Mengapa Laporan Keuangan Perlu Mempunyai Kualitas Yang Tinggi?

Mengapa Laporan Keuangan Perlu Mempunyai Kualitas Yang Tinggi
Laporan Keuangan yang Berkualitas Tinggi Diperlukan untuk Menjaga Perekonomian yang Efisien dan Berkelanjutan –

12 Desember 2018

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Moermahadi Soerja Djanegara menghadiri pembukaan Kongres XIII dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (11/12). Dilaksanakan pada tanggal 11 – 13 Desember 2018, kongres dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo, didampingi oleh Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI, Mardiasmo serta dihadiri oleh Presiden International Federation of Accountants (IFAC) dan Chartered Accountants Worldwide (CAW). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran inklusif akuntan profesional dalam perekonomian, terutama dalam upaya mencapai cita-cita mulia membentuk welfare state di Indonesia menuju Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Dalam sambutan pembukaannya, Presiden RI mengatakan bahwa akuntan memiliki peran penting dalam pembangunan nasional yang berkesinambungan, oleh karena itu ekonomi negara yang sehat dan efisien harus memenuhi prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas baik dalam pengelolaan keuangan negara maupun korporasi. Ketua BPK sekaligus Ketua Dewan Penasihat IAI hadir sebagai keynote speaker pada hari kedua penyelenggaraan pada (12/12) di Balai Kartini, Jakarta, dengan tema pemaparan “Urgensi Profesionalisme Pengelolaan Keuangan melalui Kewajiban Pelaporan Keuangan”.

  • Dalam kesempatan ini Ketua BPK mengatakan bahwa kualitas laporan keuangan sangat terkait dengan kompetensi profesional dari pembuat laporan keuangan.
  • Rendahnya kualitas laporan keuangan juga sangat terkait dengan tidak adanya aturan yang mewajibkan pembuat laporan keuangan mempunyai kompetensi dalam bidang akuntansi.

Di Indonesia belum ada standar atau peraturan yang mengatur kompetensi minimum dari pihak manajemen perusahaan yang bertanggungjawab atas akuntansi dan pelaporan keuangan. “Sebagai contoh manajer keuangan harus seorang akuntan yang memiliki sertifikasi tertentu. ​ Sementara itu, profesi akuntan, penyusun standar, dan pemerintah sebagai regulator, perlu membangun lingkungan peraturan yang sehat untuk meningkatkan kualitas bisnis dan pelaporan keuangan entitas. Karena itulah, Indonesia membutuhkan regulasi seperti undang-undang pelaporan keuangan untuk mencapai target optimal pembangunan ekonomi bangsa.

Bagaimana laporan keuangan dapat dikatakan berkualitas?

Oleh: Erniati *) Tahun 2015 Pemerintah telah mengimplementasikan akuntansi berbasis akrual (accrual) di seluruh satuan kerja baik ditingkat pusat maupun daerah. Tujuan Implementasi akutansi berbasis akrual adalah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas serta kinerja Pemerintah.

Manajemen keuangan Pemerintah pun mengalami banyak perubahan yang tidak hanya mempengaruhi aspek pelaporan dan pertanggujawaban keuangan, tetapi juga seluruh aspek keuangan lainnya. Persiapan yang dilakukan dari tahun-tahun sebelumnya adalah antisipasi Pemerintah dalam memitigasi resiko terjadinya kegagalan transformasi akuntansi.

Dalam pengelolaan keuangan negara, terdapat 5 (lima) siklus utama yang wajib dilaksanakan terdiri dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan anggaran, pengawasan dan pertanggungjawaban. Perencanaan merupakan siklus paling awal yang pada dasarnya dilakukan dalam rangka menghasilkan rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara pemerintahan baik pusat maupun daerah.

Penganggaran merupakan siklus berikutnya yang mengaitkan perencanaan dengan sumber daya keuangan pemerintah yang tergambar dalam APBN/APBD. Pelaksanaan anggaran merupakan siklus ketiga yang diwujudkan dalam eksekusi pendapatan maupun belanja pemerintah untuk mendukung pembangunan. Pada tahap ini pengawasan terhadap pelaksanaan APBN/APBD dilakukan oleh atasan / kepala kantor/satuan kerja kementerian negara/lembaga/pemerintah daerah dalam lingkungannya.

