Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Macam-macam Karya Ilmiah yang Perlu Kamu Ketahui!

4 min read

macam-macam-karya-ilmiah-terlengkap

Karya ilmiah memiliki kaitan yang sangat erat dengan dunia pendidikan dan dunia penelitian. Namun ternyata, ada banyak sekali macam-macam karya ilmiah yang belum diketahui oleh sebagian orang di dunia pendidikan.

Oleh sebab itu, di dalam pembahasan kali ini kita akan bersama-sama mempelajari mengenai pengertian, struktur, ciri, dan juga macam-macam karya ilmiah.

Tidak perlu menunggu lama, yuk simak pembahasan mengenai macam-macam karya tulis ilmiah yang telah dipaparkan berikut ini.

Pengertian Karya Tulis Ilmiah

pengertian-karya-tulis-ilmiah-lengkap
pixabay

Karya tulis ilmiah merupakan, karya tulis yang dibuat dengan tujuan untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landansan teori dan metode-metode ilmiah.

Umumnya karya tulis ilmiah berisikan data, fakta, dan juga solusi mengenai suatu masalah yang diangkat atau dijadikan topik. Di dalam penulisannya, biasanya dilakukan secara runtut dan sistematis.

Pengertian Karya Ilmah Menurut Para Ahli

Sedangkan pengertian karya ilmiah menurut para ahli, adalah sebagai berikut:

1. Hery Firman

Karya ilmiah menurut Hery Firman: “Laporan berupa tulisan yang dipbulikasian atau dipaparkan, dari hasil pengkajian maupun penelitian yang sudah dilakukan. Dimana yang di dalam penulisannya memperhatikan kaidah dan etika keilmuan yang berlaku di masyarakat”.

2. Eko Susilo M

Karya ilmiah menurut Eko Susilo M: “Suatu tulisan ataupun karangan yang dihasilkan sesuai dengan sifat keilmuannya, serta didasari dari berbagai hasil penelitian, pengamatan, dan peninjauan terhdap bidang ilmu tertentu.

Dimana yang disusun menggunakan metode tertentu dengan memperhatikan sistematika penulisan yang baik dan santun. Serta dapat dipertanggung jawabkan keilmiahannya”.

3. Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi

Karya ilmiah menurut Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi adalah: “Serangkaian kegiatan penulisan yang berlandaskan pada hasil penelitian, yang disusun secara sistematis mengikuti metodologi ilmiah. Serta bertujuan untuk mendapatkan jawaban ilmiah dari suatu permasalahan”.

4. Brotowidjoyo

Sedangkan Karya ilmiah menurut Brotowidjoyo adalah: “Karangan ilmu pengetahuan yang menampilkan fakta dan dibuat dengan menggunakan metodologi penulisan yang baik dan benar”.

5. Jones

Karya ilmiah menurut Jones: “Karangan ilmiah yang ditujukan untuk masyarakat tertentu maupun profesional yang biasanya bersifat karya ilmiah tinggi”.

Struktur Karya Tulis Ilmiah

struktur-karya-tulis-yang-baik-dan-benar
pixabay

Karya tulis ilmiah, umumnya memiliki tiga bagian dalam penyusunannya. Berikut susunan di dalam penulisan karya ilmiah tersebut:

1. Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan karya tulis ilmiah, biasanya berisikan kata pengantar serta dasar-dasar penelitian ilmiah yang dikerjakan. Kemudian juga berisi mengenai masalah atau topik yang diangkat, serta penyelesaian dari masalah tersebut.

2. Isi dan Pembahasan

Di dalam isi dan pembahasan ini, dapat terdiri dari satu atau beberapa bab. Jumlah bab pada bagian isi dan pembahasan bergantung pada seberapa pelik pembahasan dan pembedahan dari bahan penelitian.

3. Kesimpulan

Di bagian akhir adalah kesimpulan. Bagian ini, berisikan kesimpulan dari hasil analisis  pada bagian isi dan pembahasan.

