Zain Muhammad - Pemuda yang memiliki hobi Membaca, Menulis, Fotografi, dan Berpetualang -

Contoh Database Perpustakaan

5 min read

contoh-database-perpustakaan

Contoh database perpustakaan – Database atau basis data merupakan kumpulan informasi yang disimpan pada suatu komputer secara sistematik. Sehingga dapat dicek ataupun periksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh sebuah informasi data basis data tersebut.

Adapun perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query basis data disebut dengan Database Management System atau yang biasa disebut dengan DBMS.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas secara lengkap mengenai contoh database perpustakaan beserta fungsi, manfaat, dan juga cara pembuatannya yang baik dan benar.

Nggak perlu pakai lama, yuk langsung simak pembahasannya.

Pengertian Database Perpustakaan

contoh-database-perpustakaan
pixabay

Apabila kita kutip dari wikipedia, pengertian database atau basis data yaitu, segala kumpulan informasi yang disimpan di dalam sebuah komputer secara sistematik. Sehingga dapat diperiksa dengan menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

Database juga digunakan untuk menyimpan suatu informasi atau data yang teritegrasi dengan baik di dalam sebuah komputer.

Namun apabila dapat diibaratkan, database ini sama halnya dengan ruang perpustakaan, bagaimana agar kita dapat dengan mudah menemukan buku yang kita cari? Ya, buku-buku tersebut disusun berdasarkan kategorinya masing-masing, kemudian ruang lingkupnya diperkecil lagi agar bisa lebih spesifik.

“Itulah database, yakni menyusun data-data dengan baik, terstruktur, dan juga terintegrasi.”   

Fungsi dan Manfaat Database Dalam Perpustakaan

manfaat-dan-fungsi-database
pixabay

Adapun fungsi dari database untuk perpustakaan adalah sebagai berikut:

  1. Mengelompokkan data untuk mempermudah sebuah identifikasi data, database akan menyiapkan data yang sesuai dengan permintaan user terhadap suatu informasi dengan cepat dan tepat. Dengan software Database Management System (DBMS), petugas perpustakaan dapat mencari data profil peminjam buku dengan cepat, dan DBMS akan menyajikan data secara lengkap mengenai profil yang diminta.
  2. Memudahkan akses, penyimpanan data, mengedit, dan juga menghapus data user atau admin pemegang otoritas database dengan mudah.
  3. Menjaga kualitas data dan informasi yang sesuai agar tetap sama pada saat entry dan setelah entry. Data tidak terkorup atau hilang selama penyimpanan pada database.  Software database memiliki peran penting dalam menjaga data, khususnya pada kerusakan data selama penyimpanan.
  4. Menghindari data ganda dan inkonsistensi data. Duplikasi data di dalam sebuah database akan sangat dimungkinkan terjadi, karena database dapat diakses dari banyak komputer dari berbagai tempat yang tersambung pada sistem database.
  5. Memecahkan masalah penyimpanan data konvensional yang memakan banyak ruang database konvensional berbasis kertas.  Pemilik data harus memiliki ruang yang cukup untuk tumpukan kertas berisi data. Dengan teknologi database, data di dalam kertas dapat ditransfer menjadi file digital, kemudian disimpan pada database server.
  6. Mendukung aplikasi yang membutuhkan sebuah ruang penyimpanan. Hampir semua aplikasi modern membutuhkan ruang penyimpanan yang besar untuk menjalankan fungsinya secara optimal. Disinilah perab dari database sebagai penyedia ruang untuk menyimpan data-data aplikasi dan sistem sebuah komputer.

Istilah-istilah di Dalam Database

istilah-dalam-database
pixabay

Ada beberapa istilah di dalam database yang nantinya akan sering disebutkan dan ditemukan pada tutorial. Sebelum kita masuk pada tutorial, maka kalian perlu memahami istilah-istilah di bawah ini agar kalian lebih mudah dalam mempelajarinya:

1. Field

Field yaitu suatu kumpulan dari karakter yang membentuk satu arti. Maka apabila terdapat field seperti nama barang atau nomor barang, maka yang dicantumkan pada field tersebut harus yang berkaitan dengan nomor barang dan nama barang.

Ataupun arti field yang lain adalah, tempat atau kolom yang terdapat pada suatu tabel untuk mengisikan nama-nama (data) field yang akan diisikan.

2. Table

Pada dasarnya, table terdiri dari kolom dan baris. Sedangkan di dalam database, table adalah kumpulan elemen yang menggunakan model kolom vertikal dan baris yang horizontal. Kolom tersebut didefinisikan sebagai struktur table, sedangkan baris diartikan sebagai konten.

Sebuah kolom dapat terdiri dari beberapa baris. Di dalam relasional database model, kolom disebut sebagai attribute, sedangkan baris disebut dengan tupple. Terdapat beberapa aturan di dalam pembuatan struktur table dalam database, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Setiap table di dalam database tidak boleh menggunakan kata yang sama agar tidak terjadi redudancy data.
  • Penamaan table menggunakan kata objek yang sesuai dengan konten yang akan disimpan di dalamnya.
  • Menggunakan huruf kecil untuk penamaan sebuah table dalam database.
  • Setiap table di dalam database harus memiliki satu kolom yang unik, yang berfungsi sebagai kunci primer atau primary key.

