Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Cara Mudah Dropship di Shopee Untuk Pemula

5 min read

cara mudah dropship di shopee untuk pemula

Saya yakin, di luar sana banyak di antara kamu yang ingin sekali memulai usaha jualan online, tapi harus tertunda cuman karena ngerasa nggak punya modal.

Hey dear, punya keinginan aja udah bisa jadi modal besar loh sekarang. Serius!

Di jaman yang serba digital ini memungkinkan kita buat ngelakuin apapun dari rumah, mulai dari pengen beli makan tinggal pencet aplikasi, pengen belanja tinggal buka marketplace. Gampang banget kan?

Nah, sama seperti kalau mau jualan. Kamu nggak usah bingung deh, karena sekarang udah ada sistem jualan tanpa harus punya stok barang, beda sama dulu yang harus punya stok barang sampai segudang, yang kalau ternyata nggak laku malah jatuhnya rugi besar.

Sekarang udah ada sistem yang namanya dropsip. Yuk langsung aja, simak pembahasan lengkap seputar cara dropship di shopee atau marketplace berikut ini ya dear.

Apa itu Dropship?

apa itu dropship?
source: fissilmi-kaffah.com

Tentu kamu udah pernah ya, mendengar kata dropship ini. Intinya gini, dengan sistem ini kamu bisa jualan meski nggak punya stok produk.

Kamu cuma perlu milih toko yang menyediakan sistem dropship, kamu tinggal promosiin aja di media sosial kamu.

Kalau ada yang niat beli, kamu tinggal memberikan detail pesanan kepada toko yang menerima kamu menjadi dropshipernya tadi, kemudian mereka yang akan memproses barang hingga barang sampai di tangan pembeli.

Jika kamu pusing ingin mencari penyedia dropshiper, maka Shopee adalah pilihan yang tepat.

Dengan menjadi dropshiper di Shoppe, kamu tidak hanya bisa melakukan pemasaran di akun media sosial saja, tapi juga bisa mempromosikannya lagi ke shopee.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa harus Shoppe, bukan Lazada, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya. Ia kan?

Kamu tentu tahu, bahwa Shoppe sedang berada di puncak kesuksesan yang diraihnya berkat adanya promo bebas ongkos kirim.

Oleh karena itu, maka kamu bisa dengan mudah menemukan banyak supplier di Shopee yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Tentunya dengan harga yang relatif murah.

So, dengan pilihan produk yang beragam kamu bisa memilihnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kamu.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membaca pengertian dropship dan reseller lebih lengkap di sini.

Cara Mudah Dropship di Shopee Tanpa Modal Untuk Pemula

Cara Mudah Dropship di Shopee Tanpa Modal Untuk Pemula
source: shopee.co.id

Meski telah menjadi e-commerce terkenal se Indonesia, tentu Shopee memiliki beberapa persyaratan dan ketentuan agar kamu bisa belanja dan berjualan di sana.

Nah, jika kamu sudah mantap ingin bergabung, yuk langsung aja ikuti cara dropship di Shopee berikut ini.

1. Buat Akun

Langkah awal ini merupakan permulaan yang penting. Jika kamu belum pernah membuat akun di Shopee, buat dulu ya, karena kamu cuma bisa lihat-lihat aja kalau belum punya akun.

Kan sayang dear kalau marketplace sebagus ini hanya kamu gunakan untuk lihat-lihat dan ngabisin paket doang.

2. Cari dan Beli Barang

Kemudian, kamu harus mencari dan membeli barang yang akan kamu jual lagi, sepatu misalnya.

Jika ada varian produknya, kamu bisa memilih sesuai keinginan, atau kamu juga menyimpannya di keranjang dulu kalau memang masih ada produk yang lain yang akan kamu dapatkan.

Agar lebih mudah promosinya dan lebih fokus usahanya, ada baiknya kalau kamu cuma milih satu vendor saja, karena hal ini tentu akan lebih menekan ongkos kirim nantinya.

Contohnya gini, ada seorang pembeli yang memesan baju dan sepatu, karena barangnya akan dikirim dari tempat yang berbeda, maka secara otomatis akan memakan ongkos kirim double dong dear.

Jadi, pastikan memilih satu vendor aja ya. Takutnya pembeli bakalan ngerasa mahal banget, ya beda cerita kalau vendor yang kamu jual barangnya gratis ongkos kirim.

