Faktor Apa Saja Yang Mendorong Terjadinya Inovasi Keuangan?

Faktor Apa Saja Yang Mendorong Terjadinya Inovasi Keuangan
Pemicu Terjadinya Inovasi Keuangan – Jendela Guru Pemicu Terjadinya Inovasi Keuangan karena beberapa faktor. Blatch (2011) mengklasifikasikan ada dua kelompok besar pemicu munculnya inovasi keuangan, yaitu dari sisi dan dari sisi Faktor internal muncul dari kebutuhan dan tujuan pengelola usaha, baik usaha di bidang keuangan, maupun entitas bisnis yang lain.

Faktor ini sering disebut sebagai faktor permintaan ( demand driven innovation ). Sedangkan faktor eksternal muncul karena adanya pasar yang tidak sempurna, adanya perubahan lingkungan bisnis, dan adanya tantangan perkembangan ekonomi baru. Faktor eksternal ini sering disebut faktor suplai ( supply driven innovation ).

Pandangan lain ada yang menyatakan bahwa inovasi keuangan muncul karena adanya pihak-pihak yang ingin mengelak dari peraturan, sehingga inovasi yang muncul merupakan upaya untuk memanfaatkan celah dalam ketentuan-ketentuan, misalnya ketentuan pajak. Selain itu ada pandangan yang menyatakan bahwa inovasi adalah munculnya instrumen-instrumen baru yang lebih efisien dalam hal penyebaran risiko antar pelaku pasar.

Meningkatnya ketidakstabilan tingkat bunga, inflasi, harga ekuitas, dan nilai tukar. Meningkatnya ketidakstabilan ini mendorong para pelaku pasar untuk meningkatkan perlindungan, sehingga memacu munculnya inovasi keuangan, terutama perlindungan risiko.Kemajuan teknologi informasi, teknologi komunikasi, dan teknologi komputer. Kemajuan teknologi ini memungkinkan melakukan inovasi keuangan untuk menciptakan produk-produk keuangan yang hanya bisa dijalankan dan dipantau dengan bantuan teknologi.Meningkatnya kapasitas pelaku pasar profesional, karena meningkatnya pendidikan, pelatihan, dan keterampilan. Beberapa produk keuangan sangat rumit, namun karena pelaku pasar kapasitasnya sudah sangat tinggi, maka memungkinkan mereka dengan cepat menerima dan menguasai produk tersebut. Oleh karena itu kapasitas pelaku keuangan memungkinkan diciptakannya produk-produk canggih, meskipun dengan matematika yang rumit.Ketatnya persaingan antar lembaga perantara keuangan. Hukum persaingan menyatakan bahwa semakin ketat persaingan dalam pasar, akan menjadikan pelaku pasar tersebut semakin inovatif. Demikian juga dalam pasar keuangan, semakin ketatnya persaingan antar lembaga perantara keuangan maka inovasi keuangan akan meningkat.Insentif untuk menghadapi peraturan-peraturan dan pajak. Karakter dasar dari pengusaha adalah mencari peluang untuk mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu dalam menghadapi peraturan pun akan dicari peluang atau celah dimana mereka masih bisa mendapatkan keuntungan tanpa melanggar peraturanPerubahan pola global kekayaan keuangan. Perkembangan pendapatan dan kemakmuran masyarakat, menjadikan diversifikasi permintaan atas produk- produk keuangan agar mereka memiliki banyak pilihan dalam menyimpan kekayaannya.

You might be interested:  Penerimaan Pajak Di Indonesia Yang Terbesar?

Referensi: Murti Lestari.2015. Bank dan Lembaga Keuangan Nonbank. Penerbit Universitas Terbuka: Tanggerang Selatan. Hal 2.15 : Pemicu Terjadinya Inovasi Keuangan – Jendela Guru

Apa itu inovasi keuangan?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Inovasi keuangan adalah sebuah tindakan menciptakan instrumen keuangan baru serta teknologi, lembaga, dan pasar keuangan baru. Singkatnya, inovasi keuangan adalah suatu perubahan atau perkembangan baru dalam hal finansial atau keuangan.

  1. Inovasi keuangan terkini termasuk dana lindung nilai, ekuitas swasta, derivatif cuaca, produk berstruktur ritel, dana yang diperdagangkan di bursa, kantor multi-keluarga, dan obligasi Islam (Sukuk).
  2. Sistem perbankan bayangan telah melahirkan berbagai inovasi keuangan termasuk produk sekuritas berbasis hipotek dan kewajiban hutang yang dijaminkan (CDO).

Ada 3 kategori inovasi: kelembagaan, produk, dan proses. Inovasi institusional berkaitan dengan penciptaan jenis baru perusahaan keuangan seperti perusahaan kartu kredit spesialis seperti Capital One, platform perdagangan elektronik seperti Charles Schwab Corporation, dan bank langsung.

Apa itu manajer keuangan?

Faktor-faktor Pendorong Bisnis Global

INOVASI KEUANGAN Inovasi Keuangan Manajemen resiko telah menjadi istilah yang populer dalam lingkungan perusahaan dan manajemen. Dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan, kerentanan dalam harga komoditas, valuta asing, kredit, dan ekuitas menjadi hal yang biasa dewasa ini.

