Jelaskan Yang Anda Ketahui Mengenai Pasar Faktor Produksi Modal?

Jelaskan Yang Anda Ketahui Mengenai Pasar Faktor Produksi Modal
Pengertian Produksi. Produksi adalah kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa baru sehingga dapat menambah jumlah, mengubah bentuk, atau memperbesar ukurannya. Produksi juga yang diartikan sebagai kegiatan untuk meningkatkan atau menambah daya guna suatu barang sehingga lebih bermanfaat.

Berdasarkan uraian di atas, secara keseluruhan pengertian produksi adalah setiap usaha atau kegiatan manusia untuk menciptakan atau menambah daya guna suatu benda dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Tujuan Produksi. Bedasarkan pada kepentingan produsen, tujuan produksi adalah untuk menghasilkan barang yang dapat memberikan keuntungan laba.

Tujuan tersebut dapat tercapai, jika barang atau jasa yang diproduksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa sasaran kegiatan produksi adalah melayani kebutuhan masyarakat atau untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat secara umum.

Pengertian Faktor Produksi. Untuk dapat melaksakan kegiatan produksi diperlukan bahan- bahan yang memungkinkan dilakukannya produksi, seperti mesin, gedung, lahan atau tanah dan sumber daya alam, tenaga manusia, modal dalam segala bentuknya, serta kecakapan atau keterampilan tertentu. Semua bahan – bahan yang digunakan untuk dapat terlaksananya produksi dinamakan faktor- faktor produksi.

Dengan kata lain, faktor produksi adalah semua unsur yang digunakan untuk menghasilkan atau memperbesar dan meningkatkan nilai guna suatu barang dan jasa. Pengertian Faktor Produksi Modal. Salah satu factor produksi adalah factor produksi modal atau Capital Resources.

Moda l adalah segala yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Modal dapat meliputi uang, teknologi, peralatan, mesin- mesin, tanah, informasi, dan sebagainya. Menurut ilmu ekonomi, modal adalah barang- barang modal (atau real capital goods) yang meliputi semua jenis barang yang digunakan untuk menunjang kegiatan produksi barang-barang lain.

Jenis Jenis Modal. Modal Menurut Sumbernya Modal Sendiri, yaitu modal yang berasal dari kekayaan atau investasi perseorangan atau pemilik perusahaan. Contoh modal milik sendiri, Misalnya, gedung dan kendaraan atau Saham pemilik, laba yang diinvestasikan kembali, dan sebagainya.

Modal Asing atau Pinjaman, yaitu modal yang berasal dari pihak lain yang biasanya berupa pinjaman Contoh Modal Asing adalah utang dagang, gaji yang belum dibayar, utang pajak, utang jangka panjang, dan sebagainya Modal Menurut Wujudnya Modal Konkret, artinya modal yang jelas wujudnya, tetapi dapat dilihat.

Contoh Modal Konkre t adalah gedung, mesin, dan peralatan. Modal Abstrak, artinya modal yang tidak terlihat, tetapi kegunaannya dapat dirasakan. Contoh Modal Abstrak adalah nama baik perusahaan, keahlian karyawan, dan hak cipta. Modal Menurut Sifatnya Modal Tetap (fixed capital), yaitu modal yang dapat digunakan untuk proses produksi dalam jangka waktu yang lama, atau beberapa kali proses produksi.

  • Contoh Modal Tetap adalah tanah, gedung, mesin-mesin, kendaraan, komputer, dan sebagainya.
  • Modal Lancar (variable capital), yaitu modal yang habis terpakai dalam satu kali proses produksi.
  • Contoh Modal Lancar adalah bahan mentah atau bahan baku, bahan bakar, dan sebagainya Modal Menurut Pemiliknya Modal Perseorangan, yaitu modal tersebut dimiliki oleh perseorangan.

Contoh Modal Perseorangan adalah, Gedung, peralatan, mesin, kendaraan dan sebagainya. Modal Masyarakat, yaitu modal tersebut dimiliki oleh banyak orang dan untuk kepentingan orang banyak. Contoh Modal Milik Masyarakat adalah jalan, jembatan, sarana umum dan sebagainya.

