Yang Merupakan Manfaat Informasi Keuangan Bagi Pihak Ekstern Adalah?

Yang Merupakan Manfaat Informasi Keuangan Bagi Pihak Ekstern Adalah
Eksternal: Mengetahui performa perusahaan bagi Investor untuk berinvestasi, dan untuk kepentingan Pajak. Serta para Auditor dalam menilai kewajaran dari Laporan Keuangan tersebut.

Apa manfaat laporan keuangan bagi pihak eksternal?

Fungsi Laporan Keuangan bagi Pihak Eksternal – Fungsi laporan keuangan untuk pihak eksternal adalah sebagai acuan untuk pihak kreditur menilai kesanggupan perusahaan dalam membayar kewajiban hutangnya sebelum memutuskan untuk memberikan pinjaman. Selain itu, fungsi laporan keuangan bagi pihak eksternal yang lain adalah sebagai tolak ukur instansi pemerintahan untuk menghitung pungutan pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan.

Untuk apakah informasi akuntansi diperlukan oleh pihak eksternal?

Kreditur atau calon kreditur – Pihak eksternal ini membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui posisi dan prospek keuangan perusahaan. Hal ini juga termasuk keadaan likuiditas (posisi uang kas perusahaan dan kemampuannya untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo), hingga kemungkinan risiko kredit macet.

Apa manfaat laporan keuangan bagi pihak?

1. Meramalkan dan Membandingkan Dampak Keuangan – Laporan keuangan memiliki manfaat untuk meramalkan, membandingkan, dan menilai dampak keuangan yang timbul dari keputusan ekonomis yang diambil. Informasi terkait dampak keuangan yang timbul dalam laporan itu sangat berguna bagi pihak yang berkepentingan untuk menilai, meramalkan, dan membandingkan keuangan.

6 Apa tujuan dari analisis laporan keuangan bagi internal perusahaan maupun eksternal perusahaan?

Tujuan Analisis Laporan Keuangan dalam Suatu Bisnis, Ketahui Fungsi dan Jenisnya Yang Merupakan Manfaat Informasi Keuangan Bagi Pihak Ekstern Adalah Analisis laporan keuangan. conversaindotama.com | 9 Oktober 2020 14:00 Reporter : Merdeka.com – Dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha, penting untuk selalu membuat laporan keuangan. Karena nantinya, analisa laporan keuangan ini dapat menunjukkan bagaimana kinerja bisnis di masa lalu.

  1. Dengan informasi tersebut, kita juga bisa menentukan keputusan apa yang harus diambil untuk masa yang akan datang.
  2. Dilansir dari investopedia.com, analisis laporan keuangan adalah proses menganalisis laporan keuangan perusahaan untuk tujuan pengambilan keputusan.
  3. Bagi pihak eksternal, analisis laporan keuangan ini dapat digunakan untuk memahami kondisi kesehatan perusahaan atau bisnis secara keseluruhan serta untuk mengevaluasi kinerja keuangan dan nilai bisnis.

Sedangkan pihak internal menggunakannya sebagai alat pemantauan untuk mengelola keuangan.

  • Lebih luas lagi, fungsi dari analisis keuangan ini juga dapat digunakan jika seseorang ingin melakukan investasi saham pada sebuah perusahaan, menentukan besaran pajak, menentukan tingkat kerusakan perusahaan, sebagai bahan evaluasi, dan lain-lainnya.
  • Untuk pembahasan lebih lanjut, berikut penjelasan mengenai beserta jenis dan fungsinya.
  • 2 dari 5 halaman

Menurut Hanafi dan Halim (2007) terdapat 9 tujuan analisis laporan keuangan. Tujuan analisis laporan keuangan tersebut adalah: Investasi Saham Sebagai bahan pertimbangan apakah saham perusahaan tersebut layak dibeli atau tidak. Karena investor ingin memperoleh tingkat keuntungan yang tinggi dan konsisten dari suatu perusahaan.

