Terangkan Yang Dimaksud Laporan Keuangan Perusahaan?

Terangkan Yang Dimaksud Laporan Keuangan Perusahaan
Apa Itu Laporan Keuangan – Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu perusahaan, termasuk semua transaksi yang terjadi dalam bisnis pada suatu periode tertentu. Pencatatan ini digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan. Sedangkan menurut Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) laporan keuangan diartikan sebagai bagian dari proses pelaporan keuangan yang terdiri dari jenis laporan keuangan neraca, laporan laba rugi, perubahan posisi keuangan hingga materi penjelasan lain yang menjadi bagian integral dari laporan keuangan.

Laporan neracaLaporan laba rugiLaporan perubahan ekuitasLaporan perubahan posisi keuanganCatatan dan laporan lain

Apa saja bentuk laporan keuangan yang dihasilkan oleh suatu perusahaan?

Unsur-Unsur Laporan Keuangan –

Tujuan laporan keuangan perusahaan tercermin dari laporan keuangan yang terdiri dari beberapa unsur laporan keuangan. Seperti yang diungkapkan Hanafi (2007:12), menjelaskan bahwa ada tiga bentuk laporan keuangan yang pokok yang dihasilkan oleh suatu perusahaan yaitu Neraca, laporan rugi laba dan laporan aliran kas.

  1. Neraca
  2. Laporan Laba Rugi
  3. Laporan Perubahan Modal
  4. Laporan Arus Kas
  5. Catatan Atas Laporan Keuangan

Dari beberapa unsur-unsur laporan keuangan diatas, penulis hanya menggunakan laporan Neraca dan laporan laba rugi.

  • Apa itu laporan keuangan?

    Menggunakan Informasi dalam Laporan Keuangan – Sekarang, Anda sudah mendapatkan gambaran umum pengertian laporan keuangan dalam penjelasan di atas. Para pengguna laporan keuangan seperti para investor atau para analis keuangan mengandalkan data keuangan guna menganalisis performa suatu perusahaan. Pin Apabila dirangkum, tujuan laporan keuangan adalah menyediakan data-data keuangan penting dan relevan yang digunakan oleh investor, analis pasar, kreditor, dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya untuk mengevaluasi kondisi kesehatan perusahaan secara finansial, serta potensi keuntungannya.

    Apa tujuan disusunnya laporan keuangan?

    Manfaat Laporan Keuangan – Menurut Harahap pada tahun 2010 manfaat pemakai laporan keuangan itu meliputi sebagai berikut :

    • Manajer / Pemimpin Perusahaan. Laporan keuangan dapat digunakan untuk menyusun kebijaksanaan yang lebih tepat, memperbaiki sistem yang sudah dijalankan dan untuk menyusun sistem pengawasan yang lebih bagus.
    • Investor, Yaitu penanam modal yang beresiko dan penasehat mereka yang berkepentingan dengan resiko yang melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka kerjakan.
    • Karyawan. Yaitu karyawan dan kelompok yang mewakili mereka tertarik pada suatu informasi mengenai stabilitas dan profitabilitas perusahaan.
    • Pemberi Pinjaman (kreditur), Yakni pemberi pinjaman tertarik dengan suatu informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah pinjaman serta bunganya dapat dibayar pada saat jatuh tempo.
    • Pemasok dan Kreditur Usaha Lainnya. Adalah tertarik dengan suatu informasi yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terutang akan dibayar pada saat jatuh tempo.
    • Pelanggan, Ialah berkepentingan dengan sebuah informasi mengenai kelangsungan hidup suatu perusahaan terutama kalau mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang atau tergantung pada perusahaan.
    • Pemerintah, Merupakan suatu pemerintah dan lembaga yang berada di bawah wewenangnya berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan karena itu berkepentingan dengan kegiatan suatu perusahaan.
    • Instansi Pajak, Yaitu perusahaan yang selalu memiliki kewajiban pajak sehingga suatu perusahaan itu juga dikenakan pemotongan, perhitungan dan pembayaran.
    • Analisis Pasar Modal. Ialah analisis pasar modal yang selalu melakukan analisis tajam dan lengkap terhadap laporan keuangan suatu perusahaan yang go public maupun yang berpotensi masuk pasar modal.
    • Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat, Merupakan suatu laporan keuangan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecenderungan dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian kegiatannya.

    Demikianlah informasi mengenai √ Laporan Keuangan : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis, Sifat, Manfaat & Contohnya Lengkap telah disampaikan. Semoga informasi ini dapat memiliki manfaat dalam menambah pengetahun kita dan mampu bermanfaat bagi kehidupan sekitar. Sekian dan Terima Kasih. Salam berbagi teman-teman. Baca Juga Artikel Lainnya :

    • Laporan Arus Kas
    • Laporan Laba Rugi
    • Laporan Perubahan Modal
    • Neraca Adalah
    • Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

    Apa itu neraca laporan keuangan perusahaan?

    Neraca – Neraca adalah jenis laporan keuangan yang menyajikan rangkuman atau gambaran aset, kewajiban (liabilitas), dan modal para pemegang saham pada satu waktu tertentu. Kalau Anda melihat contoh laporan keuangan perusahaan untuk neraca, Anda bisa temukan keterangan tanggal seperti “per 31 Desember 2020”, yang menunjukkan kapan neraca tersebut disusun.

    Biasanya, tanggal yang dimaksud adalah tanggal pada akhir tahun fiskal, yaitu 31 Desember setiap tahunnya. Ada rumus yang digunakan di dalam neraca, yaitu: Aset = Kewajiban + Modal Artinya, total aset dalam neraca haruslah sama dengan total kewajiban ditambah dengan total modal. Secara umum, data keuangan di dalam neraca laporan keuangan perusahaan menunjukkan bagaimana aset-aset perusahaan didanai, baik itu lewat kewajiban seperti utang, atau lewat modal pemegang saham.

    Di dalam neraca, aset ditulis secara berurutan berdasarkan tingkat likuiditasnya – aset yang lebih likuid dinyatakan terlebih dahulu. Sementara itu, kewajiban dinyatakan berdasarkan urutan pembayarannya di dalam neraca, di mana kewajiban yang harus dibayarkan lebih dulu adalah yang dinyatakan lebih dulu.