Kesimpulan yang disampaikan juga berupa penjelesan singkat dan padat mengenai hasil dari analisis. Umumnya, bagian ini hanya terdiri dari satu bab saja.

Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah

ciri-ciri-karya-tulis-ilmiah-yang-benar
pixabay

Selain struktur, karya ilmiah juga memiliki beberapa ciri yang harus kalian ketahui. Berikut adalah penjelasan mengenai ciri-ciri karya ilmiah tersebut:

1. Reproduktif

Reproduktif maksudnya adalah, karya ilmiah yang ditulis oleh peneliti atau penulis harus diterima dan dimaknai oleh pembacanya sesuai dengan makna yang disampaikan. Selain itu, pembaca juga harus dapat memahami konten dari karya ilmiah tersebut.

2. Tidak Ambigu

Bagian dari ciri ini, masih berkaitan dengan ciri sebelumnya. Suatu karya ilmiah, harus dapat memberikan pemahaman secara rinci dan tidak dikemas dengan bahasa yang membingungkan.

Sehingga dengan begitu, maksud dari karya ilmiah yang dibuat dapat langsung diterima oleh pembacanya.

3. Tidak Emotif

Penulisan karya ilmiah, tidak ditulis dengan melibatkan aspek perasaan dari penulisnya. Karena karya ilmiah harus memaparkan fakta yang telah didapatkan dari hasil analisis penelitian, bukan dari perasaan yang bersifat subjektif dari penulisnya.

4. Menggunakan Bahasa Baku

Dengan menggunakan bahasa baku, penulisan karya ilmiah akan lebih mudah untuk dipahami. Selain itu, penggunaan bahasa baku juga meliputi setiap aspek dalam penulisannya. Baik dari penulisan sumber, teori, hingga penulisan kesimpulan.

Ketidak bakuan bahasa dalam tulisan karya ilmiah hanya akan membuat pembacanya bingung, dan nilai apa yang ingin disampaikan dalam tulisan tidak dapat dipahami dengan baik oleh pembaca.

5. Menggunakan Kalimat Efektif

Di dalam penulisan karya ilmiah, diharuskan untuk menggunakan kalimat efektif. Mengapa diharuskan? Karena tujuan dalam penggunaan kalimat efektif pada karya ilmiah adalah, agar pembaca tidak dipusingkan dengan penggunaan kalimat yang berputar-putar.

6. Menggunakan Kaidah Keilmuan

Selain harus menggunakan kalimat efektif, penulisan karya ilmiah juga harus menggunakan kaidah keilmuan atau istilah-istilah akademik dari bidang penelitian si penulis.

Dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa, peneliti atau penulisnya memiliki kapabilitas dalam bidang yang dibahas pada karya ilmiah tersebut.  Penggunaan kaidah keilmuan atau istilah ilmiah, juga dapat menjadi takaran seberapa ahli peneliti atau penulis pada bidang keilmuannya.

7. Bersifat Objektif

Sebuah karya ilmiah, harus bersifat objektif. Hal ini menjadi sangat penting dikarenakan, karya ilmiah tidak dibuat berdasarkan perasaan dari penulisnya.

Sebab karya ilmiah harus ditulis dengan menunjukkan fakta-fakta dari hasil data analisisnya. Sehingga tidak memiliki kecondongan subjektifitas.

8. Bersifat Dekoratif

Bersifat dekoratif yaitu, karya ilmiah yang ditulis harus menggunakan istilah atau kata yang memiliki satu makna. Sehingga penulis harus menonjolkan keruntutan dalam berfikir yang logis dan kecermatan dalam penelitian.

Kedua hal tersebut penting, karena karya ilmiah harus mampu menyampaikan maksud dari penelitian yang dilakukan oleh penulis.

9. Terdapat Kohesi

Terakhir adalah kohesi. Maksudnya karya ilmiah harus memiliki kesinambungan antara bagian dan babnya, serta besifat straight forward. Yaitu tidak bertele-tele atau tepat sasaran.

