Kemukakan Yang Dimaksud Dengan Kegiatan Produksi Padat Modal?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Padat modal merupakan industri yang dibangun dengan modal besar dan didukung dengan teknologi tinggi. Industri padat modal termasuk industri dasar atau indutri hulu seperti mesin, logam dasar, industri elektronik.

  • Industri padat modal merupakan indutri yang dalam proses produksinya cendrung menekankan dan tergantung pada penggunaan mesin-mesin dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja manusia.
  • Industri ini menggunakan teknologi tinggi.
  • Industri padat modal industri yang hanya dijalankan oleh perusahaan besar.

Sedangkan perusahaan kecil atau rumah tangga jarang atau bahkan tidak dapat menjalankan industri seperti indutri padat karya. Di kalangan para perencana dan pelaksana seperti perusahaan industri besar yang padat modal merupakan alat untuk pertumbuhan industri dan ekonomi yang tinggi.

  1. Dalam penggunaan industri padat modal penghematan energi bagi industri merupakan kata kunci untuk menghasilkan efesiensi perusahaan.
  2. Dalam negara yang sedang berkembang seperti Indonesia biasanya teknik produksi yang sering digunakan atau cocok ialah teknik produksi padat karya.
  3. Erena di negara berkembang lebih banyak tersedia faktor produksi tenaga kerja manusia.

Sebaliknya untuk negara maju biasanya teknik produksi yang digunakan adalah teknik produksi padat modal, karena dianggap negara tersebut lebih banyak terdapat modal daripada tenaga kerja dan tenaga kerja relatif lebih mahal harganya.

Apa yang dimaksud dengan padat modal dan padat karya?

Padat karya adalah suatu skala kegiatan produksi dimana jumlah faktor produksi tenaga kerja lebih besar dibanding faktor produksi modal. Padat modal adalah suatu kegiatan produksi dimana jumlah faktor produksi modal lebih besar dibanding faktor produksi tenaga kerja.

Apa yang dimaksud teknologi padat karya?

Pemerintah telah membuat berbagai kebijakan untuk mengatasi masalah kemiskinan yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan Padat Karya (Cash for Work). Padat Karya adalah pengolahan sumber daya manusia untuk bekerja di lapangan pekerjaan yang dibuat oleh pemerintah, hususnya pemerintah daerah.

Sedangkan di bidang industri juga digunakan istilah yang sama untuk menyerap tenaga kerja dengan cara ini yaitu industri Padat Karya dan industri Padat Modal. Untuk industri Padat Modal lebih membesarkan biaya operasionalnya daripada industri Padat Karya yang lebih memperbanyak tenaga kerja. Di Indonesia sendiri pemerintah lebih menekankan kepada perusahaan untuk menggunakan tipe industri Padat Karya daripada Padat Modal agar sumber daya alam dapat terserap.

Di lain pihak, perusahaan juga tidak mau menggaji terlalu banyak tenaga kerja karena hal itu bisa merugikan dan membuat bangkrut sehingga mereka lebih memilih menggunakan Padat Modal. Hal itu sebenarnya tidak merugikan orang- orang yang memiliki keahlian di suatu bidang dalam industri tersebut, tetapi hal itu sangat merugikan orang-orang dengan kapasitas kemampuan seadanya yang dalam tanda kutip merupakan sumber daya terbanyak yang diusahakan pemerintah untuk diterima perusahaan-perusahaan tersebut.

Tujuan utama pembuatan kebijakan ini ialah memberdayakan masyarakat yang menganggur sehingga mereka dapat menghidupi keluarganya. Kebijakan Padat Karya sebenarnya diperuntukkan kepada masyarakat yang tidak bisa bekerja di pedesaan maupun perkotaan dikarenakan ketidakmampuannya untuk berkompetisi mendapatkan pekerjaan, sehingga mereka mempunyai kemungkinan menganggur.

Sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap investasi padat karya yang dinilai dapat mengatasi masalah pengangguran di Indonesia, pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rl meluncurkan program investasi padat karya. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengumumkan adanya pembangunan 16 pabrik baru padat karya seperti alas kaki hingga tekstil, periode setahun ke depan.

  • Pembangunan 16 pabrik baru ini sedikitnya membutuhkan penyerapan tenaga kerja sampai 123.000 orang.
  • Program investasi padat karya dimaksudkan untuk dapat mengkomunikasikan kepada publik dan investor bahwa realisasi investasi padat karya berperan penting dalam mengurangi angka pengangguran.
  • Sektor industri pengolahan merupakan penyumbang terbesar terhadap nilai PDRB Provinsi Banten yaitu sebesar 49 persen.

Namun demikian, sektor ini memiliki ketergantungan terhadap bahan baku impordan pemasaran ekspor sehingga ketika terjadi fluktuasi kurs dolar Amerika akan mengalami resiko penurunan nilai usaha serta berdampak pada aspek ketenagakerjaan. Potensi pengembangan dan peningkatakan investasi di Provinsi Banten masih sangat terbuka luas, antara lain optimalisasi realisasi investasi baru pada 19 kawasan industri, kawasan strategis nasional Bojonegara-Merak-Cilegon dan Jabodetabekjur.

Untuk memacu minat investasi pada kawasan potensial tersebut, masih diperlukan dukungan infrastruktur wilayah memadai, seperti infastruktur jalan, sumberdaya air, dan energi. Infrastruktur sarana prasarana transportasi meliputi rencana pembangunan jalan tol Serang- Panimbang sepanjang 83 kilometer dan reaktivasi jalur rel kereta api Rangkasbitung-Labuan dan Saketi- Malingping-Bayah.

Pemenuhan kebutuhan air baku melalui pembangunan infrastruktur Bendung Karian dan Bendung Sindangheula, sedangkan suplai energi melalui pembangunan pembangkit listrik baruyaitu PLTU Jawa-7 berkapasitas 2 x 1.000 MW, disamping beberapa PLTU yang sudah berusaha.

