Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Contoh Pidato Serah Terima Pengantin Pria

6 min read

contoh-pidato-serah-terima-pengantin-pria

Contoh pidato serah terima pengantin pria- didalam beberapa suku adat di Indonesia, terdapat berbagai macam tahapan dalam rangkaian acara akad nikah. Salah satu diantaranya adalah acara serah terima pengantin, yang dimana pihak keluarga pengantin pria yang diwakilkan, akan menyerahkan pengantin pria kepada pihak keluarga mempelai wanita.

Didalam acara serah tersebut juga terdapat pidato atau sambutan, yang pada kesempatan kali ini akan kita bahas secara bersama-sama.

Sehingga buat kalian yang ditunjuk sebagai perwakilan untuk keluarga pengantin pria, kalian dapat menjadikan contoh pidato serah terima pengantin pria ini sebagai materi maupun referensi.

Monggo disimak!

Contoh Pidato Serah Terima Pengantin Pria Bahasa Indonesia

contoh-pidato-serah-terima-pengantin-pria
logianomi.blogspot.com

Assalamualaikum Wr. Wb.

(Mukaddimah)

Yth. Bapak dan ibu orang tua dari (……….sebutkan nama calon mempelai wanita).

Yth. Para alim ulama’, para tokoh masyarakat, para sepuh, pini sepuh.

Dan yang berbahagia para hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT.

Ucapan rasa syukur Alhamdulillah, marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang tak pernah pilih kasih dan tak pilih sayang.

Sehingga dengan kasih dan sayang-Nya lah kita semua dapat berkumpul dengan kondisi sehat wal a’fiat dalam rangka acara, yang insyaAllah akan kita saksikan bersama, yakni acara walimatunnikah antara saudara……………..dengan saudari……………………

Kemudian sholawat beriring salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada junjungan Nabi kita, Nabi Muhammad SAW. Beserta seluruh keluarga, para sahabat, kerabat, dan seluruh umat muslim yang taat hingga akhir zaman.

Bapak, ibu, hadirin tamu undangan yang dimuliakan Allah SWT

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama keluarga besar bapak dan ibu (……….sebutkan nama orangtua mempelai pria) yang merupakan orangtua dari saudara (………..sebutkan nama calon mempelai pria).

Sebelumnya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak, ibu, dan hadirin tamu undangan selaku tuan rumah.

Apabila kehadiran kami disini kurang berkenan, serta apabila ada tindak tanduk kami yang kurang sopan dan sesuai adat istiadat di sini mohon dimaafkan.

Bapak, ibu, hadirin tamu undangan yang saya hormati

Selanjutnya, saya sebagai perwakilan juru bicara dari rombongan calon pengantin pria, ingin menyampaikan niat, maksud, serta tujuan kedatang kami di sini:

Pertama, izinkanlah saya pada kesempatan ini untuk menyampaikan salam silaturahim dari keluarga bapak dan ibu (……….sebutkan nama orangtua mempelai pria) selaku orangtua dari (……….sebutkan nama mempelai pria).

Kepada keluarga besar bapak dan ibu (………sebutkan nama orangtua mempelai wanita) selaku wali dari (………sebutkan nama mempelai wanita). Semoga pertemuan kita pada kesempatan ini, dapat menjadi sebuah wasilah untuk menjalin silaturahim yang lebih erat antara kedua belah pihak keluarga kedepannya.

Kemudian yang kedua, pada kesempatan kali ini kami semua dipinta untuk mengantarkan seorang pemuda tampan yang tidak mau datang kemari sendirian.

Sebenarnya pemuda tampan ini merupakan seorang pemuda yang pemberani, tangguh, dan percaya diri. Namun tiba-tiba dia menjadi seorang pemuda yang penakut, pemalu, dan tidak percaya diri.

Tentu saja hal ini menyebabkan kedua orangtuanya kebingungan, namun ternyata setelah ditanya penyebabnya.

