Siapa Yang Berhak Mengaudit Laporan Keuangan?

Siapa Yang Berhak Mengaudit Laporan Keuangan
1. Opini Wajar Tanpa Bersyarat – Pendapat atau opini wajar tanpa bersyarat ini diberikan apabila auditor berpendapat bahwa segala proses audit pada laporan keuangan sesuai dengan aturan maupun Prinsip Akuntansi Berterima Umum dan konsisten. Tidak hanya itu, penjelasan yang diberikan pun haruslah tidak menyesatkan pemakainya.

Siapa saja yang berhak melakukan audit terhadap laporan keuangan?

Jenis-jenis Auditor – Pada dasarnya, auditor terbagi ke dalam beberapa jenis. Adapun jenis-jenis auditor adalah sebagai berikut.

  1. Auditor Independen Auditor independen merupakan seorang akuntan publik. Profesi ini pada dasarnya bekerja secara eksternal guna memberikan pelayanan terhadap masyarakat umum yang sedang memerlukan jasa audit. Sama seperti lainnya, laporan auditor independen haruslah bersifat objektif.
  2. Internal Auditor Internal auditor adalah jenis auditor yang menjalankan pekerjaan untuk suatu perusahaan atau lembaga. Tugas internal auditor adalah melakukan peninjauan dokumen keuangan internal sebuah perusahaan, namun dengan ruang lingkup terbatas. Internal auditor juga bertanggung jawab meningkatkan validitas data keuangan perusahaan.
  3. Auditor Pemerintah Seperti namanya, auditor pemerintah adalah jenis auditor yang dipekerjakan oleh perusahaan atau lembaga milik pemerintah. Adapun tugas auditor pemerintah yaitu melakukan pengawasan terhadap perputaran keuangan maupun praktik di instansi pemerintahan.
  4. Auditor Pajak Sementara, auditor pajak ialah seorang auditor yang bekerja untuk melayani Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Tugas auditor pajak yakni mengaudit sejumlah wajib pajak dan memastikan apakah sudah sesuai dengan peraturan perundangan atau belum.
  5. Auditor Forensik Auditor forensik merupakan seorang auditor spesialisasi di bidang kriminal keuangan. Sehingga, tugas utamanya ialah melakukan peninjauan terhadap seluruh dokumen terkait tindakan kriminal, misalkan melacak asal atau sumber uang dan money laundry.

Demikianlah pembahasan mengenai apa itu auditor, kode etik, tugas, serta jenis-jenisnya. Dapat disimpulkan bahwa auditor adalah seorang akuntan yang memiliki keterampilan dan kualifikasi khusus untuk melakukan peninjauan laporan keuangan suatu perusahaan. Bagaimana, tertarikkah Anda menggeluti profesi tersebut?

Siapa yang mengaudit kantor akuntan publik?

Abstract: – Setiap entitas yang menjalankan kegiatan operasionalnya membuat laporan keuangan untuk mempresentasikan kinerja entitas. Laporan keuangan menjadi alat komunikasi kepada pihak eksternal entitas. Agar komunikasi tersebut dapat berjalan dengan harmonis maka informasi yang dinyatakan dalam laporan keuangan harus merupakan data yang valid dan dapat diuji kebenarannya.

  • Namun terdapat kemungkinan bahwa laporan keuangan yang disajikan tidak sesuai dengan kenyataan karena yang menyiapkan laporan memiliki kepentingan.
  • Informasi yang tertera di laporan keuangan seharusnya diperiksa kesesuaian kontennya dengan kriteria yang berlaku secara umum oleh pihak yang tidak memiliki kepentingan atas keuangan entitas.
You might be interested:  Yang Dianalisis Pada Laporan Keuangan Adalah?

Pihak yang independen tersebut disebut dengan auditor. Di Indonesia fungsi audit atas laporan keuangan dapat dijalankan oleh dua pihak, yaitu auditor Kantor Akuntan Publik (KAP) dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penelitian ini membandingkan proses audit yang dilakukan oleh KAP dengan BPK.

Tujuan audit KAP maupun BPK adalah menyatakan pendapat atas laporan keuangan yang diperiksa. Teori pembanding yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) untuk dapat melihat lebih jauh perbadingan dari kedua praktik audit ini.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi kasus. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana perbandingan proses audit yang dilakukan oleh auditor KAP dan auditor BPK, dan mengetahui apa yang dilakukan oleh auditor KAP dan auditor BPK atas temuan indikasi fraud.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja antara auditor KAP dengan auditor BPK memiliki beberapa perbedaan, diantaranya BPK tidak melalui proses penerimaan klien, namun menentukan sendiri objek pemeriksaan. Cara auditor KAP dan BPK menanggapi temuan yang terdapat di audit laporan keuangan juga berbeda.

