Badan Usaha Yang Didasarkan Pada Kepemilikan Modal Adalah?

Badan Usaha Yang Didasarkan Pada Kepemilikan Modal Adalah
Jenis Badan Usaha – Ada tiga jenis badan usaha, yakni berdasarkan kepemilikan modalnya, kegiatannya, dan wilayah negaranya.

Badan Usaha Berdasarkan Kepemilikan Modal

Jika melihat dari kepemilikan modal, ada tiga jenis badan usaha yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan badan usaha dengan negara atau pemerintah sebagai pemilik modalnya.

Badan Usaha Berdasarkan Kegiatannya

Setidaknya, ada lima jenis badan usaha dalam kategori ini, di antaranya

  1. Ekstraktif, badan usaha dengan jenis kegiatannya telah tersedia di alam, seperti PT Pertamina.
  2. Agraris, badan usaha yang jenis kegiatannya bersifat pertanian, seperti PT Perkebunan Negara.
  3. Industri, badan usaha dengan jenis kegiatannya untuk meningkatkan nilai ekonomi barang dengan mengubah bentuknya.
  4. Perdagangan, badan usaha dengan jenis kegiatannya adalah perdagangan tanpa mengubah bentuknya.
  5. Jasa, badan usaha dengan jenis kegiatan yang memenuhi dan menyediakan jasa kepada khalayak umum.

Badan Usaha Berdasarkan Wilayah Negara

Jika melihat dari wilayah negara, ada dua jenis badan usaha dalam kategori ini, yaitu badan usaha penanaman modal dalam negeri, yaitu modalnya dimiliki oleh masyarakan itu sendiri. Lalu, ada juga badan usaha penanaman modal asing, yaitu modalnya dimiliki oleh masyarakat luar negeri yang beroperasi di dalam negeri.

Apa itu badan usaha milik swasta?

Jenis BUMS – Badan Usaha Milik Swasta terbagi menjadi tiga jenis, antara lain:

Perusahaan Swasta Nasional yang merupakan perusahaan dengan modal usaha dari pihak masyarakat lokal dari dalam negeri.Perusahaan Swasta Asing yang merupakan perusahaan dengan modal usaha dari pihak masyarakat luar negeri. Perusahaan Swasta Campuran yang merupakan bentuk korporasi perusahaan dengan modal usaha yang didapatkan dari kerja sama antar pengusaha nasional (dalam negeri) dengan pengusaha dari luar negeri.

: Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) – Definisi dan Pengertianya

Apa itu badan usaha milik sendiri?

Pengertian BUMS – Pengertian BUMS atau Badan Usaha Milik Swasta pada dasarnya adalah sebuah jenis badan usaha yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh pihak swasta. Tujuan dari BUMS sendiri yaitu mendapatkan keuntungan secara optimal dalam hal pengembangan usaha serta modalnya dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Apa perbedaan antara CV atau PT dan BUMN?

Badan Usaha Milik Negara – Untuk badan hukum yang satu ini perbedaannya dengan badan usaha lainnya sangat jelas. Lalu apa perbedaan antara CV PT dan BUMN? Tentu saja perbedaan mendasar yang paling besar adalah kepemilikannya. Perseroan Terbatas dan juga CV adalah badan usaha yang dimiliki secara pribadi oleh seseorang atau kelompok, beda dengan BUMN yang merupakan aset dari negara.

Apa saja bentuk bentuk BUMN?

Bentuk – Bentuk BUMN – BUMN memiliki berbagai macam atau jenis bentuk – bentuk yang berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No.19 Tahun 2003 tentang BUMN, Badan Usaha Milik Negara terdiri dari dua bentuk, yaitu badan usaha perseroan (persero) dan badan usaha umum (perum).

You might be interested:  Apa Saja Yang Menjadi Peranan Pajak Bagi Indonesia?

Dari mana modal BUMS?

1. BUMS Nasional – BUMS nasional atau sering disebut juga sebagai perusahaan swasta nasional merupakan perusahaan yang modal usahanya berasal dari pihak masyarakat lokal atau pihak dalam negeri. BUMS sendiri meliputi perusahaan perseorangan yang diisi oleh para pelaku usaha kecil atau badan usaha perseorangan.

Contoh Badan Usaha Milik Swasta Nasional, misalnya seperti sebuah firma yang dibangun oleh dua orang atau lebih. Atau bisa juga persekutuan komanditer atau CV yang biasanya didirikan oleh banyak orang, baik yang sebagai partner aktif dan pasif. Tidak hanya itu, ukuran paling besar dari BUMS sendiri adalah perseroan terbatas atau disingkat PT.

Ketika sebuah BUMS mampu menjadi PT, maka akan sangat memungkinkan untuk mendapatkan modal dari luar perusahaan.

