Cara Mengatur Keuangan Usaha Pulsa Beserta Tips Sukses Menjalankannya!

Siapa sih yang nggak suka telponan dengan orang-orang terkasihnya yang jauh di mata? Meski telponan sudah bisa digantikan dengan video call, namun tampaknya bertelepon ria menggunakan pulsa jauh lebih diminati.

Selain biaya yang murah, kamu juga tidak perlu takut akan insiden mati di tengah jalan saat berkomunikasi hanya karena jaringan mulai buruk.

Mungkin hal ini yang membuat penjual pulsa tetap eksis di tengah-tengah ketatnya persaingan usaha.

Nah, jika kamu berminat menekuni usaha, tampaknya usaha berjualan pulsa bisa menjadi solusi bisnis kamu. Namun, sebelum memulainya, kamu harus tahu dulu nih bagaimana cara mengatur keuangan usaha pulsa yang baik.

Ketika sudah menjalankan bisnis, atau akan memulainya, kamu harus sudah memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan, karena bukan lagi menjadi rahasia umum, bahwa banyak yang gagal menjalankan usaha berjualan pulsa dan usaha lainnya hanya karena pengelolaan keuangannya yang tidak benar.

Cara Mengatur Keuangan Usaha Pulsa

 

Jika kamu tidak ingin bisnis jualan pulsa yang kamu jalankan gulung tikar, maka pengelolaan keuangan pada usaha pulsa kamu harus benar-benar baik.

Yuk simak langkah beserta cara mengatur dan mengelola keuangan usaha pulsa berikut ini.

1. Jangan Buru-buru Cari Karyawan

Kalau kamu baru merintis usaha jualan pulsa, alangkah baiknya jika kamu tidak mencari pegawai terlebih dahulu, karena kamu harus mengeluarkan dana untuk menggajinya.

Kamu bisa menjualnya sendiri dulu, namun ketika lambat laun progresnya sudah jelas, transaksi mulai banyak, pelanggan melimpah, barang dagangan mulai bervariasi, dan kamu mulai kelabakan melayani pembeli, maka itu baru waktu tepat kamu untuk mencari karyawan.

2. Transaksi Tunai

Cara kedua dalam mengatur keuangan usaha pulsa adalah dengan menyediakan transaksi tunai saja.

Jika usaha yang kamu buka masih merintis, tentu fokus utamanya adalah menggapai banyak pelanggan, dan sangat bijak jika kamu hanya menyediakan pembayaran tunai.

Kamu tahu nggak sih, kalau banyak banget pengusaha pulsa yang bangkrut hanya karena tunggakan dari konsumen nggak dibayar. Kan sedih ya.

Sehingga, kamu harus memberikan peraturan yang jelas dan tegas kepada pembeli, bahwa toko kamu hanya melayani pembayaran tunai, tidak menerima bon, titik.

Hal ini karena memang untung berjualan pulsa terbilang kecil, dan kamu harus bisa memutar modal tersebut agar bisa berjualan di hari berikutnya.

Jika kamu terlalu baik, boleh ngutang, ya udah pastilah modalnya bakalan nggak beputar, sehingga menghambat bisnis yang kamu jalankan, yang berimbas ke pengelolaan keuangan yang kacau.

3. Memisahkan Uang Pribadi dan Bisnis

Cara ke tiga ini bukan hanya berlaku untuk kamu yang jualan pulsa ya, tapi berlaku bagi semua bisnis.

Kamu harus benar-benar memisahkan antara uang pribadi kamu dengan uang bisnis, apalagi kalau kamu baru mulai usaha.

Karena ketika keduanya digabung, bisa saja membuat kamu membelanjakan uang bisnis pulsa tersebut untuk kebutuhan pribadi.

So, jangan beranggapan ringan masalah ini ya, karena bisa membuat kamu kebingungan untuk mengontrol pemasukan dan pengeluaran usaha pulsa yang kamu jalankan.

4. Mengatur Modal menjadi Dua Kloter

Semua usaha membutuhkan modal ya, termasuk usaha jualan pulsa. Nah, jika memutuskan menjual pulsa, maka kamu harus mengatur modal yang kamu punya menjadi dua kloter.

Hal ini karena di awal, kamu harus mengisi saldo sebelum mulai menjual pulsanya, dan kloter kedua akan kamu siapkan ketika kloter pertama habis.

Jangan sampai ketika ada pembeli yang datang, saldo kamu sedang kosong ya,  karena bisa berdampak agak buruk terhadap usaha yang kamu rintis.