3. Checkout

Setelah semua beres, kamu akan dibawa ke halaman belanja. Centang semua barang yang sudah kamu siapkan, kemudian klik pilihan checkout.

4. Isi Alamat

Setelah checkout, kamu bisa mengisi alamatnya dengan alamat pelanggan di form yang telah disediakan.

Pastikan alamat yang kamu masukkan benar ya, hal ini agar menghindari barang salah alamat.

Setelah lengkap, kamu tinggal klik oke.

5. Kirim Sebagai Dropship

Ketika selesai mengklik oke, akan muncul form baru. Kamu hanya perlu mencentang pada tulisan ‘kirim sebagai dropshipper’, dan isikan nama dan nomor ponselmu.

Lalu scroll ke bawah, pilihlah metode pembayaran yang akan digunakan, dan lakukan sebagaimana proses pembelian biasanya.

Sederhananya gini dear, pertama, kamu harus promosikan barang dari vendor yang sudah kamu pilih.

Metode promosi yang kamu gunakan bebas, bisa di akun media sosial kamu atau bahkan di shopee lagi.

Namun, jika kamu memilih untuk mempromosikannya ke Shopee lagi, ada beberapa hal yang meski kamu perhatikan ya.

Penting! ketahui juga Cara Menjadi Star Seller di Shopee berikut

Cara Dropship Dari Shopee ke Shopee

Cara Dropship Dari Shopee ke Shopee
source: wartaekonomi.com

Nah, di atas sudah saya bahas nih tentang langkah-langkah jualan di Shopee menggunakan sistem dropship, selanjutnya kamu harus paham dan dicatat baik-baik mengenai dropship dari Shopee ke Shopee.

Saya sarankan kamu membacanya secara perlahan ya, agar bisa memahami langkah-langkahnya dengan benar.

1. Jenis Produk

Ketika kamu akan memulai jualan, hal terpenting yang meski kamu perhatikan adalah jenis produk.

Di Shopee, sudah tersedia banyak sekali produk yang bisa kamu pilih sesuai keinginan dan keperluan, tinggal menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Produk yang bagus untuk kamu pilih adalah bagian fashion, karena memang bagian fashion memiliki peminat dan penikmat yang cukup banyak, maka tak heran jika kamu juga akan menemukan banyak saingan ketika mulai berjualan.

Pertimbangkan juga dengan baik, apakah produk yang kamu pilih akan memberikan profit (keuntungan) yang besar atau kecil.

2. Mencari Supplier di Shopee

Kalau kamu sudah menentukan produk, selanjutnya adalah mencari calon supplier.

Ada baiknya untuk mencari supplier terpercaya dan aman dengan tawaran harga yang terjangkau. Karena untuk dijual kembali, kamu pasti akan menaikkan harga sedikit demi meraup keuntungan yang tak seberapa.

Nah, kalau sudah dapat calon supplier, kamu bisa mulai jualan di Shopee dan mendafatarkan diri menjadi vendor.

Hal yang meski kamu perhatikan ketika menawarkan barang di Shopee menggunakan sistem dropship adalah tidak memasukkan alamat kamu sebagai vendor.

Kamu bisa memasukkan alamat suppliernya saja, karena pasti akan berpengaruh terhadap biaya ongkir nantinya.

Misal, kamu berlokasi di Pekanbaru, sementara supplier kamu berlokasi di Jakarta, maka jangan memasukkan Pekanbaru sebagai alamat vendornya, tetapi masukkanlah wilayah Jakarta agar ongkirnya tetap sama.

3. Mempersiapkan Modal

Kenapa? Bukankah seorang dropshiper bisa berjualan tanpa modal sepeserpun karena hanya bertugas melakukan promosi?

Tentu kamu bertanya-tanya untuk apa memperisiapkan modal ketika menjadi dropshiper.

Ya, kamu tidak membutuhkan modal ketika memilih mempromosikan barang di berbagai media sosial, tapi tidak jika kamu memilih untuk mempromosikannya lagi ke Shopee.

Ketika memilih mempromosikan ke media sosial, pembeli tentu akan membayar ke kamu, dan kamu bisa langsung membelinya ke supplier menggunakan uang yang ditransfer oleh pembeli.