Apa arti dari persero?

Badan Usaha Milik Negara: Perusahaan Perseroan (Persero) dan Perusahaan Umum (Perum) Penulis : Erick Makmur Badan Usaha Yang Didasarkan Pada Kepemilikan Modal Adalah Pengertian BUMN (yang selanjutnya disebut BUMN) berdasarkan Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (yang selanjutnya disebut UU BUMN) adalah suatu badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisah.

Perlu diketahui bahwa BUMN terdiri dari dua jenis, BUMN Berdasarkan Pasal 9 UU BUMN dapat berupa (a) Perseroan (yang selanjutnya disebut Persero) dan (b) Perusahaan Umum (yang selanjutnya disebut Perum). Namun masih banyak masyarakat yang mengira bahwa BUMN adalah satu. Hal ini yang ingin ditekankan oleh penulis kepada masyarakat agar tidak salah dan lebih paham dengan konsep BUMN berdasarkan UU BUMN.

Hal pertama yang akan dibahas adalah perseroan. Pasal 1 angka 2 UU BUMN, Perseroan adalah BUMN yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanya mengejar keuntungan.

  • Perusahaan Persero tersebut juga dapat menjadi “Terbuka” yang artinya Persero BUMN yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria untuk melakukan penawaran umum dalam bidang pasar modal.
  • Contoh dari perusahaan Persero adalah PT Pertamina, PT Kimia Farma Terbuka (Tbk.), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

(Telkom), PT Garuda Indonesia Tbk. dan sebagainya. Hal kedua, Berdasarkan Pasal 1 angka 4 UU BUMN, Perum adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki oleh Negara dan tidak terbagi atas saham, yang tujuannya untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan sekaligus mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan.

Contoh dari Perum yang ada di Indonesia adalah Perum Damri, Perum Bulog, Perum Jasatirta, Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Perum Pegadaian dan sebagainya. Tujuan utama dari Perum meliputi melayani kepentingan masyarakat yang umum dan modalnya tidak terbagi atas saham yang hanya dimiliki oleh Negara seorang diri.

Sebagai kesimpulan, BUMN terbagi atas menjadi dua, yaitu Persero dan Perum. BUMN dapat berupa Persero dan Perum. Selanjutnya, Persero dan Perum memiliki perbedaan yang signifikan mulai dari struktur kepemilikan saham hingga tujuan masing-masing dibentuknya Persero dan Perum berbeda.

Kepemilikan Perum seluruhnya dimiliki oleh Negara tidak seperti Persero yang memungkinkan masyarakat atau pihak selain Negara untuk memiliki saham perusahaan tersebut. Selanjutnya tujuan utama Perum dibuat khusus sebagai pelayan masyarakat umum berbeda dengan Persero yang dibuat mengutamakan keuntungan.

Namun, perbedaan ini bukan menjadi penghambat dari fungsi dan peranan dari BUMN yang diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang meliputi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat umum dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat di Indonesia.

You might be interested:  Apa Saja Yang Termasuk Dalam Faktor Produksi Modal?

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4297).

Referensi: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, https://berkas.dpr.go.id/puskajianggaran/kamus/file/kamus-240.pdf (diakses pada 2 Desember 2020). I Made Asu Dana Yoga Arta, Status Kepemilikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Persero Setelah Dikuasai Oleh Pihak Swasta, Jurnal IUS, Volume 5-Nomor 2, Agustus 2017, halaman 180-181.

CV termasuk badan usaha apa?

Commanditaire Vennootschap, atau yang kerap disebut CV, adalah kemitraan dari perseroan terbatas. Jenis badan usaha ini dapat didirikan oleh semua warga negara Indonesia tanpa hukum yang mengikat.

Apa perbedaan antara Perum dan Persero?

Perbedaan tersebut terletak pada aspek permodalan dan tujuannya. Seluruh modal Perum dimiliki oleh negara, sedangkan modal Persero dapat seluruhnya dimiliki oleh negara atau sebagian besar dimiliki oleh negara.

Bagaimana ciri ciri Badan Usaha Milik Swasta?

Anda ingat Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS ini merupakan salah satu jenis badan usaha yang telah Anda pelajari pada menu tentang Jenis-jenis badan Usaha sebelumnya. Nah, selanjutnya Anda sekarang akan mendalami lebih lanjut mengenai Badan Usaha Milik Swasta yang dibedakan menjadi empat yaitu Badan Usaha Swasta Perseorangan, Badan Usaha Persekutuan, Perseoran Terbatas dan Koperasi.