Apalagi nih kalau lebih sering kosongnya. Ya pasti mereka bakalan nyari di warung yang saldonya selalu ready.

5. Melakukan Pembukuan

Cara lainnya yang bisa kamu lakukan untuk mengelola keuangan jualan pulsa adalah melakukan pembukuan setiap transaksi.

Catatan ini bukan hanya memudahkan kamu saja dalam melihat perputaran uang, tapi juga bisa berguna untuk melihat dan menghitung apakah kamu mendapatkan keuntungan dari usaha pulsa yang berlangsung.

Jika kamu merasa pendapatannya masih minim dari biaya operasionalnya, sudah waktunya kamu menambahkan target omset.

Keberadaan catatan ini akan membuat kamu menghitung laba dengan perputarannya. Bosan nyatatnya?

Tenang, kamu bisa memanfaatkan pembukuan digital kok. Ada yang gratis, ada juga yang bayar. Tergantung keinginan dan kebutuhan usaha kamu.

Ketahui juga Cara Mengatur Uang Belanja Keluarga Agar Tidak Boros

6. Memisahkan Transaksi yang Berbeda

6. Memisahkan Transaksi yang Berbeda

Cara mengatur keuangan selanjutnya adalah dengan membat catatan yang berbeda setiap transaksi.

Misalnya, ada catatan khusus untuk transaksi pembelian saldo, ataupun pulsa. Kamu bisa mencantumkan tanggal dengan waktu transaksi di sana.

Hal ini akan memudahkan kamu dalam mengelola keuangan di bisnis pulsa ini.

7. Mengalokasikan Pengeluaran Bulanan

Kamu harus menghitung dengan cermat kebutuhan usaha yang kamu jalankan tiap bulannya, termasuk bayaran untuk diri kamu, atau karyawan.

Jangan pernah menggunakan uang usaha kamu untuk membeli kebutuhan pribadi.

Jika memang sangat mendesak, maka kamu bisa tetap menggunakannya dengan catatan ‘hutang’, dan kamu berkewajiban menggantinya.

8. Meminimalisir Pengeluaran

Agar dalam masa pembentukan bisnis ini lancar, kamu harus benar-benar bisa menghemat pengeluaran dengan sangat baik.

Dalam pembentukan usaha di awal, tentu keuangan pemasukan dan pengeluaran masih belum stabil, sehingga meminimalisir pengeluaran adalah cara yang paling efektif dalam mengatur dan mengelola keuangan usaha pulsa kamu.

9. Mengontrol Uang Kas

Idealnya, laporan keuangan paling tidak mencakup dua hal, yaitu pemasukan dan pengeluaran.

Jika usaha yang kamu jalankan berjalan mulus, maka bukan hal yan mustahil usaha tersebut bisa terus berkembang pesat.

Tapi jika sebaliknya, maka usaha pulsa kamu pasti terganggu, sehingga operasionalnya juga akan ikut terganggu.

Maka, pastikan bahwa kamu selalu mengecek arus kas ini, dan jika kapanpun menemukan kendala, kamu bisa langsung menganalisis dan memperbaiki kekeliruannya.

10. Mengetahui Biaya Minimal Hidup

Dengan mengetahui biaya minimal hidup, maka kamu akan tahu berapa kisaran gaji yang akan kamu bayarkan tiap bulannya.

Kamu tetap tidak boleh menggabungkan urusan bisnis dengan pribadi, maka caranya adalah dengan menggaji diri kamu sendiri.

Setelah kamu mendapatkan angka biaya minimal, maka kamu bisa menguranginya sebagai gaji, dan sisanya bisa kamu gunakan untuk mengelola bisnis selanjutnya.

11. Menghindari Godaan

Godaan bisa datang kapan saja ya, terutama kalau kamu baru mulai bisnis. Bisikan jahat pasti muncul.

Kamu harus tetap membelanjakan keperluan yang sudah tercatat dengan rapi, jangan sampai membeli barang yang belum kamu rencanakan.

Karena hal tersebut bisa berdampak pada buruknya sistem pengelolaan keuangan usaha pulsa kamu.

12. Berhutang Secara Bijak

Agar usaha yang kamu jalankan terus berkembang, tentu kamu membutuhkan sejumlah modal kan? Nah, pinjamlah seperlunya saja, jangan berlebihan.

Caranya mudah, kamu harus membuat daftar apa saja yang kamu butuhkan, dengan berapa lama waktu melunasinya. Jangan lupa menambahkan bunga yang akan kamu bayar.

