Naufal Muhsy Penyuka kopi yang tak terlalu manis. Pembelajar yang tak jua paham. Pejalan yang tak jua sampai.

Mengulas Contoh Database Penjualan Beserta Cara Membuatnya

5 min read

contoh-database-penjualan

Contoh database penjualan – Pada era modern seperti ini, keberadaan suatu teknologi dapat dikatakan menjadi hal yang biasa atau lumrah di tengah-tengah masyarakat.

Salah satu contoh dari semakin berkembangnya suatu teknologi pada saat ini ialah, keberadaan database yang mungkin sudah cukup familiar bagi kita.

Sebuah database saat ini tidak hanya kita temui pada lingkup IT atau perusahaan saja, namun hampir semua bidang dan lini pada masyarakat seperti pemerintahan, sekolah, dan lain sebagainya.

Database dibentuk tentunya dengan berbagai macam tujuan, semua tergantung pada lingkungan penggunanya. Namun satu hal yang perlu kita pahami bersama ialah, suatu database menyimpan informasi berdasarkan data yang diperoleh.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan bersam-sama membahas secara lengkap mengenai database ini. Baik dari pengertian, manfaat, cara pembuatan, dan juga contoh database penjualan itu sendiri.

Apa itu Database?

contoh-database-penjualan
pixabay

Pengertian dari database atau basis data yaitu, suatu kumpulan berbagai data dan informasi yang tersimpan dan tersusun di dalam sebuah komputer secara sistematik. Serta dapat diperiksa, diolah, ataupun dimanipulasi dengan menggunakan program komputer untuk mendapatkan sebuah informasi dari basis data tersebut.

Sedangkan perangkat luna yang digunakan untuk mengelola dan menggali database disebut dengan database management system. 

Istilah dari database sendiri berdasarkan pada koleksi data-data yang saling terkait antara satu dengan yang lain. Dimana tujuan database tersebut adalah, agar dapat digunakan untuk mengelola data dengan lebih efektif dan efesien.

Pengertian Database Menurut Para Ahli

pengertian-database-menurut-para-ahli
pixabay

Selain pengertian database di atas, beberapa pakar dan ahli pada bidang teknologi informasi juga pernah menjelaskan mengenai definisi dari database ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Gordon C. Everest

Pengertian atau definisi database menurut Gordon C. Everest yaitu, suatu kumpulan data yang memiliki sifat mekanis, terbagi, terdefinisi secara formal, serta terkontrol. Pengontrolan tersebut terpusat pada sebuah organisasi.

2. Fabbri dan Schwab

Pengertian atau definisi database menurut Fabbri dan Schwab yaitu, suatu sistem mengenai berkas terpadu yang dirancang khusus untuk bisa meminimalkan pengulangan atau redudancy data.

Ketahui juga ya Contoh Piagam Penghargaan yang baik ini!

3. C. J. Date

Pengertian atau definisi database menurut C. J. Date yaitu, suatu koleksi data atau informasi operasional yang sengaja disimpan dan juga digunakan oleh sistem aplikasi sebuah organisasi.

4. Toni Fabbri

Pengertian atau definisi database menurut Toni Fabbri yaitu, suatu sistem mengenai file dan data terintegrasi yang  dimana file dan data tersebut memiliki sebuah primary key untuk melakukan sebuah pengulangan data.

5. S. Atte

Pengertian atau definisi database menurut S. Atte yaitu, sebuah koleksi data-data yang memiliki keterkaitan yang ada pada suatu organisasi atau enetrprise dengan berbagai penggunaan.

6. Jogiyanto

Pengertian atau definisi database menurut Jogiyanto yaitu, suatu kumpulan informasi dan data yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain.

Dimana data tersebut tersimpan pada simpanan luar komputer, dan kemudian dibutuhkan software tertentu untuk bisa memanipulasinya.

7. Abdul Kadir

Pengertian atau definisi database menurut Abdul Kadir yaitu, suatu pengelompokan atau pengorganisasian sekumpulan data yang saling terhubung sehingga dapat memudahkan aktivitas untuk memperoleh suatu informasi.

