Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Cara Mengatur Uang Gaji Bulanan Agar Bisa Menabung

5 min read

cara mudah mengatur keuangan bulanan untuk pemula

Momen menggenggam uang gajian yang hanya sekali dalam sebulan adalah salah satu momen spesial. Jadi, nggak jarang sih banyak yang langsung foya-foya sejenak setelah menerima uang gaji tanpa memikirkan cara mengatur keuangan bulanan.

Apa kamu juga termasuk tipe yang kayak gitu?

Kalau bisa, jangan ya, karena untuk melanjutkan hidup menjelang bulan berikutnya kamu juga butuh duit. Sehingga bukan pilihan yang bijak untuk menghambur-hamburkannya begitu selesai gajian.

Sayangnya, menahan diri untuk tidak berfoya-foya habis gajian memang sulit sih, karena kamu pasti bakal ngerasa sayang banget duitnya kalau nggak digunakan setelah capek bekerja.

Ya kalau kamu gunakan buat beli makanan kesukaan kamu 2 porsi, atau beli sepatu yang kamu idam-idamkan, mungkin ya bolehlah, tapi kalau kamu gunakannya berlebihan, pasti berimbas ke keuangan kamu kan?

Inget, nunggu gajian lagi itu nggak sesingkat yang kamu bayangkan, belum lagi ditambah ongkos atau bensin ke tempat kerja, biaya makan kamu sebulan, skincare kamu buat yang perempuan.

Mungkin kamu juga pernah mikir buat nggak foya-foya habis gajian, tapi bingung caranya. Bener nggak?

Nah, kalau kamu bingung, kamu bisa baca artikel ini sampai selesai ya.

Cara Mengatur Keuangan Bulanan Pribadi

Cara Mengatur Keuangan Bulanan Pribadi

Mengatur keuangan bulanan bukan hanya berlaku bagi mereka yang sudah berkeluarga loh, bagi kamu kaum jomblo, mengatur keuangan juga sangat penting, terutama buat yang gajinya sekedar cukup buat “makan sebulan, beli perlengkapan sebulan, bayar kost, listrik, ongkos, dan jajan minimalis.”

Kalau kamu nggak bisa menggunakan gaji sebulan dengan bijak, ya gaji kamu bakalan muter sekitaran kost dan makan doang.

Terus kapan bisa nabung buat bahagiain orang tua? Kapan ngumpulin modal buat halalin si doi? *Ups hhehe.

So, kalau kamu masih bingung cara mengatur keuangan bulanan, ikuti 12 cara mengatur keuangan bulanan di bawah ini ya.

1. Membuat Daftar Kebutuhan Bulanan

Kamu harus ingat dengan baik ya, daftar kebutuhan, bukan keinginan. Kamu harus benar-benar memprioritaskan kebutuhan kamu yang sudah harus distok ulang, seperti sabun mandi, pasta gigi, deterjen, dan sebagainya.

Kamu harus menuliskan daftar kebutuhan kamu dengan detail. Selain itu, kamu juga harus mencantumkan berapa banyak yang akan kamu beli beserta harganya.

Hal ini berguna, agar kamu bisa nentuin anggaran maksimal untuk kebutuhan selama sebulan.

Karena statusnya bulanan, maka kamu bisa menjadikan daftar kebutuhan ini sebagai daftar kebutuhan tetap, yang setiap bulan bisa kamu gunakan ketika akan berbelanja.

2. Membuat Daftar Alokasi Pengeluaran

Ketika hidup sendiri, di rantau orang pula, kamu pasti memiliki bayaran per bulan yang harus dibayar tepat waktu.

Sehingga, cara mengatur keuangan bulanan yang kedua adalah dengan membuat daftar alokasi pengeluaran. Kamu tentu sudah tahu persis, berapa pengeluaran tetap yang harus kamu keluarkan setiap bulannya.

So, kamu perlu membuat daftar-daftarnya dengan rinci, kemudian kamu bisa mengurangkan total gaji dengan daftar alokasi pengeluaran ini.

Daftar alokasi pengeluaran ini bersifat tetap, sehingga kamu sama sekali tidak bisa menyentuhnya, mengurangi, atau mengotak-atiknya, karena yang menentukan harga bukan kamu.

Kamu bisa memasukkan biaya kost, listrik, transportasi, biaya service, paket data, dan sebagainya di daftar alokasi pengeluaran.