So, semakin banyak jumlah yang kamu pinjam, tentu berarti semakin banyak yang kamu lunasi. Makanya, tak perlu meminjam berlebihan, pinjamlah sesuai dengan kebutuhan yang ada di daftar yang kamu buat.

Udah paham kan masalah pengaturan keuangan di bisnsi jual pulsa? Nah, sebagai tambahan, saya berikan tips sukses jualan pulsa dengan omset tinggi.

Penting! Ketahui Cara Mengatur Uang Bulanan Untuk Mahasiswa 

Tips Sukses Bisnis Jualan Pulsa

Tips Sukses Bisnis Jualan Pulsa

Ketika memutuskan bisnis pulsa, pasti selain dapat untung banyak, kamu juga pengen sukses kan? Lah, bukannya kalau dapat untung banyak itu sukses?

Nggak selamanya untung banyak itu sukses ya, karena pengertian sukses per individu pasti berbeda-beda.

Berikut tips sukses menjalankan usaha jualan pulsa yang harus kamu tahu.

1. Mencari Distributor Berkualitas

Sebelum kamu menjadi agen, maka langkah yang harus kamu lakukan adalah survey.

Kamu harus bisa mendapatkan distributor yang akan melayani semua kebutuhan bisnis kamu denagan baik, misalnya:

  • Selalu mengirimkan pesanan saldo kamu tepat waktu
  • Tidak sering mengalami gangguan
  • Dan sebagainya

Selain itu, kamu juga harus mempertimbangkan pulsa apa saja yang ditawarkan, apakah hanya sebatas pulsa biasa, atau ada token listrik, dan paket data juga.

Kamu juga harus bisa mendapatkan distributor yang menawarkan harga murah meriah, sehingga mudah untuk dijual kembali.

2. Menetapkan Harga

Tetapkanlah harga jual yang wajar dengan cara menghitung biaya yang kamu keluarkan. Atau, kamu juga bisa mengikuti harga pasaran di daerah kamu tinggal.

Jika kamu ingin menetapkan harga lebih murah sih sah-sah saja, asalkan kamu tetap bisa dapat untung dari penjualan yang kamu lakukan.

3, Pengelolaan Keuangan yang Baik

Tips ke tiga sudah saya bahas tuntas di atas ya.

4. Pelayanan Terbaik

Pelayanan merupakan faktor penting yang harus kamu jaga untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Layani konsumen kamu dengan baik, termasuk saat ada gangguan.

Jika memang ada gangguan dan pulsa agak lama masuk, maka beri pengertian kepada pelanggan dengan baik. Atau berikan ia tenggat masuk pulsanya.

5. Menggunakan Server Lebih dari Satu

Sebenarnya, menggunakan satu server saja cukup sih. Hanya saja, kamu juga perlu mencari alternative yang lain jika ternyata terjadi gangguan pada server pertama.

Jika kamu menggunakan server lebih dari satu, tentu akan membuat usaha kamu siap dalam segala kondisi.

Sekian

Kamu bisa baca cara mengatur dan mengelola keuangan usaha pulsa beserta tips suksesnya sambil santai loh.

Cermati dengan detail apa saja yang meski kamu perhatikan ketika mengatur keuangan, atau tips suksesnya. Ya bisa sambil ngopi, nongkrong, jalan-jalan, asalkan ada akses intenetnya hhehe.

Nikmati prosesnya ya, dan kamu harus ekstra sabar, karena pertransaksi di bisnis jualan pulsa ini nggak gede banget, paling kisaran Rp. 1000 sampai Rp. 2.000 doang.

Makanya, semua cara di atas harus bisa kamu terapkan agar usaha yang kamu rintis lancar jaya.

Lah kalau dengan keuntungan yang sangat kecil, tapi dalam sehari kamu bisa menjangkau banyak pembeli kan jadinya melimpah juga, apalagi kalau kamu nambahin jualan yang lainnya, seperti:

  • Casing HP
  • Kartu Perdana
  • Kuota Internet
  • Aksesoris HP
  • Dan sebagainya

Nikmati setiap prosesnya, jangan sampai karena keinginan kamu yang nggak bisa ditahan usaha kamu harus berhenti di tengah jalan.

Inget, pebisnis sukses hari ini juga pernah jatuh berkali-kali saat merintis usahanya.

Kamu harus belajar bekerja lebih keras dari mereka yang mungkin pernah menghadapi banyak masalah yang lebih berat dari masalah usaha kamu.

Percaya deh, usaha nggak pernah mengkhianati hasil. Kalau kamu tekun dan mengikuti cara di atas dengan baik dan benar, maka sukses pasti bisa ada di genggaman kamu suatu hari nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.