Sebutkan Aspek Kegiatan Yang Terdapat Dalam Manajemen Keuangan?

Sebutkan Aspek Kegiatan Yang Terdapat Dalam Manajemen Keuangan
19 Agustus 2019 | Allianz Indonesia Setiap tahap kehidupan seseorang membutuhkan perencanaan keuangan yang tepat untuk mencapai tujuan finansial. Dengan mencapai tujuan finansial, seseorang bisa meraih kemerdekaan finansial, sejahtera, dan hidup lebih bahagia.

  • Secara umum, perencanaan keuangan dibagi menjadi enam aspek, yakni arus kas, asuransi, investasi, pensiun, warisan, dan pajak.
  • Artinya, agar keuangan kamu tertata rapi dan dapat mencapai tujuan yang telah kamu susun, maka kamu perlu mengelola keuangan dari keenam aspek tersebut.
  • Berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan.1.

Perencanaan arus kas Perencanaan keuangan seseorang dapat dimulai dari menghitung arus kas dan kekayaan bersih. Ini penting untuk mengetahui kondisi keuanganmu. Jika kondisi keuangan sudah diketahui, baru kamu bisa menghitung kebutuhan dan tujuan keuangan.

  • Arus kas merupakan bagian dari laporan keuangan pribadi yang menunjukkan pendapatan dan pengeluaran.
  • Dalam melakukan perencanaan arus kas, hal pertama yang perlu kamu lakukan ialah melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan dengan tujuan untuk mengetahui dari mana saja sumber pemasukan dan ke mana saja uang dibelanjakan.

Laporan arus kas akan menunjukkan cara kamu mengelola pendapatan dan pengeluaran. Jika pengeluaran kamu lebih sedikit daripada pendapatan, maka ada sisa pendapatan dapat kamu gunakan untuk menabung dan berinvestasi. Uang yang kamu tempatkan pada tabungan dan investasi nantinya akan membentuk kekayaan bersih atau aset.

  • Gaji bulanan
  • Bonus tahunan
  • Tunjangan hari raya (THR)
  • Insentif lainnya
  • Apa saja yang termasuk pengeluaran?
  • Pengeluaran primer: belanja bulanan, biaya listrik, air, dan gas, zakat dan perpuluhan, dan lainnya
  • Pengeluaran kewajiban: premi asuransi kesehatan, premi asuransi jiwa, cicilan utang, gaji karyawan, uang pendidikan anak, perpanjangan PBB dan STNK, dan lainnya
  • Pengeluaran sekunder: biaya langganan katering diet mayo, biaya pilates, biaya langganan music/movie streaming, biaya nongkrong, biaya akhir pekan, dan lainnnya
  • Tabungan atau investasi: dana darurat, tabungan menikah, tabungan liburan keluarga, tabungan beli rumah atau mobil, investasi dana pensiun, investasi dana pendidikan anak, dan sebagainya

Baca juga: Apakah Financial Planning Penting? Setelah selesai membuat laporan arus kas, langkah kedua yang perlu kamu lakukan dalam menyusun perencanaan arus kas ialah membuat laporan kekayaan bersih, yakni gambaran mengenai kondisi keuangan kamu saat ini dan bagaimana cara kamu mengelola aset selama ini. Untuk memeriksanya, kamu bisa menulis daftar utang dan aset. Apa saja yang termasuk utang?

  • Utang jangka pendek: utang dengan tenor (jangka waktu) di bawah 1 tahun
  • Utang jangka panjang: utang dengan tenor 1 tahun ke atas

Apa saja yang termasuk aset?

  • Aset lancar: uang di rekening tabungan, deposito
  • Aset pribadi: properti, mobil
  • Investasi atau tabungan: saham, reksa dana, tabungan berjangka

Saat menyusun laporan kekayaan bersih, kondisi keuanganmu akan tampak. Karena idealnya, jumlah utang seseorang tidak melebihi 30% dari aset. Meski demikian, bukan berarti jika kamu tidak punya utang, maka kondisi keuanganmu aman. Karena, jika kamu tidak mengelola aset dengan tepat, maka ini akan menimbulkan masalah di masa depan.

Jika kamu berencana membuat perencanaan arus kas, kamu bisa menggunakan tabel laporan keuangan Allianz untuk membantu. Langkah yang perlu kamu lakukan pertama-tama ialah memasukkan pendapatan dan tabungan per bulan. Setelah memasukkan kedua pos keuangan di atas, kalkulator Allianz akan menunjukkan rasio tabungan investasi terhadap pendapatanmu saat ini.

Idealnya, kamu perlu menyisihkan minimal 10% dari penghasilan untuk tabungan dan investasi. Baca juga: Pentingnya Perencanaan Keuangan untuk First Jobber Kemudian, kamu pun dapat memanfaatkan tabel laporan keuangan Allianz untuk melakukan financial checkup dengan cara membuat perencanaan arus kas,

Pada saat menyusun perencanaan arus kas, kamu akan diminta untuk memasukkan pendapatan dan pengeluaran. Selisih antara pendapatan dan pengeluaran akan menghasilkan pendapatan bersih tiap bulan. Setelah selesai membuat laporan arus kas, kamu juga bisa memanfaatkan tabel laporan keuangan Allianz untuk membuat laporan neraca,

Caranya dengan memasukkkan aset dan utang. Selisih antara kedua pos ini akan menghasilan kekayaan bersih. Jika sudah, maka tabel laporan keuangan Allianz akan menampilkan rasio keuangan yang kamu miliki saat ini. Allianz pun akan memberikan indikator rasio yang ideal, sehingga kamu bisa membandingkan antara rasio yang kamu miliki dengan rasio yang ideal, untuk mengetahui kesehatan keuanganmu.

Rasio Ideal
Likuiditas 3-6 bulan
Aset likuid Maksimal 15%
Tabungan Minimal 10%
Utang terhadap aset Maksimal 50%
Total investasi terhadap kekayaan bersih > 50%

2. Perencanaan asuransi Kebutuhan akan asuransi berangkat dari kenyataan bahwa setiap orang menghadapi berbagai risiko. Asuransi adalah salah satu cara mengelola risiko dari pengeluaran yang besar akibat jatuh sakit atau terkena kerugian, atau potensi kehilangan penghasilan akibat terjadi risiko kematian.

Ada beberapa jenis asuransi yang perlu kamu pertimbangkan untuk mengelola risiko. Asuransi jiwa Asuransi jiwa adalah bentuk pengelolaan risiko melalui perusahaan asuransi yang diberikan padai tertanggung dari risiko meninggal dunia. Jika kamu punya asuransi jiwa, maka ketika kamu wafat, keluarga akan memperoleh uang pertanggungan (UP) yang didapat atas terjadinya risiko meninggal dunia dan dapat digunakan sebagai pengganti penghasilan.

