untuk membuat pakaian selam atau khusus digunakan pada kegiatan di wilayah perairan. Tingkat ketebalan kain ini sangat beragam, mulai dari 1 – 3 mm.

Namun, hal itu tergantung dengan produksi pabrik dan jenis pakaian yang akan dibuat. Keunggulan jenis kain ini antara lain:

  • Halus
  • Lembut
  • Tahan terhadap air (air laut, bahan kimia dan api)
  • Kedap udara
  • Tidak mudah kusut
  • Serta mudah kering dan bertekstur empuk

Karakteristik Bahan Polyester

Karakteristik Bahan Polyester

Bahan polyester ini memiliki karakteristik yang akan membuat Anda mudah untuk mengenalinya. Ciri-ciri bahan polyester tersebut adalah:

1. Memiliki Tekstur Serat yang Lentur

Ciri pertama dari polyester adalah tekstur serat yang lentur. Meskipun begitu, hal ini tidak menjadikan bahan mudah melar sehingga dapat dijadikan pilihan dalam membuat pakaian. Dengan begitu, hasil pembuatan bisa dipakai untuk jangka waktu lebih lama.

2. Tidak Mudah Berkerut dan Tahan Lama

Polyester memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan bahan lainnya. Material tersebut tidak mudah berkerut dan kusut sehingga menjadikannya lebih tahan lama. Dapatkan jenis kain sesuai kebutuhan dengan kualitas sama yaitu, awet.

3. Dapat Menyebabkan Iritasi

Hal ini disebabkan oleh proses pembuatan polyester yang menggunakan bahan-bahan kimia.

Pada beberapa orang, penggunaan kimiawi ini bisa menyebabkan iritasi karena kulitnya sensitif. Beberapa gejalanya antara lain, gatal-gatal, kulit kemerahan, dan lainnya.

Namun, untuk beberapa orang lainnya bahan kimia dari polyester tidak menimbulkan iritasi sama sekali. Sehingga sangat aman untuk digunakan.

Bagi Anda yang sensitif dengan material ini, bisa langsung menghentikan pemakaian agar menghindari hal lebih buruk nantinya.

4. Tidak Menyerap Keringat dengan Baik

Bahan polyester juga memiliki karakteristik yaitu sangat buruk dalam menyerap keringat. Sehingga menjadikan material ini tidak cocok dipakai saat cuaca panas. Apalagi ditambah dengan kulit sensitif akan membuat tubuh semakin kurang nyaman.

5. Tahan Terhadap Bahan Kimia

Karena terbuat dari bahan kimia, menjadikan polyester tahan terhadap bahan kimia, seperti saat pencucian, dry cleaning, atau penggunaan pelarut organik. Hal ini menjadikannya lebih awet untuk digunakan berkali-kali.

6. Anti Jamur dan Bakteri

Polyester juga memiliki karakteristik anti jamur dan bakteri. Bahkan, juga sangat cocok digunakan untuk bahan membuat produk dalam peralatan yang ditempatkan di kamar tidur. Sebagai contoh adalah sarung bantal & guling, sprei, dan lainnya.

7. Mudah Terbakar

Hal ini sangat penting untuk diketahui karena polyester memiliki karakter yang mudah terbakar. Dengan begitu, sebaiknya jauhkan dari sumber api dan peralatan lain dengan kandungan muatan listrik. Tempatkan/ simpan secara berhati-hati.

8. Mudah Kering dan Tahan Panas

Bahan polyester juga sangat mudah kering sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan pengeringan. Hal tersebut membuat material ini sering dipakai untuk membuat pakaian jenis seragam.

Jika Anda menggunakan polyester pada ruangan dengan AC atau suhu yang rendah, maka bahan ini mampu untuk menahan panas. Hal tesebut membuat pemakainya merasa tetap hangat dan nyaman.

Pemanfaatan Bahan Polyester

Pemanfaatan Bahan Polyester

Bahan polyester dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Berikut beberapa pemanfaatannya:

1. Pakaian

Polyester menjadi bahan yang paling sering digunakan dalam pembuatan pakaian. Jenis kain dipilih bukan berasal nilon sepenuhnya. Untuk hasil beragam dan berkualitas dibutuhkan kombinasi material.

Berbagai jenis kombinasi kain dari polyester yang dipakai untuk membuat pakaian adalah drill, satin, spandek, PE, chiffon, dan masih banyak lagi lainnya.

2. Peralatan Rumah Tangga

Kain polyester yang bersifat anti air, tahan lama, dan masih banyak lagi lainnya dapat digunakan untuk membuat perabotan rumah tangga.

Contoh peralatan rumah tangga dari bahan polyester antara lain:

  • Tirai
  • Keset
  • Spons
  • Sprei
  • Sarung bantal dan guling
  • Sarung tangan memasak
  • Lap
  • Taplak meja
  • Dan masih banyak lagi lainnya.

3. Kain

Polyester dapat dijadikan bahan utama kain untuk dibuat berbagai keperluan. Contohnya adalah dapat dijadikan material kombinasi dengan lainnya.

Sekian

Demikian informasi mengenai bahan polyester. Jenis ini dapat dikombinasikan dengan material lain untuk dijadikan berbagai macam produk, mulai dari pakaian, peralatan rumah tangga, dan masih banyak lagi lainnya.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut dapat membantu dan memudahkan Anda dalam mengenal jenis-jenis bahan kain dengan lebih baik.

Akhir kata, semoga dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.