Jika auditor KAP menemukan indikasi fraud, maka dilihat terlebih dahulu signifikansinya. Jika signifikan maka auditor KAP menginformasikan kepada direksi, komisaris dan komite audit agar dapat meminta pihak ketiga untuk melakukan pemeriksaan atas indikasi fraud tersebut.

Apakah auditor dan akuntan publik itu sama?

Jenis – Auditor dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

Auditor Pemerintah adalah auditor yang bertugas melakukan audit atas keuangan pada instansi-instansi pemerintah. Di Indonesia, auditor pemerintah dapat dibagi menjadi dua yaitu:

Auditor Eksternal Pemerintah yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai perwujudan dari Pasal 23E ayat (1) Undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi Untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara diadakan satu badan Pemeriksa Keuangan yang bebas dan mandiri., ayat (2) Hasil pemeriksa keuangan negara diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,sesuai dengan kewenangannya. Badan Pemeriksa Keuangan merupakan badan yang tidak tunduk kepada pemerintah, sehingga diharapkan dapat bersikap independen, Auditor Internal Pemerintah atau yang lebih dikenal sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang dilaksanakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jenderal/Inspektorat Utama/Inspektorat di setiap kementerian/lembaga, provinsi, dan kabupaten/kota.

Auditor Intern merupakan auditor yang bekerja pada suatu perusahaan dan oleh karenanya berstatus sebagai pegawai pada perusahaan tersebut. Tugas utamanya ditujukan untuk membantu manajemen perusahaan tempat dimana ia bekerja. Auditor Independen atau Akuntan Publik adalah melakukan fungsi pengauditan atas laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan. Pengauditan ini dilakukan pada perusahaan terbuka, yaitu perusahaan yang go public, perusahaan-perusahaan besar dan juga perusahaan kecil serta organisasi-organisasi yang tidak bertujuan mencari laba. Praktik akuntan publik harus dilakukan melalui suatu Kantor Akuntan Publik (KAP).

You might be interested:  Anggota Cv Yang Hanya Sebatas Menanamkan Modal Disebut Anggota?

Namun, Arens & Loebbecke dalam bukunya Auditing Pendekatan Terpadu yang diadaptasi oleh Amir Abadi Jusuf, menambahkan satu lagi jenis auditor, yaitu:

Auditor Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berada dibawah Departemen Keuangan Republik Indonesia, bertanggungjawab atas penerimaan negara dari sektor perpajakan dan penegakan hukum dalam pelaksanaan ketentuan perpajakan. Aparat pelaksanaan DJP dilapangan adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak (Karikpa). Karikpa mempunyai auditor-auditor khusus. Tanggungjawab Karikpa adalah melakukan audit terhadap para wajib pajak tertentu untuk menilai apakah telah memenuhi ketentuan perundangan perpajakan.

Laporan keuangan merupakan tanggung jawab siapa auditor atau manajemen?

Menurut SA Seksi 110: Laporan keuangan merupakan tanggungjawab manajemen. Tanggungjawab auditor adalah untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan.

Apa perbedaan audit dan auditor?

Audit, Auditor, dan Auditee – Audit adalah pekerjaan mengumpulkan dan memeriksa bukti terkait informasi untuk menentukan apakah informasi yang di peroleh dan di laporkan sesuai dengan standar yang di tentukan. Kegiatan ini harus di lakukan oleh personel yang kompeten dan independen.

pada umumnya bagi menjadi tiga kategori, yaitu audit operasional, audit kepatuhan dan audit laporan keuangan.1.Audit operasional Dalam jenis audit ini, fokus audit adalah memeriksa efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan. Bukti yang di kumpulkan tentang operasi perusahaan akan di bandingkan dengan standar atau kebijakan perusahaan.

Hasil audit di sampaikan kepada perusahaan dalam bentuk rekomendasi.2. Audit kepatuhan Audit kepatuhan bertujuan untuk menentukan tingkat kepatuhan auditee terhadap aturan, prosedur, atau regulasi yang telah di tetapkan. Hasil kajian kepatuhan ini akan di laporkan kepada manajemen sebagai entitas utama terkait kepatuhan perusahaan terhadap prosedur dan peraturan 3.

