Pihak Yang Terlibat Dalam Keuangan Inklusif?

Pihak Yang Terlibat Dalam Keuangan Inklusif
Berdasarkan Survei OJK, segini indeks inklusi keuangan dan indeks literasi keuangan – Survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dilakukan pada tahun 2019 menunjukkan indeks inklusi keuangan mencapai 76,19 persen. Sementara indeks literasi keuangan mencapai 38,03 persen. Pihak Yang Terlibat Dalam Keuangan Inklusif Indeks pada tahun 2019 meningkat dibanding indeks hasil Survei OJK 2016. Pada tahun tersebut, indeks inklusi keuangan mencapai 67,8 persen. Sementara indeks literasi keuangan mencapai 29,7 persen. Berdasarkan Survei OJK 2013, tingkat literasi keuangan penduduk Indonesia terbagi menjadi empat, yaitu:

Well literate : memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan risiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan. Sufficient literate : memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan risiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan. Less literate : memiliki pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan, produk dan jasa keuangan. Not literate : gak memiliki pengetahuan dan keyakinan terhadap lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan, serta tidak memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.

Apa itu Keuangan Inklusif?

DEFINISI Keuangan inklusif didefinisikan kondisi ketika setiap anggota masyarakat mempunyai akses terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas secara tepat waktu, lancar, dan aman dengan biaya terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

VISI Meningkatkan akses seluruh masyarakat terhadap layanan keuangan formal melalui peningkatan pemahaman tentang sistem, produk, dan jasa keuangan, serta ketersediaan layanan keuangan formal yang berkualitas secara tepat waktu, lancar, dan aman dengan biaya terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

MISI

You might be interested:  Standar Akuntansi Keuangan Yang Berlaku Di Indonesia?

Meningkatkan kesempatan dan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan. Menyediakan produk dan jasa keuangan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Meningkatkan pengetahuan dan rasa aman masyarakat dalam penggunaan layanan keuangan. Memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. Mendorong pengembangan keuangan inklusif untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

DIMENSI

Akses, yaitu kemampuan untuk menggunakan layanan keuangan formal dalam hal keterjangkauan secara fisik dan biaya. Penggunaan, yaitu penggunaan aktual atas layanan dan produk keuangan. Kualitas, yaitu tingkat pemenuhan kebutuhan atas produk dan layanan keuangan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, yang diukur, antara lain, dengan Indeks Literasi.

Berapa indeks inklusi keuangan?

4. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Negara – Manfaat lain dari adanya inklusi keuangan adalah guna membantu meningkatkan perkembangan ekonomi pada suatu negara. Kenapa? Karena sistem keuangan negara akan stabil jika kegiatan ekonomi di dalamnya bisa meningkat.

  • Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan pinjaman modal untuk memulai bisnisnya, sehingga akan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.
  • Jadi, tingkat pengangguran pun akan mampu ditekan ketika banyak tercipta lapangan kerja yang dibuat oleh para pebisnis,
  • Etika angka pengangguran pada suatu negara bisa berkurang dan tidak ada kesenjangan sosial di masyarakat, maka tingkat perekonomian pada suatu negara juga pastinya akan menjadi lebih kuat.

Hubungan Inklusi Keuangan dengan Literasi Keuangan Terdapat istilah lain selain inklusi keuangan yang harus Anda ketahui, yaitu literasi keuangan. Keduanya memiliki hubungan yang kuat. Jadi, pada dasarnya literasi keuangan adalah kemampuan, keterampilan, pengetahuan, serta keyakinan yang mampu mempengaruhi sikap ataupun perilaku untuk bisa menentukan kebijakan yang tepat terkait finansial.

  1. Walaupun saat ini memang sudah banyak layanan keuangan yang tersedia, Anda akan tetap kesusahan dalam mengatur kondisi finansial Anda tanpa adanya literasi keuangan.
  2. Arena, literasi keuangan erat kaitannya dengan pemahaman setiap masyarakat dalam mengatur kondisi keuangannya.
  3. Sebagai contoh, jika ada orang yang hendak melakukan kegiatan investasi namun tanpa dibantu dengan pemahaman tentang instrumen investasi yang dipilihnya, tentu orang tersebut akan kesulitan dalam memulainya.
You might be interested:  Mengapa Sebuah Perusahaan Harus Membayar Pajak?

Berdasarkan survey yang dilakukan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) pada tahun 2019 lalu menunjukkan bahwa indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia menyentuh angka 76,19% sedangkan indeks literasi keuangan menyentuh angka 38,03%. Angka ini dinilai mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil survey yang sebelumnya pernah dilakukan oleh OJK pada tahun 2016.

Apa perbedaan inklusi keuangan dan literasi keuangan?

4. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Negara – Manfaat lain dari adanya inklusi keuangan adalah guna membantu meningkatkan perkembangan ekonomi pada suatu negara. Kenapa? Karena sistem keuangan negara akan stabil jika kegiatan ekonomi di dalamnya bisa meningkat.

  1. Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan pinjaman modal untuk memulai bisnisnya, sehingga akan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.
  2. Jadi, tingkat pengangguran pun akan mampu ditekan ketika banyak tercipta lapangan kerja yang dibuat oleh para pebisnis,
  3. Etika angka pengangguran pada suatu negara bisa berkurang dan tidak ada kesenjangan sosial di masyarakat, maka tingkat perekonomian pada suatu negara juga pastinya akan menjadi lebih kuat.

Hubungan Inklusi Keuangan dengan Literasi Keuangan Terdapat istilah lain selain inklusi keuangan yang harus Anda ketahui, yaitu literasi keuangan. Keduanya memiliki hubungan yang kuat. Jadi, pada dasarnya literasi keuangan adalah kemampuan, keterampilan, pengetahuan, serta keyakinan yang mampu mempengaruhi sikap ataupun perilaku untuk bisa menentukan kebijakan yang tepat terkait finansial.

  1. Walaupun saat ini memang sudah banyak layanan keuangan yang tersedia, Anda akan tetap kesusahan dalam mengatur kondisi finansial Anda tanpa adanya literasi keuangan.
  2. Arena, literasi keuangan erat kaitannya dengan pemahaman setiap masyarakat dalam mengatur kondisi keuangannya.
  3. Sebagai contoh, jika ada orang yang hendak melakukan kegiatan investasi namun tanpa dibantu dengan pemahaman tentang instrumen investasi yang dipilihnya, tentu orang tersebut akan kesulitan dalam memulainya.
You might be interested:  Pajak Yang Merupakan Penerimaan Pemerintah Pusat Adalah?

Berdasarkan survey yang dilakukan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) pada tahun 2019 lalu menunjukkan bahwa indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia menyentuh angka 76,19% sedangkan indeks literasi keuangan menyentuh angka 38,03%. Angka ini dinilai mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil survey yang sebelumnya pernah dilakukan oleh OJK pada tahun 2016.

Apakah inklusi keuangan mempengaruhi pemerataan ekonomi?

1. Membantu Meningkatkan Pemerataan Ekonomi – Dikutip dari laman resmi FINCA, inklusi keuangan mempunyai efek yang sangat besar karena mampu membantu meningkatkan pemerataan finansial dalam seluruh lapisan masyarakat. Jadi, setiap orang nantinya akan bisa menggunakan produk atau layanan jasa keuangan secara tepat dan akan mampu membantu meringankan masalah ekonominya.