  1. Pemberian Kredit
  2. Memberikan informasi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjaman yang diberikan beserta bunga yang berkaitan dengan pinjaman tersebut.
  3. Kesehatan Pemasok
  4. Untuk menganalisis kondisi keuangan, profitabilitas perusahaan pemasok, kemampuan menghasilkan kas dan kemampuan dalam membayar kewajibannya.
  5. Kesehatan Pelanggan
  6. Untuk mengetahui informasi mengenai kemampuan pelanggan memenuhi jangka pendeknya.
  7. Kesehatan pelanggan ditinjau dari karyawan.
  8. Untuk memastikan bahwa perusahaan, atau perusahaan yang akan dimasuki tersebut mempunyai prospek keuangan yang bagus.
  9. Analisis laporan keuangan akan digunakan oleh pemerintah dalam menentukan besarnya pajak yang dibayarkan perusahaan atau menentukan tingkat keuntungan yang wajar bagi suatu perusahaan dengan menambahkan persentase tertentu di atas biaya modalnya.
  10. Analisis Internal
  11. Sebagai bahan untuk menentukan perkembangan perusahaan, agar pihak internal perusahaan (seperti pihak manajemen) dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan, untuk perencanaan, atau untuk mengevaluasi perubahan strategi.
  12. Analisis Pesaing

Untuk menggambarkan kondisi keuangan pesaing yang dapat dianalisis oleh perusahaan untuk menentukan kekuatan keuangan pesaing. Informasi ini dapat dijadikan sebagai penentuan strategi perusahaan.

  • Penilaian Kerusakan
  • Untuk menentukan besarnya kerusakan yang dialami oleh perusahaan.
  • 3 dari 5 halaman
  1. Sedangkan menurut Berstein (1983), tujuan analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut:
  2. Screening Analisis
  3. Analisis laporan keuangan bertujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi perusahaan dari laporan keuangan tanpa harus menemui langsung obyek yang dituju.
  4. Understanding
  5. Memahami kondisi suatu perusahaan, kondisi keuangannya dan apa yang dihasilkan.
  6. Forecasting Analisis
  7. Meramalkan kondisi keuangan suatu perusahaan di masa yang akan datang.
  8. Diagnosis Analisis
  9. Melihat kemungkinan masalah yang terjadi, baik dalam manajemen, operasi, keuangan atau masalah lain dalam suatu perusahaan.
  10. Evaluation Analisis
  11. Menilai prestasi pihak eksekutif dalam mengelola suatu perusahaan.
  12. 4 dari 5 halaman
You might be interested:  Dibawah Ini Yang Termasuk Fungsi Pajak Antara Lain?

Setelah memahami tujuan analisis laporan keuangan, kita juga harus tahu apa fungsi dari laporan keuangan ini. Selain beberapa fungsi yang telah disebutkan sebelumnya, berikut beberapa fungsi lain dari analisis laporan keuangan:

  • Untuk memberikan kredit kepada suatu perusahaan.
  • Untuk menentukan tingkat kesehatan perusahaan supplier.
  • Untuk mengetahui tingkat kesehatan perusahaan customer/pelanggan.
  • Untuk mengetahui tingkat kesehatan perusahaan ditinjau dari segi karyawannya.
  • Untuk menentukan tingkat kekuatan keuangan pesaing/kompetitor (positioning).

5 dari 5 halaman Laporan keuangan sendiri memiliki tiga jenis laporan utama yang perlu dibuat dan dipantau oleh setiap perusahaan, yaitu neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Perusahaan menggunakan laporan keuangan ini untuk mengelola operasi bisnis mereka dan juga untuk memberikan transparansi pelaporan kepada pemangku kepentingan.

Ketiga laporan tersebut saling berhubungan dan menciptakan pandangan yang berbeda tentang aktivitas dan kinerja perusahaan. Neraca keuangan Dilansir dari investopedia.com, neraca adalah laporan nilai keuangan perusahaan dalam hal nilai buku. Laporan keuangan ini dipecah menjadi tiga bagian, yaitu aset, kewajiban, dan ekuitas.

