Bagaimana Hubungan Penganggaran Perusahaan Terhadap Laporan Keuangan?

Bagaimana Hubungan Penganggaran Perusahaan Terhadap Laporan Keuangan
Kesimpulan – Proses penganggaran perusahaan membantu membentuk laporan keuangan secara menyeluruh. Dengan mengembangkan laporan keuangan yang diperkirakan ini, sebuah bisnis dapat melacak margin keuntungannya. Ini akan menentukan apakah menguntungkan untuk menjalankan operasi bisnis di masa depan.

  1. Jika bisnis tidak menghasilkan laba, bisnis akan memiliki waktu yang cukup untuk menyesuaikan pendapatan dan biaya sebelumnya.
  2. Mendapatkan keuntungan adalah faktor yang paling penting karena menjalankan bisnis.
  3. Tanpa menghasilkan keuntungan, bisnis tidak bisa berharap untuk bertahan lama di masa depan.

Baca juga : Accurate Online Sebagai Solusi Akuntansi Manufaktur Sederhana Oleh karena itu, anggaran mungkin tampak seperti kerumitan tambahan tetapi merupakan aspek penting dan inti dari bisnis. Dengan menetapkan anggaran bagi diri sendiri, laba, pendapatan, dan tabungan dapat dipahami, disimpan, dan direncanakan ke depannya.

Dengan anggaran berbasis target yang menyeluruh, setiap bisnis menjadi lebih siap untuk menganalisis dari mana uang itu berasal dan juga mencatat ke mana uang itu keluar. Membuat penganggaran perusahaan juga membantu mengurangi risiko kerugian yang tidak terduga karena statistik dapat membantu bisnis dengan memprediksi tren yang akan datang.

Di atas semua itu, pada dasarnya memungkinkan Anda untuk dapat menghasilkan skema dan strategi yang lebih baru untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar untuk masa depan. Dengan mengikuti langkah-langkah untuk memahami tujuan yang telah ditetapkan dengan tepat dan tekun, individu dapat belajar cara bekerja secara efisien sepanjang perjalanan waktu.

Mengapa penganggaran perusahaan menjadi sebuah hal yang penting dalam perusahaan?

Pentingnya Budgeting Suatu Perusahaan Membuat proses anggaran merupakan cara paling efektif untuk menjaga bisnis dan alat-alat pembayarannya agar tetap pada jalur. Perusahaan menyusun rencana anggaran sebagai dasar pelaksanaan seluruh aktivitas usahanya dalam periode satu tahun.

Bagaimana peranan anggaran dalam perusahaan?

PERAN ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN, PENGENDALIAN, DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN (STUDI PADA MEOTEL KEBUMEN) Anggaran adalah hal yang penting bagi sebuah perusahaan. Anggaran dapat digunakan sebagai alat perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan manajemen.

  1. Anggaran menjadi acuan kerja sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan yaitu, mendapatkan keuntungan yang optimal.
  2. Tujuan perusahaan tercapai dengan menggunakan perencanaan yang tepat, pengendalian manajemen yang benar untuk menghasilkan keputusan yang berkualitas.
  3. Eputusan berkualitas merupakan keputusan yang mendukung tujuan organisasi.

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran anggaran sebagai alat perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan pada perusahaan perhotelan yaitu Meotel Kebumen (MK). MK merupakan perusahaan di bidang perhotelan yang baru resmi berdiri pada 15 September 2015.

  1. MK merupakan brand baru dari Dafam Hotel Manajemen yang pertama di Indonesia.
  2. Dengan menawarkan tema retro untuk para tamu yang singgah.
  3. MK merupakan satu-satunya hotel berbintang yang ada di Kebumen (Bintang Tiga) Penelitian ini mengevaluasidengan melakukan prosedur penyusunan anggaran dengan menggunakan pedoman Anthony dan Govindarajan (2011) dan Nafarin (2013).

Evaluasi pengendalian anggaran dilakukan dengan dua cara, yaitu: (1)evaluasi implementasi anggaran,(2) evaluasi pencapaian anggaran. Evaluasi peghitungan harga pokok penjualan kamar merupakan dasar penetapan harga jual dengan pemberian rabat (discount).

Untuk keputusan manajemen tehadap anggaran perlu dilakukan penggolongan biaya (Supriyono,1989). Biaya digolongkan sesuai dengan tujuannya. Proses perencanaan anggaran pendapatan dan laba menggunakan analisis �¢ï¿½ï¿½volume-biaya dan analisis break event point (titik impas). Tujuannya ialah keputusan berupa anggaran tahun berikutnya akurat dan strategi pencapaian anggaran lebih tepat.

Hasil penelitian ini adalah bahwa prosedur penyusunan anggaran di MK tahun 2016 sudah sesuai dengan penyusunan prosedur anggaran secara normatif. Pencapaian GOP di MK tergolong dalam low budget (dibawah 40%). Di Kebumen MK tercatat sebagai leader dalam bisnis perhotelan dilihat dari hotel competitor report.Simulasi penetapan harga pokok kamar MK sudah tepat sehingga pemberian harga discount tidak merugi.

  • Dalam simulasi penetapan harga pokok kamar MK sudah tepat sehingga dalam memberikan harga rabat tidak merugi.
  • MK dapat menggunakan analisis BEP dan CVP untuk perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan manajemen dari anggaran yang ditetapkan.
  • Budget is important for a company.
  • It can be used as a means of planning, controlling and decision making in management.

It serves as a reference of a company to achieve its goal, which is to maximize profit. Such goal can be achieved by using proper planning and proper management control in order to produce quality decisions. Quality decisions are decisions which support organizational goals.

  1. This research aims at identifying the roles of budget as a means of planning, controlling, and decision making at a hotel company, namely Meotel Kebumen (MK).
  2. MK is a hotel company established on September 15, 2015.
  3. First in Indonesia, it a new brand of Dafam Hotel Management.
  4. It offers a retro theme for guests.

It is the only star hotel in Kebumen (three star). This research evaluated budgeting process using the guidelines of Anthony and Govindarajan (2011) and Nafarin (2013). Budgetary control was evaluated in two ways, namely: (1) evaluation of budget implementation, (2) evaluation of budget achievement.

  1. The evaluation of calculating cost of room sold is a basis for determining a selling price by giving discounts.
  2. Cost classification is required in deciding budget management (Supriyono, 1989).
  3. Costs are classified according to their purpose.
  4. The process of revenue and profit budget planning employed cost-volume analysis and break event point analysis.

Accordingly, a decision in the form of next year’s budget will be accurate and strategies for achieving the budget will be more effective. The results of this research indicated that the procedure for making budget in MK 2016 was normatively in compliance with budgeting procedure.

  • GOP generated by MK could be classified as low budget (below 40%).
  • In Kebumen, MK was regarded as a leader in the hotel business based on hotel competitor report.
  • The simulation of the basic room costs in MK was already proper so that giving discounts would not result in loss,MK should be use the CVP and BEP analysis for planning, controlling and management decision making of proper budget.

Kata Kunci : budget, planning, controlling, decision making, cost classification, BEP analysis and CVP analysis. : PERAN ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN, PENGENDALIAN, DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN (STUDI PADA MEOTEL KEBUMEN)

Apa yang dimaksud dengan penganggaran perusahaan dan seberapa penting tujuan serta manfaat penganggaran bagi suatu perusahaan?

Penganggaran perusahaan merupakan suatu proses perencanaan dan pengendalian kegiatan operasi perussahaan yang dinyatakan dalam suatu kegiatan dan suatu uang, nyang bertujuan untuk memproyeksikan operasi perusahaan tersebut dalam proyeksi laporan keuangan (laporan laba-rugi, neraca, perubahan modal dan arus kas).

Mengapa dalam perencanaan penganggaran perlu mempertimbangkan semua bagian yang ada dalam perusahaan?

Nama : Eko Darma Satrio Nim : 14121024 Prodi : Sistem Informasi Tugas E-learning Administrasi Bisnis 1. Berikan gambaran anggaran beserta penjelasannya mengenai mekanisme penyusunan anggaran! 2. Sebutkan dan jelaskan tujuan penyususnan anggaran! 3. Jelasakan kriteria penyusunan anggaran yang baik! Apakah bila peresahaa telah dapat menyususn anggarannya dengan baik maka perusahaan bersangkutan dipastikan dapat mencapai tujuan perusahaan? 4.

  1. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi anggaran! 5.
  2. Sebutkan prinsip-prinsip yang dapat di gunakan sebagai ukuran dalam menyusun anggaran yang baik! 6.
  3. Berikan alasan anda mengapa dalam penyusunan anggaran kenggotaan komite anggaran perlu mempertimbangkan semua bagaian yang ada dalam perusahaan? 7.

Bila dalam penyususnan anggaran, perkiraan yang dipakai akurat apakah kelemahan anggaran dapat dihilangkan? (Jawab) No.1 Gambaran anggaran : Dalam pengelolaan perusahaan, manajemen menetapkan tujuan (goals) dan sasaran (objectives) dan kemudian membuat rencana kegiatan untuk rnencapai tujuan dan sasaran,

MANAJEMEN Penganggaran merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan manajemen, khususnya dalam perencanaan. • Anggaran termasuk dalam salah satu jenis (bentuk) dari Planning. • Anggaran (Budget), Penganggaran (Budgeting). – Anggaran (Budget) Merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang untuk jangka waktu tertentu.

– Budgeting (Penganggaran) : adalah proses penyusunan anggaran yang dibuat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam memperoleh laba. Mekanisme penyusunan anggaran 1. Penentuan pedoman anggaran Anggaran yang akan dibuat pada tahun akan datang sebaiknya disiapkan disiapkan bebrapa bulan sebelum tahun anggaran berikutnya dimulai.

  • Sebelum penyusunan anggaran, terlebih dahulu manajemen puncak melakukan dua hal yaitu: a.
  • Menetapkan rencana besar perusahaan, seperti tujuan, kebaikan dan asumsi sebagai dasar penyusunan anggaran.b.
  • Membentuk panitia penyusun anggaran.2.
  • Persiapan anggaran Dalam persiapan anggaran bagian-bagian yang terkait dengan anggaran mengadakan rapat untuk membuat suatu anggaran, dalam pembuatan suatu anggaran ditentukan juga ramalan penjualan setelah penyusunan ramalan penjualan bagian pemasaran bekerja sama dengan manajer umum dan manajer keuangan untuk menyusun anggaran : a.

