Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Waspada Gejala Gagal Jantung dan Kenali 5 Penyebabnya

5 min read

Waspada Gejala Gagal Jantung dan Kenali 5 Penyebabnya

Penyakit jantung merupakan salah satu sumber kematian terbesar di dunia. Pada tahun 2015, data World Health Organization menunjukkan, sebanyak 31,5 persen dari total kematian dunia disebabkan penyakit jantung.

Ini dimulai dari penyakit jantung koroner sampai gagal jantung. Oleh karena itu, Amat sangat penting bagi Anda untuk memiliki asuransi kesehatan sebagai antisipasi biaya pengobatan yang berkelanjutan.

Anda bisa memilih Asuransi PFI Mega Life untuk menjamin pelayanan kesehatan untuk Anda dan Keluarga Anda.

Gejala gagal jantung maupun penyakit jantung lainnya memang sangat khas. Namun, banyak pihak juga yang tidak menyadari gejala-gejala penyakit mematikan tersebut hingga berujung fatal pada kematian.

Padahal, jika diantisipasi dari awal, penyakit kardiovaskular semacam gagal jantung maupun yang lainnya dapat ditindak lebih cepat untuk meminimalkan risiko kematian.

Secara lebih spesifik, gagal jantung adalah kondisi ketika otot jantung sudah tidak mampu lagi memompa darah secara optimal. Ketidakmampuan ini pada akhirnya membuat jantung tidak bisa mengedarkan oksigen dan nutrisi untuk keperluan seluruh tubuh.

Pompa jantung yang tidak optimal lagi juga membuat katup jantung menjadi membengkak. Di samping itu, efek pompaan jantung yang tidak maksimal juga akan membuat penumpukan cairan dan garam di dalam tubuh sehingga membebani ginjal, paru-paru, hingga organ tubuh lainnya.

Jenis-jenis Gagal Jantung

Jenis-jenis Gagal Jantung

Secara umum, gagal jantung diklasifikasikan menjadi empat jenis. Pembagian jenis ini didasarkan pada bagian jantung yang tidak mampu lagi memompa secara baik.

Bagian jantung terbagi menjadi empat bilik, begitu pula terdapat empat jenis gagal jantung yang dikenal dalam dunia medis.

  • Gagal Jantung Sisi Kiri

Jenis gagal jantung ini terjadi ketika bagian bilik kiri jantung tidak lagi mampu memompa secara optimal. Kondisi ini membuat penderitanya menjadi sesak napas sebab bilik jantung sebelah kiri bertugas utama mengembalikan cairan ke paru-paru.

  • Gagal Jantung Sisi Kanan

Ketika Anda terkena gagal jantung di bilik kanan, tubuh Anda akan lebih mudah bengkak. Pasalnya, bagian jantung ini berfungsi utama mengembalikan cairan ke perut dan telapak kaki.

  • Gagal Jantung Sistolik

Anda dikatakan terkena gagal jantung sistolik apabila ventrikel kiri Anda tidak berfungsi optimal karena tidak mampu berkontraksi kuat. Kondisi tersebut membuat proses penyaluran oksigen dalam darah ke seluruh tubuh menjadi terganggu.

  • Gagal Jantung Diastolik

Ketika bagian ventrikel kanan jantung tidak mampu berfungsi optimal, saat itulah Anda terkategori terkena penyakit gagal jantung diastolik.

Kondisi ini akan langsung memengaruhi kondisi jantung secara keseluruhan. Ini karena ketika ventrikel kanan terganggu, jantung akan mengalami kekakuan sebab tidak mampu teraliri darah dan oksigen.

Kenali Gejala Gagal Jantung

Kenali Gejala Gagal Jantung

Sama seperti penyakit lainnya, banyak gejala gagal jantung yang sangat khas sehingga mudah disadari para penderitanya.

Namun tidak bisa dimungkiri, ada pula gejala penyakit ini yang tampak seperti gejala umum atau mirip dengan gejala penyakit lain. Berikut beberapa gejala gagal jantung yang mesti Anda waspadai.

  • Kaki Bengkak

Ketidakmampuan jantung memompa darah dan oksigen secara maksimal membuat cairan tidak mampu teraliri dengan baik ke seluruh tubuh.

Pada akhirnya, tubuh pun menjadi mudah bengkak. Bagian tubuh yang terlebih awal terserang kondisi kekurangan cairan dari jantung adalah bagian kaki dan pergelangannya.

  • Sesak Napas

Ketika Anda terkena gagal jantung bagian kiri, pengembalian cairan ke paru-paru menjadi terganggu. Kondisi ini membuat Anda akan mengalami sesak napas yang cukup kuat dan mesti segera ditangani. Gejala gagal jantung ini akan lebih terasa pada saat Anda sehabis melakukan kegiatan berat.