Ehh, ternyata. Ananda (………sebutkan nama mempelai pria) sedang dilanda penyakit asmara, dengan seorang gadis cantik jelita yang berasal dari (………sebutkan daerah asal mempelai wanita) yang bernama (……..sebutkan nama mempelai wanita).

Sehingga dengan itu, pada kesempatan yang berbahagia ini. Selagi disaksikan oleh para alim ulama’, tokoh masyarakat, para sepuh pini sepuh, serta hadirin tamu undangan sekalian.

Saya atas nama keluarga besar bapak dan ibu (……….sebutkan nama orangtua mempelai pria) akan menyerahkan sepenuhnya ananda (………sebutkan nama mempelai pria) sebagai calon mempelai pria.

Untuk dinikahkan dengan adinda (……….sebutkan nama mempelai wanita) yang merupakan putri dari bapak dan ibu (………sebutkan nama orangtua mempelai wanita) selaku orangtua calon mempelai wanita.

Sekali lagi, saya atas nama keluarga besar bapak dan ibu (………sebutkan nama orangtua mempelai pria) kembali ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Khususnya kepada keluarga besar bapak dan ibu (…….sebutkan nama orangtua mempelai wanita) apabila kedatangan kami beserta rombongan disini, tidak disertai dengan hadiah maupun bingkisan seperti yang diharapkan.

Tapi meskipun ada, itu semata-mata sebagai tanda kasih sayang dari orangtua kepada anaknya yang akan membangun bahtera rumah tangga, dan itu bisa dibilang masih jauh dari cukup.

Kemudian, sekali lagi saya atas nama keluarga besar bapak dan ibu (…….sebutkan nama orangtua mempelai pria) menyeraahkan sepenuhnya ananda (……..sebutkan nama mempelai pria). Baik  dari ujung rambut hingga ujung kaki, dari segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki.

Bapak, ibu, hadirin tamu undangan yang berbahagia

Demikianlah kiranya ungkapan penyerahan yang dapat saya sampaikan atas nama keluarga besar bapak dan ibu (………sebutkan nama orangtua mempelai pria)

Akhirnya, saya selaku pribadi dan perwakilan dari rombongan mempelai pria, menyampaikan ucapan terimasih yang sebesar-besarnya atas segala kebaikannya dalam menerima kami beserta rombongan.

Mohon maaf apabila ada banyak kekurangan dan keselahan dari kami. Billahitaufiq walhidayah waridho walinayah

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Contoh Pidato Serah Terima Pengantin Pria Bahasa Jawa

serah-terima-pengantin-pria-wanita
m.dailymoslem.com

Assalamualaikum Wr.Wb.

(Mukaddimah)

Dumateng kawulo kurmati, poro alim, poro ulama ingkang tuhu kinak betendumateng poro sesepuh, pinisepuh ugi adi sepuh.

Khususon dumateng shohibul hajjah ingkang kawulo hormati

Wabil khusus dumateng temanten kekaleh ingkang berbahagia.

Saderengipun monggo kito tansah muji syukur Alhamdulillah dumateng ngarsanipun Allah SWT, ingkang sampun pareng Rohmat soho nikmat dumateng kulo lan panjenengan sami, sahingga kulo lan panjenengan sami saget pepanggihan.

Saget sesarengan wonten ing majelis puniko, kanti rahayu wilujeng. Saperlu angrawuhi undangan walimatunnikah.

Mugi-mugi pepanggihan kulo lan panjenengan sami saget mbeto manfaat, khususipun dateng temanten kekalih lan umumipun dateng kulo panjenengan sami.

Ingkang kaping kalihipun solawat soho salam, Allahumma salli ala sayidina Muhammad SAW. Monggo tansah kunjuk dateng junjungan kito Nabi Agung Muhammad SAW, nabi pungkasan ingkang kito antu-antu syafaatipun benjang ing dinten kiamat. Allahumma aamiin.