Anggaran Penjualan.b. Anggaran beban penjualan.c. Anggaran piutang usaha. Setelah itu manajer produksi bekerja sama dengan manajer keuangan dan umum untuk menyusun : a) Anggaran produksi. b) Anggaran biaya pabrik. c) Anggaran persediaan. d) Anggaran piutang usaha.

  1. Anggaran tersebut dibuat berdasarkan anggaran penjualan yang dibuat ole manajer pemasaran.
  2. Manajer umum bekerja sama dengan manajer keuangan menyusun : Anggaran beban administrasi umum.
  3. Setelah itu manajer keuangan bekerja sama dengan manajer lainnya menyusun: 1) Anggaran laba rugi 2) Anggaran neraca 3) Anggaran kas 3.

Penentuan anggaran Pada tahap penentuan anggaran semua manajer beserta direksi mengadakan rapat kegiatan:  Perundingan untuk menyesuaikan rencana akhir setiap komponen anggaran  Koordinasi dan peneelaahan komponen anggaran  Pengesahaan dan pendistribusian 4.

  • Pelaksanaan anggaran Untuk kepentingan pengawasan setiap manajer membuat laporan realisasi aggaran setelah dianalisis kemudian laporan realisasi anggaran disampaikan pada direksi.
  • No.2 Tujuan dari penyusunan angggaran yaitu : I.
  • Untuk menyatakan harapan/sasaran perusahaan secara jelas dan formal, sehingga bisa mengindari kerancuan dan memberikan arah terhadap apa yang hendak dicapai manajemen.

II. Untuk mengkomunikasikan harapan manajemen kepada pihak-pihak terkait sehingga anggaran dimengerti, didukung, dan dilaksanakan. III. Untuk menyediakan rencana rinci mengenai aktivitas dengan maksud mengurangi ketidakpastian dan memberikan pengarahan yang jelas bagi individu dan kelompok dalam upaya mencapai tujuan perusahaan.

IV.V. Untuk mengkoordinasikan cara/metode yang akan ditempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya Untuk menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja individu dan kelompok, serta menyediakan informasi yang mendasari perlu tidaknya tindakan koreksi. No.3 Kriteria penyusunan anggaran yang baik adalah sebagai berikut :  Anggaran harus dimuat dalam unit moneter.

 Anggaran harus ditinjau, diproses dan disetujui oleh otoritas yang lebih tinggi dari pihak yang menganggarkan (budgetee).  Anggaran minimal harus mencakup periode satu tahun.  Anggaran dapat diubah hanya dalam kondisi tertentu saja.  Anggaran dapat memprediksi potensi tingkat laba bisnis dimasa yang akan datang.

  1.  Anggaran adalah komitmen.
  2. Oleh karena itu mau tidak mau manajer harus melaksanakan tangggung jawab anggaran dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan telah yang dianggarkan.
  3.  Kinerja finansial bisnis perusahaan harus dibandingkan dengan anggaran secara berkala dan selisihnya harus dianalisis dan dijelaskan guna mencapai target anggaran yang telah ditetapkan.

No.4 Faktor-faktor yang mempengaruhi anggaran yaitu : A. Faktor Internal  Data penjualan pada tahun-tahun yang lalu.  Kebijaksanaan perusahaan yang berhubungan dengan masalah harga jual, syarat pembayaran barang yang dijual, promosinya, pemilihan saluran distribusi dan sebagainya.

  1.  Kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan.
  2.  Tenaga kerja yang dimiliki perusahaan.
  3.  Modal kerja yang dimiliki perusahaan.
  4.  Fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki perusahaan dan,  Kebijakan-kebijakan perusahaan yang berkaitan dengan pelaksanaan fungsifungsi perusahaan, baik dibidang pemasaran, produksi, pembelanjaan, administrasi maupun di bidang personalia.B.

Faktor eksternal  Keadaan persaingan.  Tingkat pertumbuhan penduduk.  Tingkat penghasilan masyarakat.  Tingkat penyebaran penduduk.  Agama, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat.  Berbagai kebijaksanaan pemerintah, baik dibidang politik, ekonomi, sosial, budaya maupun keamanan.

  •  Keadaan perekonomian nasional maupun internasional, kemajuan teknologi dan sebagainya.
  • No.5 Prinsip-prinsip yang dapat di gunakan sebagai ukuran dalam menyusun anggaran yang baik adalah : 1.
  • Management Involvement Keterlibatan manajemen dalam penyusunan rencana mempunyai makna bahwa manajemen mempunyai komitmen yang kuat untuk mencapai segala sesuatu yang direncanakan.2.

Organizational Adaptation Suatu rencana keuangan harus disusun berdasarkan struktur organisasi dimana ada ketegasan garis wewenang dan tanggung jawab. Seorang manajer tidak dapat memindahkan tanggung jawab atas suatu pekerjaan walaupun dapat melimpahkan sebagaian wewenangnya kepada bawahan,3.

Responsibility Accounting Agar rencana keuangan dapat di laksanakan dengan baik maka harus didukung dengan adanya sistem responsibility accounting yang polanya disesuaikan dengan pertanggungjawaban organisasi.4. Goal Orientation Penetapan tujuan yang realistis akan menjamin kelangsungan hidup dan pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang,5.

Full communication Suatu perencanaan dan pengendalian dapat berjalan secara efektif apabila antara tingkatan manajemen mempunyai pemahaman yang sama tentang tanggung jawab dan sasaran yang harus dicapai.6. Realistic Expectation Dalam perencanaan manajemen harus menghindari konservatisme dan optimisme yang berlebihan yang menjadikan sasaran tidak dapat dicapai.

Sehingga manajemen harus menetapkan sasaran yang realistis artinya memungkinkan dapat dicapai.7. Timeeliness Laporan-laporan berupa informasi harus diterima manajer tepat pada waktunya sehingga informasi tersebut efektif dan berguna bagi manajemen.8. Flexible Application Perencanaan tidak boleh kaku tetapi harus terdapat celah untuk perubahan sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi,9.

Reward and Punishment Manajemen harus melakukan penilaian kinerja. Manajer yang kinerjanya bagus dan buruk harus diketahui manajemen sehingga pemberian reward dan punishment menjadi transparan, No.6 Alasan mengapa komite anggaran perlu mempertimbang semua bagian dari perusahaan dalam penyusunan anggaran adalah karena perusahaan merupakan sebuah organisasi yang di dalamnya terdapat berbagai elemen-elemen penting, oleh karena itu dalam pengambilan keputusan komite anggaran harus mempertimbangkan semua elemen tersebut agar perencanaan dan pengendalian dapat berjalan secara efektif dan semua tingkatan manajemen mempunyai pemahaman yang sama tentang tanggung jawab dan sasaran yang harus dicapai.

Apakah perusahaan yang telah menyusun anggaran dengan baik dapat dipastikan mencapai tujuan yang ingin dicapai?

Rekap Pertanyaan dan Jawaban Kelompok 9 (J) Anggota Kelompok:  Halida Aulia  Mia Rahmawati  Naimah  Salamat Rahman Dani List pertanyaan Kelompok 1 (L) Aldila T iana Apakah bila perusahaan te lah dapat menyusun anggaran dengan ba ik maka perusahaan bersangkutan dipastikan dapat mencapai tujuan perusahaan ? Jawab: Iya perusahaan te rsebut dapat mencapai tujuannya jika anggaran disusun dengan baik, karena dalam sebuah perusahaan anggaran dapat berfungsi sekaligus menyusun perencanaan dengan baik sehingga kegiatan pun akan berjalan dengan semestinya.

Penganggaran perusahaan mengacu pada proses di mana bisnis memperkirakan keuangannya unt uk peri ode mendatang dan merencanakan operasinya. Dalam mengembangkan anggaran, perusahaan biasanya di mulai dengan rencana proyek, kemudian menentukan jumlah waktu, tujuan, dan biaya proyek. Untuk mencapai tujuannya, sebuah perusahaan harus merencanakan dan menerapkan strateginya dengan cara yang terukur,

You might be interested:  Apa Yang Anda Ketahui Tentang Modal Awal?

Perusahaan harus menentukan apakah suatu proyek layak secara finansial, kemudian mengaitkan tujuan perusahaan dengan sumber daya yang tersedia. Menyusun anggaran adalah sebuah perusahaan merupakan langkah paling penting dalam melakukan perencanaan keuangan.

Mengapa anggaran pada suatu perusahaan dikatakan sebagai alat perencanaan dan alat pengendalian?

Peranan Anggaran Sebagai Salah Satu Alat Perencanaan dan Pengendalian Produksi

  • BAB 1
  • PENDAHULUAN
  • A. LATAR BELAKANG
  • Suatu perusahaan yang berkembang pastinya mempunyai tujuan agar kegiatan dalam perusahaan dapat terarah, namun didalam menghadapi kondisi yang tidak pasti maka perusahaan harus mempunyai strategi-strategi agar dapat tercapai secara efektif dan efisien guna mengoptimalkan pencapaian tujuan dan kelangsungan hidup perusahaan.

Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan adanya sebuah perencanaan yang disertai dengan pengendalian yang efektif. Perencanaan merupakan tindakan yang dibuat berdasarkan fakta dan asumsi mengenai gambaran kegiatan yang dilakukan pada waktu yang akan datang dalam mencapai tujuan yang diinginkan (Napirin, 2004:4).

  • Dengan perencanaan ini suatu kegiatan akan mempunyai suatu pedoman pelaksanaan kerja, agar perencanaan yang ditetapkan dapat tercapai, maka perusahaan perlu mengadakan pengendalian.
  • Pengendalian adalah proses evaluasi kerja, dan jika perlu dilakukan perbaikan, maka harus sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan dengan pengendalian ini suatu perencanaan dapat dilihat apakah yang direncanakan tersebut dicapai atau tidak.

Salah satu alat yang dapat memenuhi kebutuhan perencanaan dan pengendalian adalah anggaran, karena anggaran adalah suatu pendekatan yang formal dan sistematis dari pada pelaksanaan tanggung jawab manajemen di dalam perencanan, koordinasi, dan pengawasan (Adisaputra dan Asri,2003:6).