Badan Usaha Milik Swasta memiliki fungsi dan peranan yang penting dalam pembangunan perekonomian Nasional dari kekuatan dana (finansial), profesionalisme dan fleksibilitas yang dimiliki oleh badan usaha swasta. Badan Badan Usaha Milik Swasta berdasarkan kepemilikannya dibedakan menjadi dua yaitu: Badan Usaha Swasta Perseorangan dan Badan Usaha Swasta Perkesekutuan.

Bagaimana ciri-ciri dari kedua Badan Usaha Swasta tersebut?Perhatikan tabel dibawah ini! Tujuan dari badan usaha swasta dalam menjalankan kegiatannya adalah menyediakan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan masyarakat melalui usaha komersial. Laba pada badan usaha swasta berfungsi sebagai sumber pemupukan modal dan tidak boleh digunakan untuk penguasaan ekonomi oleh orang-seorang atau kelompok yang merugikan komponen pemilik faktor produksi.1.Badan Usaha Swasta Perseorangan Yaitu usaha yang dimiliki oleh perseorangan dan memilik ciri-ciri :

  • Dimiliki secara pribadi atau perseorangan
  • Pengelolaan badan usaha mudah dan murah
  • Pengusaha sebagai pemilik bebas dalam mengemukakan dan menerapkan kebijakan kepada bawahan, tanpa melalui jalur birokratis,
  • Pemilik dapat menutup badan usaha jika tidak menguntungkan
  • Modal badan usaha perorangan hanya satu orang (tidak terpisah)
  • Modal berasal dari pribadi pemilik
  • Kelangsungan hidup usaha tergantung pemilik perusahaan itu sendiri
You might be interested:  Jelaskan Apa Yang Dimaksud Dengan Instrumen Keuangan?

Contoh Perusahaan Perseorangan: Usaha kecil atau UKM (Usaha Kecil Menengah) merupakan contoh perusahaan perorangan misalnya salon kecantikan, toko kelontong, warnet, restoran dan laundry seperti gambar-gambar dibawah ini! Sumber:www.agennanospray.com,www.setyawangunarto.com, www.alternetsewa.com,www.greenusa.com,www.pelatihanpariwisata.com 2.Badan Usaha Persekutuan Terdapat beberapa jenis perusahaan yang tergolong perusahaan persekutuan antara lain 1. Firma, didirikan oleh beberapa orang dengan nama bersama.

  1. Dalam firma, setiap penerapan kebijakan harus mempertimbangkan kepentingan-kepentingan para pemilik.
  2. Ekayaan pribadi dan badan usaha juga tidak dipisahkan.
  3. Akibatnya, apabila firma bangkrut, akan diikuti oleh kebangkrutan para pemiliknya.2.
  4. Persekutuan Komanditer (CV) didirikan oleh beberapa orang yang terbagi dalam sekutu aktif dan pasif.

Sekutu aktif adalah orang atau kelompok orang yang mengelola badan usaha. Sedangkan kelompok sekutu pasif orang atau kelompok orang yang tidak mengelola badan usaha, namun menyediakan modal bagi pendirian dan keberlangsungan badan usaha. Dalam CV adanya pemisahan tanggung jawab antara sekutu aktif dan pasif. Contoh usaha persekutuan Firma dan CV Sumber:www.lomboklawyer.com,www.cvanugrahterangabadi.blogspot.com 3. Perseoran Terbatas Merupakan badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang, berbadan hukum, dan modalnya terdiri atas saham-saham. PT memiliki kemampuan mendapatkan modal dalam jumlah besar melalui penerbitan saham.

  1. kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  2. modal dan ukuran perusahaan besar
  3. kelangsungan hidup perusahaan PT ada di tangan pemilik saham
  4. dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  5. kepemilikan mudah berpindah tangan
  6. mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
  7. keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
  8. kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  9. sulit untuk membubarkan
  10. pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

Contoh Perusahaan Perseroan Terbatas Sumber:www.seputarjakarta.com,www.suhmelo.com 4. Koperasi Koperasi merupakan organisasi usaha yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Berdasarkan fungsinya koperasi dibedakan menjadi empat yaitu:

  1. Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi: koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
  2. Koperasi penjualan/pemasaran: koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
  3. Koperasi produksi : koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
  4. Koperasi Jasa : koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: simpan pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.

Contoh Koperasi Sumber: www.indukkud.com,www.harryanto.wordpress.com

Apa arti dari firma?

Apa itu Firma? Kata firma berasal dari bahasa belanda yakni vennootschap onder firma atau VOF yang dapat diartikan sebagai sebuah perserikatan dagang antara beberapa perusahaan. Secara umum, firma sendiri biasa disebut sebuah bentuk persekutuan antara dua perusahaan atau lebih untuk menjalankan usaha dengan memakai nama bersama.