Poro rawuh ingkang tuhu kinormatan

Kaping satunggal, kawulo ngaturaken agunging panuwun dumateng sederek pranoto acoro ingkang sampun paring wekdal dumateng kulo. Mugi-mugi wekdal meniko saget kulo gunaaken ingkang sa’sahe-sahenipun.

Ingkang kalihipun, wonten ing mriki kawulo minongko wakil konco pengantin, ngaturaken agunge panuwun dumateng shohibul hajjah ingkang sampun nampi kulo sakonco kanti lemahing penggalih. Ingkang sampun nyediaaken papan pinara’an, soho dedaharan lan unjukan ingkang kados mekaten mewahipun.

Wonten ing mriki, kawulo atas nami konco pengantin, mboten saget mbales penghormatan meniko kejawi namung saget dunga’aken dateng shohibul hajjah sekeluarga mugi-mugi penghormatan meniko andadoso amal sholehipun ingkang ditampi dening Allah SWT. Soho dipun bales kanthi balesan ingkang sakkatah-katahipun.

Poro rawuh ingkang tuhu kinormatan

Selajengipun, wonten ing mriki kawulo minongko wakil saking walinipun pengantin kakung inggih puniko Bapak…………saking dusun………….kawulo nampi amanat saking bapak..………..ingkang supadoso masrahaken temanten kakung ingkang asma…………..dumateng bapak…………..mriki minongko tiyang sepuhipun temanten kakung.

Pramilo saking meniko kanthi ucapan “Bismilah” temanten kakung meniko kulo pasrahaken dumateng bapak..……….mriki, kanti pasrah bongko’an tegesipun inggih kados mekaten meniko kawontenanipun.

Dene wonten kekirangipun sangking segi nopokemawon, kawulo suwun bapak shohibul hajjah mriki kususipun, lan sedoyo keluarga soho masyarakat mriki umumipun kersoho paring bimbingan soho tuntunan, kados pundi amrih saget sahenipun.

Poro rawuh ingkang tuhu kinormatan

Ingkang terakhir kawulo ugi atas nami wakil saking konco pengantin bilih acara mangke sampun paripurno, kawulo sa’rombongan, ugi nyuwun pamit sepindah, soho nyuwun tambahipun do’a mugi2 kulo sa’rombongan wangsul saking dalem mriki, tumuju dateng griyanipun piyambak, tansah dipun paringi slamet, wilujeng, mboten wonten alangan setunggal punopo. Allahumma aamiin.

Sakderengipun kulo pungkasi, kawulo minongko wakil saking konco temanten, kulo nyuwun agunging pangapunten. Mbokbilih wonten tindak tanduk, trap susilo ingkang kirang nyocoki dateng panggalehipun shohibul hajjah mriki sakeluarga.

Soho kangge kulo pribadi sedoyo kesalahan awal ngantos akhir kulo nyuwun pangapunten ingkang sak katah-katahipun.

Wabillahitaufiq walhidayah waridha walinayah

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Baca juga: Pengertian dan hukum nikah siri

Pidato Serah Terima Pengantin Pria Bahasa Sunda

serah-terima-pernikahan-bahasa-sunda
ikhtisarislami.com

Assalamualaikum Wr. Wb.

(Mukaddimah)

Puji kagungan nu Maha Suci, puja urang sanggakeun kanu Maha Kawasa Allah SWT, Alhamdulillah ku kersaning mantena urang tiasa kumpul ngariung di ieu wewengkon, kalayan panyuhun mugia urang sadaya kasinugrahan rohmah sinareng barokahna. Aamiin yaa robbal ‘alamin.

Sholawat sinareng salam, mugia salawasna dipaparinkeun kajungjunan urang anu mulya ka Habibana Nabiyana Muhammad SAW.