  1. Dilihat dari pentingnya anggaran dalam perusahaan maka perusahaan dalam mencapai tujuannya diperlukan suatu penyusunan anggaran.
  2. Dalam penyusunan anggaran terdapat dua alternatif penyusunan anggaran yaitu secara komprehensif dan secara parsial.
  3. Secara komprehensif berarti perusahaan melakukan penyusunan anggaran dalam ruang lingkup yang menyeluruh, dimana jenis kegiatan yang dicakupnya meliputi seluruh aktivitas perusahaan, baik bidang pemasaran, produksi, keuangan, dan administrasi umum.

Sedangkan secara parsial adalah anggaran perusahaan yang disusun dengan ruang lingkup yang terbatas yang hanya mencakup sebagian dari kegiatan perusahaan. Dengan adanya dua alternatif dalam penyusunan anggaraan, penulis tertarik untuk meneliti penyusunan anggaran secara komprehensif studi pada i ndustri rumah tangga “Bahana Donat” Malang yang berada di lokasi Mend Armed 1 Jl.

Panglima Sudirman 14 Malang. Pada Industri Rumah Tangga “Bahana Donat” Malang ini terdapat indikasi adanya permasalahan dalam memproduksi donat yang kemudian bermasalah pada semua kegiatan dalam perusahaan tiap tahunnya, yaitu selalu mengalami kelebihan dalam memproduksi. Pada tahun 2005 perusahaan merencanakan penjualan 44635 box namun realisasi penjualannya 40376 box, tahun 2005 merencanakan penjualan 44325 box namun realisasi penjualannya 43437 box, dan tahun 2007 merencanakan penjualan 44610 box namun realisasi penjualannya 39139 box (Data Dari Industri Rumah Tangga “Bahana Donat” Malang Tahun 2005-2007.

Diolah), keterangan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.

  1. Tabel 1
  2. Industri rumah tangga “Bahana Donat” Malang
  3. Rencana penjualan dan realisasi penjualan
  4. Dalam Satuan Box
Tahun Rencana Penjualan Realisasi Penjualan Deviasi
2005 44635 40376 4259
2006 44325 43437 888
2007 44610 39139 5471

Sumber Data: industri rumah tangga “Bahan Donat” Malang. Diolah Data tersebut menjelaskan bahwa kelebihan dalam memproduksi donat maka jumlah bahan mentah yang dibutuhkan untuk membuat donat juga banyak, sehingga mempengaruhi pengeluaran pada perusahaan karena untuk memenuhi pembelian bahan mentah yang dibutuhkan.

  • Oleh karena itu, industri rumah tangga “Bahan Donat” Malang ini perlu adanya penyelesaian dalam memproduksi donat yang kemudiam mempengaruhi semua kegiatan dalam perusahaan.
  • Alasan inilah yang membuat penulis merasa perlu untuk melakukan penelitian mengenai “Peranan Anggaran Sebagai Salah Satu Alat Perencanaan dan Pengendalian Produksi ” (Studi Pada Industri Rumah Tangga “Bahan Donat” Malang), sehingga dapat diketahui peranan anggaran di mana sebagai alat perencanaan dan pengendalian produksi dan peranan anggaran pada Industri rumah tangga “Bahan Donat” Malang, serta dapat memberi masukan pada rumah tangga industri “Bahana Donat” Malang untuk melakukan anggaran dalam kegiatan perusahaan agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara efektif, efisien dan dapat meminimalisir kerugian.B.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan uraian latar belakang diatas, dapat dirumuskan mengenai rumusan masalah yaitu “Bagaimana peranan anggaran sebagai salah satu alat perencanaan dan pengendalian produksi pada industri rumah tangga “Bahana Donat” Malang ?.C. TUJUAN PENELITIAN Adapun tujuan dari penelitian ini berdasarkan latar belakang diatas adalah:

  1. Ingin mengetahui peranan anggaran sebagai salah satu alat perencanaan dan pengendalian produksi.
  2. Ingin mengetahui peranan anggaran pada industri rumah tangga “Bahana Donat” Malang.
  • D. MANFAAT PENELITIAN
  • Dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah di lapangan
  • Dapat dijadikan masukan dalam menentukan sistem perencanaan dan pengendalian (anggaran) manajemen secara integral pada perusahaan
  • Dapat memberikan sumbangan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang perencanaan dan pengendalian (anggaran) perusahaan,
  • E. Batasan Masalah
  • Ruang lingkup penelitian yang dilakukan oleh penulis ini dibatasi oleh:
  • 1. Analisa terhadap peranan anggaran pada industri rumah tangga “Bahan Donat” Malang untuk perencanaan dan pengendalian produski

2. Industri rumah tangga “Bahana Donat” Malang dalam memproduksi donat menggunakan berbagai macam bahan mentah, antara lain terigu, gula, mentega, minyak, telur, miesis, coklat, keju, kacang dimana sebagai bahan pembantu dan bumbu-bumbu lainnya. Oleh karena itu untuk memudahkan penelitian, penulis membatasi obyek penelitian yang akan diolah pada bahan baku utama atau yang memiliki rata-rata penggunaan terbesar sehingga sering mengalami kekurangan dan memiliki frekuensi pemesanan yang tinggi yaitu pada bahan mentah terigu, gula, mentega, minyak, telur, yang digunakan untuk produksi donat.

  1. BAB II
  2. KAJIAN PUSTAKA
  3. A. Penelitian Terdahulu

Marlina dari Universitas Islam Negeri Malang (2005) melakukan penelitian berjudul “Penerapan Anggaran Penjualan Sebagai Salah Satu Alat Pengendalian Dan Perencanaan Penjualan” (Studi Kasus Pabrik Kompor “Kupu Mas” Malang). Menyimpulkan bahwa perusahaan kompor “Kupu Mas” Malang belum melakukan penyusunan anggaran penjualan sesuai dengan prosedur atau langkah-langkah yang benar.

  1. Perusahaan hanya menyusun anggaran penjualan tiap tahun yang didasarkan pada hasil penjualan tahun lalu.
  2. Afrida Ismiati dari Universitas Islam Negeri Malang (2006) melakukan penelitian berjudul “Penerapan Anggaran Biaya Produksi Sebagai Alat Perencanaan Dan Penilaian Kinerja Manajer “(studi kasus pada PT.

Garam (persero) Indonesia di Surabaya. Menyimpulkan bahwa PT. Garam (persero) Indonesia di Surabaya, dalam menerapkan anggaran biaya produksinya telah sesuai dengan tujuan perusahaan, dan dapat digunankan sebagai alat untuk menilai kinerja manajer secara baik yaitu dengan cara menerapkan anggaran tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Muhammad Nur Kholis dari Universitas Islam Negeri Malang (2007) melakukan penelitian berjudul ” Metode Pengendalian Persedian Sebagai Upaya Optimalisasi Proses Produksi” (Studi Pada Perusahaan Knalpot “Sumber Agung” Malang). Menyimpulakan bahwa Efisiensi persediaan knalpot belum di peroleh secara maksimal oleh perusahaan knalpot “Sumber Agung” Malang karena belum dilaksanakannya penerapan manajemen persediaan yang optimal sehingga ketersediaan bahan baku plat sering tidak sesuai dengan kebutuhan yang akhirnya menghambat proses produksi.

Tabel 1 Tabel Penelitian Terdahulu

No Peneliti Judul Metode Pengumpulan Data Jenis Penelitian Hasil penelitian
1 Marlina (2005) Penerapan Anggaran Penjualan Sebagai Salah Satu Alat Pengendalian Dan Perencanaan Penjualan” (Studi Kasus Pabrik Kompor “Kupu Mas” Malang). Observasi, Wawancar, Dokumentasi Deskriptif Kuantitatif Perusahaan kompor “Kupu Mas” Malang belum melakukan penyusunan anggaran penjualan sesuai dengan prosedur atau langkah-langkah yang benar. Perusahaan hanya menyusun anggaran penjualan tiap tahun yang didasarkan pada hasil penjualan tahun lalu.
2 Afrida Ismiati (2006) Penerapan Anggaran Biaya Produksi Sebagai Alat Perencanaan Dan Penilaian Kinerja Manajer “(studi kasus pada PT. Garam (persero) Indonesia di Surabaya). Studi pustaka Observasi, Wawancar, Dokumentasi Deskriptif Kualitatif PT. Garam (persero) Indonesia di Surabaya, dalam menerapkan anggaran biaya produksinya telah sesuai dengan tujuan perusahaan, dan dapat digunankan sebagai alat untuk menilai kinerja manajer secara baik yaitu dengan cara menerapkan anggaran tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.
3 M. Nur Kholis (2007) Metode Pengendalian Persedian Sebagai Upaya Optimalisasi Proses Produksi (Studi Pada Perusahaan Kenalpot “Sumber Agung” Malang)
  • Obsevasi
  • Wawancara
  • Dokumentasi
Deskriptif Kuantitafif Efisiensi persediaan belum di peroleh secara maksimal karena belum dilaksanakannya penerapan manajemen persediaan yang optimal sehingga ketersediaan bahan baku plat sering tidak sesuai dengan kebutuhan yang akhirnya mengghambat proses produksi.
4 Ulfah Hudiya Rochiani (2008) Peranan Anggaran Sebagai Salah Satu Alat Perencanaan dan Pengendalian Produksi (Studi Pada industri rumah tangga “Bahan Donat” Malang)
  1. Obsevasi
  2. Wawancara
  3. Dokumentasi
Deskriptif Kualitatif industri rumah tangga “Bahana Donat” Malang mengalami kelebihan dalam memproduksi donat tiap tahunnya, karena pengusaha donat ini belum melakukan budget dalam kegiatan produksi, maka Untuk mengatasi masalah tersebut industri rumah tangga “Bahana Donat” Malang membutuhkan peranan anggaran sebagai salah satu alat perencanaan dan pengendalian produksi.

Sumber: Data Diolah, 2008 Apabila ditinjau dari penelitian terdahulu, ada beberapa persamaan dan perbedaan dengan penelitian kali ini. Persamaan penelitian terdahulu dengan penelitian kali ini adalah sama-sama meneliti tentang anggaran pada perusahaan.