Pertanggungjawaban merupakan siklus terakhir yang tak kalah penting dengan siklus-siklus sebelumnya. Sejatinya, pertanggungjawaban merupakan wujud pelaksanaan amanat sekaligus bukti capaian pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Masyarakat dan semua pihak tentunya menginginkan pertanggungjawaban yang berkualitas atas penggunaan dana yang tercantum dalam laporan keuangan pemerintah.

  • Peranan Pelaporan Keuangan Walaupun laporan keuangan pemerintah berada pada akhir siklus pengelolaan keuangan negara, perannya amat vital sebagai wujud pertanggungjawaban pemerintah.
  • Laporan keuangan pemerintah adalah media pemotret proses yang berjalan dari awal sampai dengan akhir atas penggunaan uang rakyat.

Mulai dari direncanakan, dianggarkan, sampai dibelanjakan, serta pengawasannya. Untuk itulah perlu adanya peningkatan peranan Laporan Keuangan dalam penyusunan siklus pengelolaan keuangan negara. Manfaat dari Laporan Keuangan sebagai sarana evaluasi kinerja dapat menjadi salah satu entry point untuk dapat meningkatkan peranan Laporan Keuangan.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, Laporan keuangan terutama digunakan untuk mengetahui nilai sumber daya ekonomi yang dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan operasional pemerintahan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi efektivitas dan efisiensi suatu entitas pelaporan, dan membantu menentukan ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan.

Lebih jauh, laporan keuangan pemerintah pada hakekatnya merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyat atas pengelolaan dana publik baik yang berasal dari pajak, retribusi, maupun transaksi lainnya. Untuk membawa misi makna tersebut, laporan keuangan pemerintah setidaknya terdiri dari beberapa komponen yang dibutuhkan sebagai media pertanggungjawaban.

Omponen laporan keuangan pemerintah terdiri dari laporan pelaksanaan anggaran ( budgetary reports ), laporan finansial, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Laporan pelaksanaan anggaran terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL). Sementara laporan finansial terdiri dari Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK) dan Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) Laporan Keuangan yang Berkualitas Pertanggungjawaban keuangan negara yang berkualitas tentunya sangat diharapkan oleh para pemangku kepentingan.

Oleh karenanya, perlu untuk menerjemahkan apa yang menjadi kriteria laporan keuangan pemerintah yang berkualitas. Menurut Peraturan Pemerintah No.71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, terdapat 4 (empat) kriteria atau prasyarat normatif yang diperlukan agar laporan keuangan pemerintah dapat memenuhi kualitas yang dikehendaki.

  • Eempat kriteria tersebut yaitu relevan, andal, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami.
  • Laporan keuangan dikatakan relevan apabila informasi yang termuat di dalamnya dapat mempengaruhi keputusan pengguna dengan membantu mengevaluasi peristiwa masa lalu atau masa kini dan memprediksi masa depan serta menegaskan atau mengoreksi hasil evaluasi di masa lalu.
You might be interested:  Jelaskan Bagaimana Cara Koperasi Memperoleh Modal?

Karaterisitik Informasi yang relevan dalam Laporan Keuangan, apabila memiliki manfaat umpan balik ( feedback value ) yang memungkinkan pengguna untuk menegaskan atau mengoreksi ekspektasi mereka di masa lalu, memiliki manfaat prediktif ( predictive value ) yang dapat membantu pengguna untuk memprediksi masa yang akan datang berdasarkan hasil masa lalu dan kejadian masa kini, dan disajikan tepat waktu sehingga dapat berpengaruh dan berguna dalam pengambilan keputusan, serta lengkap mencakup semua informasi akuntansi yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dengan memperhatikan kendala yang ada.

  • Informasi yang melatarbelakangi setiap butir informasi utama yang termuat dalam laporan keuangan diungkapkan dengan jelas agar kekeliruan dalam penggunaan informasi tersebut dapat dicegah.
  • Laporan keuangan dikatakan andal apabila informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material, menyajikan setiap fakta secara jujur, serta dapat diverifikasi.

Karaterisitik Informasi yang andal, apabila penyajian jujur, dapat diverifikasi (verifiability) informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dapat diuji, dan apabila pengujian dilakukan lebih dari sekali oleh pihak yang berbeda, hasilnya tetap menunjukkan simpulan yang tidak jauh berbeda, netralitas yang diarahkan pada kebutuhan umum dan tidak berpihak pada kebutuhan pihak tertentu.