Sementara ketika kamu memasarkan di Shopee, uang hanya akan cair jika barang yang sudah dipesan sampai ke pembeli.

Secara otomatis, pembeli akan membayar barang dan uangnya akan ditahan dahulu oleh pihak Shopee hingga barang sampai ke tangan pembeli.

Butuh modal ya dear. Jadi kamu bisa pilih sendiri menggunakan metode pemasaran di media sosial atau di Shopee lagi.

Modal yang disiapkan berapa? Tentu hal ini tergantung dengan biaya yang dipesan oleh pembeli. Gampangkan?

4. Membuat Akun

Semua transaksi yang akan kamu lakukan di Shopee memang selalu membutuhkan akun, termasuk ketika akan menjadi Dropshipper.

Ketika kamu tidak mendaftar, maka kamu hanya bisa berselancar melihat-lihat barang yang diposting orang lain saja.

Tapi kalau sudah punya akun nggak perlu buat lagi ya dear. Kamu bisa langsung login aja ke akun kamu, lalu ikuti langkah selanjutnya.

5. Aktifkan Fitur Gratis Ongkos Kirim

Selain menguntungkan pembeli, kamu juga akan diuntungkan kok dengan fitur gratis ongkos kirim ini. Karena fitur ini memang terbukti ampuh dalam menarik banyak pembeli.

Apalagi tak sedikit pembeli yang akan mempertimbangkan harga barang dengan harga ongkos kirim yang akan mereka keluarkan.

Selain itu, fitur ini juga akan membuat pembeli produk dengan jumlah yang besar.

Karena fitur ini, bisa saja yang awalnya ingin membeli 1, namun dengan adanya fitur gratis ongkir dengan jumlah minimal belanja Rp. 300.000 malah membuatnya jadi memesan lebih banyak demi memanfaatkan fitur ini.

Jadi, alangkah lebih menguntungkannya jika kamu memilih supplier yang menggunakan fitur ini.

6. Masukkan Data Bank

Kemudian, masukkan data bank kamu dengan lengkap. Tentu, data ini akan berguna ketika pihak Shopee akan mencairkan data tatkala barang yang sudah laku kamu jual sampai di tangan pelanggan.

7. Unggah Foto Beserta Deskripsi

Usai mengisi semua data dengan lengkap, kamu bisa mulai mengunggah foto dilengkapi dengan deskripsi barang yang akan kamu jual. Biar gampang sih, kamu bisa pakai foto dan deskripsi punya suppliernya.

Nggak masalah lagi. Cuman, kalau kamu ngerasa punya kemampuan copy writing yang bagus, nggak ada salahnya juga sih memanfaatkannya untuk dimasukkan ke deskripsi.

8. Masalah Resi Otomatis

Di dalam fitur gratis ongkir, dikenal ada yang namanya resi otomatis. Ya ini memudahkan pembeli sih, tapi agak mempersulit kamu sebagai dropshipper.

Biar aman dan terjalin kerjasama yang baik, kamu bisa menghubungi supplier yang telah kamu pilih, kemudian bisa mengatakan ke supplier begini.

“Ibu/Pak, saya ingin meletakkan produk di Shopee menggunakan fitur gratis ongkos kirim. Kalau nantinya saya dapat pesanan, saya akan berikan nomor resi ke Ibu/Bapak. Thanks.

Jadi kamu harus menghubungi supplier tersebut agar pesanan langsung disiapkan. Ingat ya, jangan sampai memesan lagi di shopee ke supplier, karena hal ini akan membuat pesanan double.

Sekian

Semua permasalahan cara droship di Shopee untuk pemula sudah saya bahas dengan tuntas, kamu bisa mengikutinya step by step. Caranya cukup mudahkan?

Ada banyak pilihan yang bisa kamu pilih, mulai dari jenis pemasaran, jenis produk, dan sebagainya. Yang terpenting, ketika memilih untuk dropship dan memasarkannya lagi ke Shopee kamu harus memperhatikan masalah resi tadi ya.

Kelihatannya sederhana, namun ketika kamu ceroboh dan salah langkah tentu akan merugikan kamu sendiri.

Pastikan kamu siap untuk promosi dan melayani setiap pertanyaan calon pembeli ya, karena pelayanan yang baik pasti akan ramai pembeli.

Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.