Fungsi Database

fungsi-database
pixabay

Setelah kalian memahami mengenai pengertian database di atas, kalian juga harus tahu mengenai apa fungsi dari database.

Berikut ini adalah beberapa fungsi yang terdapat pada database:

  • Memberikan kemudahan dalam proses penyimpanan, akses, pembaharuan, serta penghapusan data
  • Membantu dalam meningkatkan kinerja aplikasi yang membutuhkan penyimpanan data
  • Mengelompokkan data dan informasi, sehingga bisa lebih mudah dimengerti
  • Menjaga kualitas dan kuantitas data dan informasi yang diakses sesuai dengan yang di input
  • Membantu dan mempermudah penyimpanan data yang lebih besar
  • Mencegah terjadinya inkosnsistensi data ataupun duplikat data

Manfaat Database

contoh-database-penjualan
pixabay

Adapun manfaat yang bisa kalian dapatkan apabila kalian bekerja dengan menggunakan sistem database adalah sebagai berikut:

1. Menjaga Keamanan Data

Pertama, database menjamin keamanan bagi sebuah informasi dan data, yang dimana kalian dapat menyisipkan suatu kode akses untuk data-data tertentu, sehingga data tersebut tidak dapat diakses secara bersama.

2. Kemudahan Akses Data

Kedua, database dapat memberikan kemudahan untuk mengakses dan mendapatkan sebuah data. Karena semua data telah terorganisir dengan baik.

3. Integritas Data Terjaga 

Ketiga, database memastikan akan integritas data yang tinggi. Dimana database akan memastikan mengenai keakuratan, aksebilitas, konsistensi, dan juga kualitas tinggi pada suatu data.

4. Independensi Data Terjaga

Keempat, selain integritas data yang terjaga, database juga dapat menjaga independensi data. Dimana orang lain tidak akan bisa merubah data, meskipun data tersebut dapat diakses.

5. Tidak Terjadi Redudansi Basis Data

Kelima, sebagaimana yang telah disinggung pada pengertian database sebelumnya, database juga dapat membatu dalam meminimalisir redudansi data. Redudansi sendiri ialah terjadinya penggandaan data di dalam berkas-berkas yang berbeda.

6. Kemudahan Berbagi Data

Terakhir, dengan menggunakan perangkat lunak database, kalian bisa berbagi data atau informasi dengan sesama pengguna lainnya secara mudah.

Baca juga: Contoh Aplikasi Berbasis Web

Tipe-tipe Database

tipe-tipe-database
pixabay

Dibutuhkan sebuah perangkat lunak atau software khusus untuk bisa menyimpan dan mengambil data serta informasi dari suatu database.

Software ini sering disebut dengan System Management Basis Data atau DBMS.

Berikut ini adalah tipe-tipe database yang perlu kalian ketahui:

  • Operational database: Merupakan database yang menyimpan data dengan detail yang dibutuhkan untuk mendukung operasi suatu organisasi secara keseluruhan.
  • Data warehouse: Merupakan sebuah gudang atau tempat data yang menyimpan berbagai macam data dari tahun-tahun sebelumnya hingga saat ini.
  • Realtime database: Merupakan sebuah sistem pengolahan yang dirancang untuk menangani beban kerja suatu negara yang dapat berubah-ubah, mengandung data terus menerus, dan sebagian tidak berpengaruh terhadap waktu.
  • Analytical database: Merupakan database yang berguna untuk menyimpan informasi dan data yang diambil dari operasional dan eksternal database.
  • Navigational database: Pada navigasi database, queries menemukan benda bagi yang mengikuti referensi dari objek tertentu.
  • Distributed database: Merupakan kelompok kerja lokal database serta departemen di berbagai kantor dan lokasi kerja lainnya.
  • Document oriented database: Merupakan salah satu perangkat lunak komputer yang dibuat untuk sebuah aplikasi dan berorientasi pada dokumen.
  • Relational dataabase: Ialah sebuah standar komputasi bisnis, dan basis data yang paling umum dan paling sering digunakan pada saat ini.
  • In memory database: Merupakan database yang tergantung pada memori, serta memiliki fungsi untuk menyimpan informasi atau data pada sebuah komputer.
  • External database: Merupakan database yang menyediakan sebuah akses ke luar, dan data pribadi online.
  • Hypermedia database on the web: Merupakan sebuah kumpulan halaman multimedia yang memiliki hubungan dalam suatu website, yang terdiri dari homepage dan hyperlink dari multimedia (gambar, teks, grafik audio/video, dan lain sebagainya).
  • End user database: Merupakan basis data pengguna akhir yang terdiri dari berbagai macam file data, yang dikembangkan dari end user dalam workstation mereka.