  • Pasar Faktor Produksi Modal Pasar faktor produksi modal adalah tempat ditawarkannya barang -barang modal untuk kepentingan proses produksi.
  • Pengertian barang modal tidak hanya berupa mesin- mesin ataupun peralatan saja, tetapi juga modal uang (yang merupakan dana untuk membeli barang- barang modal).
  • Modal yang berupa uang diperoleh dari tabungan dan pinjaman, yang nantinya akan digunakan untuk investasi.

Diharapkan dengan investasi tersebut, permintaan dan penawaran akan barang modal mengalami penigkatan. Permintaan Modal Permintaan terhadap modal datang akibat ada keinginan sebagian masyarakat untuk berinvestasi atau menanam modal dalam suatu usaha atau membeli saham. Kurva Keseimbangan Permintaan Penawaran Pasar Faktor Produksi Modal Titik E merupakan titik potong antara permintaan dan penawaran terhadap barang modal. Titik potong ini merupakan keseimbangan antara perimintaan dan penawaran pada pasar factor produksi modal.

  • Pengertian Pasar Modal Pasar modal atau capital market adalah pasar yang mempertemukan pihak kelebihan/ menawarkan dana ( the lender ) dan pihak yang memerlukan/membutuhkan dana ( the borrower ) melalui bursa dan sifat dananya jangka panjang.
  • Pengertian lain pasar modal ( capital market ) adalah pasar untuk perdagangan dana jangka panjang dalam bentuk obligasi atau saham.

Dana- dana yang ditawarkan melalui pasar modal adalah dana-dana yang berbentuk surat berharga atau sekuritas /efek yang memiliki jatuh tempo lebih dari satu tahun. Oleh karena itu, pasar modal dapat disebut dengan Bursa Efek, yaitu pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli surat berharga/ efek.

  1. Mempermudah pengusaha yang kekurangan modal untuk mendapatkan modal yang sehat dan tidak mengikat.
  2. Memperlancar perluasan produksi yang dilakukan oleh perusahaan.
  3. Membantu perusahaan atau masyarakat yang kelebihan dana untuk memanfaatkannya dalam kegiatan yang produktif sehingga tidak terjadi pengangguran dana (idle mone ),
  4. Membantu pemerintah dalam menghimpun dan mengerahkan dana masyarakat untuk membiayai pembangunan nasional.
  5. Menyediakan alternatif sumber pendanaan jangka panjang
  6. Mempublikasikan perusahaan dengan biaya minimal secara terus menerus.
  7. Memungkinkan penyebaran kepemilikan
  8. Memperkuat struktur permodalan perusahaan
  9. Mendorong pengelolaan yang terbuka dan lebih professional
  10. Meningkatkan citra perusahaan.

Badan Pembina Pasar Modal (BPPM) Untuk membina pelaksanaan pasar modal, dibentuk Badan Pembina Pasar Modal (BPPM) yang terdiri dari:

  1. Menteri Keuangan sebagai ketua merangkap anggota;
  2. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara/Wakil Ketua BAPPENAS sebagai wakil ketua merangkap anggota;
  3. Menteri Perdagangan sebagai anggota;
  4. Sekretaris Kabinet sebagai anggota;
  5. Gubernur Bank Indonesia sebagai anggota;
  6. Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal sebagai anggota.

Tugas Fungsi Badan Pembina Pasar Modal Tugas BPPM adalah memberikan pertimbangan-pertimbangan kepada Menteri Keuangan dalam menentukan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pasar modal. Untuk mengelola pasar modal dibentuk Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri Keuangan.

  • Pengangkatan dan pemberhentian pejabat Bapepam dilakukan Menteri Keuangan.
  • Contoh Pasar Modal Jika sebuah perusahaan yang telah berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT) bermaksud mencari tambahan dana untuk ekspansi usahanya, maka perusahaan itu bisa melakukan pencarian dana (sumber dana) melalui beberapa alternatif : 1) Pinjam ke bank, dengan mencari pinjaman jangka pendek (melalui pasar uang) 2) Menerbitkan Obligasi/ Bonds (berupa hutang jangka panjang) atau menerbitkan Saham/ Stock (saham adalah modal sendiri/ equity ).

Bunga Modal Hasil yang diperoleh dari penggunaan modal disebut tingkat pengembalian modal atau rate of return of capital. Tingkat pengembalian modal biasa disebut juga sebagai bunga modal. Bunga modal menunjukkan pengembalian rupiah bersih tiap tahun untuk setiap rupiah modal yang diinvestasikan.