Sehingga, keluarga yang ditinggalkan bisa tetap melanjutkan gaya hidup seperti sedia kala dan mencapai tujuan finansial. Untuk mengetahui jumlah UP yang kamu butuhkan untuk menyokong keluarga secara finansial, kamu bisa memanfaatkan kalkulator asuransi Allianz,

Allianz juga memiliki kalkulator dana pensiun, investasi, serta dana pendidikan yang bisa kamu gunakan. Asuransi kesehatan Asuransi kesehatan merupakan produk asuransi yang memberikan manfaat penggantian biaya pengobatan jika kamu jatuh sakit. Dengan memiliki asuransi kesehatan, maka kamu terhindar dari risiko bangkrut akibat biaya pengobatan yang besar.

Mekanisme penggantian biaya pengobatan pada asuransi kesehatan ada bermacam-macam, yakni reimbursement (penggantian), cashless (non-tunai), dan cashplan (santunan tunai harian). Baca juga: Mengapa Kita Harus Memiliki Asuransi? Asuransi umum Jika kamu memiliki aset berupa properti, mobil, atau usaha, maka kamu pun dapat mempertimbangkan untuk melindungi aset tersebut dengan asuransi umum apabila dianggap memiliki nilai ekonomi yang signifikan.

Asuransi umum akan memberikan ganti rugi jika harta bendamu mengalami kerusakan akibat kecelakaan, kebakaran, bencana alam, atau hal tak terduga lainnya. Baca juga: Asuransi Jiwa dan Penyakit Kritis yang Mengintai Kaum Muda 3. Perencanaan pensiun Memiliki dana pensiun akan membantumu hidup sejahtera di masa tua.

Dana pensiun akan mencegah kamu tergantung secara finansial pada anak. Dengan demikian, anak dapat terhindar dari status sebagai sandwich generation, yakni generasi yang terjepit untuk memenuhi kebutuhan finansial generasi anak dan generasi orangtua.

Untuk mengetahui jumlah dana pensiun yang kamu butuhkan, ada tiga langkah yang perlu kamu lakukan: 1. Periksa gaya hidupmu Ini penting untuk mengetahui berapa jumlah biaya bulanan yang kamu butuhkan saat pensiun nanti, jika kamu menjalankan gaya hidup sekarang. Baca juga: Merencanakan Keuangan Untuk Keluarga: Perlindungan Masa Kini, Persiapan Hari Depan 2.

Jangka waktu Ini penting untuk mengetahui berapa lama waktu yang kamu miliki untuk mengumpulkan dana. Usia pensiun rata-rata yang berlaku di Indonesia ialah 55 tahun. Sementara, angka harapan hidup orang Indonesia bisa mencapai 70-75 tahun, mengingat kualitas layanan kesehatan yang semakin meningkat.

  • Artinya, seseorang perlu memenuhi kebutuhan hidup selama masa pensiun 15-20 tahun sebelum akhirnya tutup usia.3.
  • Hitung dana pensiun yang kamu butuhkan dengan menggunakan kalkulator pensiun Allianz,
  • Baca juga: Jurus Mudah Mencari Asuransi yang Tepat untuk Orang Tua 4.
  • Perencanaan investasi Investasi merupakan cara untuk mengembangkan dana agar nilainya tidak tergerus laju inflasi.

Dana yang berkembang optimal dalam jangka panjang diharapkan dapat mendatangkan penghasilan kembali atau dapat juga digunakan untuk mencapai tujuan keuangan lainnya. Sebelum mulai berinvestasi, ada tiga hal yang mesti kamu rinci:

Tujuan investasi: misalnya untuk dana pendidikan anak, wisata rohani, membeli rumah, modal usaha, dan sebagainya. Jangka waktu: bagilah tujuan-tujuan invetasi tersebut pada tiga rentang waktu, yakni jangka pendek (di bawah 1 tahun), jangka menengah (1-3 tahun), dan jangka panjang (di atas 3 tahun). Profil risiko: moderat, konservatif, agresif.

Baca juga: Mengapa Kita Harus Mulai Investasi? Jika kamu sudah merinci ketiga hal di atas, sekarang saatnya kamu mengetahui berapa jumlah dana yang perlu kamu sisihkan setiap bulan untuk investasi agar masa depanmu sejahtera. Untuk mengetahui jumlah dana tersebut, kamu bisa memanfaatkan kalkulator investasi Allianz,

Baca juga: Ayo Kenali Profil Risiko Kita 5. Perencanaan pajak Setiap warga negara tentu memiliki kewajiban mendukung pemerintah lewat pajak. Itu sebabnya, baik sebagai wajib pajak pribadi maupun sebagai pengusaha, kamu perlu menghitung dengan cermat dan menyetor pajak pada pemerintah. Jika kamu merupakan karyawan perusahaan, umumnya kantor sudah menghitung dan menyetor pajak yang perlu kamu bayar setiap bulan.

Namun, jika kamu merupakan pengusaha atau pekerja bebas, maka kamu perlu mengelola dan menyetor pajak secara mandiri. Di sinilah pentingnya bagi kamu untuk melakukan perencanaan pajak atau tax planning, Baca juga: Mudahnya Melakukan Klaim Asuransi Kendaraan Secara umum, tax planning bertujuan agar kamu atau bisnismu bisa mengeluarkan kewajiban pajak yang minimal secara wajar dengan tunduk terhadap peraturan perpajakan.

  1. Penghematan pajak (tax saving) : cara mengefisiensikan beban pajak melalui pemilihan pengenaan pajak yang bertarif lebih rendah.
  2. Penghindaran pajak (tax avoidance): upaya meringankan beban pajak yang tidak melanggar peraturan dengan memanfaatkan hal-hal yang tidak diatur atau loopholes,
  3. Penundaan pembayaran pajak secara legal: contohnya menunda penerbitan faktur pajak sampai batas waktu yang diperbolehkan.
  4. Mengoptimalkan kredit pajak yang diperbolehkan.
  5. Menghindari lebih bayar pajak.
  6. Membuat tabungan biaya pensiun: bertujuan melindungi pendapatan agar tidak terkena pajak dengan cara memanfaatkan regulasi penangguhan pajak terkait tabungan pensiun.

Jika kamu merasa belum paham betul soal tax planning ini, tak perlu khawatir. Segeralah konsultasi dengan konsultan pajak untuk memperoleh solusi yang tepat mengenai tax planning, Baca juga: Alur Klaim Asuransi Properti 6. Perencanaan warisan Mempersiapkan warisan merupakan salah satu langkah nyata cinta yang bisa kamu persiapkan bagi keluarga jika kamu tutup usia.