Program ini menjadi momentum kebangkitan daya saing perekonomian daerah dalam mendukung perwujudan kemandirian ekonomi nasional dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik Kegiatan penanaman modal sektor industri padat karya harus didukung oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, dan stakeholder terkait.

Ini menunjukan bahwa investasi industri padat karya merupakan bagian program pemerintah Diketahui, Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima oleh Badan Koordininasi Penanaman Modal (BKPM) Per Januari-Desember tahun 2019 nilai investasi untuk Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai 1,868 Juta US$ dengan 2.569 proyek atau 28,02 Triliun Rupiah.

Apa yang dimaksud dengan industri hotel tergolong industri yang padat modal serta padat karya?

1. Padat modal dan karya – Industri hotel adalah industri yang tergolong padat terhadap modal dan karya. Artinya adalah dalam pengelolaannya, maka akan diperlukan modal usaha yang terbilang cukup besar. Selain itu, industri hotel juga akan membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak.

Di antara padat karya dan padat modal manakah yang paling baik untuk mengembangkan negara kita?

Industri yang baling baik untuk mengembangkan negara Indonesia adalah industri padat karya. Pembahasan Industri padat karya adalah industri pengolahan sumber daya alam yang melibatkan banyak tenaga kerja minimal 200 orang. Jenis industri ini meliputi industri makanan, minuman, tembakau, tekstil, pakaian jadi, kulit dan barang kulit, alas kaki, mainan anak, dan furniture.

Apa perbedaan dari modal padat dan modal Karya?

jelaskan perbedaan industri padat modal dan padat karya Industri padat modal, yaitu industri yang dibangun dengan modal yang jumlahnya besar untuk kegiatan operasion maupun pembangunannya. Sedangkan industri padat karya adalah industri yang lebih dititik beratkan pada sejumlah besar tenaga kerja atau pekerja dalam pembangunan serta pengoperaaiannya.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan benda padat berikan contohnya?

jelaskan apa yang dimaksud benda padat cair dan gas

  1. Benda padat adalah benda yang bentuknya tetap, volume tetap, memiliki kerapatan dan massa jenis tinggi. Contoh benda padat adalah batu, logam besi dan kayu.
  2. Benda cair adalah benda yang bentuknya berubah sesuai tempat atau wadah, volume tetap, memiliki kerapatan dan massa jenis sedang (lebih kecil dari benda padat tapi lebih besar dari benda gas). Contoh benda cair adalah minyak, air, dan alkohol.
  3. Benda gas adalah benda yang bentuknya berubah memenuhi tempat, volume berubah sesuai volume tempat, memiliki kerapatan dan massa jenis kecil. Contoh benda gas adalah gas helium pengisi balon, udara dan gas nitrogen pengisi ban kendaraan.

Pembahasan : Benda atau materi atau zat di alam dapat dibagi menjadi benda padat, cair dan gas. Benda padat memiliki sifat gaya tarik antara molekulnya yang sangat kuat. Akibatnya, benda padat memiliki volume yang tetap. Ketika dimasukkan ke suatu wadah, bentuk dan volume benda padat tetap.

  1. Benda cair memiliki sifat gaya tarik antara molekulnya yang lebih lemah dari benda padat.
  2. Etika benda cair ini dimasukkan ke suatu wadah, benda cair ini akan berubah bentuknya, namun volumenya akan tetap.
  3. Misalnya, air yang dituang ke dalam gelas akan membentuk sesuai gelas, namun volumenya tetap.
  4. Benda cair dapat mengalir, akibat gaya gravitasi.

Misalnya pada air yang mengalir melalui pipa. Pada benda cair terdapat tekanan yang mempengaruhi titik di dalamnya, yang disebut dnegan tekanan hidrostatik. Benda gas memiliki sifat gaya tarik antara molekulnya sangat lemah. Ketika dimasukkan ke suatu wadah, gas akan berubah bentuk dan volumenya, sehingga sama dengan bentuk dan volume wadah.

  • Pelajari lebih lanjut manakah yang lebih besar pemuaiannya, benda padat atau benda cair di:
  • Pelajari lebih lanjut sifat udara di:
  • Pelajari lebih lanjut bentuk udara ketika ditiupkan ke balon di:
  • Detail jawaban:

Kode: 7.7.5

  1. Kelas: VII
  2. Mata pelajaran: Kimia
  3. Materi: Bab 5 – Karakteristik Zat
  4. #AyoBelajar

: jelaskan apa yang dimaksud benda padat cair dan gas

Apa yang dimaksud padat modal?

Industri padat modal adalah industri yang dalam produksinya cenderung lebih menekankan penggunaan mesin daripada penggunaan tenaga manusia dan membuat mereka bergantung padanya. Industri ini menggunakan teknologi tinggi. Industri padat modal dijalankan semata-mata oleh perusahaan-perusahaan bangsawan.

You might be interested:  Mengapa Sumber Daya Alam Bisa Menjadi Modal?

Apa yang dimaksud dengan teknologi padat modal?

Padat modal adalah industri yang dibangun dengan modal agung dan didukung dengan teknologi tinggi. Industri padat modal termasuk industri dasar atau indutri hulu seperti mesin, logam dasar, industri elektronik. Industri padat modal adalah indutri yang dalam proses produksinya cendrung menekankan dan tergantung pada penggunaan mesin-mesin dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja manusia. Industri ini menggunakan teknologi tingggi. Industri padat modal industri yang hanya dijalankan oleh perusahaan agung. Sedangkan perusahaan kecil atau rumah tangga jarang atau bahkan tidak mampu menjalankan industri seperti indutri padat karya. Di kalangan para perencana dan pelaksana seperti perusahaan industri agung yang padat modal adalah alat untuk pertumbuhan industri dan ekonomi yang tinggi. Dalam penggunaan industri padat modal penghematan energi untuk industri adalah kata kunci untuk menghasilkan efesiensi perusahaan. Dalam negara yang sedang mengembang seperti Indonesia biasanya teknik produksi yang sering dipakai atau cocok ialah teknik produksi padat karya. Kerena di negara mengembang semakin banyak tersedia faktor produksi tenaga kerja manusia. Sebaliknya untuk negara maju biasanya teknik produksi yang dipakai yaitu teknik produksi padat modal, karena dianggap negara tersebut semakin banyak terdapat modal dari pada tenaga kerja dan tenaga kerja relatif semakin mahal harganya.

