Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Penting! Cara Mengatur Uang Belanja Agar Tidak Boros Untuk Ibu Rumah Tangga

5 min read

19 Cara Mengatur Uang Belanja Agar Tidak Boros

Berbelanja menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi sebagian orang, terutama bagi kaum wanita, khususnya ibu-ibu.

Selain menyenangkan, berbelanja juga menjadi kebutuhan sih, karena ada banyak keperluan yang memang harus dibeli ketika berbelanja.

Namun, tingginya harga kebutuhan pokok tentu menjadi permasalahan yang cukup serius, ditambah lagi dengan penghasilan yang pas-pasan. Sehingga dibutuhkan seni dan cara mengatur uang belanja agar tidak boros.

Jika kamu tidak pandai dalam mengatur keuangan, tentu dapat membuat pengeluaran membengkak. Maka, mengatur uang belanja dengan benar adalah cara yang sangat efektif untuk meminimalisir pengeluaran berlebih.

Dengan mengatur uang belanja, pengeluaran kamu pasti akan lebih terstruktur dan hemat. Untuk mengatur uang belanja, kamu bisa melakukan banyak hal.

Cara Mengatur Uang Belanja agar Tidak Boros

Cara mengatur uang belanja agar tidak boros ini cocok bagi kamu yang memiliki finanasial seadanya, terutama bagi kamu yang baru saja menyandang gelar ibu rumah tangga.

Untuk membuat finansial kamu dan keluarga aman, maka ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan.

Berikut adalah beberapa cara mengatur uang belanja agar tidak boros yang bisa kamu pahami dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Belanja di Pasar Tradisional

Cara Mengatur Uang Belanja agar Tidak Boros

Agar bisa menghemat biaya ketika berbelanja, kamu bisa memulainya dengan berbelanja di pasar tradisional loh. Cara ini cukup simple, tapi dampaknya cukup terasa dalam keuangan kamu.

Di pasar tradisional, kamu bisa membeli berbagai kebutuhan, seperti bumbu memasak, sayuran, buah, dan sebagainya dengan harga yang tentunya ramah kantong jika dibandingkan berbelanja di supermarket.

Hal ini karena, harga yang ditentukan di supermarket sudah ditambahkan dengan bayaran pajak yang dibayar sebuah supermarket, sehinga barang yang ditawarkan dibandrol dengan harga yang relative lebih mahal.

Apalagi nih, belanja di pasar tradisional juga bisa kamu tawar. Tapi, nawarnya yang wajar aja ya, karena pedagang di pasar tradisional juga ngambil untung nggak banyak kok.

Malah, kalau bisa langsung beli aja, nggak usah nawar lagi. Selain itu, berbelanja di pasar tradisional juga sangat memungkinkan kamu untuk bercengkerama dengan pedagangnya.

2. Buat Daftar Menu Masakan

Cara mengatur uang belanja agar tidak boros yang kedua adalah dengan membuat daftar menu masakan.

Kamu bisa membuat menu selama seminggu. Hal ini sangat berguna, karena memungkinkan kamu untuk membeli bahan-bahan dengan jumlah yang kecil, satuan kilo misalnya.

Dengan demikian, harga yang kamu dapat bisa lebih murah, jika dibandingkan dengan beli eceran atau dalam jumlah yang sedikit.

3. Memanfaatkan Transportasi Umum

Kini, harga bahan bakar kendaraan lumayan mahal. Jadi, untuk menghemat keuangan, ada baiknya jika kamu memanfaatkan tarnsportasi umum untuk berbelanja.

Selain lebih hemat, kamu juga sudah turut berpartisipasi dalam mengurangi polusi di jalanan, serta kemacetan dimana-mana.

Ketahui juga Cara Mengatur Uang Gaji Bulanan Agar Bisa Menabung!

4. Membuat Catatan Belanja

Membuat catatan belanja tentu sangat penting ya, karena dengan demikian, kamu akan sangat mudah mengingat apa saja yang akan dibeli.

Tak hanya itu, membuat catatan belanja ini juga akan membuat kamu lebih berhati-hati ketika membeli barang-barang yang tidak ada di catatan belanja.

5. Menggunakan Air Seperlunya

Jika kamu tinggal di kota, membayar air sudah tentu menjadi kebutuhan ya, berbeda halnya ketika kamu tinggal di pedesaan yang notabenenya tak perlu membayar air. Dengan menghemat air, itu artinya kamu juga sudah menghemat biaya belanja.