Dalam kegiatan ekonomi besarnya bunga modal dinyatakan dalam persentase per tahun atau tingkat suku bunga. Jadi, bunga modal adalah penggantian kerugian (balas jasa) yang diterima pemilik modal karena telah menginvestasikan uangnya dalam produksi. Setiap jenis investasi mempunyai pengembalian modal yang berbeda.

You might be interested:  Modal Yang Berasal Dari Kekayaan Sendiri?

Oleh karena itu, pengusaha harus memahami kapan dan bagaimana melakukan investasi yang tepat. Pengusaha harus mendahulukan investasi yang pengembalian modalnya tinggi. Teori Bunga Modal Ada beberapa teori yang menjelaskan tentang penggunaan sumber daya modal dapat menimbulkan bunga modal, diantaanya adalah: 1) Teori Produktivitas Teori produktivitas dikemukakan oleh Jean Baptiste Say.

  • Menurut teori ini, modal yang dipinjamkan dapat dipergunakan secara produktif, misalnya untuk membuka toko, mendirikan pabrik, dan barang modal lainnya.
  • Dengan modal pinjaman ini, perusahaan dapat meningkatkan produksinya sehingga memberikan kelebihan hasil atau keuntungan yang lebih besar.
  • Dari kelebihan itu, sebagian dikembalikan kepada pemilik modal sebagai bunga modal.2) Teori Abstinence/Teori Pengorbanan Teori abstinence dikemukakan oleh Nassau Willien Senior dan Marshall.

Menurut teori ini bunga modal diberikan sebagai balas jasa dari pengorbanan (tidak mewujudkan keinginan akan kebutuhan) dari pemilik modal, karena tidak memakai modalnya selama dipinjam oleh pengusaha atau orang lain. Maka sudah semestinya pemilik modal mendapatkan imbalan berupa bunga sebagai balasan atas pengorbanan untuk menunggu modalnya kembali.3) Teori Agio Teori agio dikemukakan oleh von Bohm Bawerk.

  • Agio memiliki arti perbedaan nilai.
  • Perbedaan nilai ini disebabkan adanya perbedaan waktu sekarang dengan waktu yang akan datang.
  • Menurut von Bohm Bawerk, pemilik modal harus diberi bunga sebagai ganti rugi karena perbedaan nilai itu.
  • Alasan kerugian disebabkan: a) Alasan ekonomi karena adanya penurunan nilai uang.

Misalnya uang Rp1000,00 sekarang, setara dengan Rp 1500,00 satu tahun yang akan datang. Berarti nilai uang sekarang lebih tinggi daripada satu tahun yang akan datang. b) Alasan psikologi, yaitu bahwa manusia menilai kebutuhan dan alat pemuas dimasa akan datang itu lebih rendah.

  1. C) Alasan teknik, modal sekarang dapat dipakai untuk membuat alat- alat produksi dan digunakan untuk menghasilkan produksi selanjutnya.4) Teori Liquidity Preference Teori Liquidity Preference dikemukakan oleh John Maynard Keynes.
  2. Menurut teori ini bunga modal diberikan sebagai ganti rugi karena pengorbanan untuk tidak memakai uang yang liquid karena dipinjamkan kepada pihak lain.

Pada dasarnya orang lebih menyukai uang tunai. Menurut Keynes ada tiga alasan mengapa orang menyukai uang tunai yaitu: a) Alasan untuk belanja konsumsi sehari-hari dalam istilah lain disebut transaction motive. b) Alasan untuk berjaga-jaga mengantisipasi sesuatu yang tidak terduga dalam istilah lain disebut precautionary motive.

C) Alasan untuk berspekulasi, dalam istilah lain disebut speculative motive.5) Teori Bunga Dinamis Teori bung dinamis dikemukakan oleh Schumpeter. Menurut teori bunga dinamis modal yang dipakai dalam produksi akan menghasilkan laba. Maka sebagian dari laba tersebut diberikan kepada pemilik modal sebagai bunga modal.

Pengaruh Bunga Modal Terhadap Investasi Dalam hal faktor produksi berupa uang, modal tidaklah selalu berasal dari milik seseorang atau perusahaan sendiri, melainkan dapat berasal dari pihak lain, Misalnya, lembaga perbankan atau pasar modal. Semakin rendah tingkat bunga kredit bank, maka semakin besar tambahan modal yang berasal dari sektor perbankan.