Jenis-jenis Software Untuk Database

jenis-jenis-software-untuk-database
pixabay

Setelah kalian memahami mengenai pengertian-pengertian database beserta fungsi dan keuntungan yang bisa didapatkan apabila menggunakan perangkat lunak database, maka berikut ini adalah jenis-jenis software database terbaik yang dapat kalian gunakan:

1. MySQL

MySQL merupakan salah satu software databse yang open access untuk umum. Selain itu ia juga kompatibel pada sistem operasi Windows ataupun Linux.

Keunggulan yang bisa kalian dapatkan dengan menggunakan program MySQL ini ialah, dapat digunakan multi user.

Kelebihan lainnya yang diberikan MySQL yakni tersedia secara gratis, query data yang cepat dan berlisensi resmi.

2. Oracle

Software database satu ini memiliki kelebihan yaitu mampu untuk menyimpan data dengan ukuran yang maksimum hingga tera byte.

Software oracle ini paling sering dan banyak digunakan pada perusahaan-perusahaan, khususnya yang sedang berkembang. Karena untuk mengaksesnya tersedia secara gratis.

3. Microsoft Access

Software database yang satu ini merupakan software yang paling sering digunakan. Karena microsoft access ini sangat cocok untuk digunakan pada sebagian besar komputer yang relasional.

Selain itu, apabila kalian berbisnis pada skala rumahan, kalian dapat memilih sistem database satu ini.

Karena ukurannya yang sangat ringan digunakan dan juga format datanya yang sangaat umum. Sehingga dapat memudahkan pembacaan.

Baca juga: Contoh Database Perpustakaan

4. Postgre SQL

Postgre SQL, menawarkan sistem database opensource dengan lisensi GPL atau General Public License. 

Software satu ini menggunakan bahasa pemrograman C++, C, SQL, PHP, dan lain sebagainya. Apabila digunakan hanya untuk pekerjaan pribadai, maka software Postgre SQL ini sangat saya sarankan untuk kalian gunakan.

5. My SQL Server

Software database yang satu ini adalah software atau manajemen basis data yang biasa digunakan pada Microsoft. Dengan bahasa pemrograman yang digunakan yaitu Transact-SQL. 

Tipe data yang digunakan di dalamnya cukup banyak, sehingga sangat efektif untuk mendukung kinerja kalian.

6. Firebird

Dapat dibilang jenis software database yang satu ini memiliki fitur sistem yang standar dan ringan, yaitu fitur ANS SQL-99 dan SQL-2003. Sangat komaptibel apabila digunakan pada sistem operasi Windows, Linux, ataupun Unix.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Database

contoh-database-penjualan
pixabay

Adapun beberapa hal yang harus kalian perhatikan dalam membuat database adalah sebagai berikut:

  • Flexsibelitas data
  • Keamanan data
  • Mengurangi kerangkapan data
  • Relatabilitas data
  • Produktivitas personal
  • Dan standarisasi data

Cara Membuat Database Penjualan di Ms. Access

Agar lebih mudah dalam memahami langkah-langkah membuat database, kalian dapat mengikuti cara atau tutorial pembuatan database pada video di bawah ini:

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai contoh database penjualan beserta pengertian, fungsi, manfaat, jenis, serta cara pembuatan dan contohnya.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut, dapat membantu dan memudahkan kamu dalam memahami database penjualan dengan baik dan benar.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Muhsy Penyuka kopi yang tak terlalu manis. Pembelajar yang tak jua paham. Pejalan yang tak jua sampai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.