Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Apa yang Dimaksud dengan Konsep Pemasaran Holistik?

5 min read

Konsep Pemasaran Holistik

Konsep Pemasaran Holistik – Di usia kalian yang sekarang, pernah denger istilah marketing nggak sih gais? Pasti pernah lah ya. Nah, kalau denger pemasaran holistik? Kayaknya masih sebagian kecil saja yang pernah.

So, kali ini kita akan membahas sedikit tentang konsep pemasaran holistik, karena pembahasan ini terbilang sangat penting kalau kamu ingin terjun ke dunia bisnis.

Apalagi, yang namanya bisnis mah nggak cuma butuh modal uang doang kan? Ada banyak banget modal lain yang posisinya jauh lebih penting daripada modal uang, misalnya nih strategi pemasaran, semangat, tekad, dan sebagainya.

Sehingga, sebelum memulai bisnis, ada baiknya kamu mempelajari dan memahami semuanya dengan baik, terutama materi tentang konsep pemasaran holistic ini.

Apa sih Pemasaran Holistik itu?

pengertian pemasaran holistik

Marketing atau pemasaran merupakan salah satu kunci sukses sebuah bisnis, dan ternyata marketing mempunyai beberapa jenis loh. Salah satunya adalah pemasaran holistik ini.

Pemasaran holistik merupakan sebuah metode pemasaran yang paling sering digunakan oleh masyarakat. Hal ini karena para pebisnis mengantisipasi adanya risiko yang besar.

Tak heran jika kemudian orang-orang yang terjun ke bisnis lebih memilih pemasraan holistik sebagai jalan ninja. Dan sampai saat ini, pemasaran holistik masih menjadi perbincangan hangat di semua kalangan pebisnis dan calon pebisnis.

So, sebelum kamu memilih jenis pemasaran holistic, ada baiknya deh kamu tahu dulu pengertian pemasaran holistic ini secara mendalam, karena jika ingin memulai sesuatu, kamu pasti harus mengetahui dulu definisinya kan? Nah, sama saja dengan pemasaran holistic ini.

So, pemasaran holistic merupakan sebuah pemasaran yang menggabungkan implementasi, pengembangan, desain, hingga proses marketing pada umumnya.

Yang menjadi perbedaan antara pemasaran holistic dengan pemasaran lainnya bersumber dari pendekatannya.

Pemasaran holistic dilakukan berdasarkan dengan solusi dari permasalahan yang ada, termasuk permasalahan yang paling rumit.

Konsep Pemasaran

Konsep pemasaran, atau marketing concept, adalah konsep yang menitikberatkan pada tujuan sebuah perusahaan, berdasarkan pemahaman akan kebutuhan dan keinginan pembeli, atau pangsa pasar, sehingga bisa memberikan kepuasan kepada semua pelanggan, lebih dari pesaing lain.

Di dalam konsep pemasaran sendiri, keuntungan hanya bisa diraih jika pelaku bisnis benar-benar fokus terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen.

Konsep pemasaran, adalah folosofi yang menitikberatkan pada konsumen, yakni dengan ‘merasa dan merespon’. Hal ini bertujuan untuk mencari dan menyediakan produk yang benar-benar pas untuk konsumen.

Konsep Pemasaran Holistik

Konsep Pemasaran Holistik

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui sekilas lah ya, apa itu pemasaran dan pengertian pemasaran holistik secara umum, maka, pembahasan selanjutnya adalah tentang konsep pemasaran holistik.

Konsep pemasaran holistik atau holistic marketing concept mempunyai empat komponen penting yang menjadikannya berbeda dengan pemasaran lain, yaitu:

  • Internal marketing
  • Performance marketing
  • Relationship marketing
  • Dan integrated marketing

Yuk, simak konsep pemasaran holistik berikut.

1. Internal Marketing

Internal marketing merupakan bagian penting dari pemasaran holistic, internal marketing ini mempunyai tugas untuk melatih, memotivasi karyawan, dan mempekerjakan karyawan, sehingga bisa melayani dengan baik.

Tak hanya itu saja, internal marketing juga harus bisa memastikan bahwa semua orang yang tergabung di dalam sebuah bisnis harus memahami prinsip ini dengan baik, khususnya manajemen yang masih baru.

Hal ini karena pemasaran yang tepat dan cerdas tentu mengenali dengan baik semua aktivitas pemasaran yang ada di sebuah bisnis, karena mempunyai kedudukan yang sangat penting, bahkan bisa jadi lebih penting dari pemasaran ke luar loh.