  • Kewirausahaan: Pengertian Teori Fungsi, Ciri, Jenis
  • 30+ Contoh Soal Ujian Jawaban: Saham Obligasi Reksadana – Pasar Perdana Sekunder Emiten Deviden Bursa Efek Capital Gain Loss
  • Pengendalian Sistem Pencatatan Dana Kas Kecil: Pengertian Imprest Fluctuating
  • Cara Menentukan Persediaan Barang
  • Syarat Penyerahan Pembayaran Barang: Pengertian International Commercial Terms, Jenis Contoh
  • Unsur Unsur Kredit: Pengertian –Kreditor – Debitur – Kepercayaan – Kesepakatan – Jangka Waktu – Risiko – Balas Jasa
  • Pasar Modal Bursa Efek: Pengertian Saham Obligasi Fungsi Jenis Ciri Instrumen Contoh Soal
  • Pengertian Jenis Sumber Fungsi Devisa.
  • Jenis Badan Usaha: Pengertian Tujuan Fungsi Contoh Soal
  • Investasi: Tujuan Jenis Contoh Risiko Instrumen Investasi Riil Finansial Direct Investing Indirect Investing
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • >>

Daftar Pustaka:

  1. Sukirno, S, 2011, “Mikroekonomi Teori Pengantar”, PT Raja Grafindo Persada, Edisi Ketiga, Cetatakan Ke 26, Jakarta.
  2. Joesron, Suharti, Tati. Fathorrrazi, M., 2012, “Teori Ekonomi Mikro”, Edisi Pertama, Graha Ilmu, Yogyakarta.
  3. Sartono, Agus, R., ” 2001, “Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi”, Edisi Keempat, BPFE Yogyakarta, Yogyakarta.
  4. Ahman H., Eeng. Rohmana, Yana, 2007, “Ilmu Ekonomi dalam PIPS”, Edisi Pertama, Penerbit Unuversitas Terbuka, Jakarta.
  5. Jhingan, M.L., 2008, “Ekonomi Pembangunan Perencanaan”, Edisi Pertama, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  6. Ahman, H., E., Rohmana, Y., 2007,”Ilmu Ekonomi Dalam PIPS”, Edisi Kedua, Cetakan Pertama, Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.

Apa ketahui tentang faktor produksi modal?

KOMPAS.com – Ada empat jenis faktor produksi dalam sektor ekonomi, yakni sumber daya alam, sumber daya manusia, modal dan keahlian. Empat faktor produksi ini memiliki karakteristiknya masing-masing. Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sumber daya alam atau faktor produksi alam merupakan segala bentuk sumber daya yang ada di alam dan bisa digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Faktor produksi alam langsung Bisa langsung digunakan tanpa harus diolah terlebih dahulu. Contohnya udara dan sinar matahari. Faktor produksi alam tidak langsung Perlu pengolahan sebelum digunakan. Contohnya gas alam dan hasil tambang.

Sumber daya manusia atau faktor produksi tenaga kerja merupakan segala bentuk aktivitas manusia, baik dalam bentuk fisik ataupun rohani. Tenaga kerja diperlukan untuk mengolah faktor produksi alam agar bisa digunakan. Baca juga: Modal: Defisini dan Jenis-Jenisnya Modal atau faktor produksi modal berkaitan dengan sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang proses produksi atau lain sebagainya.

Apa yang dimaksud dengan faktor produksi modal dan contohnya?

a. Faktor Produksi Modal – Modal merujuk pada bahan baku yang digunakan sebagai komposisi barang dan jasa kebutuhan manusia. Faktor produksi modal antara lain berbagai jenis mesin, bahan bakar, peralatan, dan bahan baku. Bahan baku termasuk dalam faktor produksi usai mengalami peningkatan manfaat dibanding saat masih menjadi bahan mentah.

Apa yang dimaksud dengan faktor produksi modal brainly?

Faktor produksi modal adalah sumber daya yang digunakan sebagai modal yang berfungsi untuk menunjang dalam mempercepat kemampuan dalam memproduksi.

You might be interested:  Apa Dampak Membayar Pajak Tepat Waktu Bagi Diri Sendiri?