  • Batuk

Jangan meremehkan gejala batuk. Bisa jadi, batuk yang Anda alami merupakan salah satu indikasi Anda terkena gagal jantung. Waspadai apabila Anda mengalami batuk yang terus-menerus dan semakin menguat pada malam hari.

  • Perut Kembung

Beberapa gejala masalah pencernaan nyatanya berhubungan erat dengan kondisi jantung. Salah satunya adalah kondisi perut kembung. Jika Anda terlalu sering merasa perut kembung tanpa alasan yang jelas, bisa jadi itu merupakan gejala gagal jantung yang disebabkan tidak optimalnya fungsi jantung bagian kanan.

  • Kelelahan

Fungsi jantung yang tidak optimal akan membuat tubuh kekurangan oksigen dalam darah. Ini berakibat pada kondisi tubuh yang menjadi cepat lelah, walaupun kegiatan yang Anda lakukan tergolong ringan.

  • Debaran Kencang

Kondisi gagal jantung juga dapat diidentifikasi lewat debaran jantung Anda. Orang dengan gagal jantung umumnya memiliki debaran yang kencang dan sulit dikendalikan. Debaran yang kencang ini bahkan kian terasa ketika Anda sedang beristirahat ataupun berbaring.

  • Pusing

Gagal jantung adalah kondisi saat jantung tidak mampu lagi memompa secara optimal sehingga peredaran darah dan oksigen ke seluruh bagian tubuh menjadi terganggu. Kondisi ini sangat mudah membuat penderitanya menjadi cepat pusing.

  • Pingsan

Kondisi tubuh yang tidak teraliri oksigen dan darah secara maksimal akibat pompa jantung yang melemah juga membuat tubuh menjadi lemas. Bahkan, penderitanya tidak jarang mengalami pingsan.

  • Kebingungan

Penderita gagal jantung juga kerap merasa kebingungan. Gejala ini rentan terjadi karena otak penderita tidak teraliri oksigen dengan baik sehingga membuat daya pikir menjadi melemah.

  • Perubahan Berat Badan

Berhati-hatilah apabila Anda mengalami perubahan berat badan cukup signifikan dalam waktu sangat singkat. Bisa jadi itu merupakan gejala gagal jantung. Penderita gagal jantung kerap mengalami perubahan selera makan yang drastis. Ada yang tiba-tiba tidak berselera makan sehingga berat badannya berkurang drastis. Ada pula yang nafsu makannya melonjak sehingga berat badannya menanjak signifikan.

  • Depresi

Gejala yang satu ini memang tidak alami tiap penderita gejala gagal jantung. Namun, terdapat beberapa penderita yang menyatakan mengalami gangguan kecemasan hingga depresi. Ketika diperiksa lebih detail, ternyata ini merupakan indikasi dari tidak berfungsinya pompa jantung secara optimal.

Penyebab Gagal Jantung

Penyebab Gagal Jantung

Gagal jantung umumnya tidak terjadi dengan sendirinya. Penyakit kardiovaskular ini merupakan buntut dari kondisi kesehatan lainnya yang menyerang tubuh Anda.

Tidak jarang pula, kondisi gagal jantung terpicu gaya hidup yang membebani jantung dan membuat fungsinya tidak optimal lagi. Berikut beberapa penyebab gagal jantung yang mesti Anda waspadai dan hindari.

1. Penyakit Lain

Banyak penyakit lain yang memicu kondisi terjadinya gagal jantung pada seseorang. Penyakit yang paling rentan menimbulkan efek lanjutan berupa gagal jantung adalah hipertensi juga diabetes. 

Pada kasus hipertensi, tekanan darah yang tinggi membuat otot jantung bekerja lebih keras akibat tekanan dalam pembuluh darah terlalu tinggi. Kerja yang lebih keras ini tak ayal membebani kerja jantung dan lama-kelamaan membuat otot jantung rusak dan tidak mampu lagi memompa secara maksimal. 

Penyakit lainnya yang memicu gejala gagal jantung adalah diabetes. Ketika Anda mengalami diabetes, gula darah yang terlalu tinggi akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, jantung, dan ginjal.

Khusus pada kerusakan di jantung, ini membuat fungsinya menjadi terganggu dan lama-kelamaan mengalami kerusakan. Gula darah yang tinggi membuat juga memuat darah lebih kental sehingga jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

2. Masalah Jantung

Kondisi gagal jantung juga rentan disebabkan kondisi jantung yang sudah bermasalah terlebih dahulu. Penyakit arteri koroner, penyakit jantung koroner, sampai serangan jantung menjadi pemicu ampuh yang menjebak Anda dalam kondisi gagal jantung. 

Kondisi ini terjadi karena saat jantung mengalami masalah, fungsi jantung otomatis menjadi berkurang. Hal ini tidak terkecuali pada bagian pompa jantung.

