Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Mengulas Pengertian Berat Jenis Besi & Cara Menghitungnya!

3 min read

berat-jenis-besi

Mengulas Pengertian Berat Jenis Besi – Besi merupakan salah satu material yang memiliki kedudukan penting dan menjadi salah satu kebutuhan dalam sebuah bangunan.

Sebab, selain kuat dan multiguna, pada besi juga terdapat masa atau berat jenis besi yang berbeda-beda sebagaimana yang dibutuhkan.

Namun selain kelebihan, tentu besi juga memiliki kelemahan, yaitu diantaranya mudah terjadi karat atau korosi.

Oleh karena itu, karat atau korosi dapat menjadi sebab menurunnya kualitas dari besi itu sendiri. Meski memiliki kelemahan tersebut, besi tetap menjadi prioritas sehingga selalu diminati pasaran sebagai bahan material pokok dalam sebuah konstruksi.

Selain itu, perlu juga dilakukan perhitungan mengenai berat jenis besi ini, hal tersebut bertujan agar tidak terjadi kesalahan pada saat mengaitkan dengan kebutuhan kita.

Nah, berikut ini adalah ulasan dan pembahasan yang sudah kami sajikan, sehingga Anda dapat membaca dan mempelajarinya secara perlahan.

Macam Jenis Besi

Jenis besi dapat dibilang cukup banyak dan beragam, namun yang paling sering digunakan untuk sebuah konstruksi atau bangunan adalah besi beton.

Oleh karena itu, dapat mengetahui macam-macam besi dan cara menghitung berat jenis besi beton merupakan salah satu hal yang cukup penting untuk dipelajari.

Mengapa demikian?

Yup, sebab hal tersebut menjadi langkah awal agar dapat mengetahui seberapa banyak besi beton yang dibutuhkan dalam suatu pembangunan.

Hal ini dapat dikatakan penting dikarenakan untuk meminimalisir jumlah pada saat pembelian, dan juga barang yang tidak terpakai pada saat proses pembangunan berlangsung.

Sehingga memiliki rencana pembangunan yang lebih pasti serta anggaran yang akan dikeluarkan pun lebih jelas.

Perlu diketahui juga, bahwa besi beton ini sering digunakan untuk penulangan konstruksi pada beton, nama lainnya yaitu beton bertulang.

Lalu, apa saja sih macam-macam besi beton itu?

Berikut adalah beberapa jenis besi beton untuk konstruksi dan kegunaannya yang perlu Anda ketahui:

1. Besi Beton Polos

cara menghitung berat jenis besi
source: bestseller.superbangunjaya.com

Jenis besi yang pertama ini dapat membantu dan mendukung penulangan beton serta memiliki kemampuan untuk membendung gaya tekan dari beton.

Karakteristik yang dimiliki jenis besi polos yaitu berupa penampang yang bundar dengan permukaan yang licin.

Adapun berat jenis besi ini sendiri tergantung pada diameter dan ukuran yang dimiliki.

2. Besi Ulir

cara menghitung berat jenis besi
source: tokobesisalatiga.com

Jenis besi yang kedua yaitu besi ulir, besi tulangan dengan permukaan seperti sirip ini memiliki gaya tarik yang sangat baik untuk menopang beton.

Bentuk yang dimiliki besi ulir ini hampir sama dengan jenis besi beton polos, hanya berbeda pada bagian polanya saja yang berbentuk sirip melintang.

Adapun berat jenis besi ini juga baru bisa diketahui berdasarkan ukuran dan diameter yang dimiliki.

3. Besi Beton Banci

besi-beton-banci
source: gotukang.co.id

Jenis besi beton polos dan besi beton ulir sudah ditetapkan oleh SNI menurut ukuran dan diameternya, atau biasa disebut dengan toleransi.

Namun apabila toleransi tersebut berbeda atau melebihi toleransi yang ditetapkan oleh SNI, maka biasanya akan disebut dengan besi beton banci. 

Sebagaimana namanya serta ketidak jelasan ukuran dan diameter yang dimiliki, maka jenis besi ini memiliki kualitas yang jauh lebih rendah dari besi beton yang sesaui dengan standar.