Aset jangka pendek seperti kas dan piutang dapat memberi tahu tentang efisiensi operasional perusahaan. Kewajiban menjelaskan tentang pengaturan biaya dan modal utang yang dilunasinya. Ekuitas pemegang saham mencakup rincian investasi modal ekuitas dan laba ditahan dari laba bersih periodik.

Neraca harus seimbang dengan aset dikurangi kewajiban yang sama dengan ekuitas pemegang saham. Ekuitas pemegang saham yang dihasilkan dianggap sebagai nilai buku perusahaan. Laporan laba rugi Laporan laba rugi memecah pendapatan yang diperoleh perusahaan terhadap biaya yang terlibat dalam bisnisnya untuk memberikan garis bawah, laba atau rugi.

Laporan laba rugi dibagi menjadi tiga bagian yang membantu menganalisis efisiensi bisnis pada tiga titik berbeda. Dimulai dengan pendapatan dan biaya langsung yang terkait dengan pendapatan untuk mengidentifikasi laba kotor. Kemudian beralih ke laba operasi yang mengurangi biaya tidak langsung seperti biaya pemasaran, biaya umum, dan depresiasi.

  1. Emudian berakhir dengan laba bersih yang dikurangi dengan bunga dan pajak.
  2. Analisis dasar laporan laba rugi biasanya melibatkan perhitungan margin laba kotor, margin laba operasi, dan margin laba bersih, yang masing-masing membagi laba dengan pendapatan.
  3. Margin laba sendiri akan membantu menunjukkan di mana biaya yang rendah atau tinggi di berbagai titik operasi pada perusahaan.

Laporan arus kas Laporan arus kas memberikan gambaran arus kas perusahaan dari aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan. Laba bersih dibawa ke laporan arus kas yang dimasukkan sebagai item baris teratas untuk aktivitas operasi. Seperti judulnya, aktivitas investasi mencakup arus kas yang terlibat dengan investasi di seluruh perusahaan.

Apa yang dimaksud laporan keuangan eksternal?

Laporan keuangan intern merupakan laporan keuangan untuk kepentingan internal yang bertujuan untuk mengetahui efisiensi produksi, meninjau anggaran perusahaan, dan laporan harga pokok produksi. Laporan untuk internal ini merupakan alat yang penting dalam mengendalikan perusahaan untuk mencapai tujuannya.

Pada umumnya laporan keuangan yang bersifat internal ini hanya diketahui oleh personel tertentu dalam perusahaan. Tidak semua personel memiliki akses pada laporan tersebut.Sedangkan, laporan keuangan ekstern merupakan laporan keuangan untuk kepentingan umum. Laporan ini pada umumnya lebih ditujukan untuk kepentingan eksternal, misalnya: investor, kreditor, suplier, pemerintah dan masyarakat.

– Laporan keuangan intern merupakan laporan keuangan untuk kepentingan internal yang bertujuan untuk mengetahui efisiensi produksi, meninjau anggaran perusahaan, dan laporan harga pokok produksi. Laporan untuk internal ini merupakan alat yang penting dalam mengendalikan perusahaan untuk mencapai tujuannya.

Apa yang dimaksud dengan pihak eksternal?

Pengguna Informasi Akuntansi: Pihak internal adalah pihak yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri. Misalnyapimpinan perusahaan, kepala bagian keuangan, dan kepala bagian anggaran. Pengguna internal perusahaan menggunakan informasi akuntansi untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan pengambilan keputusan Pihak eksternal adalah pihak yang berasal dari luar perusahaan.