Dengan menyiapkan warisan, kamu bisa memastikan bahwa aset yang telah kamu peroleh dengan jerih payah, jatuh pada orang yang tepat. Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan dalam menyiapkan warisan antara lain: 1. Apa Pertama, kamu perlu menentukan aset apa yang akan diwariskan dengan cara mendata aset yang kamu miliki, baik berupa aset lancar dan aset pribadi.

Catat pula nilai pasar aset tersebut. Jika aset berbentuk dana, catat pula manajer investasi, kontak yang dapat dihubungi terkait aset tersebut, serta pastikan kamu mengisi kolom ahli waris di masing-masing formulir investasi dengan tepat. Jangan lupa untuk memperbarui nilai dan mengecek aset ini setahun sekali.2.

  1. Siapa Hal terpenting kedua yang perlu diperhatikan ketika menyiapkan warisan ialah siapa yang akan menjadi ahli waris.
  2. Umumnya, yang dapat menjadi ahli waris ialah keluarga seperti suami atau istri, dan anak.3.
  3. Metode Setelah mendata aset dan menentukan ahli waris, maka yang perlu kamu siapkan selanjutnya ialah metode pembagian warisan.
You might be interested:  Aplikasi Yang Dapat Digunakan Untuk Mengelola Laporan Keuangan Adalah?

Hal ini bisa kamu tuangkan dalam surat wasiat. Beberapa hal yang perlu tercantum dalam surat wasiat ialah:

  • Daftar aset, nominal harta yang hendak diwariskan, pajak terkait aset tersebut, tanggal transaksi, informasi apakah aset tersebut dimiliki penuh atau diagunkan. Jika aset tersebut diagunkan untuk utang, perlu merinci berapa utang yang dimiliki, berapa tingkat bunga, dan kapan jatuh tempo.
  • Tentukan proporsi pembagian harta. Di Indonesia, ada tiga jenis hukum yang berlaku dalam pembagian warisan, yakni hukum perdata, hukum Islam, dan hukum adat. Kamu bisa membagi harta dengan tiga jenis hukum yang ada di Indonesia, atau atas dasar pertimbanganmu sendiri.

Baca juga: Bagaimana Cara Memilih Fund Investasi yang Tepat?

  • Penunjukkan ahli waris, data pribadi ahli waris, komposisi pembagian aset, dan waktu penyerahan aset kepada ahli waris.
  • Jika yang diwarisi adalah suatu bisnis, perlu mencantumkan berapa besar persentase saham si pewaris di bisnis tersebut, siapa saja mitra yang terlibat, nama kuasa hukum, nama penasihat keuangan, dan jumlah utang jika ada.
  • Surat kuasa pencairan harta untuk ahli waris yang berhak.

Baca juga: Sudahkah Orang tua Menyiapkan Warisan? Ingin mengeksplorasi aspek lainnya yang dapat membantumu menyusun perencanaan keuangan? Simak pembahasan lebih lanjut di sini

  1. Explore Masa Depanmu : memberi pemahaman seputar asuransi jiwa dan dana pensiun, Di sini, kamu bisa mengenal pengertian asuransi jiwa, jenis-jenisnya, istilah yang terkait dengan asuransi jiwa, serta cara memilih asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Kamu juga dapat memperoleh pengertian mengenai dana pensiun, bagaimana cara mempersiapkannya, serta produk keuangan yang tepat untuk pengembangan dana pensiun.
  2. Explore Kesehatanmu : memberi pemahaman seputar asuransi kesehatan, pengertiannya, memahami pentingnya asuransi kesehatan, jenis-jenisnya, serta tips bagaimana memilih asuransi kesehatan yang tepat.
  3. Explore Kendaraanmu : memberi pemahaman mengenai asuransi kendaraan, yakni asuransi yang memberikan ganti rugi ketika terjadi risiko kecelakaan pada kendaraanmu. Di sini, kamu juga bisa menemukan beberapa jenis asuransi kendaraan dan panduan bagaimana memilih asuransi kendaraan yang tepat.
  4. Explore Perjalananmu : memberi pemahaman mengenai asuransi perjalanan, yakni asuransi yang memberikan perlindungan ketika kamu sedang bepergian untuk berlibur, wisata rohani, atau untuk tujuan pekerjaan.
  5. Explore Propertimu : memberi pemahaman mengenai asuransi properti, yakni asuransi yang memberikan perlindungan jika terjadi risiko pada propertimu seperti kebakaran atau bencana alam.
  6. Explore Finansialmu : memberi pemahaman mengenai enam aspek dalam perencanaan keuangan secara umum, yakni berdasarkan arus kas, pensiun, investasi, asuransi, pajak, dan warisan, Di sini, kamu bisa mengenal pengelolaan keuangan dari segi enam aspek tersebut secara lebih detil, seperti contohnya cara memilih asuransi untuk orangtua, cara menabung untuk dana darurat, serta berkenalan dengan 10 hal sebelum berinvestasi saham.
  7. Explore Gaya Hidupmu : memberikan kamu berbagai tips termasuk tips gaya hidup, seperti cara mengenali bakat terpendam anak dan jumlah kopi yang aman dikonsumsi dalam sehari.
  8. Explore Syariah : memberi pemahaman mengenai asuransi syariah, yakni asuransi asuransi yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Di sini, kamu akan berkenalan dengan istilah-istilah dalam asuransi syariah dan perbedaannya dibandingkan asuransi konvensional.

Apa saja kegiatan kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan manajemen keuangan?

MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN Abstract Manajemen keuangan merupakan segala aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan usaha untuk mendapatkan pendanaan yang diperlukan dengan biaya minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan, serta usaha untuk menggunakan dana tersebut se-efisien mungkin.selain itu kegiatan manajemen ini juga bertujuan untuk mengelola dana maupun aset-aset yang dimiliki perusahaan untuk dimanfaatkan pada hal-hal atau kegiatan yang membantu tercapainya tujuan utama perusahaan (profit).

Dalam perusahaan atau bisnis, manajemen keuangan memiliki tiga aktivitas utama yang dilakukan oleh manajer keuangan yaitu: perolehan dana, aktivitas penggunaan dana dan pengelolaan aktiva. Ketiga hal tersebut berkaitan dengan sumber keungan internal maupun eksternal perusahaan. Modal kerja dan kepemilikan saham juga termasuk tugas dalam manajemen keuangan.