Adapun harganya juga jauh lebih murah, sehingga akan sangat menggiurkan untuk digunakan sebab akan menambah keuntungan dari selisih dana yang ada.

Dikarenakan harga yang murah, kontraktor “nakal” akan menggunakan besi beton ini. Sehingga bangunan yang dihasilkan pun akan memiliki resiko yang berbahaya, yaitu mudah rubuh di kemudian hari.

Tabel Berat Jenis Besi

Selain macam-macam besi beton dan kegunaanya tadi, berikut ini kami juga cantumkan tabel diameter (berat) untuk jenis besi beton polos dan besi beton ulir yang sesuai dengan SNI.

1. Tabel Diameter Berat Besi Beton Polos

Diameter (mm) Panjang (m) Berat/Meter(kg) Berat/Batang(kg)
4 12 0,09 1,00
6 12 0,22 2,66
8 12 0,39 4,74
9 12 0,50 6,00
10 12 0,62 7,40
11 12 0,75 9,00
12 12 0,89 10,70
13 12 1,04 12,50
15 12 1,21 14,50
16 12 1,58 19,00
19 12 2,22 26,80
22 12 2,98 35,80
23 12 3,26 39,10
24 12 3,55 42,62
25 12 3,85 46,20
28 12 4,83 58,00
31 12 5,93 71,10
32 12 6,31 75,72

2. Tabel Diameter Berat Besi Beton Ulir

Diameter (mm) Panjang (m) Berat/Meter (kg) Berat/Batang (kg)
10 12 0,62 7,40
13 12 1,04 12,50
19 12 2,23 26,80
22 12 2,98 35,80
25 12 3,85 46,20
29 12 5,04 60,50
32 12 6,31 75,77
35 12 7,51 90,10
38 12 8,92 107,00
41 12 10,50 126,00

Cara Menghitung Berat Jenis Besi

Setelah mengetahui tabel diameter berat besi di atas, maka berikut ini adalah cara menghitung berat jenis besi yang perlu diketahui.

Di dalam SNI 07-2052-2002 telah disebutkan mengenai berapa berat besi beton yang sebenarnya, adapun gambar tabelnya adalah sebagai berikut:

Tabel berat besi beton polos plain SNI
Tabel berat besi beton polos plain SNI
Tabel berat besi beton ulir/deformed SNI
Tabel berat besi beton ulir/deformed SNI

Apabila sebuah besi beton D16 Polos diketahui panjangnya 300 m, maka berat dari besi tersebut adalah 300 x 1,580 maka hasilnya adalah 474 kg.

Nilai 1,580 ini diambil dari tabel SNI di atas, begitu juga apabila ingin mengetahui berat besi lainnya.

Cara Menghitung Berat Jenis Besi Tanpa Tabel

Kemudian berikut ini adalah rumus atau cara untuk menghitung berat jenis besi khusus untuk besi beton dan besi tulangan.

1. Rumus berat jenis besi beton

Rumus : Vb x Bjb = …… Kg

Vb : Volume besi yang sudah dihitung dalam ukuran m3

Bjb : Berat jenis besi yang sudah ditetapkan dalam angka 7850 kg/m3

Contoh:

Ukuran sebuah besi yang akan dibeli sebesar 1 mm x 1mm dengan ketebalan besi 1 mm.

Maka cara menghitungnya = (1 x 1 x 0.001) m3 x 7850 kg/m3 = 7.85 kg.

2. Rumus besi tulangan

Rumus : 0.006165 x d.2 x L …. (Kg)

d : Diameter pada besi dalam satuan mm

L : Panjang batang tulangan dalam satuan m

Contoh:

Diketahaui besi dengan diameter 16 dan panjang 12 m

Maka cara menghitungnya = 0.006165 x 16 x 16 x 12 = 18.93 Kg (Pembulatan).

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai berat jenis besi yang dilengkapi dengan tabel diameter beserta cara menghitungnya.

Semoga dengan adanya pembahasan di atas dapat membantu dan memudahkan Anda dalam memahami dan mempelajarinya dengan baik.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Contoh Aplikasi Berbasis Web

Naufal
4 min read

Contoh Data Ordinal

Naufal
4 min read

Contoh Database Perpustakaan

Naufal
5 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.