Karena sebuah karya ilmiah, pada setiap bagian atau babnya harus memiliki alur logika yang saling berhubungan. Kemudian, penyampaiannya harus tepat sasaran sesuai apa yang ingin disampaikan.

Macam-macam Karya Tulis Ilmiah

macam-macam-karya-ilmiah
pixabay

Karya ilmiah pada saat ini terbagai dalam berbagai macam bentuk, adapun untuk macam-macam karya ilmiah adalah sebagai berikut:

Makalah

Makalah adalah karya ilmiah yang menampilkan sebuah permasalahan, yang cara penyelesaiannya menggunakan berbagai macam data yang ada di lapangan.

Karya ilmiah jenis makalah ini bersifat empiris dan juga objektif. Sehingga dalam penyajiannya, karya ilmiah jenis makalah ini biasanya dipresentasikan di dalam kegiatan seminar.

Skripsi

Skripsi adalah, suatu karya ilmiah yang umumnya dibuat oleh mahasiswa untuk bisa mendapatkan gelar sarjananya atau biasa disebut S1. Skripsi sendiri memuat tulisan yang berisi pendapat penulis berdasarkan teori yang telah diterbitkan sebelumnya.

Artikel

Di dalam konteks jurnalistik, karya ilmiah artikel adalah karya ilmiah yang memuat pendapat subjektif pembuatnya mengenai suatu peristiwa ataupun masalah tertentu.

Sedangkan di dalam sudut pandang karya ilmiah sendiri, arikel memiliki arti sebagai karya tulis yang dengan sengaja dirancang agar dapat dimuat di dalam jurnal. Ataupun kumpulan artikel yang dibuat sedemikian rupa, dengan memperhatikan kaidah penulisan ilmah serta mengikuti pedoman ilmiah yang berlaku.

Kertas Kerja

Kertas kerja atau yang biasa disebut work paper, pada umumnya memiliki kesamaan dengan makalah. Hanya saja work paper dibuat dengan analisis yang lebih mendalam dan tajam, kemudian dipresentasikan pada acara seminar ataupun lokakarya yang biasanya dihadiri oleh ilmuwan.

Tesis

Tesis merupakan suatu karya tulis ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa untuk menyelesaikan program studi S2 atau pascasarjana yang bersifat lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi.

Tesis dibuat dengan mengungkapkan pengetahuan baru, yang didapat dari hasil penelitian yang telah dilakukan  individu bersangkutan.

Disertasi

Disertasi atau yang biasa disebut Ph.D thesis adalah, karya tulis ilmiah yang diperuntukkan bagi mahasiswa program S3 untuk meraih gelar Doktor nya.

Dengan mengemukakan analisis yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan dengan data dan fakta yang valid atau dapat dipercaya dengan analisis yang terinci. Disertasi umumnya berisi suatu temuan penulis yang berupa temuan orisinal.

Paper

Paper memiliki sebutan  khusus dikalangan mahasiswa, yang berkaitan dengan pembelajaran dan pendidikan sebelum menyelesaikan jenjang studi Diploma, S1, S2, dan S3.

Sistem penulisannya juga tidak jauh berbeda dengan artikel dan makalah, namun tetap tergantung pada panduan yang berlaku di perguruan tinggi yang bersangkutan.

Sekian

Itulah beberapa pembahasan mengenai macam-macam karya ilmiah yang dilengkapi dengan pengertian, struktur, dan juga ciri-ciri yang dapat kalian jadikan sebagai pembelajaran dan referensi.

Selain pembahasan mengenai macam-macam karya ilmiah, kalian juga dapat membaca cara membuat resume jurnal, makalah sejarah bahasa Indonesia, dan juga pembukaan pidato bahasa Inggris sebagai referensi pada tugas yang bersangkutan.

Alhamdulillah, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat. Sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.