Sedangkan manajemen keuangan perusahaan merupakan salah satu kunci kesuksesan sebuah perusahaan. Keuangan adalah dasar operasional perusahaan yang harus dikelola dengan baik. Pengelolaan keuangan yang buruk tentu dapat mengakibatkan kerugian dan pada tahap ekstrem dapat menghentikan jalannya sebuah perusahaan.

Yang harus diperhatikan dalam manajemen keuangan perusahaan diantaranya perusahaan harus memiliki prinsip keterbukaan terhadap aktivitas keuangan perusahaan. Profesional di bagian keuangan sebuah perusahaan wajib menyediakan informasi tentang aktivitas keuangan bagi orang yang berkepentingan, sehingga setiap departemen di perusahaan mendapat gambaran mengenai hal apa yang harus dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan.

Kemudian akuntabilitas dalam manajemen keuangan merupakan kewajiban hukum dalam sebuah perusahaan.

Kegiatan apa saja yang dilakukan oleh manajemen?

Empat Kegiatan Pembentuk Proses Manajemen Empat Kegiatan Pembentuk Proses Manajemen Empat Kegiatan Pembentuk Proses Manajemen Posted by Administrator on 21 Juli 2017 in,, Sebutkan Aspek Kegiatan Yang Terdapat Dalam Manajemen Keuangan merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan sumber daya dalam bentuk finansial, manusia, serta informasi suatu perusahaan/organisasi untuk mencapai sasarannya. Seperti yang tertuang pada definisi manajemen, terdapat empat kegiatan yang membentuk proses manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan.

  • Berikut ini adalah penjelasan masing-masing kegiatan: Perencanaan diperlukan untuk menetapkan apa yang harus dilakukan perusahaan dan bagaimana sebaiknya perusahaan melakukannya.
  • Perencanaan memiliki tiga komponen yaitu menetapkan sasaran perusahaan, mengembangkan strategi untuk mencapai sasaran, dan merancang rencana-rencana taktis dan operasional untuk menjalankan strategi yang telah dikembangkan.

Pengorganisasian dibutuhkan untuk menetapkan cara terbaik dalam mengatur sumber daya dan aktivitas perusahaan menjadi struktur yang logis. Tanpa pegorganisasian yang baik maka perusahaan terancam tidak beroperasi secara maksimal atau akan kalah dari pesaing.

  • Para manajer atau pimpinan perusahaan mempunyai wewenang untuk memberikan perintah dan meminta hasilnya.
  • Dalam memberikan pengarahan, seorang manajer bertugas untuk memandu dan memotivasi para karyawan untuk mencapai sasaran perusahaan.
  • Pengawasan merupakan proses memonitor kinerja perusahaan untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut mencapai sasarannya.

Jika terdapat penyimpangan maka harus segera dilakukan evaluasi agar perusahaan selalu berjalan untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan. : Empat Kegiatan Pembentuk Proses Manajemen

7 Apa sajakah tugas manajemen keuangan?

Manajemen Keuangan : Pengertian, Tugas, dan Fungsinya Dalam Bisnis – Universitas Ciputra Keuangan menjadi jantung bagi sebuah perusahaan atau bisnis apapun. Jika keuangan tidak dikelola dengan baik, tentu saja pemasukan dan pengeluaran tidak dapat terkontrol dengan baik. Bukannya membuat uang justru mengakibatkan kebangkrutan. Maka dari itu, fungsi manajemen keuangan sangat penting dalam mengelola anggaran perusahaan dengan benar.

  • Lalu, Apa Itu Manajemen Keuangan? Manajemen keuangan adalah kegiatan pengelolaan keuangan, perencanaan, pengendalian aset, pengorganisasian, dan pemantauan guna mencapai tujuan dan target perusahaan.
  • Pengelolaan keuangan harus direncanakan dengan matang agar tidak terjadi masalah atau kerugian dikemudian hari.

Manajemen termasuk cara yang paling efektif untuk mengendalikan keuangan. Pengelolan seperti ini penting dipelajari untuk siapa saja yang hendak menjalankan bisnis, sehingga keuangannya teratur. Manfaat lainnya agar dapat memantau arus keuangan, menyusun keuangan, dan agar tidak bocor hingga diketahui perusahaan lain.

  • Lalu, Apa Saja Tugas Manajemen Keuangan? Dalam perusahaan, keluar masuknya uang kas harus dipantau guna menghindari pengeluaran yang membengkak.
  • Pengeluaran yang meningkat juga menyebabkan perusahaan mengalami kerugian.
  • Uang kas biasanya digunakan untuk memberi gaji karyawan hingga pengeluaran lainnya.

Tugas manajemen keuangan tidak hanya mengawasi uang, tetapi juga melakukan aktivitas anggaran dana yang tidak menguntungkan bagi perusahan dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih menguntungkan. Fungsi Manajemen Keuangan Untuk Bisnis Fungsi manajemen keuangan dapat berlaku untuk siapa saja yang menjalankan usaha, baik pengusaha dengan skala kecil hingga besar sekalipun.

Jika pengelolaan keuangan berjalan dengan baik dapat membawa keuntungan bagi usaha yang dijalankan. Berikut fungsi dari manajemen keuangan. Melakukan Perencanaan (Planning) Merencanakan keuangan sangat penting untuk mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan oleh perusahaan guna menghindari kerugian.

Perencanaan keuangan meliputi, uang kas, merencanakan arus kas, hingga menghitung laba dan rugi. Merencanakan Anggaran Selanjutnya perencanaan anggaran juga membantu memangkas kegiatan yang tidak menguntungkan perusahaan, sehingga dana dapat dialokasikan untuk kegiatan yang lebih penting dan memaksimalkan keuntungan.

Dengan begitu, anggaran perusahaan akan lebih efisien sekaligus memaksimalkan dana yang dimiliki. Tak hanya itu, perencanaan yang tepat membantu perusahaan dapat memperkirakan keuntungan maupun kerugian yang akan dihadapi. Mengendalikan Keuangan (Controlling) Setelah melakukan perencanaan keuangan, maka perlu adanya evaluasi untuk mengontrol keuangan.

Jika ada hal yang kurang tepat dengan rencana awal, perusahaan dapat menggunakan data tersebut agar menjadi acuan untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya. Hal ini membantu perusahaan kembali sesuai rencana yang telah disusun. Dengan demikian, perusahaan dapat mengetahui hal-hal apa saja yang terjadi pada saat penggunaan anggaran.

Memeriksa Keuangan (Auditing) Auditing salah satu fungsi krusial dalam manajemen keuangan. Auditing bertujuan untuk mengetahui penggunaan keuangan dalam perusahaan, apakah sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Selain itu, berfungsi untuk memastikan agar tidak ada penyimpangan dalam keuangan.

