Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Jenis jenis Cerpen

5 min read

jenis-jenis-cerpen

Jenis-jenis cerpen – cerita pendek atau yang biasa disebut cerpen, adalah fiksi atau contoh teks narasi yang menceritakan ulang sebuah kejadian. Ataupun sebuah karangan fiktif yang biasanya berpusat pada satu tokoh, yang jumlah kata di dalamnya tidak lebih dari 10.000 kata.

Menurut seorang pakar Bahasa Indonesia, yakni J. S. Badudu, bahwa ia mendefinisikan cerpen sebagai suatu cerita yang hanya menjurus serta terfokus pada satu peristiwa saja.

Maka secara umum dapat disimpulkan bahwa, cerpen adalah sebuah karangan pendek yang mengisahkan seorang tokoh dengan sebuah masalah beserta penyelesaiannya. Nah, disini saya akan mencoba untuk membahas tuntas tentang jenis-jenis cerpen: mulai dari pengertian, fungsi, unsur, ciri-ciri, kaidah, dan contoh cerpen.

Jenis-jenis Cerpen dan Penjelasannya

jenis jenis cerpen
pixabay

Berdasarkan jumlah katanya cerpen dapat dibagi menjadi 3 kategori, yaitu sebagai berikut:

  1. Cerpen mini (flash), adalah cerpen yang memuat jumlah kata antara 750-1.000 kata. Cerpen dengan jenis mini (flash) penulisannya biasanya to the point, tidak menggunakan penjelasan atupun deskripsi yang mendalam dan bertele-tele.
  2. Cerpen ideal, adalah cerpen yang memuat jumlah kata antara 3.000-4.000 kata. Sesuai namanya, cerpen ini merupakan gambaran cerita pendek yang ideal. Baik dari segi jumlah kata, bahasa, dan isi. Sehingga cerpen ideal ini memilik gaya bahasa dan isi yang lebih mudah untuk dipahami.
  3. Cerpen panjang, adalah cerpen yang memuat jumlah kata antara 4.000-9.000. didalam beberapa definisi, cerpen panjang di batasi dengan jumlah kata sebanyak 10.000 kata (sekitar 8-10 halaman).

Definisi Pengertian Cerpen

Cerita pendek atau yang biasa disebut cerpen, merupakan salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa naratif fiktif/fiksi. Dimana yang isinya menceritakan/menggambarkan seorang tokoh beserta segala konflik (permasalahan) dan penyelesaiannya, yang ditulis secara singkat dan padat.

Arti Cerpen Menurut KBBI

Dikutip dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).  Pengertian cerpen adalah, kisah pendek (kurang dari 10.000 kata) yang memberikan kesan tunggal dan dominan. Serta memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu situasi (pada situasi tertentu).

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Sedangkan di bawah ini adalah beberapa definisi dan pengertian cerpen yang disampaikan oleh beberapa ahli.

Menurut Sayuti

Menurut Sayuti, teks cerpen menunjukkan kualitas yang bersifat pemadatan, pemusatan, dan pedalaman. Dimana semuanya berkaitan dengan panjang cerita dan kualitas struktural yang diisyaratkan oleh panjangnya cerita tersebut.

Menurut H. B. Jassin

Cerpen ialah sebuah cerita singkat yang harus memiliki bagian terpenting yakni perkenalan, pertikaian, serta penyelesaian.

Menurut J.S. Badudu

Cerpen merupakan sebuah cerita yang hanya menjurus serta terfokus pada satu peristiwa saja.

Menurut Nugroho Notosusanto

Cerpen adalah sebuah cerita yang panjang ceritanya berkisar 5000 kata atau perkiraan hanya 17 halaman kuarto spasi rangkap serta terpusat pada dirinya sendiri.

Menurut Aoh. K.H

Cerpen menurut Aoh. K.H merupakan salah satu karangan fiksi yang biasa disebut juga dengan kisahan prosa pendek.

Menurut Suharianto

Sedangkan menurut Suharianto, cerpen adalah cerita fiksi yang bentuknya pendek dan ruang lingkup permasalahannya disuguhkan sebagaian kecil saja dari kehidupan tokoh yang menarik perhatian pengarang/penulis, dan keseluruhan cerita memberikan kesan tunggal.

Fungsi Cerpen

jenis jenis cerpen

Menurut fungsinya, cerpen dibagi menjadi 5 fungsi yaitu:

  1. Fungsi Moralitas: adalah fungsi yang mengandung nilai-nilai moral, sehingga orang yang membaca cerpen tersebut dapat mengetahui moral yang baik dan moral tidak baik. Maka diharapkan pembacanya dapat mencontoh moral yang baik, dan mengambil pelajaran dari moral yang tidak baik.
  2. Fungsi Rekreatif: adalah fungsi yang bertujuan memberikan rasa gembira, senang, dan menghibur orang yang membacanya.
  3. Fungsi Religiusitas: adalah fungsi yang mengandung ajaran agama, yang dapat dijadikan sebagai teladan bagi orang yang membacanya.
  4. Fungsi Estetis: adalah fungsi yang memberikan keindahan kepada pembacanya.
  5. Fungsi Didaktif: adalah fungsi yang mendidik dan mengarahkan pembacanya dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan yang dimuat dalam cerpen.