Bagaimana cara penerapan sistem padat modal dalam kegiatan produksi?

bagaimana penerapan sisitem padat modal dalam kegiatan produksi

  • Bagaimana penerapan sistem padat modal dalam kegiatan produksi?
  • Jawaban :
  • Sistem padat modal adalah sistem produksi yang lebih mengutamakan modal-modal seperti mesin, jadi untuk memproduksi sebuah produk, produsen lebih cenderung menggunakan mesin-mesin canggih dari pada menggunakan tenaga manusia.

Sistem Industri padat modal merupakan industri yang dibangun dengan modal yang besar dan didukung oleh teknologi yang tinggi. Industri padat modal termasuk industri dasar atau industri hulu seperti mesin, logam dasar, industri elektronik. Industri padat modal merupakan industri yang pada proses produksinya cenderung menekankan dan tergantung pada penggunaan mesin-mesin dibandingkan dengan tenaga kerja manusia, dan pada umumnya digunakan dalam proses produksi perusahaan-perusahaan besar.

Akan tetapi manusia sebagai penguasa teknologi adalah kunci dari sistem industri padat modal ini Jadi sistem Industri padat modal sangat bergantung pada keahlian Sumber Daya Manusianya. Jarang terjadi industri padat modal bangkrut karena ada perubahan harga di pasar. Akan tetapi industri ini akan hancur, jika tidak ada Sumber Daya Manusia berkualitas yang mampu mengembangkan teknologi karena teknologi adalah kunci utama untuk keberhasilan pada industri padat modal.

Untuk mempelajari lebih jauh tentang permasalahan ekonomi makro dan mikro dapat dipelajari pada link berikut ini : Dan untuk mengetahui manfaat dalam mempelajari ilmu ekonomi ini dapat dilihat pada link berikut ini : Kode Soal : 10.12.1

  1. Kelas ; X (2 SMA)
  2. Mata Pelajaran : Ekonomi
  3. Kategori : ilmu Ekonomi dan Permasalahannya
  4. Kata Kunci ; Masalah ekonomi, Masalah pokok,

: bagaimana penerapan sisitem padat modal dalam kegiatan produksi

Apakah yang dimaksud dengan industri padat modal capital intensive?

Bahan Ajar Pengantar Ekonomi Mikro

  • Lampiran 2. Bahan Ajar
  • BAHAN AJAR (Hand Out)
  • Bahan kajian : Pengantar Ekonomi Mikro
  • SKS : 3
  • Program Studi : Ekonomi Pembangunan
  • Fakultas : Ekonomi
  • Minggu ke : 7 – 8
  • Kode :
  • Learning Outcomes (Capaian Pembelajaran) Bahan Kajian terkait KKNI
  • Mahasiswa memahami dan mampu menganalisis perilaku perusahaan yang memaksimalkan keuntungan, proses produksi dan Biaya
  • Materi :
  • Perilaku perusahaan yang memaksimalkan keuntungan, Proses produksi dan Biaya

Perusahaan mayoritas merupakan perusahaan yang profit-oriented yang bertujuan untuk mencari laba. dalam tulisan ini kami akan memaparkan bagaimana perilaku atau keputusan yang dibuat oleh perusahaan dalam memaksimalkan keuntungan. Produksi adalah suatu proses untuk mengkombinasikan, mentransformasikan dan mengubah input menjadi output.

  • Perusahaan beragam dalam hal ukuran dan organisasi internalnya, tapi semuanya memiliki input dan mengolahnya menjadi barang-barang yang dibutuhkan masyarakat.
  • Produksi Tidak Terbatas pada Perusahaan Aktivitas produksi dan produktif tidak terbatas pada perusahaan bisnis swasta saja, rumah tangga juga terlibat dalam mengolah faktor-faktor produksi (tenaga kerja, modal, energi, SDA, dĺl) menjadi hal-hal yang bermanfaat.

Perusahaan bisnis swasta dipisahkan dari produsen lain, seperti rumah tangga dan pemerintah. Suatu perusahaan (firm) berdiri ketika seseorang / kelompok orang memutuskan untuk memproduksi barang atau jasa untuk memenuhi persepsi permintaan. Perusahaan terlibat dalam produk, yaitu mengolah input menjadi output karena mereka bisa menjual produk mereka lebih tinggi daripada biaya produksinya.

  1. PERILAKU PERUSAHAAN YANG MEMAKSIMALKAN LABA
  2. Semua perusahaan harus mengambil beberapa keputusan dasar untuk mencapai hal yang kita asumsikan sebagai laba utama mereka-keuntungan maksimum.
  3. Ada tiga keputusan yang harus diambil oleh semua perusahaan, yang meliputi:
  1. Berapa banyak output yang akan ditawarkan (kuantitas produk)
  2. Bagaimana memproduksi output itu (teknik/teknologi produksi apa yang akan digunakan)
  3. Berapa banyak tiap input yang diminta
  • KEUNTUNGAN DAN BIAYA EKONOMIS
  • Kita mengasumsikan bahwa perusahaan menjalankan bisnis untuk mencetak laba (keuntungan) dan bahwa perilaku perusahaan diarahkan oleh tujuan pemaksimalan laba.
  • Laba atau keuntungan (Profit) adalah perbedaan antar penerimaan total dan biaya total.
  • Laba = penerimaan total – biaya total

Penerimaan (revenue) total adalah jumlah yang diterima dari penjualan produk. Nilainya sama dengan jumlah unit yang terjual (q) dikali harga yang diterima per unit (p). Biaya (cost) total kurang bisa didefinisikan secara langsung. Kita mendefinisikan biaya total disini dengan memasukkan; biaya yang sudah dikeluarkandan dan biaya oportunitas total dari semua input atau factor produksi.

