Apa Guna Bep Dalam Proyeksi Keuangan?

Apa Guna Bep Dalam Proyeksi Keuangan
Break Even Point ini digunakan untuk menganalisis proyeksi sejauh mana banyaknya jumlah unit yang diproduksi atau sebanyak apa uang yang harus diterima untuk mendapatkan titik impas atau kembali modal.

Apa pentingnya BEP bagi perencanaan usaha?

Kegunaan Analisis Break Even Point manfaat sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui hubungan volume penjualan ( produksi), harga jual, biaya produksi dan biaya-biaya lain serta mengetahui laba rugi perusahaan.2) Sebagai sarana merencanakan laba.

Apa saja manfaat atau kegunaan analisis break even point?

Manfaat Analisis Break Even – REFERENSI ANGGARAN

Manfaat Analisis Break Even Oleh Hendra Poerwanto Break even adalah suatu keadaan dimana penghasilan dari penjualan hanya cukup untuk menutup biaya, baik yang bersifat variabel maupun yang bersifat tetap. Analisa ini juga mampu menunjukkan bagaimana jumlah keuntungan yang diperoleh akan berubah bilamana terjadi perubahan pada salah satu atau lebih dari faktor berikut ini :

  1. Harga jual produk : naik atau turunnya harga jual akan berpengaruh terhadap penghasilan dari penjualan.
  2. Jumlah unit yang terjual : juga perubahan dari jumlah unit terjual akan secara langsung mempengaruhi penghasilan penjualan.
  3. Biaya produksi atau biaya usaha : yang terakhir ini akan mempengaruhi biaya keseluruhan yang harus diperhitungkan terhadap hasil penjualan.

Oleh karena laba adalah selisih antara penghasilan penjualan dengan keseluruhan biaya, maka perubahan dari penghasilan atau biaya dengan sendirinya akan mempengaruhi laba yang diperoleh. Oleh karena itu analisa break even sering juga disebut sebagai Analisa Cost- Profit-Volume (Analisa C.P.V).

Manfaat Analisa BEP dalam Pengambilan Keputusan Karena anggaran perusahaan adalah alat bantu manajemen di bidang perencanaan dan pengawasan, maka penggunaan alat BEP dalam sistem penganggaran harus menggunakan data anggaran. Dengan demikian tingkat Break even yang dihasilkan akan merupakan perkiraan break even untuk waktu yang akan datang.

Kegunaan BEP yang dianggarkan adalah :

Bukan untuk membantu menentukan berapa jumlah penjualan yang dapat diharapkan, melainkan untuk memberikan gambaran tentang batas jumlah penjualan minimal yang harus diusahakan agar perusahaan tidak menderita rugi. Hal itu penting karena kemunduran dalam penjualan yang disebabkan oleh berbagai hal dapat saja terjadi, artinya penjualan riil lebih kecil dari penjualan yang dianggarkan.

Bila perusahaan tidak ingin menderita rugi, maka pimpinan harus tahu batas pengurangan penjualan yang dapat ditolerir. Dan batas yang dimaksud dapat ditentukan melalui analisa Break even. Ada sementara penulis yang mengatakan bahwa analisa Break even dapat digunakan untuk menentukan volume penjualan yang direncanakan.

Tetapi akan lebih tepat kiranya bila dikatakan bahwa jumlah penjualan yang dapat diraih oleh perusahaan bukannya ditentukan dengan perhitungan-perhitungan yang dibuat di atas kertas, melainkan lebih ditentukan oleh berbagai upaya pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan itu dalam kaitannya dengan situasi persaingan yang dihadapi di pasar penjualan.

Dalam keadaan pasar yang dikuasai oleh pembeli, penentuan sasaran penjualan dengan memperhatikan situasi persaingan kiranya akan lebih tepat disbanding dengan cara yang lain. Analisa Break even dalam hal ini bermanfaat untuk menilai apakah sasaran penjualan yang telah ditentukan kiranya akan memberikan keuntungan atau tidak, dan berapa jauh kemunduran penjualan dapat ditolerir.

Analisa Break even juga dapat dipakai untuk menentukan jumlah penjualan yang seharusnya diperoleh pada persyaratan tertentu, misalnya penjualan yang memberikan sejumlah laba tertentu. Jumlah penjualan yang seharusnya diperoleh akan sama dengan penjualan pada keadaan Break even ditambah sejumlah penjualan yang lain yang diperlukan untuk memperoleh laba yang dimaksud.