Sementara kriteria dapat dibandingkan yaitu apabila laporan keuangan dapat dibandingkan dengan laporan keuangan periode sebelumnya atau dengan laporan keuangan entitas pelaporan lainnya. Perbandingan dapat dilakukan secara internal dan eksternal, perbandingan secara internal dapat dilakukan bila suatu entitas menerapkan kebijakan akuntansi yang sama dari tahun ke tahun, Sedangkan secara eksternal dapat dilakukan bila entitas yang diperbandingkan menerapkan kebijakan akuntansi yang sama.

Kriteria terakhir, dapat dipahami yaitu apabila informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dapat dipahami oleh pengguna dan dinyatakan dalam bentuk serta istilah yang disesuaikan dengan batas pemahaman para pengguna. Manfaat Pelaporan Keuangan Laporan keuangan pemerintah memiliki manfaat sebagai media transparansi, media akuntabilitas publik, sarana informasi, serta sarana evaluasi kinerja.

Sebagai media transparansi, laporan keuangan pemerintah berguna untuk memberikan informasi keuangan yang terbuka dan jujur kepada publik berdasarkan pertimbangan bahwa publik memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan sumber daya yang dipercayakan maupun ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Di era sekarang, pemerintah dituntut untuk melakukan transparansi dalam hal aktivitas pengelolaan sumber daya publik, penyusunan rencana, dan pelaksanaan program pemerintah. Sebagai media akuntabilitas publik, laporan keuangan pemerintah berguna untuk mempertanggungjawabkan penggunaan pengelolaan sumber daya serta pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan publik kepada pemerintah dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

  • Dalam melaksanakan akuntabilitas publik, pemerintah berkewajiban untuk memberikan informasi sebagai bentuk pemenuhan hak-hak publik, yaitu hak untuk tahu, hak untuk diberi informasi, serta hak untuk didengar aspirasinya.
  • Sebagai sarana informasi, laporan keuangan pemerintah berguna untuk menentukan dan memprediksi kondisi kesehatan keuangan pemerintah, menentukan dan memprediksi kondisi ekonomi pemerintah dan perubahan-perubahan yang telah dan akan terjadi, memonitor kinerja, dan kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan.

Sebagai sarana evaluasi kinerja, laporan keuangan pemerintah berguna untuk mengevaluasi penggunaan sumber daya ekonomi yang dikelola pemerintah untuk mencapai kinerja yang direncanakan diantaranya berupa: (1) menentukan biaya program, fungsi, dan aktivitas sehingga memudahkan analisis dan melakukan perbandingan dengan kriteria yang telah ditetapkan, membandingkan dengan kinerja periode-periode sebelumnya dan dengan kinerja unit yang lain; (2) mengevaluasi tingkat ekonomi, efisiensi, dan efektivitas operasi, program, aktivitas, dan fungsi tertentu di dalam pemerintahan; (3) mengevaluasi hasil ( outcome ) suatu program, aktivitas, dan fungsi serta efektivitas terhadap pencapaian tujuan dan target; (4) mengevalauasi tingkat pemerataan dan keadilan.

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah dengan merancang prosedur dan aturan mengenai pelaporan realisasi anggaran berbasis kinerja yang mengintegrasikan laporan kinerja dan realisasi anggaran. Dengan adanya laporan tersebut maka diharapkan Laporan Keuangan tidak hanya sebagai wujud dari pertanggungjawaban saja namun menjadi bahan informasi dalam penyusunan siklus pengelolaan keuangan negara selanjutnya.

Hal ini sesuai dengan harapan Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, agar pengelolaan keuangan negara bukan hanya berorientasi pada prosedur tapi berorientasi pada hasil. Dan jika hal ini dapat terwujud, maka tidak berlebihan jika laporan keuangan pemerintah sebagai wujud akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

  • Penutup Laporan keuangan disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan selama satu periode pelaporan.
  • Laporan keuangan terutama digunakan untuk mengetahui nilai sumber daya ekonomi yang dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan operasional pemerintahan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi efektifitas dan efisiensi suatu entitas pelaporan dan membantu menentukan ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan.

Demi mewujudkan tata kelola dan pertanggungjawaban keuangan negara yang lebih baik serta penyajian informasi yang lebih komprehensip, Pemerintah Pusat menerapkan akuntansi berbasisi akrual dalam penyusunan semua laporan keuangan (LKKL, LKBUN, dan LKPP).