  1. Biaya yang sudah dikeluarkandan (out of pocket cost) kadang-kadang disebut juga dengan biaya ekplisit atau biaya akuntansi.
  2. Biaya oportunitas sering disebut dengan biaya implisit.

Biaya ekonomis meliputui biaya peluang total dari segala input. Istilah laba mulai sekarang berarti keuntungan (profit) ekonomis. Jadi bila kita katakana laba = penerimaan total – biaya total, yang sebenarnya dimaksudkan adalah Keuntungan ekonomis = penerimaan total – biaya ekonomis total Alasan kita memperhitungkan biaya oportunitas adalah karena kita tertarik menganalisis perilaku perusahaan dari sudut pandang investor potensial atau pesaing baru potensial.

  • Jika saya berpikir hendak membeli suatu perusahaan, atau saham di suatu perusahaan, atau memasuki sutu industri sebagai perusahan baru, saya perlu memperhatikan biaya total dari produksi itu.
  • Sebagai contoh, jika suatu perusahaan keluarga mempekerjakan tiga anggota keluarga tapi tidak member mereka upah, masih ada satu biaya: biaya oportunitas tenaga kerja itu.

Dalam mengevaluasi bisnis dari sisi luarnya, biaya ini harus ditambahkan. Biaya oportunitas yang terpenting yang dimasukkan dalam biaya ekonomis adalah biaya oportunitas modal. Cara kita memperlakukan biaya oportunitas modal adalah menambahkan tingkat penghasilan normal (normal rate f return) sebagai bagian dari biaya ekonomis.

Tingkat penghasilan normal ketika seseorang memutuskan untu memulai suatu perusahaan, orang itu harus menggunakan sumber daya. Untuk mengoperasikan suatu perushaan manufaktur kita perlu pabrik dna beberapa peralatan. Untuk memulai membuka sebuah restoran, kita perlu membeli panggangan, oven, meja, kursi, dan seterusnya.

Dengan kata lain, kita harus berinvestasi dalam modal. Untuk memulai suatu bisnis internet, kita perlu situs, beberapa peralatan computer, beberapa software, dan desain situs web. Investasi seperti ini memerlukan sumber daya yang tetap terikat dengan perusahaan sepanjang perusahaan itu masih beroperasi.

  1. Bahkan perusahaan yang telah lama beropersi harus terus berinvestasi.
  2. Pabrik dan peralatan bisa usang dan harus diganti.
  3. Perushaan yang memutuskan untuk berekspansi harus memasukkan modal baru.
  4. Hal ini penting bagi perusahaan perseorangan, di mana sumber daya langsung datang dari pemilik sendiri, maupun untuk suatu korporasi, di mana sumber daya yang dibutuhkan untuk investasi datang dari pemegang saham.

Tingkat penghasilan (rate of return) adalah arus pendapatan bersih tahunan yang dihasilkan oleh suatu investasi dinyatakan sebagai presentase dari investasi total. Sebagia contoh, jika seseorang menanamkan investasi $ 100.000 dalam modal untuk memulai restoran kecil dan restoran itu menghasilkan aliran dana $ 15.000tiap tahun, kita katakan proyek ini memiliki “tingkat penghasilan” 15 persen.

  1. Adan kita menyebut tigkat penghasilan sebagai hasil investasi.
  2. Tingkat penghasilan normal (normsl rate of return) adalah tingkat yang cukup memadai untuk membuat pemilik atau investor tetap puas.
  3. Jika tingkat penghasilan turun dibawah normal, akan sulit atau mustahil bagi para manajer untuk menggalang sumber daya yang dibutuhkan untuk membeli modal baru.

Pemilik perusahaan itu akan menerima tingkat penghasilan yang lebih rendah daripada yang bisa mereka terima di tempat lain dalam perekonomian, dan mereka tidak akan punya isentif untuk berinvestasi dalam perusahaan tersebut. Jika perusahaan memiliki penerimaan yang cukup mantap dan masa depan terlihat aman, tingkat penghasilan normal nilainya sangat dekat dengan tingkat bunga obligasi pemerintah yang bebas risikio.

  • Saya pasti tidak akan membuat para investor tetap tertarik pada perusahaan saya jika saya tidak membayar mereka dengan tingkat penghasilan yang setara dengan obligasi korporasi atau obligasi pemerintah yang bebas risiko.
  • Jika perusahaan saya solid dan kondisi perekonomian mantap, saya mungkin harus membayar tingkat yang jauh lebih tinggi.

Akan tetapi, jika perusahaan saya berada dalam industry yang sangat spekulatif dan masa depan perekonomian tidak menentu, saya mungkin harusmembayar tingkat penghasilan yang jauh lebih besar lagi agar pemilik saham saya tetap senang. Sebagai ganti mengambil risiko seperti itu mereka kan berharap adanya penghasilan yang lebih tinggi.

  • Tingkat penghasilan yang normal dianggap sebagai bagian biaya total suatu bisnis.
  • Menambahkan tingkat penhasilan normal pada biaya total memiliki implikasi penting: Ketika suatu perusahaan menghasilkan persis sama dengan tingkat penghasilan normal, perusahaan itu menghasilkan laba nol.
  • Jika tingkat laba positif, perusahaan menghasilkan tingkat penghasilan atas modal yang berada diatas normal KEPUTUSAN JANGKA PENDEK DIBANDINGKAN DENGAN JANGKA PANJANG Keputusan yang diambil oleh suatu perusahaan, berapa banyak akan diproduksi, bagaimana memproduksi, dan input apa yang diminta, semuanya mempertimbangkan waktu.
You might be interested:  Yang Termasuk Faktor Pruduksi Modal Yaitu?