Unsur Cerpen

Ada dua unsur penting yang terdapat pada sebuah cerpen, yaitu unsur instriksi dan unsur ekstrinsik. Berikut adalah penjelasan yang lebih lengkap tentang unsur-unsur cerpen tersebut:

1.       Unsur Instrinsik

Unsur instrinsik merupakan, suatu unsur pembentuk cerpen yang berasal dari dalam cerpen itu sendiri. Ataupun unsur yang menyusun suatu karya sastra dari dalam yang mewujudkan struktur sebuah karya sastra itu sendiri.

Unsur instrinsik yang menyusun suatu cerpen terdiri dari tema cerita, alur cerita (plot), latar/setting (tempat), tokoh, penokohan, dan sudut pandang. Berikut adalah penjelasan secara lengkapnya:

  • Tema cerita

Yaitu gagasan utama di dalam suatu cerpen.  Biasanya di dalam karya sastra tema bersifa  mengikat dan merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan.

  • Alur Cerita (Plot)

Yaitu alur atau jalannya sebuah cerita di dalam cerpen. Ataupun struktur rangkaian kejadian dalam cerita yang disusun sebagai urutan bagian dalam keseluruhan fiksi.

Karenanya, alur/plot merupakan perpaduan unsur-unsur yang membangun cerita sehingga dapat menjadi kerangkan utama.

  • Latar/Setting

Merupakan keterangan yang berhubungan mengenai tempat, waktu, dan suasana yang terjadi di dalam sebuah cerpen atau karya sastra.

  • Tokoh

Merupakan orang/pelaku yang berperan di dalam sebuah cerpen.

  • Penokohan

Adalah pemberian sifat dan watak kepada tokoh di dalam sebuah cerpen.  Selain itu, penokohan  adalah cara pengarang menggambarkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita.

  • Sudut pandang

Yaitu cara penulis dalam menyampaikan atau dari sudut pandang mana pengarang memandang ceritanya. Ada beberapa sudut pandang yang biasanya digunakan oleh pengarang, sebagai berikut:

  • Sudut pandang orang pertama: biasanya menggunakan kata ganti saya, aku, gue, dan dlsb.
  • Sudut pandang orang ketiga: biasanya menggunakan kata ganti orang ketiga seperti dia, beliau, ia, atau nama orang.
  • Sudut pandang seorang pengamat (serba tahu): biasanya pengarang bertindak seolah-olah mengetahui segala peristiwa yang dialami tokoh dan tingkah laku tokoh.
  • Sudut pandang campuran: pertama pengarang menggunakan sudut pandang orang pertama, kemudian serba tahu dan akhirnya kembali kepada orang pertama.

2.       Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur pembentuk cerpen yang berasal dari luar cerpen itu sendiri. Biasanya menyangkut sebuah latar belakang, seperti latar belakang masyarakat, latar belakang pengarang, dan juga nilai yang terkandung dalam cerpen.

Berikut adalah penjelasan tentang unsur ekstrinsik yang lebih lengkap.

  • Latar Belakang Masyarakat, adalah hal-hal yang mempengaruhi alur cerita dalam cerpen. Seperti: sosial, ekonomi masyarakat, kondisi politik, ideology, dlsb.
  • Latar Belakang Pengarang/Penulis, merupakan hal-hal atau faktor-faktor yang berhubungan dengan pemahaman dan motivasi penulis cerpen dalam membuat tulisannya.
  • Nilai yang Terkandung dalam Cerpen, merupakan nilai-nilai yang terdapat di dalam sebuah cerpen.

Ciri-ciri Cerpen

ciri ciri cerpen

Ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk bisa mengenali sebuah cerpen, salah satunya melalui karakteristiknya. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa membaca cirri-ciri cerpen berikut ini.

  • Isi cerpen bersifat fiktif atau fiksi.
  • Jumlah kata di dalam cerpen tidak lebih dari 10.000 kata, atau kurang dari 10.000 kata.
  • Bentuk atau gaya penulisannya singkat, lebih singkat daripada Novel.
  • Hanya memiliki satu alur saja (alur tunggal).
  • Bentuk tulisannya berisi cerita sehari-hari.
  • Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami oleh pembaca.
  • Bentuk penokohonnya sederhana.
  • Peristiwa yang diangkat hanya beberapa, tidak seluruhnya.
  • Biasanya cerpen dapat meninggalkan pesan dan kesan yang mendalam, sehingga pembacanya dapat merasakan cerpen tersebut.