Pihak internal adalah pihak yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri. Misalnya pimpinan perusahaan, kepala bagian keuangan, dan kepala bagian anggaran. Pengguna internal perusahaan menggunakan informasi akuntansi untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan pengambilan keputusan Pihak eksternal adalah pihak yang berasal dari luar perusahaan. Misalnya kreditur, investor, pemerintah, dan masyarakat. Pihak eksternal menggunakan informasi akuntansi untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan saat ini, serta untuk membantu dalam pengambilan keputusan.

Apa yang dimaksud pihak internal dan eksternal?

Mengetahui Daftar Pemakai Informasi Akuntansi | Ekonomi Kelas 12 Yang Merupakan Manfaat Informasi Keuangan Bagi Pihak Ekstern Adalah Kamu sudah mempelajari tentang apa itu pengertian akuntansi dan manfaatnya. Lalu, sebenarnya siapa aja sih penggunna informasi akuntansi tersebut? Secara garis besar, terdapat 2 pihak yang disebut sebagai pengguna informasi akuntansi, yaitu pihak internal dan ekskternal. Yang Merupakan Manfaat Informasi Keuangan Bagi Pihak Ekstern Adalah

Apa yang dimaksud dengan akuntan publik atau eksternal?

Adalah akuntan yang bertugas melakukan pemeriksaan/audit, memberikan jasa perpajakan, dan konsultasi manajemen.

1 Apa manfaat penyampaian laporan keuangan bagi perusahaan dan pihak pihak lainnya?

Apa saja manfaat dan tujuan dari adanya laporan keuangan bagi pengusaha, bisnis, investor, manajemen perusahaan, karyawan, pelanggan, masyarakat bahkan pemerintah? Temukan jawabannya di Blog Mekari Jurnal ! Laporan keuangan dibuat untuk mengetahui informasi yang menyangkut kondisi keuangan, kinerja karyawan, dan perubahan posisi keuangan perusahaan yang dapat memanfaatkan pengusaha untuk pengambilan keputusan di kemudian hari.

You might be interested:  Tarif Pajak Penghasilan Yang Diterapkan Di Indonesia Adalah Tarif?

Selain sebagai bahan pertanggungjawaban kegiatan suatu perusahaan terhadap investor dan pihak berkepentingan lainnya. Laporan ini juga bisa menjadi sumber informasi mengenai posisi keuangan yang telah mencapai suatu perusahaan. Oleh karena itu, penting sekali bagi perusahaan untuk memiliki laporan keuangan sederhana ataupun kompleks.

Menurut pendapat dari dari Munawir (2010:5), laporan keuangan pada umumnya terdiri atas neraca serta perhitungan laba rugi dan juga perubahan ekuitas dari suatu entitas di dalam neraca terdiri dari data sejumlah aset kewajiban perusahaan dan juga ekuitas dari sebuah perusahaan dalam satu periode tertentu.

  1. Pemilik perusahaan atau pengusaha
  2. Manajemen perusahaan
  3. Pemegang saham dan calon investor
  4. Pemasok atau supplier
  5. Karyawan
  6. Pelanggan
  7. Pemberi pinjaman atau kreditor
  8. Pemerintah
  9. Masyarakat

Tuliskan tiga manfaat umum Sistem Informasi Akuntansi 3 Apa Manfaat?

Manfaat Sistem Informasi Akuntansi – Berikut adalah uraian manfaat sistem informasi akuntansi bagi perusahaan.

  1. Menyediakan atau menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga perusahaan dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi produk atau jasa yang dihasilkan.
  3. Meningkatkan efisiensi kinerja bisnis, baik itu pada bagian keuangan dan bagian lainnya.
  4. Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan.
  5. Meningkatkan sharing knowledge,

Dari manfaat di atas dapat dikatakan bahwa sistem informasi akuntansi ini berperan penting untuk suatu perusahaan. Dengan adanya sistem informasi akuntansi yang baik maka perusahaan dapat melakukan proses operasi maupun informasi dengan lebih efektif dan efisien karena adanya pengendalian yang mampu mengendalikan proses-proses tersebut sehingga dapat menghasilkan tujuan yang sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.