Jika suatu perusahaan memutuskan bahwa perusahaan itu ingin melipatgandakan atau melipattigakan outputnya., perusahaan itu perlu waktu mengatur pendanaan, menggunakan jasa arsitek dan kontraktor, dan membangun suatu pabrik baru. Perencanaan ekspansi besar perlu waktu bertahun-tahun.

  • Sementara itu, perusahaan itu harus memutuskan beberapa banyak akan diproduksi dalam kendala pabrik yang lama.
  • Jika suatu perusahaan memutuskan untuk keluar dari suatu bisnis, perlu waktu untuk mengatur cara keluar yang teratur.
  • Mungkin ada kewajiban kontrak yang harus dipenuhi, peralatan yang kan dijual, dan seterusnya.

Sekali lagi, perusahaan harus memutuskan apa yang akan dilakukan sementara waktu. Jangka pendek (Short run) didefinisikan: (1) suatu skala tetap (atau factor produksi tetap) dan (2) tidak ada yang masuk atau keluar dari industri itu. Pertama, jangka pendek didefinisikan sebagai jangka waktu di mana beberapa factor produksi membuat mereka terkunci pada skala operasi saat ini.

Edua, perusahaan baru tidak bisa masuk ke dalam dan perusahaan lama tidak bisa keluar dari suatu industry dalam jangka pendek. Perusahaan mungkin membatasi operasinya, tapi mereka masih terkekang dalam beberapa biaya, mekipun mereka mungkin sedang dalam proses keluar dari bisnis. Dalam jangka panjang (long run), tidak ada faktor produksi yang tetap.

Perusahaan bisa merencanakan untuk tiap tingkat output yang mereka inginkan. Mereka bisa menggandakan atau melipattigakan output, misalnya. Disamping itu perusahaan baru bisa memulai operasi (memasuki industri), dan perusahaan yang ada bisa keluar dari bisnis (keluar dari industri).

Tidak ada aturan pasti yang memperinci berapa lama jangka pendek itu sebenarnya. Intinya hanyalah bahwa perusahaan membuat dua jenis keputusan : keputusan yang mengatur operasi harian perusahaan itu dan keputusan yang melibatkan perencanaan strategis jangka panjang. Kadang keputusan penting bisa diimplementasikan dalam kurun waktu mingguan, tapi sering pula prose situ perlu waktu bertahun-tahun.

DASAR DASAR KEPUTUSAN: HARGA PASAR OUTPUT, TEKNOLOGI YANG TERSEDIA,DAN HARGA INPUT Seperti yang telah kita bahas sebelumnya,tiga keputusan fundamental suatu perusahaan di ambil dengan tujuan memaksimalkan laba atau keuntungan.karena laba sama dengan penerimaan total dikurangi biaya totaltiap perusahaan perlu tahu berapa biaya produksi produknya dan berapa banyak produk yang bisa dijual pada tingkat itu.untuk mengetahui berapa banyak biaya produksi suatu barang atau jasa,kita perlu menggunakan teknik produsi yang tersedia dan tentang harga input yang di perlukan.dasar pengambilan keputusan: pertama harga pasar output,kedua teknik produksi yang tersedia,ketiga harga input.harga output menentukan penerimaan potensial.teknik yang tersedia memberi tahu berapa banyak biaya yang diperlukan,dan harga input memberi tahu berapa banyak biaya.teknik produksi yang tersedia dan harga input menentukan biaya.

  1. PROSES PRODUKSI Produksi adalah proses mengkombinasikan dan mengolah input ke dalam output.
  2. Teknologi produksi adalah hubungan kuantitas antara input dan output.
  3. Uantitas suatu input dibutuhkan untuk memproduksi tiap jasa atau barang tertentu.
  4. Teknologi padat karya ( labor intensive) adalah teknologi yang sangat mengandalkan tenaga manusia,bukan modal.

Teknologi padat modal ( capital-intensive) adalah teknologi yang mengandalkan modal, bukan tenaga manusia. Suatu perusahaan akan memilih teknologi yang paling cocok untuk meminimalkan biaya produksi. Bagi perusahaan dengan penawaran tenaga kerja murah, tapi sedikit modal, metode yang optimal yaitu teknologi padat karya.

  1. Sedangkan perusahaan dengan upah tinggi dan biaya tenaga kerja tinggi memiliki intensif untuk mensubtitusi tenaga kerja dan menggunakan teknik yang lebih padat modal.
  2. FUNGSI PRODUKSI: PRODUK TOTAL, PRODUK MARJINAL, DAN PRODUK RATA- RATA Fungsi produk atau fungsi produk total adalah pernyataan angka atau matematis tentang hubungan antara input dan output.

Fungsi ini memperlihatkan unit produk total sebagai fungsi unit –unit input.

  1. Produk Marjinal dan Hukum Hasil yang Menurun
  2. Produk marjinal yaitu output tambahan yang dihasilkan dengan menggunakan satu unit input tertentu atau lebih, ceteris paribus.
  3. Hukum hasil yang menurun menyatakan bahwa setelah suatu titik tertentu, ketika unit tambahan suatu input variable ditambahkan pada input tetap, produk marjinal input variable menurun.

Produk marjinal yang makin menurun selalu terjadi pada jangka pendek (suatu jangka waktu dimana beberapa faktor produksi tetap membatasi perusahaan). Hal ini berarti tiap perusahaan merasakan makin lama makin sulit meningkatkan output begitu mendekati kapasitas produksi.