You might be interested:  Pajak Yang Ditarik Pada Pengunjung Daerah Wisata Adalah?

Melaporkan Keuangan (Reporting) Manajemen keuangan perusahaan berfungsi untuk melaporkan keuangan yang tetap sesuai dengan penggunaannya. Setiap tahun, manajer keuangan akan menyediakan laporan mengenai informasi tentang kondisi keuangan. Laporan tersebut berfungsi untuk menganalisis keuangan perusahaan.

  1. Dalam melaporkan keuangan harus dilakukan secara transparan dan terbuka.
  2. Esimpulan Manajemen keuangan termasuk hal yang paling krusial dalam perusahaan.
  3. Dengan pengelolaan yang baik, tentu saja perusahaan dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang dan terhindar dari kerugian.
  4. Mengatur keuangan tidak begitu sulit apabila menerapkan manajemen keuangan.

Itulah pengertian, tugas, dan fungsi secara singkat mengenai manajemen keuangan dalam menjalankan bisnis. : Manajemen Keuangan : Pengertian, Tugas, dan Fungsinya Dalam Bisnis – Universitas Ciputra

Apa fungsi 4 manajemen keuangan?

Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Keuangan di Perusahaan Dagang Manajemen keuangan adalah salah satu kendaraan penting dalam mencapai tujuan finansial sebuah perusahaan. Lalu bagaimana dengan manajemen keuangan di perusahaan dagang? Walau sekilas terdengar lumrah, kata manajemen keuangan ternyata masih tabu dipahami banyak orang.

  1. Padahal, manajemen keuangan adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan.
  2. Tak hanya untuk sebuah bisnis, tapi bahkan untuk kehidupan berumah tangga sekalipun.
  3. Manajemen keuangan penting dipelajari untuk banyak orang yang hendak menggunakan uangnya se-efektif dan se-efisien mungkin, terlebih bagi mereka yang hendak berbisnis.

Seperti kata Kepher Petra dari Universitas Kisii, manajemen keuangan adalah salah satu bidang yang fokus pada penggunaan modal, uang pinjaman, dan dana bisnis lainnya secara efisien dan efektif serta proses pengambilan keputusan yang tepat untuk memaksimalkan keuntungan dan penambahan nilai suatu entitas.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang manajemen keuangan, cobalah untuk menyimak ulasan berikut. Apa itu Manajemen Keuangan? Manajemen keuangan adalah kegiatan merencanakan, mengatur, mengarahkan, dan mengawasi aktivitas finansial seperti pengadaan dan pemanfaatan dana perusahaan. Manajemen keuangan juga berarti menerapkan prinsip manajemen umum terhadap sumber daya keuangan perusahaan.

Manajemen ini juga merupakan segala aktivitas yang berhubungan dengan cara agar bisa mendapatkan modal kerja, menggunakan, mengalokasikan, mengelola aset perusahaan agar bisa mencapai tujuannya. Artinya, ada kepentingan untuk menciptakan serta menjaga nilai ekonomis suatu perusahan.

Semua ini pun akhirnya bermuara pada penciptaan kesejahteraan para pemilik usaha dan pegawainya. Manajemen keuangan memiliki beberapa lingkup, yakni: 1. Keputusan investasi, yang mencakup investasi pada aset tetap dan investasi pada aset lancar yang disebut keputusan modal kerja.2. Keputusan finansial, ini berhubungan dengan peningkatan keuangan dari berbagai sumber, tergantung pada keputusan mengenai jenis sumber pendanaannya, periode pembiayaan, biaya, dan imbal hasil.3.

Keputusan dividen, seorang manajer keuangan harus bisa mengambil keputusan yang berkaitan dengan distribusi laba bersih kepada dua bagian, yakni kepada pemegang saham dan retained profit atau laba yang ditahan. Fungsi Manajemen Keuangan Ada lima fungsi manajemen keuangan yang perlu Anda ketahui: planning, budgeting, controlling, auditing dan reporting.

Budgeting Fungsi ini meliputi perencanaan hingga pengalokasian anggaran biaya agar efisien dan efektif. Controlling Dalam manajemen keuangan, pengawasan juga perlu dilakukan demi evaluasi dan perbaikan di masa yang akan datang. Auditing Audit internal harus dilakukan agar sesuai dengan standar akuntansi dan tak terjadi penyimpangan. Reporting Terakhir adalah laporan mengenai kondisi keuangan serta analisa rasionya.

Selain itu, mengutip Management Study Guide, ada delapan fungsi manajer keuangan selaku pelaksananya, yaitu 1. Estimasi kebutuhan modal Seorang manajer harus bisa membuat estimasi yang berhubungan dengan modal. Ini bergantung pada perkiraan biaya, keuntungan, program dan kebijakan masa yang akan datang.

Estimasi harus dilakukan secara memadai dan dapat meningkatkan kapasitas produksi perusahaan.2. Penentuan komposisi modal Setelah estimasi dilakukan, struktur pemodalan harus diputuskan. Ini melibatkan analisis ekuitas hutang jangka pendek dan jangka panjang, tergantung pada proporsi modal yang dimiliki perusahaan dan dana tambahan yang harus didapat dari pihak luar.3.

Pilihan sumber dana Dana tambahan bisa didapat dari isu saham dan surat hutang, pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lain, obligasi, dan lain-lain. Keputusan bisa bergantung pada manfaat, kerugian dan periode pembiayaan.4. Investasi dana Manajer keuangan juga harus bisa memutuskan alokasi dana usaha agar bisa menguntungkan sehingga investasi dan pengembalian reguler aman.5.

  1. Pembuangan surplus Manajer keuangan juga harus mengatur laba bersih yang bisa dilakukan dengan dua cara, yakni: Deklarasi dividen: mengidentifikasi tingkat dividen dan tunjangan lain seperti bonus.
  2. Laba ditahan: volume harus bergantung pada rencana diversifikasi ekspansif, inovasional, dan diversifikasi perusahaan.6.

Pengelolaan uang tunai Pengelolaan uang tunai atau kas demi pembagian uang gaji, tagihan listrik, kreditor, kewajiban lancar, pemeliharaan stok, pembelian bahan baku, dll.7. Kontrol keuangan Terakhir, pengawasan terhadap semua yang dilakukan di atas juga harus dilakukan dengan banyak teknik.

Misalnya saja analisis rasio, peramalan keuangan, pengendalian biaya dll. Tujuan Manajemen Keuangan Terakhir, Anda juga perlu mengetahui apa saja tujuan dari manajemen keuangan. • Memaksimalkan keuntungan dengan keputusan yang tepat. • Menjaga arus kas agar sesuai guna membayar semua kewajiban dan beban perusahaan.