6. Memanfaatkan Diskon

Biasanya, mendekati gajian ada banyak sekali tawaran diskon yang bisa dimanfaatkan. Ya, kamu bisa berbelanja di minimarket ketika ada diskon. Sayang kalau nggak dimanfaatkan.

Momen ini bisa menghemat keuangan kamu loh. Hanya saja, kamu harus benar-benar memastikan harganya di situs resmi minimarket tempat diskonnya.

7. Menggunakan Barang Elektronik Seperlunya

Cara menghemat uang belanja selanjutnya adalah dengan menghemat listrik. Jika kamu menggunakan listrik dengan baik, tentu tagihan listrik perbulannya tidak akan membengkak.

Caranya juga mudah, kamu hanya perlu mematikan semua perlengkapan elektronik usai digunakan, atau dengan mencabut semua aliran listrik.

8. Membedakan Belanja Harian, Mingguan, dan Bulanan

8. Membedakan Belanja Harian, Mingguan, dan Bulanan

Untuk menghemat keuangan, kamu bisa membedakan belanja harian, mingguan, atau bulanan. Dengan demikian, kamu akan bisa mengetahui ketahanan barang yang kamu beli.

  • Belanja bulanan: Saat berbelanja bulanan, kamu bisa membeli berbagai kebutuhan yang bisa tahan lama, contohnya beras, tepung, minyak, dan kebutuhan untuk mandi.
  • Belanja mingguan: Di belanja mingguan, kamu bisa membeli bahan atau barang yang hanya bisa bertahan seminggu saja, seperti bumbu dapur, air gallon, daging, telur, dan sebagainya.
  • Belanja harian: Nah, jika kamu ingin belanja harian, maka kamu bisa membeli bahan yang hanya mampu tahan sehari, seperti tahu, tempa, buah, sayur, roti, dan sebagainya.

9. Mengurangi Penggunaan Kartu Kredit ketika Belanja

Kartu kredit bisa saja kamu gunakan untuk berbelanja, dengan catatan kamu adalah tipe yang memang bisa menahan untuk tidak membelanjakan uang di luar kebutuhan.

Nah, jika kamu adalah tipe yang tidak bisa menahan diri untuk berbelanja dengan hemat, maka tidak menggunakan kartu kredit ketika berbelanja adalah cara yang tepat.

Kamu bisa menggunakan kartu kredit untuk membeli bahan atau barang dalam keadaan yang darurat.

Misalnya untuk memperbaiki mesin cuci yang rusak, memperbaiki kulkas yang sudah tidak dingin, dan sebagainya.

Apalagi sebenarnya, menggunakan kartu kredit bisa menjadi menguntungkan finansial kamu jika digunakan dengan bijak, terutama jika kamu memilih menggunakan kartu kredit BRI JCB Platinum yang memberikan banyak sekali kemudahan serta keuntungan.

Pelajari Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang yang Baik

10. Mencatat Pengeluaran Secara Berkala

Agar keuangan kamu tidak keluar cuma-cuma, atau membuat kamu bingung sudah dihabiskan untuk apa, maka kamu bisa mencatat kecil untuk setiap belanjaan yang sudah kamu belikan.

Sediakan buku kecil saja, atau bisa juga menggunakan notebook di ponsel kamu. Kamu harus mencatatnya secara berkala. Termasuk mencatat pengeluaran per harinya, perminggu, dan perbulan.

Dengan demikian, kamu bisa melakukan analisa yang sederhana mengenai pengeluaran kamu selama sebulan.

Kamu juga bisa memberi warna atau centang pada pengeluaran yang wajib dan tidak. Kemudian, lakukan evaluasi, agar kamu bisa menekan keuangan untuk menghindari pemborosan.

11. Menyiapkan Rekening Alternatif

Kamu pernah berfikir nggak sih kalau rekening alternative ini sangat bermanfaat?

Kalau kamu punya rekening alternative, maka kamu bisa berhemat dan bisa mengatur keuangan sangat baik.

Caranya terbilang sederhana, kamu hanya perlu membuat rekening alternative tanpa ATM. Jadi, ketika selesai gajian, kamu bisa langsung menyimpan uang ke dalam rekening alternative tersebut.

Agar kamu tidak memiliki keinginan untuk mengambil uang di rekening alternative, maka kamu harus melupakan, bahwa kamu tidak memilikinya, karena fungsinya adalah untuk memenuhi kebutuhan kamu ketika darurat.

12. Melakukan Perbandingan Harga Sebelum Membeli

Setelah berbelanja kamu bisa membandingkan harganya dengan jenis yang sama, namun dibeli di tempat yang berbeda.