Selain itu, informasi akuntansi yang dihasilkan pada sistem tersebut dapat dipertanggung jawabkan untuk nantinya digunakan dalam mengambil sebuah keputusan mengenai keuangan perusahaan maupun digunakan oleh pihak eksternal perusahaan untuk berhubungan dengan kegiatan bisnis. Sehingga ketika perusahaan mampu menjalankan sistem informasi akuntansi dengan baik, maka manfaat dan tujuan di atas dapat dirasakan langsung dampak positifnya bagi perusahaan.

Sebaliknya jika perusahaan tidak dapat menjalankan sistem informasi keuangan dengan baik maka akan menghambat proses bisnis dan mengakibatkan kegiatan bisnis tersebut tidak berjalan dengan lancar. Selain itu, informasi keuangan yang dihasilkan tidak begitu akurat, dan tujuan dari kegiatan bisnis perusahaan pun akhirnya sulit untuk dicapai.

  1. Untuk itu, suatu perusahaan yang menjalankan bisnis perlu merancang dan menjalankan dengan baik terkait sistem informasi akuntansi termasuk subsistem dengan memperhatikan beberapa komponen pada sistem informasi akuntansi.
  2. Seperti sumber daya manusia yang mampu memahami bisnis proses akuntansi dan keuangan secara umum, prosedur keuangan dan akuntansi, formulir data keuangan yang digunakan untuk mencatat seluruh aktifitas keuangan, software akuntansi, dan hardware yang didukung dengan jaringan internet serta kelengkapan lainnya.

Sehingga akan mampu membangun kegiatan bisnis perusahaan dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan membawa dampak positif untuk perkembangan bisnis perusahaan karena mampu memaksimalkan tujuan dan manfaat sistem informasi akuntansi tersebut.

Apa itu analisis eksternal perusahaan?

Analisis lingkungan eksternal adalah pemindaian terhadap lingkungan eksternal perusahaan yang bertujuan untuk mengidentifikasi ancaman dan peluang yang mempengaruhi kinerja perusahaan.

Apa tujuan analisis eksternal perusahaan?

Tujuan dari analisis lingkungan eksternal adalah untuk mengembangkan suatu daftar peluang (opportunity) yang dapat dimanfaatkan oleh organisasi dan daftar ancaman (threats) yang harus dihindari oleh organisasi.

Jelaskan apa yang dimaksud analisis eksternal dan internal?

PEMBAHASAN – Analisis adalah kegiatan menyelidiki kelebihan ( profit ) dan kekurangan ( lost ) yang berkaitan dengan proses usaha yang dilakukan perusahaan Analisis ini dibagi menjadi 2 kriteria yaitu analisis internal dan analisis eksternal. Analisis internal merupakan sejumlah kegiatan menganalisis hal hal yang berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan yang ada didalam perusahaan.

  • Contohnya adalah mengenai jumlah bahan baku dalam proses produksi, sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan, serta kebutuhan lain yang tersedia ataupun yang belum tersedia dalam perusahaan.
  • Analisis eksternal merupakan sejumlah kegiatan menganalisis hal hal yang berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan yang ada diluar perusahaan.

Contohnya adalah analisis kondisi pasar, analisis permintaan konsumen, analisis peningkatan harga pasar, dan lain sebagainya.

Apa manfaat laporan akuntansi bagi pihak internal perusahaan?

Pihak internal adalah [ihak pengelola atau manajemen perusahaan. Bagi pihak internal informasi akuntansi berguna merencanakan kegiatan operasional perusahaan, melakukan kegiatan usaha sesuai kondisi perusahaan, dan mengevaluasi jalannya kegiatan usaha perusahaan.