  • Analisis Benefit and Cost Rasio
  • Analisis Usaha Budidaya Ikan Di Danau Maninjau
  • Tabel 1. Analisis Biaya Usaha Budidaya Ikan Danau Maninjau
  • Indikator
  • Nilai
  • Produktifitas Lahan/ m2
  • Rp 308.279,76
  • Cost/m2
  • Rp 192.749,84
  • Profit /m2
  • Rp 160.883,45
  • BC Rasio
  • 1,82

Dilihat dari nilai BC sebesar 1,82 artinya usaha budidaya ikan di Danau Maninjau menguntungkan dengan keuntungan 1,82 kali dari biaya yang dikeluarkan oleh petani budidaya ikan. Hal ini juga mengindikasikan bahwa usaha budidaya ikan di danau Maninjau layak diusahakan dan memberikan keuntungan dari aspek finansial.

Hal ini tentu saja akan memberikan keuntungan bagi petani keramba jaring apung dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya masayarakat sekitar danau maninjau. Danau maninjau memiliki potensi yang besar untuk pengembangan budidaya ikan. Hal ini disebabkan karena danau yang cukup luas, dan masyarakat juga sudah lama melakukan kegiatan usaha budidaya ikan.

Disamping itu tingginya permintaan akan ikan segar yang berasal dari berbagai daerah baik di dalam maupun luar provinsi Sumatera Barat juga turut menjadi faktor pendorong pengembangan budidaya iakn tersebut. : Bahan Ajar Pengantar Ekonomi Mikro

Apa saja yang termasuk industri padat karya?

Kemenperin: Industri Padat Karya Diprioritaskan Jumat, 26 Juli 2013 Sumber : Bisnis Indonesia JAKARTA-Pemerintah mempertimbangkan kemudahan bagi industri manufaktur padat karya atau labour intensive dalam mendapatkan insentif yang dinilai mampu memberikan dampak berganda bagi perkembangan industri lainnya.Menteri Perindustrian M.S Hidayat mengatakan dalam rapat bersama menteri bidang ekonomi dengan Bank Indonesia, Gubernur BI mengusulkan industri manufaktur padat karya akan dipertimbangkan untuk diberikan kemudahan dalam memperoleh insentif.”Kebijakan memberikan insentif itu ada, jadi misalnya ada relaksasi tax holiday yang bisa dipertimbangkan,” kata Hidayat di kantor Kementerian Perindustrian, Kamis (25/7).Hidayat memberi contoh, untuk mendapatkan insentif berupa tax holiday, investor harus berinvestasi sebesar Rp1 triliun.

  • Namun, bila ada sektor manufaktur labour intensive dengan nilai investasi dibawah Rp1 triliun, hal itu bisa dipertimbangkan.
  • Misalnya industri yang memberikan nilai tambah serta industri hulu, itu akan dipertimbangkan.”Atas usul tersebut, lanjut Hidayat, pihaknya sangat menyambut baik.
  • Adapun beberapa contoh industri yang dimaksud dengan labour intensive seperti industri padat karya yang meliputi industri tekstil, alas kaki, dan furnitur.Kemudian, industri yang membawa teknologi dan memberikan multiplier effect kepada industri lainnya bahkan menumbuhkan industri baru.

“Industri padat karya harus dipertahankan. Dengan diberikan kemudahan, di harapkan bisa membuat bertahan. Industri ini sangat besar dampaknya, banyak juga pekerjanya,” ujar Hidayat.Menurutnya, usulan untuk memberikan pertimbangan pemberian insentif tersebut sudah bisa mulai direalisasikan dalam waktu dekat.

  • Pemerintah rencananya akan fokus mempertahankan kinerja empat sektor industri untuk menjaga ekonomi Indonesia bisa tetap tumbuh di atas 6% pada 2013.Sektor industri tersebut adalah industri besi baja, industri makanan minuman, industri petrokimia, dan industri elektronik.
  • Hidayat menjelaskan empat industri ini harus tetap tumbuh di tengah tren perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.Industri makanan minuman dan industri elektronik dianggap penting sebagai sektor yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Adapun industri besi baja dan industri petrokimia adalah sektor industri yang memiliki dampak berganda (multiplier effect) pada sektor industri lain.Selain relaksasi persyaratan pemberian tax holiday, pemerintah juga menyiapkan insentif khusus untuk sektor industri tertentu.

Namun, Hidayat tidak menyebutkan secara spesifik insentif apa saja yang sedang dipertimbangkan pemerintah.PERTUMBUHAN MANUFAKTURDalam kesempatan rapat bersama itu, pemerintah yang diwakili lima menteri dengan Bank Indonesia tersebut juga berdiskusi mengenai kesepakatan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tidak ku rang dari 6%, setelah dikoreksi menjadi 6,2 % beberapa waktu lalu.Namun, meski target pertumbuhan ekonomi kembali dikoreksi menjadi tidak kurang dari 6%, Hidayat optimistis pertumbuhan industri manufaktur bisa tetap mencapai angka 6,5% seperti yang sudah ditargetkan.Untuk pertumbuhan ekonomi sendiri, pemerintah bertekad untuk bisa menjaganya pada angka 6%-6,3%.

“Kami mereview inflation rate, perlambatan pertumbuhan yang sekarang ditargetkan tidak kurang dari 6%. Sekarang ini berdasarkan perspektif exchange rate sudah 6%,” ujarnya.Adapun cara yang akan dilakukan untuk mencapai target pertumbuhan industri manufaktur sekitar 6,5% adalah dengan mendorong investasi, konsumsi domestik, dan ekspor.Menurutnya, ekspor memang sedang menurun, namun hanya untuk ekspor bahan komoditas.

  • Sementara itu ekspor hasil industri, khususnya untuk barang-barang labour intensive, pihaknya optimis ekspor akan meningkat.
  • Saya optimistis, ekspor industri di luar bahan baku market-nya meningkat.”Selain itu, lanjutnya, pihaknya akan mengawal investasi-investasi yang bernilai besar, namun sangat tinggi impornya.