Apa yang dimaksud dengan kualitas laporan keuangan?

Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa kualitas laporan keuangan adalah sebuah informasi yang memiliki nilai informasi yang berkualitas dan sangat berguna bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan.

Mengapa perusahaan memerlukan suatu laporan keuangan yang akurat?

Tujuan Dibuatnya Laporan Keuangan – Laporan keuangan adalah dokumen penting perusahaan yang berisi data-data penting seperti aset, kewajiban, beban, net worth, pendapatan dan juga perubahan ekuitas serta arus kas. Dengan adanya data-data ini, pihak-pihak terkait dapat melihat bagaimana kondisi perusahaan selama periode tertentu. Tujuan dibuatnya laporan keuangan perusahaan, yaitu:

  1. Membantu perusahaan menilai kondisi keuangan perusahaan dalam periode tertentu.
  2. Menyajikan informasi atau data-data yang komprehensif mengenai kedudukan keuangan perusahaan, misalnya seperti ulasan kondisi perusahaan secara menyeluruh atau ulasan kondisi keuangan perusahaan secara spesifik.
  3. Sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan penting perusahaan, terutama yang berhubungan dengan keuangan perusahaan atau kelangsungan hidup perusahaan.
  4. Menciptakan hal baru bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas kinerja perusahaan.
  5. Kredibilitas perusahaan juga meningkat karena perusahaan dengan laporan keuangan yang stabil dan baik berarti berhasil mengelola perusahaan terutama keuangan dengan baik.
  6. Menjadi bahan penilaian kemampuan pemilik bisnis untuk memenuhi seluruh kewajibannya yang mencakup kemampuan jangka pendek maupun jangka panjang, struktur modal perusahaan, pendistribusian aktiva, juga efektivitas penggunaan aktiva.
You might be interested:  Dalam Bahasa Arab Istilah Pajak Disebut Dharibah Yang Berarti?

Menurut Standar Akuntansi Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia 2002:4) laporan keuangan dibuat dengan tujuan untuk menyediakan informasi yang berkaitan dengan kondisi keuangan, kinerja, seta perubahan kondisi keuangan dan dapat dimanfaatkan bagi penggunanya sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Hal apa saja yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan?

Terdapat lima faktor yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan yaitu: Faktor kualitas informasi dan organisasi yang terdiri dari pelatihan akuntansi, teknologi informasi, integritas, kontinyuitas dan budaya organisasi, faktor sumber daya manusia yang terdiri dari sumber daya manusia, asimetri informasi, latar

Apa yang terjadi jika laporan keuangan tidak berkualitas?

Laporan keuangan merupakan laporan periodik yang dibuat oleh suatu bisnis atau perusahaan. Biasanya, laporan ini banyak digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Hal ini karena laporan ini berisi keadaan keuangan perusahaan. Pembuatan laporan keuangan tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Penyebab Adanya Kesalahan Laporan Keuangan Adanya kesalahan laporan keuangan bisa disebabkan oleh proses yang kurang tepat dalam pembuatan laporan keuangan tersebut. Orang yang membuat laporan keuangan juga sebaiknya orang yang dapat dipercaya dan memiliki kemampuan yang mumpuni. Dampak Kesalahan Laporan Keuangan Setelah mengetahui mengenai penyebab adanya kesalahan laporan keuangan, berikut beberapa dampak yang ditimbulkan akibat adanya kesalahan pada laporan keuangan:

Adanya Resiko Pengambilan Keputusan yang Salah

Laporan keuangan salah satunya digunakan oleh para pengambil keputusan dalam perusahaan. Adanya kesalahan dalam laporan keuangan tentu akan mempengaruhi proses pengambilan keputusan ini. Selain itu, hal ini juga bisa menyebabkan adanya keraguan terhadap kredibilitas perusahaan. Akibatnya, perusahaan akan sulit untuk mendapatkan kepercayaan dari donatur, investor, atau pelanggan.

Kesalahan Laporan Keuangan Mempengaruhi Pajak, Denda, dan Audit

Adanya kesalahan pada laporan keuangan perusahaan tentu akan sangat mempengaruhi terhadap perhitungan pajak, denda yang harus dibayarkan, serta proses audit perusahaan. Adanya kesalahan data bisa menyebabkan perusahaan harus membayarkan sejumlah uang tertentu saat proses audit dilaksanakan.