BEP amatlah penting kalau kita membuat usaha agar kita tidak mengalami kerugian, apa itu usaha jasa atau manufaktur, diantara manfaat BEP adalah

  1. Alat perencanaan untuk hasilkan laba
  2. Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.
  3. Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan
  4. Mengganti system laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti

Setelah kita mengetahui betapa manfaatnya BEP dalam usaha yang kita rintis, kompenen yang berperan disini yaitu biaya, dimana biaya yang dimaksud adalah biaya variabel dan biaya tetap, dimana pada prakteknya untuk memisahkannya atau menentukan suatu biaya itu biaya variabel atau tetap bukanlah pekerjaan yang mudah, Biaya tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh kita untuk produksi ataupun tidak, sedangkan biaya variabel adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu unit produksi jadi kalau tidak produksi maka tidak ada biaya ini

Manfaat Analisis Break Even – REFERENSI ANGGARAN

Bagaimana dalam suatu perusahaan dapat terjadi BEP?

Konsep Titik Impas – Perhitungan atau penutupan BEP tergantung pada konsep-konsep yang mendasari atau asumsi yang digunakan didalamnya. Menurut Susan Irawati dalam bukunya ” Manajemen Keuangan “, terdapat beberapa asumsi dasar yang digunakan dalam menghitung Break Even Poin t (BEP) yaitu adalah sebagai berikut:

  1. Biaya yang terjadi dalam suatu perusahaan harus digolongkan kedalam biaya tetap dan biaya variabel.
  2. Biaya variabel yang secara total berubah sesuai dengan perubahan volume, sedangkan biaya tetap tidak mengalami perubahan secara total.
  3. Jumlah biaya tetap tidak berubah walaupun ada perubahan kegiatan, sedangkan biaya tetap perunit akan berubah-ubah.
  4. Harga jual per-unit konstan selama periode dianalisis.
  5. Jumlah produk yang diproduksi dianggap selalu habis terjual.
  6. Perusahaan menjual dan membuat satu jenis produk, bila perusahaan membuat atau menjual lebih dari satu jenis produk maka “perimbangan hasil penjualan” setiap produk tetap.

Selain itu, ada juga istilah yang disebut Break Even Analysis yang merupakan dasar dari seluruh metode titik impas. Fungsi Break Even Analysis adalah untuk mengetahui volume penjualan akan menghasilkan keuntungan atau kerugian. Manfaat perhitungan Break Even Analysis yaitu:

  1. Memberikan informasi banyaknya investasi yang butuhkan agar dapat mengimbangi pengeluaran awal.
  2. memberi margin sebagai langkah pembatas supaya tidak mengalami kerugian
  3. Digunakan secara luas, baik dalam analisa jual beli saham dan menganalisa budget dari berbagai macam project yang dilakukan perusahaan.

Apakah analisis Break Even Point dapat diterapkan pada seluruh jenis perusahaan?

Manfaat Analisa Break Even Point – Penerapan penggunaan konsep BEP dapat diimplementasikan pada semua jenis bidang usaha baik usaha kecil hingga berskala besar. Ada tiga manfaat dari analisa BEP dalam sebuah bisnis. Berikut tiga manfaat dari BEP adalah sebagai:

Pedoman bagi pengusaha untuk memberikan nilai investasi yang tepat sehingga bisa mengimbagi biaya produksi awal. Bahan analisis bagi perusahaan untuk mengetahui nilai jual beli saham, perencanaan anggaran dan proyeksi keuangan perusahaan. Patokan dalam menentukan margin, agar perusahaan memperoleh keuntungan bukan kerugian.

Pada dasarnya dengan mengetahui nilai ini maka akan lebih mudah bagi perusahaan untuk menentukan kebijakan pada periode berikutnya. Selain itu, dengan adanya BEP ini maka pengusaha akan dituntut lebih jeli dan berinovasi di berbagai bidang agar usahanya tetap eksis. Baca juga: Sistem Ekonomi: Pengertian, Fungsi dan Jenisnya

Bagaimana cara suatu perusahaan menentukan nilai BEP dalam perencanaan harga?

2. Cara Menghitung BEP Rupiah – BEP = Biaya Tetap/(Kontribusi Margin Per Unit/Harga Per Unit) BEP = 5.000.000/(Harga Jual – Biaya Variabel Per Unit)/Harga Per Unit BEP = 5.000.000/(1.500.000 – 200.000)/1.500.000 BEP = 5.000.000/0,9 BEP = Rp5.600.000 Dengan demikian, Pak Ruslan dapat mencapai BEP ketika angka penjualannya mencapai Rp6.250.000.

  • Kunjungi dan untuk menemukan hunian impianmu dari sekarang.
  • Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena kami selalu,
  • Kunjungi dari sekarang dan temukan hunian favoritmu, salah satunya !

: Cara Menghitung BEP (Break Even Point) Rupiah dan Unit

Mengapa perubahan biaya tetap memengaruhi perubahan BEP?

Biaya tetap juga akan mempengaruhi BEP karena biaya tetap merupakan jumlah yang harus ditutup oleh kelebihan penjualan atas biaya variabel. Perubahan biaya variabel per unit juga akan mempengaruhi total biaya dan laba yang akan didapat perusahaan. Biaya variabel juga akan berpengaruh pada contribution margin dan BEP.