[Strategi Sederhana] 11+ Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa

Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa – Selain harus bersyukur diberikan kesempatan mengenyam bangku kuliah, kamu juga seharusnya patut risau. Ia nggak sih?

Karena di saat sebagian teman kamu yang nggak kuliah sibuk kerja dan bisa beli barang branded, kamu justru masih mengandalkan pemasukan utama dari orang tua dan belum bisa mengatur keuangan.

Hal ini sih sebenarnya yang sering banget jadi alasan seseorang kenapa dia nggak mau jadi mahasiswa.

Alibinya sederhana, nggak pengen jadi beban orangtua.

Hey, toh kuliah juga buat ngerancang masa depan kan? So, stop deh buat ngedengerin kata-kata menyakitkan yang sama sekali nggak berfaedah buat kamu pikirin terus-terusan.

Mending mikirin gimana caranya mengatur keuangan. Ia kan? karena kamu masih ngandelin uang dari orangtua, pasti dong butuh keterampilan buat ngelolanya dengan baik biar nggak minta terus.

Ketika usia kamu terus bertambah, pasti rasa nggak enakan buat minta uang itu mulai muncul, dan kamu sekuat tenaga buat nggak minta ke orang tua, terutama mahasiswa yang merantau, jauh lagi.

Dengan kuliah di perantauan, kamu bener-bener harus bisa mengatur keuangan dengan baik dan benar. Manfaatkan uang yang dikasih buat hal yang bener-bener kamu butuhkan.

Bagi kamu mahasiswa yang kesulitan buat ngelola keuangan selama kuliah, bisa baca artikel ini sampai tuntas ya.

Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa yang Baik

 

Mengatur keuangan adalah hal yang penting ya. Apalagi mengingat bakal ada aja biaya tak terduga, kayak ngeprint tugas, beli buku yang disuruh dosen, dan sebagainya.

Hal ini yang membuat kamu, “mau tidak mau” harus punya seni dalam mengatur keuangan. Yuk simak cara mengatur keuangan untuk mahasiswa di bawah ini.

1. Membuat Anggaran Kebutuhan dalam Sebulan

Yang pertama kali harus kamu lakukan dalam mengatur keuangan adalah, membuat anggaran semua kebutuhan kamu dalam satu bulan.

Kamu bisa memulainya dengan mencantumkan semua biaya pokok, seperti:

  • Biaya makan sebulan
  • Biaya kost
  • Paket data
  • Biaya transportasi
  • Biaya listrik
  • Dan berbagai keperluan kuliah lainnya

Membuat anggaran sama sekali tidak membatasi kamu dalam menjalani kehidupan kok, karena kamu juga bisa membuat anggaran buat jalan-jalan atau nongkrong di tempat yang kamu inginkan.

Tapi, ya alangkah bijaknya kalau kamu tidak sering-sering jalan atau nongkrong di tempat mahal ya. Kecuali kalau kamu punya penghasilan selain dana dari orang tua.

2. Memanfaatkan Diskon

Nggak semua diskon harus kamu manfaatkan loh. Karena kalau keseringan manfaatin diskon, uang kamu bisa habis buat beli barang-barang yang kamu anggap perlu, padahal hanya sebatas ingin belaka.

Nah, biasanya di kota-kota besar seperti Jakarta atau Jogja, sering memberikan diskon berupa kuliner bagi kamu yang memiliki kartu tanda mahasiswa (KTM).

Untuk mengatur keuangan, kamu tentu bisa menggunakannya. Kesempatan emas ini bisa membuat kamu lebih berhemat dalam membelanjakan uang.

Selain kuliner, biasanya ada diskon juga ketika akan menggunakan transportasi dan membeli buku. So, jangan males nyari informasi ya.

3. Cerdas dalam Mengeluarkan Uang

Cara untuk mengelola keuangan mahasiswa selanjutnya adalah dengan cerdas dalam membelanjakannya.

Kamu harus memperhatikan dengan detail pengeluaran setiap hari, minggu, dan bulannya, karena hal ini berpengaruh besar pada keuangan kamu.

Kamu bisa membayarkan uang kuliah dan biaya kost tanpa nanti-nanti, mengingat tujuan utama kamu adalah belajar, maka masalah pendidikan harus kamu utamakan terlebih dahulu.

Selain itu, kamu juga harus membayarkan biaya pokok lainnya sesegara mungkin.

Banyak loh, kasus mahasiswa yang menunda pembayaran biaya kuliah dan bayaran pokoknya karena terlalu lama dibayarkan.