Misalnya saja industri petrokimia, industri baja dan logam. Impor masing-masing industri tersebut rata-rata sebesar Rp9 miliar. “Saya optimistis apabila seluruh yang saya lakukan ini dikawal oleh berbagai pihak agar investasi jalan,” tegasnya. Awalnya pemerintah menargetkan pertumbuhan industri manufaktur tahun ini mencapai 7,14 %, lebih tinggi 5,7 % dari realisasi tahun lalu yang sebesar 6,75%.

Menurutmu apakah industri padat karya?

Industri padat karya merupakan jenis industri yang banyak menggunakan tenaga manusia dalam aktivitas produksinya. Semakin banyak tenaga kerja yang terserap dalam industri, maka akan semakin mengurangi tingkat pengangguran. Contoh industri padat karya adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, serta industri kulit dan barang kulit.

Bagaimana pengaruh bertambahnya industri padat modal terhadap tingkat pengangguran?

Padat modal merupakan industri yang dibangun dengan modal besar dan didukung dengan teknologi tinggi. Industri padat modal merupakan industri yang dalam proses produksinya cendrung menekankan dan tergantung pada penggunaan mesin-mesin dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja manusia.

Arena industri padat modal banyak didukung oleh teknologi modern atau robot dalam setiap pengerjaannya, sehingga tenaga manusia akan cenderung jarang digunakan dan bahkan akan tergantikan. Hal tersebut akanberdampakpada bertambahnya pengangguran. Dengan begitu, jawaban yang tepat adalah A. – Padat modal merupakan industri yang dibangun dengan modal besar dan didukung dengan teknologi tinggi.

You might be interested:  Modal Yang Berasal Dari Dalam Perusahaan Disebut?

Industri padat modal merupakan industri yang dalam proses produksinya cendrung menekankan dan tergantung pada penggunaan mesin-mesin dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja manusia. Karena industri padat modal banyak didukung oleh teknologi modern atau robot dalam setiap pengerjaannya, sehingga tenaga manusia akan cenderung jarang digunakan dan bahkan akan tergantikan.

Apa keuntungan bagi suatu perusahaan menggunakan teknik produksi padat karya?

Halo Naira, Kakak bantu jawab yaaa 🙂 Padat karya merupakan kegiatan pembangunan atau pembuatan suatu jenis barang dengan lebih banyak mengandalkan tenaga manusia dibandingkan dengan teknologi (tenaga mesin). Keuntungan jika suatu produsen menggunakan teknik padat karya pada proses produksinya yaitu berkurangnya pengangguran dan keluarga miskin karena tersedianya lebih banyak lapangan kerja, sebab padat karya lebih mengandalkan tenaga manusia dari pada teknologi (mesin).

Apakah tujuan dari adanya program padat karya?

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PADAT KARYA, BUKTI KEMENHUB KOMITMEN TINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT – JAKARTA – Kementerian Perhubungan terus berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Salah satu bukti nyatanya adalah pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya. Program padat karya ini juga sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginstruksikan untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan, dengan mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi dampak ekonomi terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan. Adapun tujuan dari Program Padat Karya yaitu untuk mengurangi pengangguran, dan masyarakat miskin; Memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat; Meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat; Mewujudkan peningkatan akses masyarakat miskin, perempuan, anak, dan kelompok marginal kepada pelayanan dasar, dengan berbasis pendekatan pemberdayaan masyarakat; Membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat dan Penciptaan lapangan kerja melalui kegiatan pembangunan secara swakelola dan Padat Karya tunai.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menyampaikan bahwa program padat karya ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk Peningkatan produksi dan nilai tambah; Perluasan kesempatan kerja sementara; Perluasan akses pelayanan dasar; dan Peningkatan aksesibilitas desa (terbukanya desa terisolir) “Sampai bulan September Tahun 2020 ini telah terserap tenaga kerja sebanyak 16.686 orang untuk program padat karya di sektor transportasi yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia,” ujar Sesjen Djoko.

  1. Jenis padat karya di sektor transportasi sendiri terdiri dari pembangunan, pemeliharaan, perbaikan serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi.
  2. Masing-masing dari Direktorat Jenderal dan Badan di Kementerian Perhubungan telah melaksanakan program padat karya tersebut dengan baik.
  3. Dalam pelaksanaannya, program padat karya sempat mengalami hambatan di beberapa lokasi bahkan sempat ada penghentian pelaksanaan konstruksi oleh pihak Pemda/Masyarakat karena pandemi Covid-19.

“Namun Kementerian Perhubungan terus melakukan koordinasi secara intensif dengan tim satgas Covid-19 setempat sehingga pelaksanaan konstruksi termasuk kegiatan padat karya tetap dapat berlangsung dengan mengutamakan protokol kesehatan,” sebut Djoko. Sesjen Djoko juga menambahkan kebijakan pembangunan infrastruktur TA.2021 program padat karya menjadi prioritas untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

  1. Optimalisasi kegiatan yang menggunakan metode padat karya, antara lain: Pemeliharaan dan pembangunan terminal, bandara, pelabuhan, jalur kereta api, dan fasilitas keselamatan transportasi.
  2. Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Udara Novie Rianto, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Kepala BPTJ Polana B.

Pramesti, Kepala Badan Litbang Umiyatun Hayati, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Antoni Arif Priadi, dan Sekretaris BPSDM Popik Montanasyah.(HH/RDL/LA/HT)

Apa yang dimaksud dengan materi padat?

b. Margarin – Margarin adalah termasuk ke dalam benda padat walaupun mempunyai bentuk yang lebih lunak. Benda yang satu ini apabila mengalami proses pemanasan maka akan berubah wujud menjadi lebih cair. Margarin yang sudah mencair akan mengalami perubahan wujud tapi tidak mengalami perubahan pada unsur kimianya. Demikian penjelasan mengenai sifat benda padat yang bisa kita bahas. Apakah kamu sudah bisa memahami konsep dari sifat benda padat? Jadi, selain bisa digunakan untuk mendalami pelajaran fisika, dengan memahami sifat benda padat sudah berguna untuk kehidupan sehari-hari. Kamu bisa mengoptimalkan pemahaman dari sifat benda padat untuk memenuhi kebutuhan di dalam kegiatan sehari-hari.