1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan faktor faktor produksi dan jelaskan apa saja yang termasuk faktor faktor produksi?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Dalam ilmu ekonomi, faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang dan jasa, Pada awalnya, faktor produksi dibagi menjadi empat kelompok, yaitu tenaga kerja, Uang, sumber daya manusia, dan kewirausahaan, Namun pada perkembangannya, faktor sumber daya alam diperluas cakupannya menjadi seluruh benda ber wujud, baik langsung dari alam maupun tidak, yang digunakan oleh perusahaan, yang kemudian disebut sebagai faktor fisik.

Manakah yang termasuk contoh faktor produksi modal?

C. Faktor Produksi Modal – Untuk menjalankan kegiatan produksi, maka dibutuhkan modaln baik besar maupun kecil. Tidak hanya berupa uang, mesin – mesin pun termasuk ke faktor produksi modal. Contoh Modal : Uang pembiayaan, Mesin – mesin dll.

Manakah 3 dari 4 yang termasuk faktor produksi modal?

Jawaban: Beri tanda centang pada gambar yang merupakan faktor produksi modal dan berikan tanda silang untuk gambar yang tidak tergolong faktor produksi modal yaitu no 1,2 dan 3 merupakan faktor produksi modal, sedangkan no 4 merupakan tenaga kerja. Penjelasan: Yang termasuk dalam faktor produksi modal adalah, gedung, peralatan pabrik, dan perlengkapan pabrik, sedangkan sumber daya manusia merupakan faktor produksi tenaga kerja.

Jelaskan apa yang anda ketahui tentang fungsi produksi?

Fungsi produksi adalah hubungan antara input dengan output yang dihasilkan dalam satu periode atau suatu gambaran bagaimana produsen berperilaku dalam memproduksi barang dan jasa.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan faktor faktor produksi brainly?

Pembahasan – Faktor produksi ialah seluruh sumber daya yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produksi, seperti membuat serta meningkatkan nilai atau kegunaan dari suatu barang tertentu ataupun jasa. Adapun yang termasuk ke dalam faktor produksi yaitu Sumber daya alam, Sumber daya manusia, Modal, Kewirausahaan, Sumber daya informasi.

  1. Beirkut penjelasannya : 1.
  2. Sumber daya alam Ialah faktor produksi yang berasal dari kekayaan alam semesta.
  3. Contoh sumber daya alam, antara lain : hewan, tumbuhan, air, udara, mineral, bahan tambang, dan lain sebagainya.2.
  4. Sumber daya manusia Ialah faktor produksi yang berfungsi sebagai alat dalam melaksanakan kegiatan produksi.

Sumber daya manusia yang dimaksudkan adalah tenaga kerja. Unsur-unsur yang terkandung pada sumber daya manusia, yaitu pikiran, keahlian, serta fisik. Faktor tenaga kerja dapat dibedakan menjadi dua, yaitu berdasarkan kualitas dan berdasarkan sifat pekerjaan.

Yang termasuk ke dalam faktor tenaga kerja berdasarkan kualitas ialah tenaga kerja terdidik, tenaga kerja tidak terdidik, serta tenaga kerja terampil. Sedangkan yang termasuk ke dalam faktor tenaga kerja berdasarkan sifat pekerjaan ialah tenaga kerja jasmani dan tenaga kerja rohani.3. Faktor modal Ialah suatu hal yang sangat penting dalam jalannya kegiatan produksi.

Adapun faktor modal dapat dibedakan sebagai berikut : • Berdasarkan sumber – Modal asing, ialah modal yang bersumber dari luar perusahaan. – Modal sendiri, ialah modal yang bersumber dari perusahaan sendiri. • Berdasarkan sifatnya – Modal lancar, ialah modal yang hanya dapat digunakan sekali pada setiap proses produksi.

Modal tetap, ialah modal yang bisa digunakan secara berkala atau berulang-ulang. • Berdasarkan bentuknya – Modal abstrak, ialah modal yang memiliki nilai untuk perusahaan, namun tidak dapat terlihat langsung. – Modal konkret, ialah modal yang bisa dilihat langsung secara nyata pada kegiatan produksi.

• Berdasarkan kepemilikannya – Modal publik, ialah modal yang bersumber dari pemerintah yang kemudian hasil dari modal tersebut akan dimanfaatkan untuk kemaslahatan rakyat. – Modal individu, ialah modal yang bersumber dari perorangan yang kemudian hasil dari modal tersebut akan digunakan sebagai penghasilan pemilik modal tersebut.4.