  • Berdasarkan tabel pada soal pasangan yang benar adalah A2) dan B3).
  • Sementara itu pasangan A1) dan B1) serta A1) dan B2) merupakan kegunaan informasi akuntansi bagi pihak eksternal.
  • Maka, jawaban yang tepat adalah D.
  • Pihak internal adalah [ihak pengelola atau manajemen perusahaan.
  • Bagi pihak internal informasi akuntansi berguna merencanakan kegiatan operasional perusahaan, melakukan kegiatan usaha sesuai kondisi perusahaan, dan mengevaluasi jalannya kegiatan usaha perusahaan.

Berdasarkan tabel pada soal pasangan yang benar adalah A2) dan B3). Sementara itu pasangan A1) dan B1) serta A1) dan B2) merupakan kegunaan informasi akuntansi bagi pihak eksternal. Maka, jawaban yang tepat adalah D.

Mengapa laporan keuangan menjadi salah satu elemen penting baik bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan?

Apa saja manfaat dan tujuan dari adanya laporan keuangan bagi pengusaha, bisnis, investor, manajemen perusahaan, karyawan, pelanggan, masyarakat bahkan pemerintah? Temukan jawabannya di Blog Mekari Jurnal ! Laporan keuangan dibuat untuk mengetahui informasi yang menyangkut kondisi keuangan, kinerja karyawan, dan perubahan posisi keuangan perusahaan yang dapat memanfaatkan pengusaha untuk pengambilan keputusan di kemudian hari.

  1. Selain sebagai bahan pertanggungjawaban kegiatan suatu perusahaan terhadap investor dan pihak berkepentingan lainnya.
  2. Laporan ini juga bisa menjadi sumber informasi mengenai posisi keuangan yang telah mencapai suatu perusahaan.
  3. Oleh karena itu, penting sekali bagi perusahaan untuk memiliki laporan keuangan sederhana ataupun kompleks.
You might be interested:  Modal 300 Ribu Bisa Usaha Apa?

Menurut pendapat dari dari Munawir (2010:5), laporan keuangan pada umumnya terdiri atas neraca serta perhitungan laba rugi dan juga perubahan ekuitas dari suatu entitas di dalam neraca terdiri dari data sejumlah aset kewajiban perusahaan dan juga ekuitas dari sebuah perusahaan dalam satu periode tertentu.

  1. Pemilik perusahaan atau pengusaha
  2. Manajemen perusahaan
  3. Pemegang saham dan calon investor
  4. Pemasok atau supplier
  5. Karyawan
  6. Pelanggan
  7. Pemberi pinjaman atau kreditor
  8. Pemerintah
  9. Masyarakat

Apa kegunaan dari laporan arus kas bagi pihak internal dan eksternal perusahaan?

Manfaat Laporan Arus Kas Adalah Sebagai Bukti Kemampuan Entitas Membayar Utang – Melalui laporan arus kas, pihak-pihak yang berkepentingan seperti kreditor, investor, dan lainnya dapat langsung menilai. Pihak stakeholder juga bsia mengetahui kemampuan dari perusahaan untuk membayar dividen, utang, dan kewajiban-kewajiban lainnya.

  1. Seperti yang diketahui, kas adalah salah satu aset perusahaan yang penting dan harus ada.
  2. Jika perusahaan tidak memiliki kas maka dapat dipastikan operasional perusahaan akan terganggu.
  3. Lihat saja karena tidak memiliki kas yang cukup, perusahaan tidak akan bisa membeli barang atau bahan, tidak bisa membayar pengeluaran-pengeluaran yang terjadi, selain itu kewajiban yang seharusnya dilunasi juga menjadi bermasalah.

Oleh karena itu, hal tersebut tidak dapat dibiarkan begitu saja. Selain berpengaruh untuk pihak internal secara langsung juga untuk pihak eksternal. Baca Juga : 4 Ruang Lingkup Manajemen Keuangan yang Perlu Anda Ketahui

Siapakah yang termasuk manfaat laporan keuangan dari pihak internal?

Skip to content Home » Siapa Yang Diuntungkan Dari Informasi Laporan Keuangan? Siapa Yang Diuntungkan Dari Informasi Laporan Keuangan? Siapa saja pihak-pihak yang membutuhkan dan diuntungkan dari informasi laporan keuangan? Sebelum membahas hal tersebut, terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dan manfaat laporan keuangan, Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.