Sturktur Cerpen

Cerpen memiliki 6 elemen penting yang membangun teks pada cerpen tersebut sehingga membentuk sebuah cerita yang utuh. Struktur cerpen tersebut kurang lebih sebagai berikut.

  • Abstrak

Merupakan ringkasan inti dari cerpen dan termasuk gambaran awal suatu cerita. Unsur abstrak mempunyai sifat opsional, jadi sah-sah saja jika suatu cerpen tidak menggunakan unsur abstrak ini.

  • Komplikasi

Merupakan berbagai urutan kejadian yang dihubungkan berdasar sebab akibat. Sehingga kita dapat melihat karakter atau watak seorang tokoh dalam cerpen melalui struktur ini.

  • Resolusi

Berdasarkan bagian berikut, si pembuat cerpen akan menjelasakan sebuah solusi atau penyelesaian dari suatu masalah yang dialami tokoh dalam cerpen.

  • Orientasi

Merupakan hal-hal yang berhubungan denga masalah waktu,tempat, dan yang ada di dalam cerpen.

  • Evaluasi

Merupakan struktur konflik yang terjadi dan mengarah pada klimaks, dan akan menemukan solusi atau penyelesaian atas konflik tersebut.

  • Koda

Merupakan nilai pelajaran atau nilai moril yang dapat diambil oleh pembaca cerpen.

Kaidah Cerpen

Didalam cerpen terdapat beberapa kaidah bahasa yang digunakan, sebagaimana yang dijelaskan berikut.

  • Memakai / menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung di dalam penulisan percakapan cerpen.
  • Memuat keterangan kata untuk mendeskripsikan latar waktu, tempat, dan juga suasana, contoh: di malam hari yang gelap gulita, di pasar yang di penuhi dengan pembeli dan pedagang, dlsb.
  • Biasa menggunakan gaya bahasa yang sifatnya konotasi, contoh: memakan banyak korban, panjang tangan, dlsb.
  • Terdapat atau memuat kata sifat yang menampilkan tokoh seperti kepribadian dan penampilan fisik yang terdapat dalam cerpen. Badannya kurus dan kulitnya keriput.
  • Tidak menggunakan bahasa yang formal dan tidak baku. Dapat menggunakan gaya bahasa pertentangan, perbandingan, dlsb.

Contoh Cerpen

contoh-cerpen

Wirausaha

Yeni merupakan salah seorang mahasiswi lulusan perikanan yang memilih untuk melakukan wirausaha dari pada bekerja di kantor. Yang unik adalah ia menjual produk sendiri yang diracik berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan ketika di kampus.

Ia menjual produk sambal yang dicampur dengan rumput laut dengan harga yang ekonomis dan menyehatkan. Mulanya, ia memasarkan produk tersebut hanya kepada teman-teman kuliahnya hingga dosen dan juga staf kampus.

Namun, hasil risetnya merupakan produk riset terbaik pada tahun 2017. Di samping harganya yang cukup murah sejalan dengan isi kantong mahasiswa, produk yang ia tawarkan juga cukup mennyehatkan.

“Yen, apa yang membuatmu lebih menyukai dunia wirausaha?

Padahal, kamu itu mahasiswa yang berprestasi lo. Bahkan bisa dengan mudah masuk ke perusahaan tanpa harus melakukan tes. Terlebih produkmu dijual dengan harga sangat murah.

Bagaimana kamu bisa mendapatkan keuntungan darinya?” Tanya salah seorang temannya yang penasaran.

“Benar, jika aku mau bisa saja aku menjual produk sambalku ini dengan harga yang agak mahal. Dan tentu saja tetap akan laku.

Terlebih untuk orang-orang yang paham akan kesehatan. Aku pun juga bisa bekerja di perusahaan yang akan memberiku gaji lebih besar.

Tapi maaf, aku kuliah tinggi bukan untuk mencari kembalian modal dari apa yang sudah aku keluarkan untuk kuliah. Aku sangat senang jika pekerjaanku ini bisa bermanfaat untuk yang lain baik itu dari segi biaya ataupun untuk meningkatkan kesehatan mereka.” Jawab Yeni santai.

Temannya spontan terdiam setelah mendengar penjelasan Yeni.

Tapi maaf, aku kuliah tinggi bukan untuk mencari kembalian modal dari apa yang sudah aku keluarkan untuk kuliah. Aku sangat senang jika pekerjaanku ini bisa bermanfaat untuk yang lain baik itu dari segi biaya ataupun untuk meningkatkan kesehatan mereka.” Jawab Yeni santai.

Sekian

Demikian pembahasan tentang jenis jenis cerpen [lengkap] beserta pengertian, definisi, unsur, dan contoh cerpen. Jangan lupa untuk membaca juga refrensi dari artikel lain seperti contoh surat peminjaman barang, undangan formal bahasa inggris, dan lain sebagainya.

Terimakasih dan semoga bermangfangat : )

Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.