  1. Audit laporan keuangan Fokus pekerjaan auditor adalah untuk menentukan kewajaran dan konsistensi antara laporan keuangan dan standar akuntansi yang berlaku seperti PSAK, IFRS dan GAAP.
  2. Tingkat kewajaran laporan keuangan di tentukan berdasarkan bukti yang di kumpulkan oleh auditor.
  3. Hasil audit atas tingkat kewajaran laporan keuangan di masukkan ke dalam laporan audit yang memuat opini auditor.

Auditor adalah orang yang bertanggung jawab untuk melaksanakan audit, dan yang di sebut auditee adalah orang yang di audit atau pihak yang di audit oleh auditor. Setelah proses audit yang di lakukan oleh auditor selesai, semua temuan tersebut harus di laporkan kepada auditee.

Tujuan pelaporan hasil audit adalah agar auditee mengetahui perbedaan yang terjadi sehingga auditee dapat segera melakukan koreksi. Penjelasan di atas adalah gambaran singkat mengenai audit, auditor, dan auditee. Selanjutnya lebih jelasnya kami rangkum dalam video berikut ini. Simak videonya hingga akhir.

You might be interested:  Biaya Yang Tidak Boleh Dikurangkan Dalam Menghitung Penghasilan Kena Pajak?

Tags akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi

Sebutkan 4 pihak dimana laporan audit disajikan?

Fungsi Laporan Audit – Laporan audit digunakan oleh banyak pemangku kepentingan termasuk manajemen entitas, dewan direksi, pemegang saham, investor, badan pemerintah, bank, dan banyak lainnya. Dalam kebanyakan kasus, laporan audit dikeluarkan untuk mencakup laporan keuangan selama 12 bulan atau periode satu tahun.

Investor menggunakan laporan audit dan laporan keuangan yang diaudit untuk menilai kinerja keuangan dan posisi keuangan entitas untuk peluang investasi mereka. Badan pemerintah menggunakan laporan audit dan laporan keuangan untuk menilai kelengkapan dan keakuratan laporan pajak. Pemegang saham dan dewan direksi menggunakan laporan audit untuk menilai integritas manajemen dan transparansi laporan keuangan.

Jenis laporan audit yang berbeda mengandung opini audit yang berbeda dan penyebab utamanya adalah dari perbedaan salah saji yang ditemukan dalam laporan keuangan. Jenis laporan audit yang berbeda mewakili tingkat jaminan yang berbeda. Baca juga: Mengetahui Dasar Dasar Akuntansi Keuangan Secara Lengkap

Akuntan publik diawasi oleh siapa?

Akuntan Publik, yang selanjutnya disingkat AP, adalah seseorang yang telah memperoleh izin untuk memberikan jasa sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai Akuntan Publik kepada Lembaga yang diawasi oleh OJK yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.

9 Siapa yang dianggap klien saat mengaudit perusahaan publik?

8-4 (Tujuan 8-2) Siapa yang dianggap klien saat mengaudit perusahaan publik? Jawab: Bila pada perusahaan non publik kliennya adalah manajemen. Maka, pada perusahaan publik kliennya adalah komite audit.

Laporan audit ada berapa?

Kesimpulan – Empat jenis laporan audit antara lain unqualified opinion (pendapat wajar tanpa pengecualian), qualified opinion (pendapat wajar dengan pengecualian), adverse opinion (pendapat tidak wajar), dan disclaimer of opinion (tidak memberikan pendapat).

Unqualified opinion adalah jenis laporan terbaik, MASERP memudahkan perusahaan mencatat semua transaksi secara akurat sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku. Kalau Anda khawatir bagaimana menyusun laporan keuangan dengan format yang benar dan perhitungan yang akurat, MASERP adalah solusinya.

Cara ini juga memudahkan auditor untuk mengakses semua informasi yang mereka butuhkan secara transparan dan cepat karena semua data perusahaan berada di dalam satu database terpusat. MASERP juga memudahkan divisi akuntansi perusahaan untuk memastikan bahwa akun mereka sudah rapi bahkan sebelum audit eksternal dimulai dengan membuat laporan neraca, laba rugi dan lain sebagainya.

Auditor harus lulusan apa?

Jabatan fungsional Auditor untuk lulusan D3 jenjangnya; Auditor Pelaksana, Auditor Pelaksana Lanjutan, Auditor Penyelia. Sedangkan jika Quipperian lulusan S1, jabatan fungsionalnya; Auditor Pertama, Auditor Muda, Auditor Madya, Auditor Utama.