Teu hilaf kulawargana, sadayana sahabatna, tabi’in, tabi’ut tabi’in, ogé kasadayana kanu sami tumut manut kana ajaran mantena kalayan mugia urang sadayana kénging syafaatna engké di yaumil akhir. Aamiin yaa rabbal aalamiin.

Sateuacana simkuring mitutur ku saur, nyarita ku basa, neda disihapunten tina samudaya kalepatan, sok bilih kirang upami tina sagala rupina.

Ogé neda widi kasadayana wargi, hususna ka sesepuh calon pangantén istri miwah kulawargina, ka para alim ulama, ustadz ustadzah, bapa ketua tokoh masyarakat sinareng jajarana, ogé teu hilap hatur nuhun ka panata acara anu parantos maparinan waktos kanggo cumarios ka simkuring.

Hadirin sadaya anu ku simkuring dipihormat

Dina kiwari wanci anu mustari, mugia ayeuna nincak kana mangsa anu sampurna. Simkuring ngadeg di ieu patempatan kapeto ku bapa (………sebutkan nama bapak calon pengantin pria), sinareng ibu (………sebutkan nama Ibu calon pengatin pria) anu kawit ti (……..sebutkan daerah asal calon pengantin pria).

InsyaAllah badé nyumponan pasini jangji anu saati, mayar kedal carita anu baheula dina wanci mimiti panggih, antawis Cép (………sebutkan nama calon pengantin pria) sareng Néng (…….sebutkan nama calon pengantin wanita).

Mugia dinten ayeuna sing janten waktos anu lugina bapa sinareng ibu ogé kulawarga sadayana aya dina rido manah wening galih kanggo ngadahupkeun aranjeuna, kalayan mugia urang sadaya tiasa sasarengan nyakséni ijab kobul akad nikahna.

Salian ti éta, simkuring asmana kulawargi calon pangantén pameget, neda disihapunten tina sagalarupina, wiréhna ti (……..sebutkan daerah asal) indit ngaligincing teu jingjing teu bawa éstuning sepi ku harti suda ku pangabisa komo ku hartana.

Nu kacandak mung saaya aya utamana saukur jinisna, saukur disarengan du’a mugia lungsur langsar sagalarupina, kalayan pinanggih ridho Allah SWT. Aamiin yaa robbal aalamiin.

Hadirin sadaya anu ku simkuring dipihormat

Sakitu ti abdi anu kapihatur, namung sateuacana dipungkas ieu carita, simkuring sakali deui neda disihapunten tina samudaya kalepatan sinareng kakirangan.

Bilih aya catur anu teu ka ukur aya pasalia basa nu teu kahaja mugia tawakup anu diseja, malaur simkuring sami jalmi, teu aya anu sampurna. Sampurna mung kagungan Allah SWT.

*(Ulah heureuy ah ieu mah sugan conto pidato rada sarieus 😀 sareng singket bilih kabujeng lapar).

Mangga tutup ku du’a, anu sakintena kacangkem.

Baarakallaahu laka, wa baaraka ‘alaika,wa jama’a baynakumaa fii khair.

Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil ‘aakhirati hasanatah waqinaa ‘adzabannar

Wallahul muwaafiq ilaa aqwamit thariq.

Hapunten bilih aya basa anu lepat, kirang merenah atanapi aya nu kirang kahartos, mugia saénggalna wartosan simkuring kanggo disarungsum, hatur nuhun.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sekian

Itulah beberapa pembahasan menganai contoh pidato serah terima pengantin pria dalam tiga bahasa, bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Sunda.

Selain contoh pidato serah terima pengantin pria,  kalian juga perlu membaca referensi tentang susunan acara akad nikah, inspirasi dekorasi pelaminan, dan tentunya juga macam-macam souvenir perikahan.

Karena hal-hal tersebut sangat perlu sekali untuk dipersiapkan di dalam pernikahan.

Alhamdulillah, semoga artikel tersebut dapat bermanfaat. Sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.