Kamu juga boleh banget nyicipin makanan yang lagi viral di kota kamu tinggal, tapi jangan keseringan.

Takutnya, kalau kamu keasyikan, biaya senang-senangnya malah bisa lebih mahal ketimbang biaya pokok. Kan repot.

Ketahui juga Tips Mengatur Keuangan Usaha Dagang Agar Untung

4. Belajar Menabung

4. Belajar Menabung

Sembari kuliah, kamu pasti sudah memikirkan banyak hal, mulai dari cita-cita, hingga keinginan untuk tidak lagi bergantung kepada pemberian orangtua.

Lagi pula, kamu tidak pernah tahu kapan musibah akan datang kan? Hal yang tidak baik bisa saja datang kapanpun, maka kamu harus senantiasa mengantisipasi hal tersebut.

Ketika mempunyai tabungan, tentu bisa kamu gunakan ketika ada kondisi yang memang benar-benar buruk.

Misalnya, ada buku yang harus kamu beli dengan jumlah yang cukup banyak. Maka, tanpa harus minta ke orangtua lagi kamu bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

5. Membuat Catatan Keuangan

Untuk mengatur keuangan mahasiswa kamu, kamu bisa memulainya dengan mencatat semua pemasukan dan pengeluaran secara detail.

Kamu mungkin akan menganggapnya ribet, atau kadang bisa saja lupa untuk mengingat dan mencatat setiap pengeluaran per harinya. Padahal, hal ini sangat penting loh untuk mengetahui kemana habisnya uang yang kamu miliki.

Jangan sampai ngeloh, tau-tau abis aja wkwk.

Kalau kamu menganggap mencatat di buku sangat ribet, maka kamu bisa menggunakan kecanggihan dunia digital, yakni mengunduh aplikasi.

Seperti Financius, MoneyLover, dan finansialku. Aplikasi keren ini siap membantu kamu dalam mengelola keuangan.

6. Mulai Berinvestasi

Meski berstatus mahasiswa, bukan hal yang mustahil jika kamu mulai berinvestasi. Kamu pasti memiliki impian jangka panjang nantinya kan? Atau kamu mempunyai keinginan untuk membuka bisnis?

Maka dengan berinvestasi, keinginan kamu yang masih abu-abu itu bisa menjadi nyata.

Pilihan investasi juga banyak, salah satunya adalah P2P Lending. Dengan bermodal Rp. 25.000 saja kamu sudah bisa mulai berinvestasi loh.

Nantinya, investasi kamu akan disalurkan ke berbagai UMKM yang membutuhkan modal, se Indonesia.

Selain membantu kamu mewujudkan keinginan, kamu juga sekaligus membantu kemajuan UMKM, serta pertumbuhan ekonomi di Negera tercinta ini.

7. Menjaga Pola Makan dan Kesehatan

7. Menjaga Pola Makan dan Kesehatan

Jika kamu mahasiswa yang jauh dari keluarga dan sanak saudara, maka menjaga kesehatan dan pola makan menjadi hal yang sangat penting.

Selain tidak akan ada yang merawat ketika  kamu sakit, seluruh kegiatan dan tugas-tugas di kampus pasti akan berantakan.

Ditambah lagi kamu harus mengeluarkan biaya yang lumayan besar saat periksa kesehatan ke dokter.

Agar hal tersebut tidak terjadi, maka selalu jaga kesehatan kamu, salah satunya dengan menjaga pola makan dan rutin berolahraga, ya minimal 3 kali seminggu lah. Sehat itu mahal bro.

8. Belajar Dewasa dan Bertanggung Jawab

Sebelum kamu mulai mengatur keuangan selama menjadi mahasiswa, maka kamu harus belajar dewasa dan menanamkan pribadi bertanggung jawab terlebih dahulu, karena menjadi dewasa bukanlah perkara mudah.

Tatkala kamu sudah menjadi pribadi yang bertanggung jawab, maka kamu pasti bisa memilih mana yang prioritas dan tidak, termasuk ketika mengelola keuangan.

Jika rasa tanggung jawab tersebut telah tertanam, kamu akan berpikir berkali-kali untuk membelanjakan uang untuk hal yang memang belum kamu butuhkan.

Jadilah dewasa dan bertanggung jawab, karena dengan pribadi tersebut kamu akan lebih mudah mengelola keuangan selama masa studi dan di kehidupan selanjutnya.

9. Menghindari Lebih Besar Pasak daripada Tiang

Kalau saya tidak salah, istilah ini sudah kita temukan sejak duduk di bangku SD, tepatnya saat belajar bahasa Indonesia.