Laporan Keuangan Digunakan Oleh Konsultan untuk Analisa

Kebanyakan perusahaan sekarang menggunakan jasa konsultan pihak ketiga untuk melakukan analisa. Hasil dari analisa yang dilakukan oleh konsultan ini akan digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan perusahaan. Namun, konsultan ini tentu akan menggunakan data-data yang diberikan oleh perusahaan, termasuk juga laporan keuangan perusahaan.

Adanya Biaya Tambahan Bagi Perusahaan

Adanya kesalahan pada laporan keuangan juga bisa mengakibatkan adanya biaya tambahan bagi perusahaan. Kelebihan profit perusahaan yang tertulis pada laporan keuangan bisa mengakibatkan adanya denda saat audit dilakukan. Selain itu, kesalahan perhitungan depresiasi aset perusahaan bisa menyebabkan pembayaran pajak yang lebih besar.

Memberikan Citra Buruk bagi Perusahaan

Keberhasilan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan sangat dipengaruhi oleh citra perusahaan tersebut di mata masyarakat. Masyarakat cenderung lebih senang membeli produk atau menggunakan jasa dari perusahaan yang memiliki citra yang baik. Perusahaan yang memiliki kesalahan pada laporan keuangan dan telah tersebar ke publik akan memiliki citra yang lebih buruk.

Kesalahan Laporan Keuangan Mempengaruhi Aliran Dana

Dampak umum lainnya dari kesalahan pada laporan keuangan yaitu adanya pengaruh buruk bagi aliran dana perusahaan. Laporan keuangan yang salah tidak bisa menceritakan mengenai keadaan keuangan perusahaan yang sesungguhnya. Memperbaiki hal ini juga termasuk kegiatan yang sulit dan sangat memakan waktu.

Kesalahan Laporan Keuangan Mempengaruhi Proses Budgeting dan Perkiraan

Data dari laporan keuangan tentu akan digunakan untuk proses budgeting di tahun berikutnya. Adanya kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan tentu bisa menyebabkan adanya kesalahan juga dalam proses budgeting. Selain itu, perkiraan mengenai pertumbuhan perusahaan juga sangat bergantung terhadap keakuratan data dalam laporan keuangan.

Kesalahan Laporan Keuangan Memberikan Perkiraan Posisi Finansial Perusahaan yang Salah

Adanya kesalahan dalam laporan keuangan tentu dapat memberikan perkiraan mengenai posisi finansial perusahaan yang salah. Jika hal ini diketahui oleh investor tentu akan mempengaruhi iklim investasi. Jika posisi keuangan perusahaan tidak stabil, tentu investor akan ragu untuk berinvestasi terhadap perusahaan tersebut. Cara Menghindari Kesalahan dalam Pembuatan Laporan Keuangan Dapat disimpulkan bahwa cara terbaik yang bisa dilakukan yaitu dengan mencegah dan menghindari kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan. Berikut adalah beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghindari kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan perusahaan:

  • Membuat integrasi antar sistem inti
  • Membuat otomatisasi sistem tracking finansial
  • Membuat sistem online agar ada backup data
  • Menggunakan perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan
  • Mempekerjakan akuntan dengan kemampuan yang mumpuni
  • Menghindari proses input data secara manual

Dengan mengetahui mengenai dampak kesalahan laporan keuangan, pembuatan laporan keuangan akan bisa dilakukan dengan lebih hati-hati. Demikian penjelasan mengenai dampak kesalahan laporan keuangan, semoga bermanfaat. Artikel Terkait

  • Perbedaan Barang Inferior dengan Esensial
  • Apa yang Harus Dilakukan Apabila Kartu Kredit Expired?
  • Apa itu On Demand Economy?
  • Mengapa Barang Dari China Murah?

Demikianlah artikel tentang dampak kesalahan laporan keuangan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Mengapa kualitas informasi akuntansi harus dijaga?

6. Komparatif ( Comparability) – Comparability adalah sejauh mana standar dan kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dari satu periode ke periode lainnya. Laporan keuangan yang dapat dibandingkan harus sesuai dengan standar dan kebijakan akuntansi yang konsisten dengan apa yang diterapkan sepanjang periode akuntansi.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk menarik kesimpulan yang mendalam tentang tren dan kinerja perusahaan dari waktu ke waktu. Selain itu, komparabilitas juga mengacu pada kemampuan untuk memudahkan membandingkan laporan keuangan perusahaan kita dengan perusahaan lain. Karakteristik kualitas informasi akuntansi adalah hal penting karena memudahkan manajemen perusahaan dan investor untuk menggunakan laporan tersebut untuk membuat keputusan yang tepat.