3. Membawa Uang Secukupnya

Bagi kamu yang sudah lama menjadi anak kost, tentu sudah tahu persis bagaimana efektifnya membawa uang secukupnya ketika berpergian kemanapun.

Hal ini karena kalau kamu membawa uang lebih, tentu akan ada banyak keinginan yang akan kamu beli.

Jadi jangan lupa untuk selalu mengisi dompet dan membawa uang secukupnya saja ya.

Ketika kamu melihat banyak uang di dompet, biasanya fikiran akan membawa kamu untuk membeli banyak hal.

4. Membuat Jadwal Pembelian Sepatu, Baju, dan Perlengkapan Sandang Lainnya

Banyak orang yang rela menghabiskan gajinya sebulan hanya untuk trend, seperti:

  • Baju baru
  • Sepatu baru
  • Tas baru
  • Dan sebagainya

Padahal sebenarnya, kamu tidak harus membeli keperluan ini setelah gajian tiap bulannya loh, karena memang barang-barang tersebut bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Kamu bisa menjadwalkan pembelian barang-barang ini dalam tiga bulan sekali saja.

Jangan lupa untuk membuat anggarannya sekaligus, dan tentukan maksimal harga yang akan kamu keluarkan.

Kalau tas, sepatu, baju, dan sebagainya milik kamu belum rusak, ya nggak usah diganti. Hehe. Kalau orang Jawa bilang sih eman-eman.

5. Mengalokasikan Tabungan Setiap Awal Bulan

Tentu, setelah bekerja sebulanan, kamu juga ingin memiliki tabungan kan? Nah, alangkah baiknya jika kamu langsung mengalokasikan beberapa gaji kamu untuk ditabung, terutama setelah kamu mendapatkan gaji.

Jumlahnya berapa? Ya tentu jumlah fariatif ya.

Kamu bisa menyesuaikan sendiri dengan berbagai pengeluaran yang kamu butuhkan dalam sebulan.

6. Berteman Dengan Orang yang Memiliki Gaya Hidup Sederhana

Dalam sebuah falsafah Jawa, ada sebuah falsafah yang meski kamu ingat, “Ojo cedhak kebo gupak”, yang artinya “jangan dekat-dekat dengan kerbau kotor.”

Meski sederhana, maknanya cukup dalam untuk kita renungi.

Yakni, harus berhati-hati dalam memilih teman, karena keberadaan teman cukup memberikan pengaruh yang besar dalam kehidupan kamu ke depan.

Ketika kamu berteman dengan segerombolan orang yang sukanya makan di tempat-tempat mewah nan mahal, tentu kamu akan bersama mereka menyantap makanan wah tersebut, sehingga pengeluaran akan semakin membengkak.

Berbeda halnya jika kamu berteman dengan orang yang gaya hidupnya sederhana. Biaya pengeluaran kamu pasti akan cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan kamu sebulan.

7. Mencatat Batasan Pengeluaran Harian

Agar bisa mengontrol pengeluaran selama sebulan, cara ini cukup manjur loh.

Caranya mudah, kamu hanya perlu menggunakan buka kecil atau notebook untuk mencatat berbagai pengeluaran dalam sehari.

Bahkan, kini sudah banyak aplikai digital yang bisa kamu manfaatkan untuk mengatur maksimal pengeluaran sehari.

8. Stop Berfikir Kamu Kaya Sehabis Gajian

Hal ini penting, agar di minggu kedua gaji kamu tidak langsung habis.

Jika kamu berfikir kamu itu kaya setelah gajian, maka banyak hal yang akan kamu jadwalkan untuk dibeli dengan mengesampingkan jangka panjang.

Apalagi kamu tidak pernah tahu, jika tiba-tiba ada pengeluaran dadakan yang harus kamu keluarkan.

9. Segera Membayar Tagihan

Hey, jangan suka menunda-nunda bayaran ya. Toh kalau sudah kamu bayar, kamu pasti bakalan ngerasa “plong”, sehingga hanya perlu mikirin pengeluaran berikutnya.