3. Primary Key

Sebelum membuat database, kalian harus memahami penggunaan atribut kunci yang digunakan, salah satunya adalah primary key. Sesuai dengan namanya, primary key atau kunci primer ini adalah suatu aturan untuk memastikan keunikan dari setiap baris yang terdapat pada table.

Hal ini bertujuan untuk membedakan antara baris yang satu dengan baris yang lain. Sebagai contoh dalam table Mahasiswa, primary key yang digunakan adalah noMahasiswa. Hal tersebut dikarenakan mahasiswa dapat dibedakan berdasarkan nomor yang diberikan.

4. Insert

Insert memiliki arti menyisipkan. Pada database, insert adalah salah satu perintah di dalam SQL yang termasuk ke dalam DML (Data Manipulation Language). Hal tersebut bertujuan untuk menambahkan atau menyisipkan data ke dalam suatu table. Untuk bentuk umum dari perintah insert itu sendiri adalah sebagai berikut:

INSERT INTO namatabel  (column1, column2, column3,…)

VALUES (value1, value2, value3,…)

5. Query

Buat kalian yang berkecimpung pada dunia komputer mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah query. Query dapat diartikan sebagai kumpulan perintah yang digunakan untuk mengolah data pada table ataupun database itu sendiri. Perintah tersebut diantaranya berupa:

  • Create: Perintah yang digunakan untuk membuat database dan membuat table dalam database.
  • Read: Perintah yang digunakan untuk menampilkan data yang berada pada database.
  • Update: Perintah yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database.
  • Delete: Perintah yang digunakan untuk menghapus data dalam database.

4. Record 

Apabila kita lihat dari segi bahasa, record berarti rekaman. Di dalam database, record juga disebut dengan tuple. Tuple adalah kumpulan elemen-elemen dalam field yang saling berhubungan untuk memberikan informasi mengenai suatu entitas secara lengkap.

Entitas itu sendiri berupa orang, tempat, kejadian, dan konsep. Contoh pada tabel mahasiswa memiliki kumpulan data value berupa noMahasiswa, namaMahasasiwa, tanggal_lahir, dan jenis kelamin.

6. Select

Di dalam SQL, istilah select ini digunakan sebagai perintah untuk menampilkan data table dari database. Baik seluruh data, ataupun hanya data yang kita butuhkan untuk ditampilkan. Secara umum, bentuk dari perintah select adalah:

SELECT column_name, column_name

FROM table_name

Baca juga: Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli

Contoh Database Perpustakaan

contoh-database-perpustakaan
pixabay

Agar lebih mudah dalam membuat dan memahami tentang database perpustakaan, berikut ini adalah contoh database perpustakaan yang dapat kalian jadikan sebagai acuan dan referensi:

1. Latar Belakang

Perpustakaan merupakan paru-paru di dalam sebuah dunia pendidikan ataupun gudangnya sebuah pengetahuan. Karena dengan adanya perpustakaan dan bukulah orang-orang dapat mengembangkan keilmuan yang dimilikinya.

Di dalam sebuah perpustakaan, pasti setiap harinya terdapat banyak orang yang melakukan kegiatan seperti meminjam, membaca, ataupun mengembalikan buku yang telah dipinjamnya.

Dalam hal ini agar lebih mengefektifkan kinerja dari seorang petugas perpustakaan, maka dibutuhkan sebuah sistem informasi untuk pengelolaan perpustakaan ini. Data yang dibutuhkan seperti data petugas, data peminjam, data buku, data transaksi peminjaman, dan juga data pengembalian buku yang telah dipinjam.

2. Maksud dan Tujuan

Dibuatnya sistem informasi perpustakaan ini memiliki maksud dan tujuan supaya proses yang terjadi di dalam perpustakaan dapat dilakukan dengan mudah. Seperti update, insert, delete, ataupun backup data. Selain itu juga dapat menghemat pengeluaran anggaran biaya, waktu, tenaga, dan juga pikiran.

3. Entitas yang Terlibat

  • Petugas
  • Anggota
  • Buku
  • Rak
  • Peminjaman
  • Pengembalian

4. Penentuan Atribut

  • Petugas
  1. Kode_Petugas
  2. Nama
  3. JK
  4. Jabatan
  5. Telp
  6. Alamat
  7. Jam_Tugas
  • Anggota
  1. Kode_Anggota
  2. Nama
  3. JK
  4. Jurusan
  5. Angkatan
  6. Alamat
  • Buku
  1. Kode_Buku
  2. Judul
  3. Penulis
  4. Penerbit
  5. Tahun_Terbit
  • Rak
  1. Kode_Rak
  2. Nama_Rak
  • Peminjaman
  1. Kode_Pinjam
  2. Tanggal_Pinjam
  3. Tanggal_Kembali
  • Pengembalian
  1. Kode_Kembali
  2. Tanggal_Kembali
  3. Jatuh_Tempo
  4. Denda
  5. Jumlah_Denda