• Mempersiapkan struktur modal yang bisa didapat dari internal maupun eksternal. • Pemanfaatan uang yang tepat dan optimal agar efisiensi terus terjaga. • Memaksimalkan kekayaan agar dividen kepada pemegang saham dan laba ditahan bisa terus optimal. • Efisiensi agar distribusi keuangan tepat dalam semua aspek di dalam perusahaan.

  • Lalu kira-kira, bagaimana manajemen keuangan yang ada dalam perusahaan dagang? Tentu tak jauh berbeda dengan manajemen keuangan secara umum.
  • Manajemen keuangan di perusahaan dagang tergantung pada setiap item transaksi yang dilakukan di dalam perusahaan.
  • Demikian informasi tentang manajemen keuangan, khususnya manajemen keuangan di perusahaan dagang.

Untuk memudahkan Anda dalam mengelola keuangan perusahaan, ada baiknya Anda menggunakan sistem yang terintegrasi seperti Ukirama ERP. Sistem ini dapat mencatat dan mengintegrasikan seluruh kegiatan bisnis yang terjadi di perusahaan. Selain itu sistem ini juga dapat menyediakan laporan-laporan yang dibutuhkan untuk analisis lebih lanjut seperti laporan keuangan dan laporan persediaan.

Jelaskan apa fungsi aspek keuangan bagi perusahaan?

Aspek keuangan merupakan aspek yang digunakan untuk menilai keuangan perusahaan secara keseluruhan. Aspek keuangan memberikan gambaran yang berkaitan dengan keuntungan perusahaan, sehingga merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk diteliti kelayakanya.

Aspek keuangan bertujuan untuk mengetahui perkiraan pendanaan dan aliran kas proyek/bisnis, sehingga dapat diketahui layak atau tidaknya rencana bisnis yang dimaksud. Apabila sebuah usulan rencana bisnis tak ada perhitungan aspek keuangan, akan sulit melakukan pengukuran pada keberhasilan usaha. Di mana perlu diperhitungkan manfaat dan biaya yang dikeluarkan dan dibandingkan dengan pendapatan, pengeluaran, biaya modal, ketersediaan dana, kemampuan proyek membayar kembali dana itu dengan rentang waktu yang sudah ditentukan sebelumnya.

Serta untuk menilai apakah ke depannya proyek akan terus berkembang atau justru berhenti karena merugi. Secara keseluruhan, penilaian dalam aspek keuangan meliputi hal-hal seperti: 1. Sumber-sumber dana yang diperoleh.a. Modal asing (pinjaman) i. Pinjaman dari dunia perbankan ii.

  • Pinjaman dari lembaga keuangan lain iii.
  • Pinjaman dari perusahaan non bank b.
  • Modal sendiri i.
  • Setoran dari pemegang saham ii.
  • Dari cadangan laba iii.
  • Laba yang belum dibagi 2.
  • Ebutuhan biaya investasi.a.
  • Biaya Pra-Investasi i.
  • Biaya pembuatan studi ii.
  • Biaya pengursan izin b.
  • Biaya aktiva tetap i.
  • Aktiva tetap berwujud ii.

Aktiva tetap tidak berwujud 3. Estimasi pendapatan dan biaya investasi, termasuk jenis dan jumlah biaya selama umur investasi. Arus kas merupakan aliran kas yang ada di perusahaan dalam suatu periode tertentu. Cash flow menggambarkan beberapa uang yang masuk ke perusahaan dan jenis- jenis pemasukan tersebut.

  • Cash flow juga meng gambarkan berapa uang yang keluar serta jenis-jenis biaya yang dikeluarkan.
  • Jenis-jenis cash flow yang dikaitkan dengan suatu usaha terdiri dari : a.
  • Initial cash flow atau lebih dikenal kas awal yang merupakan pengeluaran padaawal periode untuk investasi b.
  • Operasional cash flow merupakan kas yang diterima atau dikeluarkan pada saatoperasi usaha.c.

Terminal cash flow merupakan uang kas yang diterima pada saat usaha tersebut berakhir 4. Proyek neraca dan laporan rugi laba Disamping membuat cash flow perusahaan juga diminta untuk membuat proyeksilaporan keuangannya untuk beberapa periode (biasanya seumur proyek).

  1. Proyeksilaporan keuangan yang dibuat adalah neraca dan laporan laba/rugi.5.
  2. Riteria penilaian investasi Alat ukur untuk menentukan kelayakan suatu usaha berdasarkan kriteria investasi dapat dilakukan melalui pendekatan: a.
  3. Payback Period (PP) b.
  4. Average Rate of Return (ARR) c.
  5. Net Present Value (NPV) d.

Internal Rate of Return (IRR) e. Profitability Index (PI) f. Break event point (BEP) 2 Apa itu Payback Period / Method. Adalah jangka waktu pengembalian nilai investasi dengan penerimaan-penerimaan dari proyek investasi yang dijalankan. Apa itu NPV / The Net Present Value Method.

  • Adalah perhitungan nilai tunai dari arus kas, yang didapatkan dari investasi modal pada masa akan datang.
  • Memakai tingkat suku bunga tertentu.
  • Lalu akan dibandingkan nilai investasi awal yang dilakukan atau nilai sekarang.
  • Apa itu Metode Indeks Profitabilitas.
  • Adalah perbandingan dari present value – PV arus kas, dan dengan investasi awal.

Apa itu IRR / Internal Rate of Return. IRR adalah tingkat bunga yang bisa menjadikan NPV = Nol. Sebab PV arus kas di tingkat interest itu sama dengan nilai investasi awalnya.6. Rasio keuangan untuk menilai kemampuan perusahaan Agar laporan keungan yang disajikan dapat diartikan dengna angka-angka yangada dilaporan keuangan, maka perlu dianalisis.Alat analisis yang dapat digunakan adalahrasio-rasio keuangan.Untuk mengukur keungan perusahaan dengan menggunakan rasio-rasio keuanganterdiri dari beberapa rasio.

Setiap rasio mempunyai tujuan, kegunaan, dan mengandungarti tertentu. Kemudian setiap rasio diukur dan diinterprestasikan, sehingga menjadi berarti bagi pengambilan keputusan Terkait dengan studi kelayakan bisnis, laporan keuangan digunakan untukmenilai perusahaan yang sudah berjalan beberapa periode.

Tujuananya adalahuntuk menilai apakah layak usaha baru tersebut dibiayai dan berapa besar pembiayaan yang dibutuhkan. Dari laporan keuangan ini juga tergambar kinerjamanajemen masa lalu yang sekaligus merupakan gambaran kinerja kedepan Adapun pihak yang berkepentingan terhadfap laporan keuangan perusahaansebagai berikut: 1.