Tepat setelah menerima gaji, kamu harus membayar semua keperluan pokok kamu terlebih dahulu, seperti:

  • Membayar kost
  • Listrik
  • Air
  • Pulsa
  • Paket data
  • Dan sebagainya

10. Membeli Keinginan

Setelah sebulan bekerja keras, bergelut dengan matahari dan cuaca panas, sangat sayang jika kamu tidak memenuhi keinginan kamu sekalipun.

Berhemat bukan berarti pelit ya. Jadi, jangan ragu untuk membeli keinginan kamu sebulan sekali saja.

Dengan catatan, ya harganya tidak yang mahal-mahal amat sehingga membuat kamu kesulitan mengatur keuangan sebulan ke depan.

Contohnya seperti membeli es krim kesukaan atau makanan kesukaan. Sebulan sekali saja bisa menikmati keinginan kamu pasti rasanya bahagia kan? Meski sesuatu tersebut terlihat sangat sederhana.

11. Memiliki 2 Rekening

Usahakan kamu memiliki dua rekening. Ini berguna bagi kamu yang akan menabung.

Di rekening pertama, kamu bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan, dan berbagai transaksi, sementara satunya lagi kamu gunakan sebagai tempat investasi atau menabung.

12. Jangan Hunting Mulu

Meski mengatur keuangan bulanan, kamu tetap butuh refreshing loh. Ya kali udah kerja sebulanan nggak pernah main keluar.

Kamu butuh refreshing, biar pikiran nggak sumpek. Cuman, ya jangan keseringan ya.

Jadwalin aja sebulan sekali. Dan usahakan huntingnya ke tempat-tempat yang memang low budget, agar keuangan kamu tetap membaik, dan fikiran kamu juga ikut seger.

Manfaat Mengatur Keuangan Bulanan

Manfaat Mengatur Keuangan Bulanan

Setelah tahu cara mengelola dan mengatur keuangan bulanan, mungkin kamu tanya apasih gunanya?

Hey, guna mengatur keuangan bulanan cukup banyak loh. Yuk simak aja manfaat mengatur keuangan bulanan pribadi ini.

1. Membantu Meminimalisir Pengeluaran Uang Bulanan

Jika kamu tidak mengatur keuangan dengan cermat, tentu kamu akan merasa banyak pengeluaran yang berlebihan tiap bulan. Hal ini berdampak pada keuangan kamu selanjutnya.

Mungkin ada beberapa hutang yang harus kamu bayar di bulan depan, dan sebagainya.

Maka untuk menghindarinya, kamu bisa mengatur keuangan bulanan kamu dengan mengikuti cara mengatur keuangan bulanan di atas.

2. Membantu Menggapai Tujuan

Tentu, ketika sudah bekerja kamu memiliki banyak mimpi dan tujuan yang meski digapai, baik untuk jangka panjang atau pendek. Dengan mengatur keuangan bulanan, kamu akan lebih mudah menggapai berbagai tujuan dan cita-cita ke depan.

3. Memiliki Tabungan

Jika kamu tidak mahir, tidak bisa, dan tidak baik dalam menggunakan keuangan, maka gaji sebulan bisa saja kamu habiskan untuk hal yang sifatnya konsumtif.

Berbeda jika kamu mengaturnya dengan baik, tentu akan menyisihkan beberapa bagiannya untuk ditabung ketimbang dihambur-hamburkan.

Sekian

Nah, 11 cara mengatur keuangan bulanan di atas sudah bisa kamu pratekkan mulai sekarang. Ya, biar kamu lebih mudah menggapai mimpi, dan yang paling penting agar gaji kamu bisa bertahan hingga sebulan.

Jadi, bijaklah dalam menggunakan gaji. Mulailah setiap cara di atas dengan baik.

Jangan lupa untuk mengikuti setiap rule yang sudah kamu buat. Kan sayang, jika sudah kamu atur sedemikian rupa, eh malah dilanggar.

Slowly aja ngaturnya, belajar perlahan dari hal-hal sederhana, seperti membeli perlengkapan bulanan seperlunya saja.

Kan ada masa depan yang harus kamu perjuangkan kelak, ada juga orang-orang terkasih yang harus kamu bahagiakan. Bener nggak sih?

Jangan sampai udah kerja mati-matian, gaji kamu cuma digunakan buat makan di restoran mewah tiap bulan.

Seperti yang saya katakana di atas, boleh makan di resporan mewah, atau makan makanan mahal, tapi harus dibatasi, ya sebulan sekali cukuplah.

Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.