Sebelumnya, kamu harus memastikan bahwa barang yang kamu beli adalah harga yang murah dengan kualitas yang sama saja dengan barang yang mungkin harganya lebih mahal.

Meski paut harganya tidak begitu jauh, namun ini tetap akan membantu finansial kamu ketika berhemat.

Semua orang percaya, bahwa Rp. 1.000 yang dikumpulkan berhari-hari akan tetap menjadi tabungan yang fantastis.

Jadi, jangan remehkan angkanya ya.

13. Disiplin Mengatur Keuangan

Disiplin tak hanya seputar di dunia kerja, sekolah, atau kampus, karena nyatanya mengatur keuangan juga diperlukan kedisiplinan yang baik.

Ketika kamu disiplin mengatur keuangan, maka keuangan kamu tidak hanya bisa bertahan seminggu, atau dua minggu setelahnya, tetapi lebih dari itu.

Maka, mulailah disiplin dalam menggunakan uang ketika berbelanja, agar pengeluaran kamu tetap dalam batas yang hemat.

14. Menerapkan Sistem Amplop

Menerapkan Sistem Amplop

Cara mengatur uang belanja satu ini cukup sederhana, namun terbilang sangat ampuh membuat kamu lebih hemat.

Kamu hanya perlu menyediakan amplop saja, kemudian memberikan nama di setiap amplopnya. Misalnya:

  • Biaya transportasi
  • Biaya makan
  • Biaya listrik
  • Dan sebagainya.

Kemudian masukkan uang sesuai dengan anggaran yang kamu buat ke dalam amplop tadi sesuai nama yang tertera.

15. Menghindari Pembelian Dadakan

Jika memutuskan berhemat, kamu harus bisa menahan diri dari berbagai godaan belanja. Jangan pernah membeli sesuatu yang memang tidak pernah ada dalam list kebutuhan kamu, alias dadakan.

Kecuali jika memang dibutuhkan dan bersifat sangat penting, karena hal ini merupakan pemborosan yang tidak kamu sadari.

Tanya pada diri kamu, apakah membelinya karena memang butuh atau sekedar ingin saja.

16. Membeli Barang Bekas

Jika kamu ingin berhemat, maka kamu bisa menggunakan barang bekas daripada harus membeli yang baru, dengan harga yang sudah pasti jauh lebih mahal.

Ketika kamu membeli barang bekas, maka otomatis harga yang kamu dapatkan akan lebih murah.

Kualitasnya? Tentu kamu bisa mengeceknya sendiri ya.

Jika kurang paham, maka kamu bisa menanyakan beberapa keluarga atau teman yang kamu anggap paham tentang barang yang akan kamu beli.

17. Menghindari Hutang

Dengan tidak berhutang, itu artinya kamu sudah menciptakan keuangan yang sehat.

Kamu bisa menggunakan kartu kredit sebaik mungkin dan memanfaatkannya dengan sangat bijak.

Dengan menggunakan kartu kredit semaksimal mungkin, kamu bisa menghemat keuangan dan menekan pengeluaran.

Jadi, jangan sampai kamu hutang ya, karena hutang bisa membuat kacau semua anggaran keuangan kamu.

Baca juga Tips Cerdas Mengatur Keuangan Usaha Pulsa yang Mudah

18. Membuat Tanda Pengingat

Jika kamu membuat tanda pengingat, maka kamu akan sangat mudah mengontrol keuangan setiap harinya.

Kamu bisa meletakkan tanda pengingat ini dimanapun. Pastikan di tempat yang memang sangat mudah kamu temukan, seperti kulkas, dan dinding dapur.

19. Belajar Hemat Perlahan

Agar memiliki kepribadian yanga hemat, tentu tak bisa kamu wujudkan dalam waktu yang singkat. Kamu butuh waktu untuk menyesuaikan gaya hidup kamu yang glamour menjadi lebih hemat.

Jadi, jangan pernah memaksakan diri untuk hemat, alias melakukan penghematan secara ekstrim ya, hal ini tidak baik. Kamu hanya perlu waktu untuk belajar agar benar-benar bisa menjadikan hemat sebagai gaya hidup.

Sekian

Sekarang, kamu sudah hidup hemat belum? Ingat loh ya, hemat itu ada pada tindakan, bukan hanya ungkapan belaka.

Nah, 19 cara mengatur dan mengemat uang belanja di atas bisa kamu terapkan mulai hari ini ya.

Stop untuk berfoya-foya ya, karena kamu memang harus menghemat dan mulai menabung dari sekarang, karena ada banyak mimpi yang pasti ingin kamu wujudkan dengan hidup hemat kan?

Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.