  • B. Kajian Teoritis
  • a. Pengertian Anggaran
  • Menurut Halim dan Supomo (1990:166), anggaran adalah suatu rencana yang dinyatakan secara kuantitatif, umumnya dalam bentuk uang, untuk jangka waktu tertentu.
  • Menurut Adisaputra dan Anggarini (2007:21), anggaran yang komprehensif merupakan suatu proses yang ditujukan untuk membantu melaksanakan fungsi-fungsi perencanaan dan pengendalian secara efektif. Model anggaran ini mencakup:
  • 1) Pengembangan dan aplikasi tujuan perusahaan dalam arti luas dan jangka panjang (visi dan misi perusahaan)
  • 2) Merumuskan tujuan perusahaan secara khusus
  • 3) Mengembangkan strategi perencanaan laba jangka panjang dalam arti luas
  • 4) Mengembangkan strategi laba jangka pendek secara khusus dengan pertanggung jawaban secara rinci
  • 5) Membuat sistem pelaporan kinerja periodik dengan pertanggungjawaban secara rinci
  • 6) Mengembangkan prosedur tindak lanjut ( follow up )
  • Dengan demikian penganggaran perusahaan dapat didefinisikan sebagai proses penyusunan anggaran yang dibuat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam rangka memperoleh laba.

Menurut Tisnawatisule dan Saefullah (2005:96) melihat perencanaan dari tiga hal yaitu dari sisi proses, fungsi manajemen, dan pengambilan keputusan. Dari sisi proses, fungsi perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan bagaiman tujuan tersebut akan dicapai.

  1. Menurut Amirullah dan Hanafi (2002:59) suatu perencanaan adalah suatu aktifitas integratif yang mencoba untuk memaksimumkan efektifitas secara total dari organisasi sebagai suatu sistem sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi tersebut.
  2. Menurut Hafidhuddin dan Tanjung (2003:77), dalam melakukan perencanaan, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut:
  3. 1) Hasil yang ingin dicapai.
  4. 2) Orang yang akan melakukan.
  5. 3) Waktu dan skala prioritas.
  6. 4) Dana (kapital).

Di dalam konsep manajemen Islam menjelaskan bahwa setiap manusia (bukan hanya organisasi) hendaknya memperhatikan apa yang telah diperbuat pada masa yang telah lalu untuk merencanakan masa yang akan datang. Dalam Al-Qur’an surah al-Hasyr: 18, Allah SWT. berfirman, $ p k š ‰ r ‘ ¯ » t ƒ š ú ï Ï % © ! $ # ( # q ã Z t B # u ä ( # q à ) ® ? $ # © ! $ # ö  Ý à Z t F ø 9 u r Ó § ø ÿ t R $ ¨ B ô M t B £ ‰ s % 7 ‰ t ó Ï 9 ( ( # q à ) ¨ ? $ # u r © ! $ # 4 ¨ b Î ) © ! $ # 7 Ž  Î 7 y z $ y J Î / t b q è = y J ÷ è s ? Ç Ê Ñ È Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (al-Hasyr: 18) Penjelasan dari ayat tersebut adalah hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), konsep ini menjelaskan bahwa perencanaan yang akan dilakukan harus disesuaikan dengan keadaan situasi dan kondisi pada masa lampau, saat ini, serta prediksi masa mendatan. Oleh karena itu, untuk melakukan segala perencanaan masa depan, diperlukan kajian-kajian masa kini. Ketika membuat suatu perencanaan, manajemen perusahaan harus mempertimbangkan bahwa perencanaan itu merupakan tahapan-tahapan yang menuju kepada tujuan. Jadi, perencanaan harus ditetapkan secara sistematis, sehingga merupakan satu proses untuk mencapai tujuan utama. Namun, meski sudah dibuat sedemikian rupa, sesungguhnya tidak ada seseorang yang bisa memprediksi secara persis apa yang akan terjadi di masa depan, maka Allah pun menunjukkan kepada kita agar senantiasa menyiapkan perencanaan dan pengendalian (anggaran) untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara efekif dan efisien. Menurut Hafidhuddin dan Tanjung (2003:90), mengemukakan bahwa sebuah perencanaan dikatakan baik, jika memenuhi persyaratan berikut: 1) Didasarkan pada sebuah keyakinan bahwa apa yang dilakukan adalah baik. Standar baik dalam agama islam adalah yang sesuai dengan ajaran islam.2) Dipastikan betul bahwa sesuatu yang dilakukan memiliki banyak manfaat. Manfaat ini bukan sekedar untuk orang yang melakukan perencanaan, tetapi juga untuk orang lain.3) Didasarkan pada ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan apa yang dilakukan. Untuk merencanakan bisnis, maka seorang pengusaha harus banyak mendengar dan membaca agar dapat mempertanggungjawabkan segala hal yang dilakukannya.4) Melakukan studi banding ( benchmark ). Benchmark adalah melakukan studi terhadap praktik terbaik dari perusahaan sejenis yang telah sukses menjalankan bisnisnya.5) Dipikirkan prosesnya. Seperti proses seperti apa yang akan dilakukan. Pengendalian adalah suatu usaha atau metode yang dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi penyimpangan dari apa yang diharapkan atau yang telah direncanakan. Dalam hal ini pengendalian mengusahakan agar penyimpangan yang terjadi dalam perusahaan dapat diminimalisir. Pengendalian merupakan suatu usaha atau metode yang digunakan untuk memperbaiki penyimpangan yang diinginkan dan untuk menjamin tercapainya suatu tujuan serta terlaksananya rencana yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Jadi pengendalaian dimaksudkan untuk memastikan apakah pekerjaan mencapai hasil yang memuaskan yang sesuai dengan tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Menurut Manan dalam Hafidhuddin dan Tanjung (2003:156), pengawasan atau pengendalian dalam pandangan Islam dilakukan untuk meluruskan yang tidak lurus, mengoreksi yang salah, dan membenarkan yang haq. Tujuan melakukan pengawasan, pengendalian, dan koreksi adalah untuk mencegah seseorang jatuh terjerumus kepada sesuatu yang salah. Karena setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban apa yang telah dikerjakan, yang dijelaskan pada QS. Al-Jatsiyah: 28 3 ” t  s ? u r ¨ @ ä,7 p ¨ B é & Z p u Š Ï O % y ` 4 ‘ @ ä,7 p ¨ B é & # Ó t ç ô ‰ è ? 4 ‘ n < Î ) $ p k È : » t G Ï, t P ö q u ‹ ø 9 $ # t b ÷ r t " ø g é B $ t B ÷ L ä ê Z ä, t b q è = y J ÷ è s ? Ç Ë Ñ È Artinya: "Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut, tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalannya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan." (QS. Al-Jatsiyah).

  • Penjelasan dari ayat tersebut adalah setiap umat atau setiap manusia diperintahkan untuk melihat buku catatan amalannya atau perbuatan, karena setiap amalannya akan diberi balasan.
  • b. Fungsi Anggaran
  • Anggaran mempunyai beberapa fungsi dalam suatu perusahaan, karena anggaran merupakan strategi perusahaan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Menurut Haruman dan Rahayu (2007:5), beberapa fungsi anggaran dalam proses manajemen adalah sebagai berikut:
  • 1) Di bidang planning
  • a) Membantu manajemen meneliti dan mempelajari segala masalah yang berkaitan dengan aktivitas yang akan dilaksanakan
  • b) Membantu mengarahkan seluruh sumber daya yang ada di perusahaaan dalam menentukan arah
  • c) Membantu atau menunjang kebijaksanaan perusahaaan
  • d) Membantu manajemen memilih tujuan perusahaan
  • e) Membantu menstabilkan kesempatan kerja yang tersedia
  • f) Membantu pemakaian alat-alat fisik secara lebih efektif
  • 2) Di bidang coordinating
  • a) Membantu mengkoordinir faktor sumber daya manusia dengan perusahaan
  • b) Membantu menilai kesesuaian antara rencana aktivitas perusahaan dengan keadaan lingkungan usaha yang dihadapi
  • c) Membantu menempatkan pemakaian modal pada saluran-saluran yang menguntungkan sesuai dan seimbang dengan program perusahaan
  • d) Membantu mengetahui kelemahan dalam organisasi
  • 3) Di bidang controlling
  • a) Membantu mengawasi kegiatan dan pengeluaran
  • b) Membantu mencegah pemborosan
  • c) Membantu menetapkan standar baru
  • c. Manfaat dan Kelemahan Anggaran

Anggaran mempunyai banyak manfaat dalam perusahaan., disamping anggaran mempunyai manfaat, anggaran juga mempunyai kelemahan. Menurut Nafirin (2004:15), manfaat anggaran, antara lain:

  1. 1) Segala kegiatan dapat terarah pada pencapaian tujuan bersama
  2. 2) Dapat digunakan sebagai alat menilai kelebihan dan kekurangan pegawai
  3. 3) Dapat memotivasi pegawai
  4. 4) Menimbulkan rasa tanggungjawab pada pegawai
  5. 5) Menghindari permborosan dan pembayaran yang kurang perlu
  6. 6) Sumber daya seperti tenaga kerja, peralatan dan dana dapat digunakan seefisien mungkin
  7. 7) Alat pendidikan bagi para pegawai
  8. Adapun kelemahan- kelemahan dalam anggaran, antara lain:
  9. 1) Anggaran dibuat berdasarkan taksiran dan asumsi sehingga mengandung unsur ketidak pastian.
  10. 2) Menyusun anggaran yang cermat memerlukan waktu, uang, dan tenaga yang tidak sedikit, sehingga tidak semua perusahaan mampu menyusun anggaran secara lengkap dan akurat.
  11. 3) Pihak yang merasa dipaksa untuk melaksanakan anggaran dapat menggerutu dan menentang, sehingga pelaksanaan anggaran dapat menjadi kurang efektif.
  12. d. Jenis-Jenis Anggaran
  13. Adapun jenis-jenis anggaran menurut Haruman dan Rahayu (2007:6), di klasifikasikan sebagai berikut:
  14. 1) Berdasarkan ruang lingkup
  15. a) Anggaran komprehensif, yaitu anggaran perusahaan yang disusun dengan ruang lingkup yang menyeluruh yang mencakup seluruh aktivitas perusahaan
  16. b) Anggaran parsial, yaitu anggaran perusahaan yang disusun dengan ruang lingkup yang terbatas yang hanya mencakup sebagian dari kegiatan perusahaan
  17. 2) Berdasarkan fleksibelitasnya
  18. a) Anggaran fixed ( fixed budget ) yaitu anggaran yang disusun untuk periode tertentu dimana volumenya sudah tertentu dan berdasarkan volume tersebut direncanakan revenue, cost, dan expenses, serta tidak diadakan revisi secara periodik
  19. b) Anggaran kontinyu ( countinues budget ) yaitu anggaran yang disusun untuk periode waktu tertentu dimana volumenya sudah tertentu dan berdasarkan volume tersebut direncanakan revenue, cost, dan expenses, tetapi diadakan revisi secara periodik dan ditambahkan anggaran untuk satu triwulan pada periode anggaran berikutnya
  20. 3) Berdasarkan jangka waktu
  21. a) Anggaran jangka pendek, yaitu anggaran operasional yang menunjukkan rencana operasi atau kegiatan untuk satu periode akuntansi (biasanya 1 tahun) yang akan datang. Anggaran ini terdiri dari anggaran penjualan, anggaran pembelian bahan baku, anggaran upah langsung, anggaran biaya overhead, anggaran persediaan bahan baku dan barang jadi, anggaran biaya penjualan dan promosi, anggaran biaya administrasi, anggaran harga pokok barang barang yang dijual, anggaran rugi/laba yang diproyeksikan, anggaran sisa laba yang diproyeksikan, anggaran pendapatan dan pengeluaran lain-lain, anggaran tambahan modal, anggaran kas, piutang dan daftar neraca yang diproyeksikan
  22. b) Anggaran jangka panjang, yaitu anggaran yang menunjukkan rencana investasi dalam tahun anggaran dengan waktu lebih dari satu tahun
  23. a. Pengertian Anggaran Penjualan
You might be interested:  Yang Bukan Termasuk Modal Dari Koperasi Adalah?

Menurut Haruman dan Rahayu (2007:45), anggaran penjualan merupakan dasar penyusunan anggaran lainnya dan umumnya disusun terlebih dahulu sebelum menyusun anggaran lainnya. Oleh karena itu anggaran penjualan sering disebut anggaran kunci.

  • Anggaran penjualan ( sales budget ) ialah budget yang direncanakan secara lebih terperinci penjualan perusahaan selama periode yang akan datang yang didalamnya meliputi rencana tentang jenis (kualitas) barang yang akan dijual, jumlah (kuantitas), harga barang, waktu penjualan serta tempat/ daerah penjualannya.
  • b. Manfaat Penyusunan Anggaran Penjualan
  • Menurut Haruman dan Rahayu (2007:45), tujuan penyusunan anggaran penjualan adalah untuk merencanakan setepat mungkin tingkat penjualan pada periode yang akan datang dengan memperhatikan data yang merupakan pencerminan kejadian yang dialami perusahaan dimasa lalu, khususnya dibidang penjualan.
  • Kegunaan anggaran penjualan sendiri sebagai pedoman kerja, alat koordinasi dan pengawasan kerja, serta sebagai dasar bagi penyusunan budget-budget yang lainnya.
  • c. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Penjualan
  • Menurut Haruman dan Rahayu (2007:46), Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Penjualan sebagai berikut:
  • 1) Faktor-faktor internal
  • a) Penjualan tahun-tahun yang lalu
  • b) Kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan masalah penjualan
  • c) Kapasitas produksi yang dimiliki serta kemugkinan perluasannya
  • d) Tenaga kerja yang tersedia baik jumlah maupun keahliannya
  • e) Modal kerja yang dimiliki perusahaan
  • f) Fasilitas lain yang menunjang
  • 2) Faktor-faktor eksternal
  • a) Keadaan persaingan dipasar
  • b) Posisi perusahaan dalam persaingan
  • c) Tingkat pertumbuhan penduduk
  • d) Elastisitas permintaan terhadap harga barang yang dihasilkan
  • e) Kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah yang berpengaruh
  • d. Penyusunan Anggaran Penjualan
  • Menurut Adisaputra dan Asri (2003:127), dalam penyusunan anggaran penjualan, langkah yang perlu dilakukan meliputi:
  • 1) Penentuan dasar-dasar anggaran
  • a) Penentuan relevant variabel yang mempengaruhi penjualan.
  • b) Penentuan tujuan umum dan khusus yang diinginkan
  • c) Penentuan strategi pemasaran yang dipakai
  • 2) Penyusunan rencana penjualan
  • a) Analisa ekonomi, dengan mengadakan proyeksi terhadap aspek-aspek mikro seperti:
  • (1) Moneter.
  • (2) Kependudukan.
  • (3) Kebijaksanaan- kebijaksanaan pemerintah dibidang ekonomi.
  • (4) Teknologi.
  • Dan menilai akibatnya terhadap permintaan industri.
  • b) Melakukan analisa industri
  • Analisa ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan masyarakat menyerap produk sejenis yang dihasilkan oleh industri.
  • c) Melakukan analisa prestasi penjualan yang lalu

Analisa ini dilakukan untuk mengetahui posisi perusahaan pada masa lalu. Dengan kata lain unuk mengetahui market share yang dimiliki perusahaan dimasa lampau.

  1. d) Analisa penentuan prestasi penjualan yang akan datang
  2. Analisa ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk mencapai target penjulaan dimasa depan, dengan memperhatikan faktor-faktor produksi seperti:
  3. (1) Bahan mentah.
  4. (2) Tenaga kerja.

(3) Kapasitas produksi.Keadaan permodalan.

  • e) Menyusun forecast penjualan, yaitu meramalkan jumlah penjualan yang diharapkan dengan anggapan segala sesuatu berjalan seperti masa yang lalu ( forecasted sales ).
  • f) Menentukan jumlah penjualan yang dianggarkan ( budgeted sales ).
  • g) Menghitung rugi/laba yang mungkin diperoleh ( budgeted profit ).

Mengkomunikasikan rencana penjualan yang telah disetujui pada pihak lain yang berkepentingan. : Peranan Anggaran Sebagai Salah Satu Alat Perencanaan dan Pengendalian Produksi

Mengapa perusahaan harus menyusun anggaran dan anggaran apa saja yang harus disusun?

Strategi Penyusunan Anggaran Perusahaan yang Efektif Bagaimana Hubungan Penganggaran Perusahaan Terhadap Laporan Keuangan Secara umum saat mendengar kata anggaran/ budgeting yang terlintas di pikiran kita ialah menerima sejumlah uang, kemudian menentukan berapa jumlah yang harus dialokasikan untuk pengeluaran tertentu. Sistem ini biasanya bisa dijalankan dengan baik oleh individu, misalnya usai menerima gaji seseorang dapat mengalokasikan dana tersebut untuk belanja bulanan, hiburan, tabungan, cicilan dsb.

  1. Namun, dalam dunia diperlukan keterlibatan banyak pihak dalam menentukan anggaran.
  2. Menentukan jumlah yang harus dikeluarkan untuk berbagai pengeluaran hanyalah tahap awal dari proses pembuatan anggaran.
  3. Selanjutnya perusahaan harus menilai kinerja pengeluarannya secara efektif.
  4. Terlepas dari jenis bisnis, kemampuan dalam menerapkan anggaran adalah masalah hidup dan mati dalam dunia bisnis.

Sebelumnya pembahasan lebih lanjut mari kita memahahi terlebih dahulu apa itu definisi anggaran/ budgeting di perusahaan. Pengertian anggaran ( budget ) ialah suatu rencana yang disusun secara sistematis, meliputi seluruh kegiatan perusahaan, dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter dan berlaku untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang (Munandar, 1986).

Sebagai alat barometer bagi pihak manajemen dalam melakukan perencanaan keuangan di masa yang akan datang. Membuat perencanaan seberapa besar rencana anggaran yang ditetapkan dan dijadikan sebagai alat acuan otorisasi keuangan. Alat untuk mengukur seberapa besar tingkat pencapaian target perusahaaan dan efisiensi biaya.

Proses perumusan anggaran/ budgeting biasanya disusun pada awal periode tahun berjalan, dan rencana anggaran yang tertuang harus merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari Perencanaan laporan keuangan yang terdiri dari Laporan Neraca, Laba Rugi, dan Arus Kas ( Cash Flow ).

  • Umumnya, perusahaan memulainya dengan anggaran master atau statis.
  • Anggaran perusahaan statis adalah anggaran dengan angka berdasarkan output dan input yang direncanakan di masing-masing divisi perusahaan.
  • Ini adalah bagian pertama dalam pembuatan anggaran, dimana menentukan jumlah dana yang dimiliki perusahaan dan berapa yang akan digunakan.

Anggaran ini menentukan jumlah yang diproyeksikan dan perusahaan berusaha untuk tetap berada pada batasan-batasan tersebut. Untuk menentukan anggaran statis yang realistis, para manager menggunakan metode economic forecasting. Agar penyusunan Rencana Anggaran Perusahaan berjalan efektif maka diperlukan langkah dan strategi sebagai berikut :

Anggaran disusun berdasarkan divisi, dan setiap divisi dalam perusahaan mengajukan rencana kegiatan dan anggaran biaya. Dalam merumuskan perencanaan pendapatan dan biaya harus dilihat dan dievaluasi terlebih dahulu dengan data historis laporan keuangan beberapa tahun ke belakang Membandingkan Rencana Anggaran yang telah dibuat dengan laporan keuangan perusahaan lainnya yang sejenis. Apakah Biaya yang telah dianggarkan sudah efektif atau masih bisa dilakukan efisiensi. Harus dipisahkan antara penyusunan rencana anggaran terhadap proyek yang saat ini sedang dikerjakan dengan perencanaan proyek baru untuk masa yang akan datang. Pengawasan yang ketat terhadap penggunaan budget perusahaan apakah sudah sesuai dengan perencanaan awal. Membuat Laporan Keuangan Perusahaan lengkap yang berisikan Laporan aktual dengan analisa perbandingan nilai budget. Memberikan penghargaan dan sanksi terhadap pencapaian efisiensi maupun unefisiensi dari nilai budget.