5. Penentuan Relationship

PetugasAnggotaBukuRakPeminjamanPengembalian
Petugas1:M
Anggota1:M1:11:1
BukuM:1
Rak
Peminjaman
Pengembalian

6. Kardinalitas (hubungan/relasi)

  • Petugas Melayani Anggota

Tabel utama: Petugas

Tabel kedua: Anggota

Relationship: One-to-many (1:M)

  • Anggota Meminjam Buku

Tabel utama: Anggota

Tabel kedua: Buku

Relationship: One-to-many (1:M)

  • Anggota Melakukan Pengembalian

Tabel utama: Anggota

Tabel kedua: Pengembalian

Relationship: One-to-many (1:M)

  • Anggota Melakukan Peminjaman

Tabel utama: Anggota

Tabel kedua: Peminjaman

Relationship: One-to-many (1:M)

  • Buku di Tempatkan Pada Rak

Tabel utama: Buku

Tabel kedua: Rak

Relationship: One-to-many (1:M)

7. Relasi Antar Tabel (Interface SQL)

Relasi Antar Tabel (Interface SQL)
fitri-fitriani27.blogspot.com

8. Implementasi ke Tabel Fisik

  • Petugas
Kode_PetugasNamaJKJabatanJam_TugasTelpAlamat
  • Anggota
Kode_AnggotaNamaJKJurusanAngkatanAlamat
  • Buku
Kode_BukuJudulPenulisPenerbitTahun_Terbit
  • Rak
Kode_RakNama_RakKode_Buku
  • Peminjaman
Kode_PinjamTgl_PinjamTgl_KembaliKode_PetugasKode_AnggotaKode_Buku
  • Pengembalian
Kode_KembaliTgl_KembaliJatuh_TempoDendaJumlah_HariTotal_DendaKode_PetugasKode_AnggotaKode_Buku

DDL (Definition Data Language)

  • Syntak pada SQL dengan XAMPP VERSI 1.7.2
  • Membuat Database Perpustakaan

Creat database ‘perpustakaan’.

  • Membuat Tabel Petugas

CREATE TABLE ‘Perpustakaan’. ‘Petugas’ (

‘Kode_Petugas’ CHAR (10),

‘Nama’ VARCHAR (20),

‘JK’ VARCHAR (15),

‘Jabatan’ VARCHAR (20),

‘Jam_Tugas’ TIME,

‘Telp’ INT,

‘Alamat’ VARCHAR (40));

  • Membuat Tabel Anggota

CREATE TABLE ‘Perpustakaan’.’Anggota’ (

‘Kode_Anggota’ CHAR (10),

‘Nama’ VARCHAR (20),

‘JK’ VARCHAR (15),

‘Jurusan’ VARCHAR (20),

‘Angkatan’ INT,

‘Alamat’ VARCHAR (40));

  • Membuat Tabel Buku

CREATE TABLE ‘Perpustakaan’.’Buku'(

‘Kode_Buku’ CHAR (10),

‘Judul’ VARCHAR (30),

‘Penulis’ VARCHAR (20),

‘Penerbit’ VARCHAR (20),

‘Tahun_Terbit’ INT);

  • Membuat Tabel Rak

CREATE TABLE ‘Perpustakaan’.’Buku’ (

‘Kode_Rak’ CHAR (10),

‘Nama_Rak’ VARCHAR (20),

‘Kode_Buku’ CHAR (10));

  • Membuat Tabel Peminjaman

CREATE TABLE ‘Perpustakaan’.’Peminjaman’ (

‘Kode_Pinjam’ CHAR (10),

‘Tanggal_Pinjam’ DATE,

‘Tanggal_Kembali’ DATE,

‘Kode_Petugas’ CHAR (10),

‘Kode_Anggota’ CHAR (10),

‘Kode_Buku’ CHAR (10));

  • Membuat Tabel Pengembalian

CREATE TABLE ‘Perpustakaan’.’Pengembalian’ (

‘Kode_Kembali’ CHAR (10),

‘Tanggal_Kembali’ DATE,

‘Jatuh_Tempo’ DATE,

‘Denda_per_hari’ INT,

‘Jumlah_Hari’ INT,

‘Jumlah_Denda’ INT,

‘Kode_Petugas’ CHAR (10),

‘Kode_Anggota’ CHAR (10),

‘Kode_Buku’ CHAR (10));

Cara Membuat Database Perpustakaan Menggunakan MySQL

Adapun cara membuat database perpustakaan dengan menggunakan MySQL, kalian dapat langsung melihat langkah-langkah pada video di bawah ini:

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai contoh database perpustakaan beserta fungsi, manfaat, istilah, dan juga cara pembuatannya yang dikupas secara tuntas. Kalian dapat menjadikannya sebagai bahan pembelajaran dan juga referensi.

Selain pembahasan mengenai contoh database perpustakaan tersebut, kalian juga dapat mengambil referensi lain dari contoh database penjualan. Sedangkan untuk pembahasan lain, kalian juga dapat membaca contoh piagam penghargaan beserta cara pembuatannya yang baik dan benar.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Zain Muhammad - Pemuda yang memiliki hobi Membaca, Menulis, Fotografi, dan Berpetualang -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.