Untuk menghasilkan laporan yang benar namun dengan cara yang mudah, Anda membutuhkan software akuntansi yang sudah teruji dan terpercaya. Contohnya adalah Accurate. Accurate adalah software akuntansi buatan Anak negeri yang sudah dikembangkan sejak tahun 1999 dan sudah dipakai banyak perusahaan terkemuka. Anda juga bisa membaca artikel menarik lainnya dibawah ini :

  • Mengetahui Pentingnya Menentukan Harga Jual Produk
  • Pengertian Siklus Akuntansi dan Tahapannya dalam Pembukuan Bisnis
  • Siapa Saja Pemakai Informasi Akuntansi?
  • Mengenal Arti, Bagian, dan Fungsi Sistem Informasi Akuntansi
  • Prinsip Akuntansi, 10 Hal Dasar Tentang Ilmu Akuntansi
You might be interested:  Apa Yang Dimaksud Dengan Penanaman Modal Asing?

Mengapa informasi akuntansi berupa laporan keuangan harus memiliki kualitas yang terbaik dengan berbagai kriteria salah satunya tepat waktu?

5. Tepat Waktu – Informasi akuntansi yang disajikan harus tepat waktu agar pengambilan keputusan perusahaan juga bisa dilaksanakan pada waktu yang sudah direncanakan. Jika informasi akuntansi muncul terlambat, tentu akan berimbas pada pengambil keputusan. Hasilnya, antara pengambilan keputusannya yang ikut terlambat. Atau justru informasi akuntansi itu tidak terpakai sama sekali.

Salah satu kualitas laporan akuntansi adalah netral artinya seperti apa?

Informasi akuntansi bersifat netral​ artinya bahwa informasi akuntansi itu bersifat umum, objektif, dan tidak memihak kepada kepentingan tertentu. ciri-ciri karakteristik informasi akuntansi yang bersifat netral, yaitu: Diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pemakai secara umum.

(2) Tidak bergantung pada kebutuhan dan kepentingan pihak tertentu. (3) Penyajian informasi akuntansi tidak menguntungkan atau merugikan pihak tertentu. (4) Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan B. – Informasi akuntansi bersifat netral​ artinya bahwa informasi akuntansi itu bersifat umum, objektif, dan tidak memihak kepada kepentingan tertentu.

ciri-ciri karakteristik informasi akuntansi yang bersifat netral, yaitu:

Diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pemakai secara umum. (2) Tidak bergantung pada kebutuhan dan kepentingan pihak tertentu. (3) Penyajian informasi akuntansi tidak menguntungkan atau merugikan pihak tertentu. (4)

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan B.

Mengapa laporan keuangan harus konsisten dan dapat dibandingkan?

Konsistensi dalam penyajian laporan keuangan perusahaan publik adalah sangat penting, karena laporan keuangan tahunan perusahaan publik merupa- kan informasi keuangan yang dipublikasikan kepada masyarakat (investor, calon investor, kreditor dan pemakai lainnya dan akan dianalisis untuk mendukung keputusan investasi,

Jelaskan apa yang paling penting dalam laporan keuangan?

Laporan laba rugi – Laporan laba rugi adalah bagian terpenting dari laporan keuangan. Komponen ini memberikan gambaran mengenai keuntungan (atau kerugian) yang perusahaan dapatkan di periode tertentu. Laporan laba rugi ini terdiri dari dua bagian. Bagian yang pertama menunjukkan laba/rugi kotor yang perusahaan dapatkan.

  • Angka laba/rugi kotor bisa Anda dapatkan dengan cara mengurangi total pendapatan dengan harga pokok penjualan.
  • Harga pokok penjualan adalah stok awal ditambah pembelian bersih dikurangi stok penutupan.
  • Sistem Pembelian memudahkan Anda menganalisis dan mengontrol biaya procurement dengan integrasi dari Sistem Akuntansi andalan dari kami.