Apa fungsi padat karya?

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PADAT KARYA, BUKTI KEMENHUB KOMITMEN TINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT – JAKARTA – Kementerian Perhubungan terus berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Salah satu bukti nyatanya adalah pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya. Program padat karya ini juga sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginstruksikan untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan, dengan mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi dampak ekonomi terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

  1. Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan.
  2. Adapun tujuan dari Program Padat Karya yaitu untuk mengurangi pengangguran, dan masyarakat miskin; Memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat; Meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat; Mewujudkan peningkatan akses masyarakat miskin, perempuan, anak, dan kelompok marginal kepada pelayanan dasar, dengan berbasis pendekatan pemberdayaan masyarakat; Membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat dan Penciptaan lapangan kerja melalui kegiatan pembangunan secara swakelola dan Padat Karya tunai.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menyampaikan bahwa program padat karya ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk Peningkatan produksi dan nilai tambah; Perluasan kesempatan kerja sementara; Perluasan akses pelayanan dasar; dan Peningkatan aksesibilitas desa (terbukanya desa terisolir) “Sampai bulan September Tahun 2020 ini telah terserap tenaga kerja sebanyak 16.686 orang untuk program padat karya di sektor transportasi yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia,” ujar Sesjen Djoko.

Jenis padat karya di sektor transportasi sendiri terdiri dari pembangunan, pemeliharaan, perbaikan serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi. Masing-masing dari Direktorat Jenderal dan Badan di Kementerian Perhubungan telah melaksanakan program padat karya tersebut dengan baik. Dalam pelaksanaannya, program padat karya sempat mengalami hambatan di beberapa lokasi bahkan sempat ada penghentian pelaksanaan konstruksi oleh pihak Pemda/Masyarakat karena pandemi Covid-19.

“Namun Kementerian Perhubungan terus melakukan koordinasi secara intensif dengan tim satgas Covid-19 setempat sehingga pelaksanaan konstruksi termasuk kegiatan padat karya tetap dapat berlangsung dengan mengutamakan protokol kesehatan,” sebut Djoko. Sesjen Djoko juga menambahkan kebijakan pembangunan infrastruktur TA.2021 program padat karya menjadi prioritas untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

  • Optimalisasi kegiatan yang menggunakan metode padat karya, antara lain: Pemeliharaan dan pembangunan terminal, bandara, pelabuhan, jalur kereta api, dan fasilitas keselamatan transportasi.
  • Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Udara Novie Rianto, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Kepala BPTJ Polana B.

Pramesti, Kepala Badan Litbang Umiyatun Hayati, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Antoni Arif Priadi, dan Sekretaris BPSDM Popik Montanasyah.(HH/RDL/LA/HT)

Apa yang dimaksud dengan benda padat?

Pengertian Benda Padat – Benda padat adalah salah satu wujud benda yang berbentuk padat dengan massa dan kondisi menempati sebuah ruang. Selain itu benda padat juga berada pada volume tertentu, benda padat bersifat paling jelas dengan bentuk dan ukuran yang tetap.

  1. Meskipun pada akhirnya akan dilakukan sebuah tindakan guna memberi perubahan pada benda padat tersebut.
  2. Jenis benda padat jika dimasukkan ke dalam wadah tidak akan berubah bentuk, akan tetap sama dengan kondisi benda sebelumnya.
  3. Benda pada tidak bisa merubah diri atau mengadaptasi bentuk dengan ruangan yang ditempati, kecuali diberi kalor atau energi panas untuk bisa mengalami perubahan bentuk, bisa menjadi cair atau seperti gas.

Sifat benda padat ini sangat berbeda dengan dua jenis benda lainnya, gas dan cair di mana kedua jenis benda ini wujudnya mampu mengikuti wadah apabila diletakkan di suatu tempat tertentu. Selain itu hal yang perlu diketahui mengenai benda padat adalah mengenai pengertian zat padat.

Suatu materi dengan bentuk dan volume dalam suatu benda padat disebut zat padat. Prosesnya seperti baris yang teratur dengan dua partikel zat padat dalam susunan yang tidak menentu. Zat ini biasanya bentuknya rapi dan bisa terlihat seperti kristal karena memang perwujudannya yang istimewa, kondisi ini dapat dilihat dari kristal yang terdapat antara intan, logam, es dan kristal yang ada di dalam garam.

Di sisi lain zat pada dengan partikel tidak tersusun secara teratur biasanya disebut dengan amorf, zat ini bahkan memiliki tekstur mengkilap dan elastis. Beberapa contoh dari zat padat adalah lilin, kaca, plastik dan karet. Hal ini dikarenakan partikel yang tersusun di dalam zat padat sangat melekat dekat dan penuh menyatu.

Apa saja yang dimaksud dengan benda padat?

PENGERTIAN BENDA PADAT – Benda padat adalah bentuk wujud benda yang memiliki wujud padat dengan massa dan menempati sebuah ruang atau berada pada volume tertentu. Sifat benda padat yang paling jelas adalah memiliki bentuk dan ukuran yang tetap sebelum akhirnya diberi tindakan untuk melakukan perubahan.

  • Benda padat juga memiliki daya tarik antara molekul yang sangat kuat sehingga bentuk benda padat ini bisa memiliki volume yang tetap dengan kerapatan molekul yang besar.
  • Jika benda padat dimasukan pada sebuah wadah atau tempat.
  • Maka bentuknya akan tetap seperti semula tidak mengikuti bentuk wadahnya, kecuali jika diberi energi atau kalor untuk terjadi perubahan, baik menjadi cair atau gas.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan sifat benda cair dan gas yang wujudnya akan mengikuti bentuk wadahnya jika diletakan pada wadah tertentu.