Reditur 2. Pemegang Saham 3. Pemerintahan 4. Manajemen 5. Karyawan Jenis Laporan Keuangan Laporan keuangan yang disajikan harus sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Artinya laporan keuangan dibuat sesuai dengan standart yang telah ditentukan.1. Neraca Neraca merupakan laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu.

You might be interested:  Bagaimana Tahapan Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan?

Posisi keuangan dimaksudkan adalah posisiaktiva (harta) dan pasiva (kewajiban dan ekuitas) suatu perusahaan.2. Laporan Laba/Rugi Laporan Laba/Rugi merupakan laporan keuangan yang menggambarkanhasil usaha dalam suatu periode tertentu.3. Laporan Arus Kas Laporan arus kas merupakan laporan yang menunjukkan semua aspekyang berkaitan dengan kegiatan prusahaan, baik yang berpengaruh langsung atautidak langsung terhadap kas.

Bagaimana kegiatan manajemen yang termasuk dalam bidang manajemen keuangan?

Di dalam menjalankan suatu usaha maupun organisasi tentu akan banyak masalah yang menghadang dan harus diselesaikan. Jika masalah yang terjadi dibiarkan saja maka bisa berakibat pada hancurnya bisnis maupun organisasi yang sedang dijalankan. Maka, untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan dibutuhkan adanya sebuah manajemen agar kegiatan yang berjalan bisa terstruktur.

  • Manajemen juga memiliki bidang tersendiri.
  • Istilah manajemen berasal dari bahasa Inggris yaitu “manage” artinya mengatur.
  • Ata itu berakar dari bahasa latin “manus” artinya tangan.
  • Secara etimologi, manajemen berarti strategi atau teknik mengurus, mengatur, mengarahkan, dan mengawasi.Bidang manajemen merupakan bagian yang terdapat dalam organisasi, terutama perusahaan.

Ada beberapa bidang manajemen yang ada disuatu perusahaan dan perlu untuk diketahui antara lain manajemen produksi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen SDM, dan manajemen administrasi/ akuntansi. Manajemen Produksi Manajemen produksi merupakan kegiatan mengalokasikan dan mengkombinasikan faktor-faktor produksi seperti alam, tenaga kerja, modal dan skill untuk menambah nilai guna suatu barang atau jasa.

Perencanaan Sistem Produksi, manajemen merencanakan alokasi orang, bahan, mesin, metode, dan model yang diperlukan untuk memproduksi barang atau ajsa pada periode berikutnya. Pengendalian Produksi, manajemen merancang dan menentukan rangkaian prosedur (SOP, standard operating procedure) yang harus diikuti selama proses produksi. Pengawasan Produksi, manajemen melakukan pengendalian sekaligus menjalin komunikasi antar bagian produksi untuk menjamin terlaksananya proses produksi sesuai rencana.

(Baca juga: Apa Saja Fungsi Manajemen? ) Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran merupakan kegiatan membangun strategi promosi, distribusi, dan penjualan agar produk sampai ke sasaran yang tepat. Manajemen pemasaran bertujuan meningkatkan volume penjualan, menambah jumlah pelanggan, dan memperluas pasar. Adapun kegiatan manajemen pemasaran antara lain:

Riset Pasar, merupakan penelitian yang dilakukan perusahaan untuk mengidentifikasi perubahan kebutuhan konsumen sehingga perusahaan dapat melakukan modifasi produk agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Perencanaan Pemasaran, meliputi penentuan target penjualan, penetapan segmen pasar, metode pemasaran, dan penentuan perangkat pemasaran. Analisis Pemasaran, dilakukan untuk mengetahui peluang pasar, tantangan, dan ancaman dari pesaing. Analisis ini menjadi pertimbangan manajemen produksi untuk melakukan perubahan dan peningkatan kualitas produk sehingga bisa tetap bersaing. Promosi Produk dan Penjualan, dilakukan melalui media massa serta elektronik, brosur, poster sampai billboard. Tujuannya untuk menanamkan dalam benak konsumen keunggulan dan manfaat dari produknya.

Manajemen Keuangan Manajemen keuangan adalah kegiatan mengatur keseimbangan antara kebutuhan dana dan tersedianya dana dari berbagai sumber dana untuk meningkatkan nilai perusahaan. Adapun kegiatan manajemen keuangan antara lain :

Menentukan sumber dana yang diperlukan. Mengalokasikan sumber keuangan yang ada pada berbagai kegiatan perusahaan dengan cara membuat anggaran pengeluaran untuk tiap bagian perusahaan. Mengendalikan penggunaan dan pemanfaatan keuangan. Pengendalian dilakukan secara berkala sehingga setiap masalah yang berpotensi menambah biaya dapat segera diantisipasi.

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Manajemen SDM merupakan kegiatan mengalokasikan, melatih, dan mengembangkan SDM sesuai kualifikasi yang dibutuhkan tiap bagian perusahaan. Manajemen sumber daya manusia bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan produktifitas SDM sehingga kontribusinya terhadap perusahaan semakin meningkat.

Setidaknya ada empat kegiatan manajamen SDM dalam suatu perusahaan antara lain ; rekrutmen SDM, pengembangan SDM, pemberian kompensasi, dan pemeliharaan. Manajemen Administrasi (akuntansi) Kegiatan manajemen akuntansi adalah mengumpulkan, mencatat, menganalisis, dan melaporkan keuangan perusahaan sebagai bahan pengambilan keputusan.

Sasaran utama manajemen akuntansi adalah menyajikan laporan tentang peristiwa finansial atau keuangan. Ada beberapa kegiatan dalam manajemen administrasi antara lain :

Pengumpulan data berbentuk data harian, mingguan, atau bulanan. Pencatatan dan penyimpanan data secara sistematis dengan metode yang mudah namun tetap aman. Pengamanan dilakukan dengan password yang hanya boleh diketahui oleh tingkat jabatan tertentu. Pengelompokan data menurut golongan, rekening, atau lainnya sesuai kebutuhan. Pelaporan secara periodic agar terdapat kesinambungan dan untuk mengetahui kemajuan atau kemunduran perusahaan. Penafsiran data kemudian dibandingkan dengan kondisi perusahaan periode sebelumnya atau kondisi perusahaan lain.

Please follow and like us:

Apa yang dimaksud dengan manajemen keuangan?