Bagian kedua menunjukkan laba/rugi bersih perusahaan. Jumlah laba/rugi bersih bisa Anda hitung dengan mengurangi laba/rugi kotor dengan biaya operasional perusahaan. Biaya operasional ini meliputi pembayaran gaji, pajak, biaya sewa dan lain-lainnya. Tentunya untuk m enghitung dan memperkirakan hal tersebut akan rumit jika dilakukan dengan manual.

Mengapa kita perlu melakukan analisa terhadap laporan keuangan yang telah dibuat?

2. Solvabilitas – Tujuan dari melakukan analisa laporan keuangan yang selanjutnya adalah sebagai solvabilitas perusahaan. Ini merupakan kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban. Hasil ini diperoleh dengan membandingkan seluruh kewajiban dengan semua aset serta membandingkan semua kewajiban dengan ekuitas.

Apa maksud dari laporan keuangan yang berkualitas harus dapat diperbandingkan?

mengapa dalam laporan keuangan dibutuhkan informasi yang dapat dipahami, relevan, keandalan, dan L aporan keuangan dibutuhkan informasi yang dapat dipahami, relevan, keandalan, dan dapat diperbandingkan, dikarenakan :

  • Untuk menghindari kesalahpahaman laporan, maksudnya ialah laporan keuangan yang baik dan berkualitas merupakan bentuk laporan keuangan yang mudah dipahami, transparan, dan sesuai standar akuntansi yang berlaku agar apa yang disampaikan oleh si pembuat laporan keuangan (maksud dan tujuan) sesuai dengan apa yang dipikirkan oleh si pemakai informasi laporan keuangan tersebut, sehingga dengan demikian laporan keuangan bisa dengan mudah dipahami, dan tidak ada kesalahpahaman dalam pelaporan keuangan tersebut.
  • Untuk mempengaruhi dalam pengambilan keputusan ekonomi yaitu dengan mengevaluasi hasil laporan dengan masa sebelumnya. Sehingga relevansi laporan keuangan sangat bermanfaat untuk meramalkan atau memprediksi dan menegaskan pengambilan keputusan yang ada didalam suatu perusahaan dikarenakan suatu prediksi akan posisi keuangan dan kinerja perusahaan di masa mendatang dan berbagai hal lainnya tidak bisa luput dari penyajian informasi kinerja masa sebelumnya dan posisi keuangan yang ada.
  • Untuk menghindari suatu kesalahan, artinya laporan keuangan yang dibuat harus mempunyai informasi laporan yang mempunyai keandalan dan dapat dipertanggung jawabkan kebenaranya, sesuai dengan keadaanya sebenarnya, jujur, jika tidak unsur manipulasi data dalam pembuatanya. Dan keandalan informasi akan laporan keuangan juga mempengaruhi relevansi terhadap laporan yang ada, apabila informasi laporan keuangan yang disajikan andal maka akan semakin relevan. Begitu pula sebaliknya, apabila informasi laporan keuangan tersebut tidak andal maka sangat berpotensi besar menyesatkan pemakai informasinya laporan keuangan tersebut.
  • Sebagai bahan identifikasi oleh pemakai laporan keuangan tersebut guna membandingkan informasi keuangan perusahaan antarperiode sehingga diketahui posisi keuangan dan kinerja perusahaan apakah mengalami perkembangan atau tidak, dari masa sebelumnya.
  • Pembahasan
  • Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban laporan yang dibuat oleh suatu perusahaan/lembaga tertentu untuk menyajikan berbagai informasi akan posisi keuangan dan kinerja suatu perusahaan dalam masa periode tertentu.
  • Adapun tujuan dari pembuatan laporan keuangan ialah sebagai berikut :
  • Untuk memberikan informasi arus kas, posisi keuangan, dan kinerja suatu perusahaan
  • Sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan suatu perusahaan
  • Untuk mengetahui terjadinya kesalahan laporan keuangan baik karena human eror atau karena disengaja untuk kepentingan tertentu
  • Sebagai dasar atau acuan dalam perkembangan laporan keuangan yang ada dengan cara membandingkan dengan laporan sebelumnya.
  1. Pelajari lebih lanjut
  2. karakterisik laporan keuangan
  3. 3 jenis laporan keuangan
  4. Detil Jawaban
  5. Kelas : SMA
  6. Mapel : Akuntansi
  7. Bab : Bab 1 – Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Kode : 12.12.1 : mengapa dalam laporan keuangan dibutuhkan informasi yang dapat dipahami, relevan, keandalan, dan