Apa yang anda pahami tentang 5 M faktor produksi?

5M – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Money (Uang), salah satu unsur 5M Untuk kegunaan lain, lihat,5M adalah istilah yang merujuk pada utama yang dibutuhkan oleh suatu agar dapat beroperasi secara maksimal. Dalam dikenal dengan istilah Model 6 M, Isi dari model 6M adalah:

  1. Man (), merujuk pada manusia sebagai tenaga kerja.
  2. Machines (), merujuk pada mesin sebagai /alat penunjang kegiatan perusahaan baik operasional maupun nonoprasional.
  3. Money (/),merujuk pada uang sebagai modal untuk pembiayaan seluruh kegiatan perusahaan.
  4. Method (/), merujuk pada metode/prosedur sebagai panduan pelaksanaan kegiatan perusahaan.
  5. Materials (), merujuk pada bahan baku sebagai unsur utama untuk diolah sampai menjadi akhir untuk diserahkan pada,
  6. “Market” (), merujuk pada pemasaran produk akhir kepada konsumen.

Mengapa faktor produksi modal dan faktor kewirausahaan disebut faktor produksi turunan?

Faktor-Faktor Kegiatan Produksi – Adjar adjar.id – Adjarian, kegiatan tidak akan berjalan lancar tanpa ada faktor-faktor produksi atau ekonomi.

Faktor kegiatan produksi dibedakan menjadi empat faktor.Nah, apakah Adjarian tahu, apa sajakah faktor-faktornya? Baca Juga: Faktor kegiatan produksi terdiri dari faktor alam, faktor tenaga kerja, faktor modal, dan faktor kewirausahaan. Faktor produksi alam dan tenaga kerja dikenal dengan faktor produksi asli. Sedangkan, faktor modal dan kewirausahaan disebut dengan faktor produksi turunan. Sekarang, yuk, kita simak informasi mengani faktor-faktor kegiatan produksi di bawah ini! “Faktor kegiatan produksi terbagi menjadi empat faktor yang berbeda.” Faktor-Faktor Kegiatan Produksi Faktor alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi asli, hal ini disebabkan karena kedua faktor tersebut adalah manusia yang sudah menghasilkan barang.Sedangkan, untuk faktor modal dan kewirausahaan disebut dengan faktor produksi turunan karena kedua faktor ini menentukan berhasil tidaknya kegiatan produksi. Berikut ini, adalah penjelasan masing-masing dari faktor kegiatan produksi, yaitu: Baca Juga: 1. Faktor Produksi Alam Faktor produksi yang disediakan oleh alam sebagai bahan mentah atau bahan baku produksi.Contohnya, tanah yang telah disediakan oleh alam, manusia dapat menggunakan untuk lahan pertanian, pabrik, kebun, dan lainnya. “Faktor produksi alam adalah faktor yang telah disediakan oleh alam.” 2. Faktor Produksi Tenaga Kerja Tenaga kerja adalah sumber daya manusia yang dapat digunakan kemampuannya untuk proses produksi. Tenaga kerja dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu: – Tenaga Kerja Terdidik atau Skilled Labour Baca Juga: Tenaga kerja yang memerlukan pendidikan formal seperti dokter, guru, dan konsultan. – Tenaga Kerja Terlatih atau Trained Labour Tenaga kerja yang memerlukan latihan keterampilan seperti tukang kayu, sopir, resepsionis. – Tenaga Kerja Tidak Terdidik “Tenaga kerja dibedakan menjadi tiga jenis yang berbeda.” Tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan atau pelatihan khusus seperti kuli angkut, pelayan, dan tukang sapu.3. Faktor Produksi Modal Faktor produksi modal adalah segala hasil produksi yang dibuat manusia dengan tujuan untuk menghasilkan barang-barang atau jasa yang lainnya. Baca Juga: Modalnya pun tidak hanya berupa uang saja, akan tetapi, bisa juga berupa barang lainnya. Contohnya, gedung, mesin-mesin, bahan mentah, bahan baku, dan bahan lainnya. 4. Faktor Kewirausahaan “Faktor produksi modal juga dapat berbentuk barang-barang yang digunakan di dalam proses produksi.” Kewirausahaan adalah kemampuan seseorang atau beberapa orang yang menyatukan semua faktor produksi agar dapat menghasilkan jenis barang tertentu. Faktor produksi ini merupakan kemampuan menjalankan suatu perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat berjalan secara efisien dan menguntungkan, ya. Baca Juga:

You might be interested:  Apa Beda Antara Wakil Wajib Pajak Dengan Kuasa Wajib Pajak?