Kita ambil contoh ya, Blue Bird Grup. Pernah dengar namanya kan? Kamu nggak asing dong dengan grup penyedia taksi ini.

Nah, grup ini memberikan penghargaan loh kepada semua karyawannya yang telah bekerja selama 8,16 hingga 40 tahun. Waw, lama banget ya.

Bahkan, Blue Bird juga mempunyai program untuk memberikan beasiswa loh kepada semua anak-anak dari karyawan yang tergabung di  Blue Bird hingga sarjana “luar biasa”.

Ada lagi nih, Blue Bird juga telah memberikan sebuah standar pelayaan yang harus ditaati, agar semua karyawannya bisa ikut menerapkan pemasaran tersebut.

Hal ini menunjukakn kepada kita, bahwa ternyata, pemasaran tak hanya tanggungjawab atasan ataupun departemen tertentu, melainkan menjadi tanggungjawab semua elemen di sebuah bisnis atau perusahaan.

Pemasaran hanya akan berhasil jika semua divisi bisa bekerjasama mewujudkan tujuan konsumen.

2. Performance Marketing

Konsep pemasaran holistic berikutnya adalah performance marketing. Konsep pemasaran holistic satu ini meliputi beberapa pertimbangan yang bisa berdampak terhadap pemasaran bisnis nantinya, seperti pertimbangan akan hukum, lingkungan, dan juga social.

Baca juga:

3. Social Responsibility Marketing

Pemasaran mempunyai dampak yang luas, bahkan bisa melampaui keseluruhan perusahaan dan pelanggan loh. Maka, proses pemasaran meski mempertimbangkan etika, sosial, lingkungan, aktivitas, hingga peran.

Perusahana mempunyai tugas untuk menentukan keinginan, ketertarikan, kebutuhan pasar, sehingga bisa memuaskan konsumen dengan efisien dan efektif jika dibandingkan dengan pesaing yang lain.

4. Financial Accountability

Pemasar harus bisa memperhatikan investasi yang berbentuk keuangan, keuntungan yang sama besarnya dengan proses saat membangun brand mereka, dan menaikkan jumlah konsumen.

Sehingga, akan menggunakan banyak variasi finansial, sebagai alat ukur upaya pemasaran guna melihat dampak terhadap pasar, apakah terwujud atau tidak, terutama karyawan, brand, basis pelanggan, hubungan antara distributor dengan pemasok, dan juga modal intelektual.

Hal ini bisa membantu sebuah perusahana untuk mengukur ataupun membandingkan perusahaan mereka dengan perusahaan yang lain dengan dimensi yang jauh lebih luas.

Sehingga, perusahana bisa menggunakan system dan proses dalam membantu meningkatkan analisis ukuran yang bervariasi.

Sudah ada banyak loh, perusahana yang menggunakan konsep pemasaran holistik satu ini, contohnya ada program di Bandung pada tahun 2013, yakni program revitalisasi, dengan melakukan pengadaan internet gartis di semua taman kota dan juga tempat ibadah.

5. Relationship Marketing

Konsep pemasaran holistic selanjutnya adalah relationship marketing.

Tujuan relationship marketing bertujuan untuk membangun sebuah bisnis secara mendalam, dan lebih mengedepankan hubungan sebuah perusahaan dengan orang lain atau perusahaan lain, baik itu yang memang langsung memberikan pengaruh atau tidak dalam proses pemasaran yang dilakukan.

Tak hanya itu saja, konsep pemasaran holistic satu ini juga bertujuan untuk menciptakan, membangun sebuah hubungan untuk waktu yang panjang dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait, guna mendapatkan hasil marketing yang terbaik dan dapat mempertahankannya sebaik mungkin.

Konsep ini mempunyai kunci, kayawan, rekan, pelanggan, dan juga anggota komunitas keuangan.

Maka, sebuah marketing, meski bisa menciptakan dan memberikan kemakmuran ke semua pihak yang terlibat, dan untuk membentuk sebuah hubungan yang solid dan kuat, harus ada pemahaman yang bagus terkait kebutuhan, hasrat, sumber daya, dan kemampuan.

Semua proses tersebut akan memberikan dampak yang luar biasa, yang sering di sebut dengan matketing network, atau jaringan pemasaran, yang di dalamnya ada berbagai pihak yang terlibat, seperti karyawan, distributor, pemasok, pelanggan, dan sebagainya.