Pelaporan keuangan dapat menyajikan informasi yg dapat membantu investor kreditor dan pengguna lain yg potensial dalam membuat keputusan lain yg sejenis secara rasional.

Pelaporan keuangan dapat menyajikan informasi yg dapat membantu investor kreditor dan pengguna lain yg potensial dalam memperkirakan jumlah waktu dan ketidakpastian penerimaan kas di masa yg akan datang yg berasal dari pembagian deviden ataupun pembayaran bunga dan pendapatan dari penjualan.

Pelaporan keuangan dapat menyajikan informasi tentang sumber daya ekonomi perusahaan. Klaim atas sumber daya kepada perusahaan atau pemilik modal. Pelaporan keuangan dapat menyajikan informasi tentang prestasi perusahaan selama satu periode. Investor dan kreditor sering menggunakan informasi masa lalu utk membantu menaksir prospek perusahaan.

Berdasarkan definisi dan manfaat diatas, pastinya terdapat pihak-pihak yang membutuhkan dan dapat mengambil manfaat atau keuntungan dari informasi laporan keuangan tersebut. Ada dua pihak yang dapat mengambil manfaat informasi tersebut, yaitu : Pihak Internal dan Pihak Eksternal

Untuk pihak internal

Pihak internal adalah pihak-pihak yang masih berada didalam ruang lingkup perusahaan Manajemen Perusahaan Informasi keuangan sangat dibutuhkan oleh pihak manajemen perusahaan untuk mengetahui perkembangan keuangan perusahaan yang dikelolanya. Laporan keuangan akan dijadikan dasar penyusunan anggaran dan perumusan kebijakan ekonomi perusahaan.

Pihak Eksternal

Pihak eksternal adalah pihak-pihak yang berada di luar perusahaan, seperti investor, kreditor, supplier, pemerintah, dan masyarakat. Investor Investor atau dalam hal ini dapat disebut sebagai penanam modal adalah pihak yang terkait dalam penyusunan laporan keuangan.

  1. Mereka membutuhkan informasi laporan keuangan untuk menilai apakah suatu perusahaan dapat menghasilkan keuntungan dan memiliki kemampuan untuk membayar dividen atau justru sebaliknya.
  2. Penilaian investor tersebut digunakan dalam mengambil keputusan, apakah mereka akan menambahkan atau mempertahankan modal di perusahaan tersebut atau menarik semua modal yang mereka miliki.

Bank atau Kreditur Pihak kreditur adalah pihak yang menginvestasikan sumber dayanya melalui pemberian kredit (pinjaman) pada perusahaan. Kreditur membutuhkan informasi keuangan untuk dijadikan dasar untuk menilai tingkat kesehatan suatu perusahaan yang akan dan telah melakukan pinjaman modal dan informasi keuangan juga dijadikan dasar untuk mengetahui tingkat kemampuan perusahaan untuk dapat mengembalikan pinjaman, dan dengan harapan bahwa perusahaan harus memiliki nilai ekonomis yang baik.

  • Supplier Supplier adalah pihak membutuhkan informasi laporan keuangan untuk mengetahui apakah suatu perusahaan masih memiliki kemampuan untuk membayar dan melunasi seluruh kewajiban atau hutangnya.
  • Selain itu, mereka juga membutuhkan informasi laporan keuangan untuk mengetahui kesehatan suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk kembali melakukan kerja sama kontrak dengan perusahaan yang bersangkutan.

Pemerintah informasi keuangan digunakan sebagai dasar dalam penetapan besaran pajak yang akan dibayarkan oleh suatu perusahaan dan juga untuk mengetahui kemampuan suatu perusahaan dalam pemberian UMR karyawan serta pemberian fasilitas-fasilitas bagi karyawan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan peraturan yang berlaku.