Nah Adjarian, itulah faktor-faktor yang wajib kita ketahui dan pelajari. Sekarang, yuk, coba jawab soal di bawah ini!

Pertanyaan
Sebutkan pengertian faktor tenaga kerja!
Petunjuk: Cek halaman 2.

Jangan lupa untuk tonton video ini, ya! : Faktor-Faktor Kegiatan Produksi – Adjar

Apa tujuan dari faktor faktor produksi?

Faktor-Faktor Produksi –

  1. Faktor-faktor dibutuhkan untuk mencapai tujuan yakni menghasilkan produk baik barang atau jasa.
  2. Faktor-faktor produksi terdiri dari:
  3. a. Faktor produksi asli yang meliputi sumber daya alam dan sumber daya manusia
  4. b. Faktor produksi turunan yang meliputi:
  5. 1) Modal atau capital yaitu semua alat yang dipergunakan sebagai penunjang proses produksi
  6. 2) Kewirausahaan atau entrepreneur yaitu kemampuan pengusaha untuk mengolah faktor-faktor produksi, sehingga dapat melakukan kegiatan produksi secara efektif dan efisien

Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi proses produksi sebuah produk?

Dalam teori produksi, produksi dipengaruhi oleh bahan baku (sumber daya alam), modal, tenaga kerja, dan teknologi yang digunakan (Sukirno, 2006 : 195).

Jelaskan apa yang dimaksud faktor faktor?

Faktor adalah hal (keadaan, peristiwa) yang ikut menyebabkan (mempengaruhi) terjadinya sesuatu.

Berikan contoh apa saja yang termasuk ke dalam modal nyata dan tidak nyata?

.Yang dimaksud dengan modal adalah barang-barang atau peralatan yang dapat digunakan untuk melakukan proses produksi. Modal dapat digolongkan berdasarkan sumbernya, bentuknya, berdasarkan pemilikan, serta berdasarkan sifatnya. Berdasarkan sumbernya, modal dapat dibagi menjadi dua: modal sendiri dan modal asing.

  1. Modal sendiri adalah modal yang berasal dari dalam perusahaan sendiri.
  2. Misalnya setoran dari pemilik perusahaan.
  3. Sementara itu, modal asing adalah modal yang bersumber dari luar perusahaan.
  4. Misalnya modal yang berupa pinjaman bank.
  5. Berdasarkan bentuknya, modal dibagi menjadi modal konkret dan modal abstrak.

Modal konkret adalah modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi. Misalnya mesin, gedung, mobil, dan peralatan. Sedangkan yang dimaksud dengan modal abstrak adalah modal yang tidak memiliki bentuk nyata, tetapi mempunyai nilai bagi perusahaan.

Misalnya hak paten, nama baik, dan hak merek. Berdasarkan pemilikannya, modal dibagi menjadi modal individu dan modal masyarakat. Modal individu adalah modal yang sumbernya dari perorangan dan hasilnya menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya. Contohnya adalah rumah pribadi yang disewakan atau bunga tabungan di bank.

Sedangkan yang dimaksud dengan modal masyarakat adalah modal yang dimiliki oleh pemerintah dan digunakan untuk kepentingan umum dalam proses produksi. Contohnya adalah rumah sakit umum milik pemerintah, jalan, jembatan, atau pelabuhan. Terakhir, modal dibagi berdasarkan sifatnya: modal tetap dan modal lancar.

Apa saja contoh faktor produksi tetap?

Faktor produksi tetap adalah faktor produksi yang jumlah penggunaannya tidak tergantung pada jumlah produksi. Contohnya faktor produksi tetap adalah mesin.

Apa contoh faktor produksi tenaga kerja?

Faktor Produksi Tenaga Kerja – Tenaga kerja merupakan salah satu jenis sumber daya yang digunakan dalam produksi barang maupun jasa. Dalam buku Ekonomi: Jilid 1 oleh Deliarnov, faktor produksi tenaga kerja adalah faktor produksi berupa tenaga manusia.