  • Perputaran naik turunnya harga ini tidak semerta-merta langsung berdampak pada proses pelaporan internal, tetapi juga menghadapkan perusahaan pada risiko menderita kerugian ekonomis.
  • Hal ini memacu tujuan aktivitas perusahaan dalam mengidentifikasikan resiko yang mereka hadapi berasal dari kerentanan tersebut, memutuskan resiko mana yang perlu dilindungi dan mengevaluasi hasil strategi manajemen risiko yang dijalankan.
You might be interested:  Seorang Wajib Pajak Besarnya Pajak Yang Terutang Ditetapkan Oleh Pemerintah?

Pertumbuhan jasa manajemen risiko yang cepet memungkinkan perusahaan dapat mempertinggi nilai perusahaan dengan mengatur manajemen risikonya. Investor dan pemegang saham perusahaan lainnya mengharapkan manajer keuangan untuk mengidentifikasikan dan secara aktif mengelola eksposur tersebut.

  1. Pada saat yang bersamaan, kemajuan dalam teknologi keuangan memungkinkan pergeseran risiko keuangan kepada pundak orang lain.
  2. Meski demikian, beban untuk mengukur risiko antar pihak tidak dapat dialihkan dan sekarang berada pada pundak sekelompok besar pelaku keuangan, yang banyak di antaranya berada ribuan mil jauhnya.

Tampaklah jelas adanya ketergantungan yang ditimbulkan terhadap praktik pelaporan internasional dan kebingungan yang timbul dari perbedaan pengukuran produk risiko keuangan. Mereka yang memiliki keahlian manajemen risiko sangat dihargai oleh pasar. Kompetisi Global Faktor lain yang turut menyumbangkan makin pentingnya akuntansi internasional adalah fenomena kompetisi global.

  • Penentuan acuan ( benchmarking ), suatu tindakan untuk membandingkan kinerja satu pihak dengan suatu standar yang memadai, bukanlah hal yang baru.
  • Hal yang baru adalah standar perbandingan yang kini melampaui batas-batas nasional.
  • Dalam penentuan acuan terhadap pesaing internasional, seseorang harus berhati-hati untuk memastikan bahwa perbandingan yang dilakukan memang benar-benar dapat dibandingkan.

Sebagai contoh, alat ukur kinerja yang sering digunakan adalah pengembalian atas ekuitas ( Return on equity -ROE). Dalam membandingkan ROE suatu perusahaan konsumsi tahan lama dari Amerika dengan Electrolux dari Swedia, apakah anda benar-benar membandingkan apel dengan apel atau apakah anda membandingkan apel dengan jeruk? Perbandingan ROE AS dengan ROE Swedia akan seperti membandingkan apel dengan jeruk.

  1. Sejak Swedia sebagai anggota komunitas Eropa, Electrolux saat ini disajikan dengan menggunakan Standar Laporan Keuangan Internasional (IFRS).
  2. Angka ini diikuti dengan sejumlah penyesuaian yang diperlukan untuk menyajikan ulang angka-angka tersebut menurut suatu dasar yang konsisten dengan GAAP AS.
  3. Serangkaian penyesuaian yang serupa juga diperlukan untuk ekuias pemegang saham.

Para pembaca laporan keuangan yang tidak menyadari perbedaan pengukuran nasional dan perhitungan penyesuaian yang diperlukan dengan jelasnya berada dalam posisi yang tidak mengunungkan. Merger dan Akuisisi Lintas Batas Negara Seiring dengan berlanjutnya tren global atas konsolidasi industri, berita mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan kenyataan sehari-hari.

Apabila umumnya merger diringkas dengan istilah sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan. Perbedaan aturan pengukuran nasional dapat memperumit proses penilaian perusahaan.

Sebagai contoh, penilaian perusahaan seringkali didasarkan pada faktor-faktor berbasis harga seperti rasio harga atas laba (P/E). Pendekatan di sini adalah untuk menurunkan rata-rata faktor P/E untuk perusahaan yang sebanding dalam industri dan menerapkan faktor ini atas laba yang dilaporkan oleh perusahaan yang sedang dinilai untuk menghasilkan harga penawaran yang memadai.

You might be interested:  Modal Yang Menjadi Sumber Pendapatan Bagi Pemiliknya Adalah?

Perhatian utama perusahaan yang melakukan akuisisi ketika sedang memberikan tawaran atas target akuisisi asing adalah sejauh apa faktor E (laba- earnings ) dalam ukuran P/E ini merupakan refleksi sesungguhnya dari variabel yang sedang diukur bila dibandingkan dengan hasil dari perbedaan pengukuran akuntansi.

Perbedaan aturan pengukuran akuntansi dapat menimbukan arena bermain yang tidak sebanding dalam pasar untuk memperoleh kendali perusahaan. Dengan demikian, jika perusahaan A di negara A diperbolehkan untuk menempatkan muhibah ( goodwill ) yang dibeli langsung sebagai cadangan, sedangkan perusahaan B di negara B harus mengamortisasikan goodwill yang dibeli ke dalam laba, maka perusahaan A mungkin akan memperoleh keunggulan penawaran bila dibandingkan perusahaan B jika sedang mengakuisisi suatu target perusahaan.

Apa perbedaan antara inovasi produk dan inovasi proses?

Kelebihan –

  • Akses keuangan yang terasa jauh lebih mudah. Terlebih lagi saat ini sistem online sudah hampir merambah ke semua pelayanan keuangan.
  • Perkembangan produk dan jasa keuangan yang jauh lebih baik. Sehingga dapat membantu memilih keputusan yang tepat dalam perencanaan keuangan.
  • Bukan hanya mata uang konvensional saja yang dapat dimiliki, namun juga mata uang digital (cryto currency) sudah dapat dimiliki dan dikelola dengan sangat mudah.