Untuk menilai keefektifan pengendalian maka penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan anggaran dianalisis dan dicari penyebabnya untuk dasar bagi penyusun anggaran dalam merancang tindakan koreksi yang diperlukan dan untuk penilaian kinerja penyusun anggaran (mulyadi,2001 :495). Sehingga tujuan yang tidak ditetapkan semula dapat dicapai. : Strategi Penyusunan Anggaran Perusahaan yang Efektif

Bagaimana suatu perusahaan dapat memperoleh manfaat dari penyusunan anggaran?

Ciri Anggaran – Anggaran memiliki empat ciri, yaitu (1) berupa rencana, (2) meliputi seluruh kegiatan, (3) dinyatakan dalam satuan moneter, dan (4) menunjukkan jangka waktu. Baca juga artikel : Anggaran merupakan suatu rencana yang menggambarkan mengenai kegiatan perusahaan di masa yang akan datang.

Anggaran akan dijadikan sebagai pedoman kerja, alat kerja, dan alat pengendalian sehingga anggaran harus dapat mencakup semua kegiatan yang akan dilaksanakan oleh semua bagian yang ada di perusahaan. Apabila ada sebagian dari kegiatan perusahaan yang tidak tercakup dalam anggaran, berarti ada sebagian kegiatan yang tidak mempunyai pedoman atau arah.

dalam sangat dibutuhkan pada anggaran mengingat setiap unit berbeda, seperti bahan baku yang menggunakan satuan berat (kg), satuan panjang (m), dan satuan isi (l) serta tenaga kerja yang menggunakan satuan kerja (misalnya harian). Unit moneter menyeragamkan semua satuan yang berbeda tersebut sehingga perbedaan antara yang direncanakan dengan yang direalisasikan memungkinkan untuk dijumlahkan, diperbandingkan, dan dianalisis lebih lanjut.

  • Anggaran juga harus menunjukkan secara jelas jangka waktu berlakunya angka-angka tersebut, agar dapat mempermudah penilaian pencapaian apa yang telah memungkinkan untuk dicapai, sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
  • Anggaran diperlukan tentunya karena mempunyai tujuan dan manfaat.
  • Manfaat Anggaran Dengan penyusunan anggaran, upaya perusahaan akan lebih banyak berhasil apabila ditunjang oleh kebijakan yang terarah dan dibantu oleh perencanaan yang matang.

Perusahaan yang berkecenderungan memandang ke depan akan selalu memikirkan apa yang mungkin dilakukannya pada masa yang akan datang. Dalam pelaksanaannya, perusahaan itu tinggal berpegangan pada semua rencana yang telah disusun sebelumnya. Di mana, bagaimana, mengapa, dan kapan adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus selalu dikembangkan dalam kegiatan sehari-hari.

Jika pada suatu kesempatan hal ini ditanyakan kepada seorang manajer yang sukses, sering didapatkan jawaban bahwa ide-ide untuk kegiatan pada waktu mendatang pada umumnya didasarkan pada jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas. Dalam perusahaan-perusahaan manufaktur (pabrik), kegiatan akan dilakukan dengan lebih efisien dan tingkat keuntungan akan lebih besar apabila manajemen memperhatikan rencana untuk aktivitasnya di masa depan.

Manfaat utama dari penganggaran bisnis adalah dapat ditentukannya kegiatan-kegiatan yang paling menguntungkan yang akan dilakukan. Manfaat penyusunan anggaran antara lain sebagai perencanaan terpadu, pedoman pelaksanaan, alat koordinasi, alat pengawasan, dan alat evaluasi.

  1. Sebagai perencanaan terpadu, anggaran perusahaan dapat digunakan sebagai alat untuk merumuskan rencana perusahaan dan untuk menjalankan pengendalian terhadap berbagai kegiatan perusahaan secara menyeluruh.
  2. Dengan demikian, anggaran merupakan suatu alat manajemen yang dapat digunakan baik untuk keperluan perencanaan maupun pengendalian.

Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan perusahaan, anggaran dapat memberikan pedoman yang berguna baik, bagi manajemen puncak maupun manajemen menengah. Anggaran yang disusun dengan baik akan membuat bawahan menyadari bahwa manajemen memiliki pemahaman yang baik tentang operasi perusahaan dan bawahan akan mendapatkan pedoman yang jelas dalam melaksanakan tugasnya.

  • Di samping itu, penyusunan anggaran memungkinkan perusahaan untuk mengantisipasi perubahan dalam lingkungan dan melakukan penyesuaian sehingga kinerja perusahaan dapat lebih baik.
  • Sebagai alat koordinasi kerja, penganggaran dapat memperbaiki koordinasi kerja internal perusahaan.
  • Sistem anggaran memberikan ilustrasi operasi perusahaan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, sistem anggaran memungkinkan para manajer divisi untuk melihat hubungan antarbagian (divisi). Sebagai alat pengawasan kerja, anggaran memerlukan serangkaian standar target yang bisa dibandingkan dengan realisasinya sehingga pelaksanaan setiap aktivitas dapat dinilai kinerjanya.

Dalam menentukan standar acuan, diperlukan pemahaman yang realistis dan analisis yang saksama terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Penentuan standar yang sembarangan tanpa didasari oleh pengetahuan dapat menimbulkan lebih banyak masalah daripada manfaat. Hal ini mengingat standar dalam anggaran yang ditetapkan secara sembarangan tersebut mungkin merupakan target yang mustahil untuk dicapai karena terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Standar yang ditetapkan terlalu tinggi akan menimbulkan frustrasi atau ketidakpuasan. Sebaliknya, standar yang terlalu rendah akan menjadikan biaya tidak terkendali, menurunkan laba, dan menurunkan semangat kerja. Sebagai alat evaluasi kegiatan perusahaan, anggaran yang disusun dengan baik menerapkan standar yang relevan akan memberikan pedoman bagi perbaikan operasi perusahaan dalam menentukan langkah-langkah yang harus ditempuh agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan cara yang baik.

Bagaimana anggaran bisa digunakan didalam perencanaan dan pengendalian jangka pendek perusahaan?

1.Apa yang dimaksud dengan anggaran? Bagaimana anggaran dapat digunakan didalam perencanaan dan pengendalian jangka pendek perusahaan? *Anggaran merupakan rencana keuangan periodik yang disusun berdasarkan program yang telah disahkan dan merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan moneter untuk jangka waktu tertentu.

* Anggaran dapat digunakan didalam perencanaan dan pengendalian jangka pendek perusahaan dengan melakukan kegiatan seperti berikut, antara lain: Manajer divisi harus menganalisis lingkungan umum industri. *Divisi pemasaran harus menyiapkan ramalan penjualan untuk tiap-tiap produk. *Divisi pabrik menyiapkan etimasi biaya untuk fasilitas baru pabrik dan produk.

*Para analisis keuangan mengevaluasi usulan pengeluaran modal, rencana-rencana biaya operasi tiap divisi, dan menyajikan usulan sumber dan penggunaan dana. *Untuk rencana 5 tahun harus dibuat oleh divisi perencanaan, dikoreksi oleh manajer divisi, dan rencana ini belum merupakan rencana yang final.

Hal apa saja yang dapat mengakibatkan anggaran akan mengalami kegagalan dalam perusahaan?

Anggaran yang dibuat akan mengalami kegagalan bila hal – hal berikut ini tidak diperhatikan: 1. Pembuatan anggaran tidak cakap, tidak mampu berpikir ke depan, dan tidak memiliki wawasan yang luas.2. Wewenang dalam membuat anggaran tidak tegas.3. Tidak didukung oleh masyarakat.4. Dana tidak cukup.

Bagaimana perencanaan anggaran yang baik dan tepat sasaran itu seperti apa?

Pembahasan – Membuat suatu anggaran dana sangat diperlukan kehati-hatian, kejelian, ketelitian, dan penuh pertimbangan karena berkaitan erat dengan jumlah nominal yang nanti akan dikeluarkan agar anggaran yang diperkirakan efektif dan sesuai dengan real di laporan akhir sehingga bisa dipertanggung jawabkan secara akurat.

Mengevaluasi anggaran tahun lalu dengan anggaran yang akan dibuat

Jika awal sebelumnya sudah pernah membuat suatu anggaran dana, disitu bisa dijadikan sebagai rujukan awal atau pedoman yang dapat kita susun, dan membandingkanya sebagai bahan evaluasi penyusunan anggaran yang akan kita susun.

Penyusunan anggaran dibuat penuh ketelitian dan kejelian secara terperinci

Hal ini dilakukan untuk mengurangi adanya kelebihan dana ataupun kekurangan dana yang dapat merugikan keberlangsungan suatu perusahaan atau perorangan itu sendiri.

Melakukan pencatatan secara aktual

Pencatatan ini bertujuan untuk mengontrol dan pengawasan terhadap pembelanjaan anggaran agar sesuai dengan anggaran yang diperkirakan dari awal. Pelajari lebih lanjut Siklus penyusunan anggaran Proses penyususnan anggaran Pengertian perencanaan anggaran Mekanisme penyusunan anggaran Detil Jawaban Kelas : SMAMapel : EkonomiKategori : Bab 6 – APBN dan APBD dalam Pembangunan EkonomiKata kunci : Penyusunan Anggaran

Kode : 11.12.6 : Bagaimana perencanaan anggaran yang baik dan tepat sasaran itu

Apabila dalam suatu penyusunan anggaran perkiraan yang digunakan sudah akurat apakah kelemahan anggaran dapat dihilangkan?

Tugas E-learning Administrasi Bisnis DI Susun oleh : Joko Purnomo 14121023 UNIVERSITAS MERCUBUANA YOGYAKARTA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI PRODI SISTEM INFORMASI 2015-2016 Soal : 1. Berikan gambaran anggaran beserta penjelasannya mengenai mekanisme penyusunan anggaran! 2.

Sebutkan dan jelaskan tujuan penyususnan anggaran! 3. Jelasakan kriteria penyusunan anggaran yang baik! Apakah bila peresahaa telah dapat menyususn anggarannya dengan baik maka perusahaan bersangkutan dipastikan dapat mencapai tujuan perusahaan? 4. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi anggaran! 5.