Berdasarkan sifatnya, tenaga kerja dibagi menjadi dua jenis, di antaranya: Jenis tenaga kerja ini cenderung menggunakan kekuatan fisik selama produksi berlangsung. Contohnya, kuli bangunan, buruh angkut, dan sebagainya. Tenaga kerja rohani cenderung menggunakan kekuatan berpikir dan mengandalkan kinerja otak.

Biasanya, tenaga kerja rohani disebut dengan pekerja profesional. Misalnya, menteri, guru, direktur, dan sebagainya. Ilustrasi kuli bangunan merupakan jenis tenaga kerja jasmani. Foto: Pixabay Sementara berdasarkan tingkat kemampuannya, tenaga kerja dibagi menjadi tiga jenis, di antaranya: Jenis tenaga kerja yang satu ini memerlukan tingkat pendidikan khusus.

  1. Pada umumnya, tenaga kerja terdidik dihasilkan dari lembaga pendidikan formal, mulai dari pendidikan dasar (SD) hingga perguruan tinggi (universitas).
  2. Misalnya, guru, dokter, pengacara, dan sebagainya.
  3. Tenaga kerja terlatih dihasilkan oleh lembaga pendidikan dan pelatihan (kursus).
  4. Melalui lembaga tersebut, para tenaga kerja akan dilatih dan diberi pengalaman tentang bidang-bidang tertentu.

Contoh tenaga kerja terlatih antara lain koki, montir, operator alat berat, dan sebagainya.3. Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih Berbeda dengan dua jenis tenaga kerja sebelumnya, tenaga kerja tak terdidik dan tak terlatih tak memerlukan pendidikan dan pelatihan.

Apa itu modal dan jenisnya?

Jenis-jenis modal – Dalam buku Dasar-Dasar Kewirausahaan (2019) karya Choms Gary Ganda dan kawan-kawan, dijelaskan beberapa jenis modal, yaitu:

Berdasarkan sumber modal

Berdasarkan sumbernya, modal dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Modal internal

Sumber modal internal adalah modal yang diperoleh dari internal suatu perusahaan, biasanya diperoleh dari hasil penjualan. Modal jenis ini sulit digunakan untuk mengembangkan produksi karena sifatnya yang terbatas dan sulit mengalami peningkatan signifikan. Baca juga: Sistem Ekonomi: Definisi dan Jenisnya

Modal eksternal

Sumber modal eksternal adalah modal yang diperoleh dari luar perusahaan. Modal eksternal biasanya digunakan untuk mengembangkan produksi karena sifatnya tidak terbatas. Modal eksternal biasanya berasal dari pinjaman bank, koperasi, atau sumber modal lainnya. Modal eksternal juga bisa diperoleh dari investor yang menanamkan modalnya pada suatu perusahaan.

Berdasarkan fungsi

Berdasarkan fungsinya, modal dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Modal perseorangan

Modal perseorangan merupakan modal yang berasal dari seseorang yang berfungsi untuk memudahkan berbagai aktivitas dan memberikan laba kepada pemiliknya. Contohnya deposito, saham, obligasi, dan lain-lain.

Modal sosial

Modal sosial merupakan modal yang dimiliki oleh masyarakat di mana modal tersebut memberikan keuntungan bagi masyarakat secara umum dalam melakukan kegiatan produksi. Contohnya jalan raya, pasar, pelabuhan, dan lain-lain. Baca juga: Pembagian Ilmu Ekonomi dan Cabang-Cabang Ilmu Ekonomi

Berdasarkan wujud

Berdasarkan wujudnya, modal dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Modal konkret merupakan modal yang dapat dilihat secara kasat mata atau berwujud. Contoh modal konkret adalah bahan baku, mesin, tanah, dan lain-lain.
  2. Modal abstrak merupakan modal yang tidak bisa dilihat secara kasat mata atau tidak berwujud. Contoh modal abstrak adalah skill tenaga kerja, keterampilan, dan lain-lain.

Berdasarkan sifatnya

Berdasarkan sifatnya, modal dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Modal tetap adalah modal yang bisa dipergunakan berkali-kali dalam proses produksi.
  2. Modal lancar adalah modal yang habis sekali pakai dalam proses produksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.