Salah satu faktor penting sebuah bisnis dapat bertahan dan tetap eksis di dunia perdagangan adalah manajemen keuangan. Manajemen keuangan merupakan upaya perusahaan untuk melakukan perencanaan keuangan, pengelolaan aset, penyimpanan dana, dan pengendalian aset atau dana perusahaan. Sebutkan Aspek Kegiatan Yang Terdapat Dalam Manajemen Keuangan Secara umum ada tiga kegiatan yang dilakukan dalam manajemen keuangan, yaitu:

Bagaimana kegiatan manajemen yang termasuk dalam bidang manajemen keuangan?

Di dalam menjalankan suatu usaha maupun organisasi tentu akan banyak masalah yang menghadang dan harus diselesaikan. Jika masalah yang terjadi dibiarkan saja maka bisa berakibat pada hancurnya bisnis maupun organisasi yang sedang dijalankan. Maka, untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan dibutuhkan adanya sebuah manajemen agar kegiatan yang berjalan bisa terstruktur.

Manajemen juga memiliki bidang tersendiri. Istilah manajemen berasal dari bahasa Inggris yaitu “manage” artinya mengatur. Kata itu berakar dari bahasa latin “manus” artinya tangan. Secara etimologi, manajemen berarti strategi atau teknik mengurus, mengatur, mengarahkan, dan mengawasi.Bidang manajemen merupakan bagian yang terdapat dalam organisasi, terutama perusahaan.

Ada beberapa bidang manajemen yang ada disuatu perusahaan dan perlu untuk diketahui antara lain manajemen produksi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen SDM, dan manajemen administrasi/ akuntansi. Manajemen Produksi Manajemen produksi merupakan kegiatan mengalokasikan dan mengkombinasikan faktor-faktor produksi seperti alam, tenaga kerja, modal dan skill untuk menambah nilai guna suatu barang atau jasa.

Perencanaan Sistem Produksi, manajemen merencanakan alokasi orang, bahan, mesin, metode, dan model yang diperlukan untuk memproduksi barang atau ajsa pada periode berikutnya. Pengendalian Produksi, manajemen merancang dan menentukan rangkaian prosedur (SOP, standard operating procedure) yang harus diikuti selama proses produksi. Pengawasan Produksi, manajemen melakukan pengendalian sekaligus menjalin komunikasi antar bagian produksi untuk menjamin terlaksananya proses produksi sesuai rencana.

(Baca juga: Apa Saja Fungsi Manajemen? ) Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran merupakan kegiatan membangun strategi promosi, distribusi, dan penjualan agar produk sampai ke sasaran yang tepat. Manajemen pemasaran bertujuan meningkatkan volume penjualan, menambah jumlah pelanggan, dan memperluas pasar. Adapun kegiatan manajemen pemasaran antara lain:

Riset Pasar, merupakan penelitian yang dilakukan perusahaan untuk mengidentifikasi perubahan kebutuhan konsumen sehingga perusahaan dapat melakukan modifasi produk agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Perencanaan Pemasaran, meliputi penentuan target penjualan, penetapan segmen pasar, metode pemasaran, dan penentuan perangkat pemasaran. Analisis Pemasaran, dilakukan untuk mengetahui peluang pasar, tantangan, dan ancaman dari pesaing. Analisis ini menjadi pertimbangan manajemen produksi untuk melakukan perubahan dan peningkatan kualitas produk sehingga bisa tetap bersaing. Promosi Produk dan Penjualan, dilakukan melalui media massa serta elektronik, brosur, poster sampai billboard. Tujuannya untuk menanamkan dalam benak konsumen keunggulan dan manfaat dari produknya.

Manajemen Keuangan Manajemen keuangan adalah kegiatan mengatur keseimbangan antara kebutuhan dana dan tersedianya dana dari berbagai sumber dana untuk meningkatkan nilai perusahaan. Adapun kegiatan manajemen keuangan antara lain :

Menentukan sumber dana yang diperlukan. Mengalokasikan sumber keuangan yang ada pada berbagai kegiatan perusahaan dengan cara membuat anggaran pengeluaran untuk tiap bagian perusahaan. Mengendalikan penggunaan dan pemanfaatan keuangan. Pengendalian dilakukan secara berkala sehingga setiap masalah yang berpotensi menambah biaya dapat segera diantisipasi.

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Manajemen SDM merupakan kegiatan mengalokasikan, melatih, dan mengembangkan SDM sesuai kualifikasi yang dibutuhkan tiap bagian perusahaan. Manajemen sumber daya manusia bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan produktifitas SDM sehingga kontribusinya terhadap perusahaan semakin meningkat.

  1. Setidaknya ada empat kegiatan manajamen SDM dalam suatu perusahaan antara lain ; rekrutmen SDM, pengembangan SDM, pemberian kompensasi, dan pemeliharaan.
  2. Manajemen Administrasi (akuntansi) Kegiatan manajemen akuntansi adalah mengumpulkan, mencatat, menganalisis, dan melaporkan keuangan perusahaan sebagai bahan pengambilan keputusan.

Sasaran utama manajemen akuntansi adalah menyajikan laporan tentang peristiwa finansial atau keuangan. Ada beberapa kegiatan dalam manajemen administrasi antara lain :

Pengumpulan data berbentuk data harian, mingguan, atau bulanan. Pencatatan dan penyimpanan data secara sistematis dengan metode yang mudah namun tetap aman. Pengamanan dilakukan dengan password yang hanya boleh diketahui oleh tingkat jabatan tertentu. Pengelompokan data menurut golongan, rekening, atau lainnya sesuai kebutuhan. Pelaporan secara periodic agar terdapat kesinambungan dan untuk mengetahui kemajuan atau kemunduran perusahaan. Penafsiran data kemudian dibandingkan dengan kondisi perusahaan periode sebelumnya atau kondisi perusahaan lain.

Please follow and like us:

Salah satu bidang manajemen adalah manajemen keuangan kegiatan apa saja?

Berikut adalah ruang lingkup manajemen keuangan yang perlu Anda ketahui. Manajemen keuangan adalah bagian penting dalam perusahaan. Bisa dibilang, ruang lingkup manajemen keuangan yang berhubungan dengan pencarian dan pengelolaan dana perusahaan atau organisasi.

Pada dasarnya manajemen keuangan adalah suatu kegiatan yang didalamnya melibatkan suatu perencanaan, penganggaran dana, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau suatu perusahaan. Dalam suatu perusahaan, adanya manajemen keuangan sangatlah penting.

Karena manajemen keuangan mengatur aktivitas atau kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan cara memperoleh pendanaan untuk modal kerja perusahaan, setelah itu penggunaan dan pengalokasian dana tersebut, serta mengelola aset yang dimiliki oleh perusahaan agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara maksimal.

Manajemen keuangan dalam suatu perusahaan memiliki 4 ruang lingkup yang sangat penting untuk kemajuan perusahaan. Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!