Fungsi jantung yang terus berkurang akibat adanya masalah jantung tak ayal akan membuat kinerja pemompaan jantung menjadi tidak maksimal lagi. Pada saat inilah, Anda bisa dinyatakan terkena gagal jantung. 

3. Obat Tertentu

Sebaiknya jangan sembarangan konsumsi obat. Ini karena beberapa jenis obat tertentu terbukti memengaruhi kinerja jantung dan bisa berimplikasi pada kondisi gagal jantung. Jenis-jenis obat yang berpengaruh dalam memicu kondisi gagal jantung contohnya adalah obat-obatan anestis, antiaritmia, serta obat antiinflamasi. 

Beberapa jenis obat untuk mengobati penyakit tertentu yang sudah diresepkan dokter ternyata juga memicu terjadinya kondisi gagal jantung. Beberapa di antaranya adalah pengonsumsian obat-obatan kanker, obat tekanan darah tinggi, obat paru-paru, sampai obat untuk kejiwaan.

4. Infeksi Virus

Kondisi gagal jantung juga bisa disebabkan adanya infeksi virus yang menyerang organ tubuh vital tersebut. Situasi saat jantung mengalami penurunan fungsi karena adanya infeksi virus dikenal dalam dunia medis sebagai kondisi miokarditis. 

Secara lebih rinci, miokarditis merupakan peradangan pada otot jantung yang membuat kerja jantung menjadi tidak optimal. Tidak terkecuali ketika mengalami kondisi ini, jantung tidak mampu lagi memompa secara efektif. Miokarditis biasa disebabkan infeksi virus, tetapi ditemukan pula gejala miokarditis yang disebabkan peradangan akibat ulah bakteri maupun jamur.

5. Hidup Tak Sehat

Sehat tidak sehatnya gaya hidup Anda akan sangat berpengaruh pada kondisi jantung. Jika Anda terbiasa menjalani gaya hidup tak sehat, sangat mungkin Anda mengalami gagal jantung. Ini karena gaya hidup tak sehat rentan membuat Anda terserang penyakit-penyakit lain yang berhubungan dengan pembuluh darah dan jantung; seperti penyakit jantung koroner, diabetes, maupun tekanan darah tinggi.

Beberapa gaya hidup tak sehat yang mesti Anda hindari karena merupakan penyebab gagal jantung, di antaranya minum-minuman beralkohol, merokok, juga menyantap makanan-makanan instan. Kebiasaan-kebiasaan tersebut pada mulanya akan membuat Anda mudah mengalami obesitas maupun terserang diabetes, hingga pada akhirnya menjadi penyebab gagal jantung.

Selain lima penyebab gagal jantung di atas, ada sejumlah faktor lain yang menguatkan risiko Anda terkena gagal jantung. Anda perlu mewaspadai kondisi kemampuan pompa jantung Anda jika sudah berusia di atas 65 tahun dan termasuk orang yang memiliki aktivitas fisik  terbatas. Pasalnya, kedua faktor tersebut juga sangat mudah membuat seseorang mengalami masalah jantung.

Gagal jantung maupun masalah jantung lainnya merupakan penyakit yang membutuhkan banyak dana untuk biaya penanganan dan pengobatannya. Karena itu, menyiapkan dana sebagai upaya membiayai kesehatan Anda di masa depan, termasuk dari penyakit gagal jantung, menjadi sangat penting.

Mengikuti asuransi penyakit kritis dari lembaga terpercaya, seperti dari PFI Mega Life, akan membuat biaya kesehatan Anda di masa depan menjadi lebih terjamin. Adanya finansial untuk mengobati tiap keluhan penyakit yang Anda alami pun akan membuat harapan hidup menjadi kian panjang.

Penyakit jantung adalah satu dari 10 penyakit yang dilindungi produk Mega Comforta dari PFI Mega Life. Anda bisa memilih produk Mega Comforta, asuransi berjangka yang memberikan manfaat perlindungan asuransi jiwa. 

Produk asuransi kesehatan berjangka ini memberikan manfaat perlindungan asuransi jiwa. Asuransi kesehatan Mega Comforta dari PFI Mega Life memberikan manfaat perlindungan terhadap 10 penyakit kritis dengan santunan hingga Rp 100 juta. 

Dengan perlindungan Mega Comforta, Anda bisa menjalani masa perawatan serta pemulihan secara tenang. Ini karena hilangnya potensi penghasilan harian saat Anda dirawat, akan ditanggung PFI Mega Life. 

Segera dapatkan proteksi untuk kesehatan Anda dan keluarga dari penyedia asuransi terpercaya PFI Mega Life. Pilih asuransi kesehatan yang memberikan manfaat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda, hubungi sekarang juga! 

Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.