Sebutkan prinsip-prinsip yang dapat di gunakan sebagai ukuran dalam menyusun anggaran yang baik! 6. Berikan alasan anda mengapa dalam penyusunan anggaran kenggotaan komite anggaran perlu mempertimbangkan semua bagaian yang ada dalam perusahaan? 7. Bila dalam penyususnan anggaran, perkiraan yang dipakai akurat apakah kelemahan anggaran dapat dihilangkan? Jawaban : 1.) Gambaran Mekanisme Penyusunan Anggaran A.

  1. Mekanisme Penyusunan Anggaran Salah satu sasaran dilaksanakannya fungsi penyusunan anggaran ini adalah untuk menjamin tercapainya tujuan yang telah ditentukan.
  2. Masing – masing tujuan ini kemudian dapat diperinci lebih lanjut berikut ini : 1.
  3. Tujuan – tujuan yang umum, yang menyangkut hal – hal seperti :  Ekonomis finansial : Ekonomis berupa peranan yang diinginkan oleh perusahaan sebagai lembaga yang bergerak di bidang ekonomi, lalu Finansial berupa mencari keuntungan sebagai persyaratan agar perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
You might be interested:  Pajak Merupakan Sumber Pendapatan Negara Yang Dimanfaatkan Untuk Kepentingan?

 Konsumen : Bahwa produk yang dihasilkan harus dapat memberikan kepuasan kepada konsumen dan memelihara hubungan baik dengan konsumen.  Pemilik modal : Menjalin hubungan yang sebaik mungkin dengan kaum pemilik modal, agar mereka tetap bersedia memberikan modalnya.2.

  • Tujuan – tujuan yang khusus, yang menyangkut hal – hal seperti :  Produk : Misalnya perusahaan ingin dikenal sebagai produsen produk-produk bermutu.
  •  Luas daerah pemasaran yang ingin dicapai, nasional atau regional.
  •  Market share yang dimiliki.
  •  Return on Investment tertentu.
  • Untuk mencapai tujuan – tujuan diatas, perusahaan seharusnya menyusun anggaran yang merupakan penjabaran secara lebih terperinci dari masing – masing tujuan menjadi pogram kerja yang akan dilaksanakan.

Di dalam garis besarnya, mekanisme penyusunan anggaran berjalan paralel dengan pembagian wewenang dan tanggung jawab operasional yang tercermin dalam bagan organisasi perusahaan. Komisi anggaran umumnya berada langsung di bawah Direksi, karena baik dalam penyusunan maupun dalam pelaksanaannya anggaran perlu melibatkan personalia dari berbagai bagian.

  1. Hal ini dilakukan agar anggaran menjadi alat vital bagi manajemen untuk menggerakan serta mengarahkan kegiatan – kegiatan seluruh bagian.B.
  2. Eanggotaan Dari Komisi Anggaran ini Meliputi : 1.
  3. Salah seorang Anggota Direksi.
  4. Bertugas memberikan pedoman umum yang akan dipakai dalam penyusunan anggaran, baik jangka pendek atau tahunan.2.

Manajer Pemasaran. Bertugas menyusun anggaran penjualan dan anggaran biaya distribusi, termasuk biaya iklan dan promosi.3. Manajer produksi. Bertugas menyusun anggaran yang berhubungan dengan seluruh kegiatan produksi seperti : tenaga kerja, bahan mentah, pembelian, biaya overhead dll.4.

Manajer Keuangan. Bertugas menyusun anggaran yang berhubungan dengan posisi keuangan perusahaan seperti anggaran kas, anggaran rugi/laba dan neraca.5. Manajer Bagian Umum, Administrasi dan Personalia. Bertugas menyusun anggaran yang berhubungan dengan biaya umum, administrasi dan personalia.2.) Tujuan Dari Penyusunan Angggaran Yaitu Sebagai Berikut : a.

Digunakan sebagai landasan yuridis formal dalam memilih sumber dan investasi dana.b. Memberikan batasan atas jumlah dana yang dicari dan digunakan c. Merinci jenis sumber dana yang dicari maupun jenis investasi dana sehingga dapat memudahkan pengawasan d.

  • Merasionalkan sumber dana dan investasi dana agar dapat mencapai hasil yang maksimal.e.
  • Menyempurnakan rencana yang telah disusun karena dengan anggaran, lebih jelas dan nyata terlihat f.
  • Menampung dan menganalisis serta memutusakan setiap usulan yang berkaitan dengan keuangan.g.
  • Mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun anggaran.h.

Pengolahan data dan informasi yang telah dikumpulkan untuk melakukan penaksiran-penaksiran.i. Menyusun anggaran serta menyajikannya secara sistematis.j. Pengkoordinasian pelaksanaan anggaran k. Pengumpulan data dan informasi untuk keperluan pengawasan kerja dengan melakukan penilaian.l.

  1. Pengolahan dan penganalisaan data untuk menghasilkan kesimpulan terhadap kegiatan kerja yang telah dilaksanakan serta menyusun kebijakan-kebijakan sebagai tindak lanjut dari kesimpulan yang telah di ambil.3.) A.
  2. Reteria Penyusunan Anggaran Yang Baik adalah Sebagai Berikut :  Realistis, artinya tidak terlalu optimis dan tidak pula terlalu pesimis namun tetapdapat dipertanggungjawabkan.

 Luwes, artinya tidak terlalu kaku, dan mempunyai peluang untuk disesuaikandengan keadaan yang mungkin berubah. Untuk itu pihak manajemen perlumengamati perubahan lingkungan yang terus-menerus terjadi agar dapatmelakukan penyesuaian bilamana diperlukan.

  1.  Kontinew artinya membutuhkan perhatian terus-menerus dan tidak merupakansuatu usaha yang insidentil B.
  2. Reteria Penyusunan Anggaran Dapat Mencapai Tujuan Perusahaan Sebagai berikut :  Anggaran harus dimuat dalam unit moneter.
  3.  Anggaran harus ditinjau, diproses dan disetujui oleh otoritas yang lebih tinggi dari pihak yang menganggarkan.

 Anggaran minimal harus mencakup periode satu tahun.  Anggaran dapat diubah hanya dalam kondisi tertentu saja.  Anggaran dapat memprediksi potensi tingkat laba bisnis dimasa yang akan datang.  Anggaran adalah komitmen. Oleh karena itu mau tidak mau manajer harus melaksanakan tangggung jawab anggaran dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan telah yang dianggarkan.

 Kinerja finansial bisnis perusahaan harus dibandingkan dengan anggaran secara berkala dan selisihnya harus dianalisis dan dijelaskan guna mencapai target anggaran yang telah ditetapkan.4.) Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Anggaran adalah Faktor Internal dan Eksternal Yaitu Sebagai Berikut : 1. Faktor Internal adalah Faktor-faktor yang ada dalam perusahaan itu sendiri.

Faktor-faktor tersebut antara lain berupa penjualan tahun lalu, Kebijakan Perusahaan, Modal Kerja yang dimiliki, Tenaga Kerja yang dimiliki, Kapasitas Perusahaan yang dimiliki, dll.2. Faktor Eksternal adalah Faktor-faktor yang ada diluar perusahaan tapi mempengaruhi kehidupan perusahaan.

Faktor-faktor tersebut antara lain berupa keadaan persaingan, tingkat pertumbuhan penduduk, penghasilan masyarakat, pendidikan masyarakat, penyebaran penduduk, agama, adat-istiadat dan kebiasaan masyarakat, dll.5.) Prinsip-prinsip yang dapat digunakan sebagai ukuran dalam penyusunan Anggaran adalah sebagai berikut : a.

Otorisasi oleh legislative. Anggaran public harus mendapatkan otorisasi dari legislative terlebih dahulu sebelum eksekutif dapat membelanjakan anggaran tersebut.b. Komprehensif. Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan pengeluaran pemerintah.c. Keutuhan anggaran.

  1. Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus terhimpun dalam dana umum (general fund).d.
  2. Nondiscretionary appropriation.
  3. Jumlah yang disetujui oleh dewan legislative harus termanfaatkan secara ekonomis, efisien, dan efektif.e. Periodik.
  4. Anggaran merupakan suatu proses yang periodic, dapat bersifat tahunan maupun multitahunan.f.

Akurat. Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang tersembunyi (hidden reserve) yang dapat dijadikan sebagai kantong-kantong pemborosan dan efisiensi anggaran serta dapat mengakibatkan munculnya underestimate pendapatan dan overestimate pengeluaran.g.

Jelas. Anggaran hendaknya sederhana, dapat dipahami masyarakat, dan tidak membingungkan.h. Diketahui public. Anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas.6.) Berikan alasan anda mengapa dalam penyusunan anggaran kenggotaan komite anggaran perlu mempertimbangkan semua bagaian yang ada dalam perusahaan Menurut Saya karena di dalam suatu perusahaan penyusunan Anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu (periode) tertentu di masa yang akan dating.

Oleh karena rencana yang disusun dinyatakan dalam bentuk unit moneter, maka angaran sering kali disebut juga dengan rencana keuangan. Dalam anggaran, satuan kegiatan dan satuan uang menempati posisi penting dalam arti segala kegiatan akan dikuantifikasikan dalam satuan uang, sehingga dapat diukur pencapaian efisiensi dan efektivitas dari kegiatan yang dilakukan.

Secara lebih substansial, penganggaran merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait dengan harapan manajemen tentang pendapatan, biaya dan beragam transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan dating.7.) Bila dalam penyususnan anggaran, perkiraan yang dipakai akurat apakah kelemahan anggaran dapat dihilangkan Meskipun dalam penyusunan anggaran menggunakan perkiraan yang akurat kelemahan anggaran tidak dapat dihilangkan namun dapat diminimalisir.

Penganggaran melibatkan beberapa aspek yang mempengaruhinya diantaranya, penyusunan anggaran melibatkan banyak pihak, maka secara potensial dapat menimbulkan persoalan-persoalan hubungan kerja (humanrelation) yang dapat menghambat proses pelaksanaan anggaran selain itu juga adanya unsur subjektivitas pembuat kebijakan (decision maker) dalam hal tersebut adalah manajemen (General Manager / Direktur).

Apakah manfaat dengan adanya penganggaran?

Ciri Anggaran – Anggaran memiliki empat ciri, yaitu (1) berupa rencana, (2) meliputi seluruh kegiatan, (3) dinyatakan dalam satuan moneter, dan (4) menunjukkan jangka waktu. Baca juga artikel : Anggaran merupakan suatu rencana yang menggambarkan mengenai kegiatan perusahaan di masa yang akan datang.