6. Integrated Marketing

Konsep pemasaran holistic yang terkahir adalah integrated marketing. Konsep ini akan muncul ketika pemasaran dibagi menjadi beberapa aktivitas marketing, kemudian menyatukanya ke program marketingnya guna menciptakan, menyampaikan, berkomunikasi kepada semua konsumen menggunakna prinsip, bahwa keseluruhan akan sangat baik.

Konsep pemasaran ini disebut juga dengan pemasaran intergrasi.

Simplenya gini, integrated marketing bisa terjadi tatkala pebisnis merancang berbagai kegiatan marketing, kemudian menyusunnya untuk berkomunikasi, menciptakan, hingga memberikan nilai kepada konsumen.

Di dalam konsep ini, kamu akan menemukan dua tema, yakni;

Banyaknya aktivitas marketing yang bervariasi bisa menciptakan, berkomunikasi, hingga menyampaikan nilai-nilai, dan perusahana atau pebisnis meski merancang dan juga mengaplikasikan aktivitas marketingnya dengan berbagai aktivitas yang lain.

Nah, kita ambil contoh ya sis, ada rumah sakit nih. Ia ingin membeli perangkat CCTV di sebuah perusahaan A. Keduanya berharap bisa mendapatkan dukungan yang baik, mulai dari pemeliharaan sampai pelayanannya ketika proses transaksi.

Maka, semua komunikasi pemasaran meski terpadu, atau integrated. Dengan strategi ini, tentu hubungan kerjasama  antara keduanya bisa memperkuat satu dengan yang lain. Intinya sih, saling dukung ya sis.

Bagaimana Cara Pemasaran Holistik?

Oke sis, setelah tahu banyak hal tentang konsep pemasaran holistic, kamu juga harus tahu gimana sih cara pemasaran holistic bekerja? Kalau kamu tadi bacanya agak njlimet, tenang.

Faktanya, pemasaran satu ini nggak susah kok, mudah banget malah. Karena pemasaran holistic ini lebih menekankan ke ciri khas sebuah bisnis.

1. Membentuk Tim

Hal pertama yang meski kamu lakukan adalah membentuk sebuah tim, ada baiknya tim kamu terdiri dari 4 atau 5 orang ya sis. Tujuan membentuk tim adalah untuk saling mendukung dan mewujudkan visi dan misi bersama.

2. Merumuskan Program

Selanjutnya, rumuskan program yang akan dijalankan. Jika sudah dirumsukan, jangan lupa untuk merincinya ya, agar tidak ada kesalahpahaman dalam merealisasikannya. Kalian harus tetap menjaga komunikasi dengan baik ya.

3. Mengkaji Kebutuhan

Nah, kalau cara kedua sudah, kalian bisa mengkaji semua kebutuhan, misalnya harga, satuan, sumber dana, dan lain sebagainya. Hal ini agar kamu tidak menemukan kebingunan.

Kebutuhan bukan cuma tentang barang saja ya sis, tapi juga kondisis internal bsnis yang akan kalian buat, misalnya pelatihan, penghargaan, dan sebagainya.

4. Mengidentifikasi Keterlibatan Lingkungan

Dalam pemasaran holstik, kamu memerlukan identifikasi yang dalam, karena konsep pemasaran holistic melibatkan lingkungan dan pasar dalam dalam prosesnya.

5. Mengawasi Dan Mengevaluasi Jalannya Pemasaran

Cara yang terkahir, jangan lupa untuk selalu mengawasi dan melakukan evaluasi ya, agar setiap kendala dan risiko bisa langsung diketahui. Sehingga, strategi kalian dapat dikembangkan ke strategi yang jauh leih baik.

Oke sis, demikain pembahasan terkait konsep pemasaran holistic yang harus kamu ketahui.

Cobalah untuk memahami semua konsep peasaran holistik dengan baik, pahami satu persatu, sehingga bisa kamu terapkan ke bisnis yang kamu jalankan.

Pilihlah orang-orang yang memang bisa diajak bekerjasama dan mempunyai skill komunikasi yang baik. Karena dalam pemasaran holistic, komunikas mempunyai posisi yang paling penting. Seperti contoh yang telah kita sebutkan tadi.

Lihatlah bagaiman Blue Bird menerapkan konsep ini dengan baik, bahkan mereka sampai memberikan penghargaan yang tidak tanggung-tanggung kepada karyawan yang meang bisa melayani dengan baki, sepenuh hati, dan mengetahi benar apa itu pemasaran holistic.

Semoga bermanfaat  buat kamu saat ini tengah berencana menyusun konsep pemasaran holistik.

Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.