Mungkin istilah tersebut baru kamu pahami ketika sudah mulai mengelola keuangan sendiri. Nah, kamu bisa menerapkan peribahasa sederhana ini ketika mengelola uang yang ada.

Jangan sampai apa yang kamu belanjakan lebih besar daripada yang diberikan oleh orangtua ke kamu.

10. Memburu Promo dan Diskon

Asli, hidup kamu kurang berwarna kalau selama kuliah nggak pernah ngerasain berburu promo dan diskon wkwk. Rugi banget asli.

Jadi, buat kamu yang masih mahasiswa nih, atau calon mahasiswa dengan keuangan mengandalkan kiriman dari orag tua, ada baiknya kamu menjadi pemburu promo dan diskon.

Lagipula, kamu nggak bakalan sendirian. Ada banyak mahasiswa lain yang juga ingin menekan pengeluaran mereka dengan memanfaatkan diskon dan promo.

Selain bisa menekan angka pengeluaran, kamu juga bisa punya pengalaman unik yang nggak bisa dilupakan, terutama pas ngantri promo atau diskon di bidang kuliner.

Ah, ramenya pasti puooool lah. Kamu harus antri, ekstra sabar, berkerumun, dan sebagainya. Manfaatin ya.

Pelajari juga Cara Mengelola Keuangan Bisnis Pulsa Berikut!

11. Membeli Buku Bekas

Mengatur Keuangan Membeli Buku Bekas

Dari tahun ke tahun, harga buku cenderung mengalami kenaikan. Jika kamu tidak bisa mengelola keuangan dengan bijak, ya pastilah bakalan nambahin beban orang tua kamu.

Nah, agar tetap bisa beli buku dan nggak minta uang tambahan ke orang tua, kamu bisa banget membeli buku bekas. Cari yang kualitasnya masih bagus dan isinya persis dengan yang kamu butuhkan.

Atau, kamu juga bisa membelinya dari kakak tingkat yang mungkin tidak lagi membutuhkan buku tersebut.

Di beberapa kota besar pasti cukup mudah menemukan toko buku yang menjual buku bekas dengan harga murah meriah dan kualitas masih bagus. Kamu bisa memanfaatkannya dengan baik.

Kamu juga bisa mengikuti berbagai grup jual beli barang bekas di kota tempat kamu kuliah.

Saya merasakan, bahwa menemukan apa yang kita cari di grup facebook cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu lama.

Kamu bisa memposting buku yang kamu cari, tunggu beberapa menit, pasti sudah ada yang menawarkan bukunya dengan harga ramah kantong.

Kalau nggak ada?

Bisa saja buku yang kamu cari merupakan edisi terbaru, sehingga memang harus dibeli dalam kondisi baru.

12. Mencari Penghasilan

Mungkin kamu ingin semua mimpi dan keinginan kamu tercapai lebih cepat, atau kamu membutuhkan biaya lain yang cukup besar, seperti:

  • Biaya skripsi
  • Wisuda
  • Dan sebagainya

Maka agar tidak meminta lagi ke orang tua lagi, kamu bisa mencoba mencari penghasilan sendiri.

Ada lumayan banyak kok lowongan kerja yang siap menampung mahasiswa yang ingin bekerja, seperti admin, atau kasir.

Terutama bagi kamu yang memiliki keahlian khusus, seperti menulis, desain, penerjemah, dan sebagainya. Tentu keahlian ini bisa menjadi solusi keuangan kamu kan?

Atau kamu juga bisa mencoba dan mencari penghasilan tambahan dari web penghasil uang ini, serta bisnis online gratis lewat hp berikut.

Yang penting, jangan sampai melupakan tujuan awal kuliah, itu aja sih.

Sekian

Saya rasa beberapa cara mengatur dan mengelola keuangan untuk mahasiswa di atas sudah ada yang kamu ketahui, namun belum dipraktekkan.

Nah, mulai sekarang cobalah untuk mengaplikasikannya satu persatu. Sudah waktunya kamu bijak dalam mengelola keuangan sendiri agar tidak selalu meminta ke orang tua.

Manfaatkan keahlian dan waktu yang kamu miliki, dan dapatkan beribu pengalaman yang berarti.

Kamu bisa kok mengelola keuangan dengan baik, dengan catatan kamu memang bertekad ya, bukan hanya keinginan tanpa realita yang nyata.

Semoga bermanfaat ya. Jangan lupa untuk mengaplikasikannya perlahan, dan tetap fokus pada tujuan awal.

Semoga membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.