  • Anggaran akan dijadikan sebagai pedoman kerja, alat kerja, dan alat pengendalian sehingga anggaran harus dapat mencakup semua kegiatan yang akan dilaksanakan oleh semua bagian yang ada di perusahaan.
  • Apabila ada sebagian dari kegiatan perusahaan yang tidak tercakup dalam anggaran, berarti ada sebagian kegiatan yang tidak mempunyai pedoman atau arah.

dalam sangat dibutuhkan pada anggaran mengingat setiap unit berbeda, seperti bahan baku yang menggunakan satuan berat (kg), satuan panjang (m), dan satuan isi (l) serta tenaga kerja yang menggunakan satuan kerja (misalnya harian). Unit moneter menyeragamkan semua satuan yang berbeda tersebut sehingga perbedaan antara yang direncanakan dengan yang direalisasikan memungkinkan untuk dijumlahkan, diperbandingkan, dan dianalisis lebih lanjut.

Anggaran juga harus menunjukkan secara jelas jangka waktu berlakunya angka-angka tersebut, agar dapat mempermudah penilaian pencapaian apa yang telah memungkinkan untuk dicapai, sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Anggaran diperlukan tentunya karena mempunyai tujuan dan manfaat. Manfaat Anggaran Dengan penyusunan anggaran, upaya perusahaan akan lebih banyak berhasil apabila ditunjang oleh kebijakan yang terarah dan dibantu oleh perencanaan yang matang.

Perusahaan yang berkecenderungan memandang ke depan akan selalu memikirkan apa yang mungkin dilakukannya pada masa yang akan datang. Dalam pelaksanaannya, perusahaan itu tinggal berpegangan pada semua rencana yang telah disusun sebelumnya. Di mana, bagaimana, mengapa, dan kapan adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus selalu dikembangkan dalam kegiatan sehari-hari.

Jika pada suatu kesempatan hal ini ditanyakan kepada seorang manajer yang sukses, sering didapatkan jawaban bahwa ide-ide untuk kegiatan pada waktu mendatang pada umumnya didasarkan pada jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas. Dalam perusahaan-perusahaan manufaktur (pabrik), kegiatan akan dilakukan dengan lebih efisien dan tingkat keuntungan akan lebih besar apabila manajemen memperhatikan rencana untuk aktivitasnya di masa depan.

Manfaat utama dari penganggaran bisnis adalah dapat ditentukannya kegiatan-kegiatan yang paling menguntungkan yang akan dilakukan. Manfaat penyusunan anggaran antara lain sebagai perencanaan terpadu, pedoman pelaksanaan, alat koordinasi, alat pengawasan, dan alat evaluasi.

Sebagai perencanaan terpadu, anggaran perusahaan dapat digunakan sebagai alat untuk merumuskan rencana perusahaan dan untuk menjalankan pengendalian terhadap berbagai kegiatan perusahaan secara menyeluruh. Dengan demikian, anggaran merupakan suatu alat manajemen yang dapat digunakan baik untuk keperluan perencanaan maupun pengendalian.

Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan perusahaan, anggaran dapat memberikan pedoman yang berguna baik, bagi manajemen puncak maupun manajemen menengah. Anggaran yang disusun dengan baik akan membuat bawahan menyadari bahwa manajemen memiliki pemahaman yang baik tentang operasi perusahaan dan bawahan akan mendapatkan pedoman yang jelas dalam melaksanakan tugasnya.

  • Di samping itu, penyusunan anggaran memungkinkan perusahaan untuk mengantisipasi perubahan dalam lingkungan dan melakukan penyesuaian sehingga kinerja perusahaan dapat lebih baik.
  • Sebagai alat koordinasi kerja, penganggaran dapat memperbaiki koordinasi kerja internal perusahaan.
  • Sistem anggaran memberikan ilustrasi operasi perusahaan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, sistem anggaran memungkinkan para manajer divisi untuk melihat hubungan antarbagian (divisi). Sebagai alat pengawasan kerja, anggaran memerlukan serangkaian standar target yang bisa dibandingkan dengan realisasinya sehingga pelaksanaan setiap aktivitas dapat dinilai kinerjanya.

  • Dalam menentukan standar acuan, diperlukan pemahaman yang realistis dan analisis yang saksama terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan.
  • Penentuan standar yang sembarangan tanpa didasari oleh pengetahuan dapat menimbulkan lebih banyak masalah daripada manfaat.
  • Hal ini mengingat standar dalam anggaran yang ditetapkan secara sembarangan tersebut mungkin merupakan target yang mustahil untuk dicapai karena terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Standar yang ditetapkan terlalu tinggi akan menimbulkan frustrasi atau ketidakpuasan. Sebaliknya, standar yang terlalu rendah akan menjadikan biaya tidak terkendali, menurunkan laba, dan menurunkan semangat kerja. Sebagai alat evaluasi kegiatan perusahaan, anggaran yang disusun dengan baik menerapkan standar yang relevan akan memberikan pedoman bagi perbaikan operasi perusahaan dalam menentukan langkah-langkah yang harus ditempuh agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan cara yang baik.

Mengapa perusahaan harus menyusun anggaran dan anggaran apa saja yang harus disusun?

Strategi Penyusunan Anggaran Perusahaan yang Efektif Bagaimana Hubungan Penganggaran Perusahaan Terhadap Laporan Keuangan Secara umum saat mendengar kata anggaran/ budgeting yang terlintas di pikiran kita ialah menerima sejumlah uang, kemudian menentukan berapa jumlah yang harus dialokasikan untuk pengeluaran tertentu. Sistem ini biasanya bisa dijalankan dengan baik oleh individu, misalnya usai menerima gaji seseorang dapat mengalokasikan dana tersebut untuk belanja bulanan, hiburan, tabungan, cicilan dsb.

  • Namun, dalam dunia diperlukan keterlibatan banyak pihak dalam menentukan anggaran.
  • Menentukan jumlah yang harus dikeluarkan untuk berbagai pengeluaran hanyalah tahap awal dari proses pembuatan anggaran.
  • Selanjutnya perusahaan harus menilai kinerja pengeluarannya secara efektif.
  • Terlepas dari jenis bisnis, kemampuan dalam menerapkan anggaran adalah masalah hidup dan mati dalam dunia bisnis.

Sebelumnya pembahasan lebih lanjut mari kita memahahi terlebih dahulu apa itu definisi anggaran/ budgeting di perusahaan. Pengertian anggaran ( budget ) ialah suatu rencana yang disusun secara sistematis, meliputi seluruh kegiatan perusahaan, dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter dan berlaku untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang (Munandar, 1986).

Sebagai alat barometer bagi pihak manajemen dalam melakukan perencanaan keuangan di masa yang akan datang. Membuat perencanaan seberapa besar rencana anggaran yang ditetapkan dan dijadikan sebagai alat acuan otorisasi keuangan. Alat untuk mengukur seberapa besar tingkat pencapaian target perusahaaan dan efisiensi biaya.

Proses perumusan anggaran/ budgeting biasanya disusun pada awal periode tahun berjalan, dan rencana anggaran yang tertuang harus merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari Perencanaan laporan keuangan yang terdiri dari Laporan Neraca, Laba Rugi, dan Arus Kas ( Cash Flow ).

Umumnya, perusahaan memulainya dengan anggaran master atau statis. Anggaran perusahaan statis adalah anggaran dengan angka berdasarkan output dan input yang direncanakan di masing-masing divisi perusahaan. Ini adalah bagian pertama dalam pembuatan anggaran, dimana menentukan jumlah dana yang dimiliki perusahaan dan berapa yang akan digunakan.

Anggaran ini menentukan jumlah yang diproyeksikan dan perusahaan berusaha untuk tetap berada pada batasan-batasan tersebut. Untuk menentukan anggaran statis yang realistis, para manager menggunakan metode economic forecasting. Agar penyusunan Rencana Anggaran Perusahaan berjalan efektif maka diperlukan langkah dan strategi sebagai berikut :

Anggaran disusun berdasarkan divisi, dan setiap divisi dalam perusahaan mengajukan rencana kegiatan dan anggaran biaya. Dalam merumuskan perencanaan pendapatan dan biaya harus dilihat dan dievaluasi terlebih dahulu dengan data historis laporan keuangan beberapa tahun ke belakang Membandingkan Rencana Anggaran yang telah dibuat dengan laporan keuangan perusahaan lainnya yang sejenis. Apakah Biaya yang telah dianggarkan sudah efektif atau masih bisa dilakukan efisiensi. Harus dipisahkan antara penyusunan rencana anggaran terhadap proyek yang saat ini sedang dikerjakan dengan perencanaan proyek baru untuk masa yang akan datang. Pengawasan yang ketat terhadap penggunaan budget perusahaan apakah sudah sesuai dengan perencanaan awal. Membuat Laporan Keuangan Perusahaan lengkap yang berisikan Laporan aktual dengan analisa perbandingan nilai budget. Memberikan penghargaan dan sanksi terhadap pencapaian efisiensi maupun unefisiensi dari nilai budget.

Untuk menilai keefektifan pengendalian maka penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan anggaran dianalisis dan dicari penyebabnya untuk dasar bagi penyusun anggaran dalam merancang tindakan koreksi yang diperlukan dan untuk penilaian kinerja penyusun anggaran (mulyadi,2001 :495). Sehingga tujuan yang tidak ditetapkan semula dapat dicapai. : Strategi Penyusunan Anggaran Perusahaan yang Efektif

Mengapa perusahaan perlu menyusun anggaran brainly?

Arti penting anggaran bagi perusahaan, perorangan, pemerintah

  • Jawaban:
  • Pentingnya anggaran bagi perusahaan, perorangan, pemerintah adalah agar fungsi-fungsi manajemen dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
  • Penjelasan:
  • Anggaran dapat membantu kita mempermudah melaksanakan pekerjaan, arena dengan adanya anggaran kita sudah tau seberapa bantak anggaran yang kita miliki dan seberapa jauh pekerjaan kita dapat terlaksana dengan memaksimalkan anggaran tersebut, jadi tujuan-tujuan kita dapat tercapai dengan lebih mudah.