Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Contoh Makalah Pembangkit Listrik Tenaga Air

5 min read

makalah-pembangkit-listrik-tenaga-air-plta

Secara umum, makalah adalah salah satu jenis karya tulis yang bersifat ilmiah. Contohnya seperti makalah pembangkit listrik tenaga air yang akan kita bahas bersama pada kesempatan kali ini.

Sebelumnya perlu kalian ketahui bahwasannya, PLTA merupakan pembangkit listrik yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk bisa menghasilkan energi listrik.

Nah, untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah contoh makalah pembangkit listrik tenaga air yang dapat kalian jadikan sebagai referensi dalam mengerjakan tugas.

Monggo disimak.

MAKALAH PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR (PLTA)

makalah-pembangkit-listrik-tenaga-air
stema-system.nl

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR (PLTA)

Makalah ini disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah

Ilmu Teknologi Lingkungan

Dosen Pembimbing: Adipura Siswanto, M.Pd.

LOGO INSTANSI/UNIVERSITAS

Disusun oleh:

Salim Bahanan

Kelas TIK 3

NIM 738538

 

PROGRAM STUDI TEKNIK

JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN

POLITEKNIK GAJAH TUNGGAL

TANGERANG

2019

 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………….1

BAB I PENDAHULUAN………………………………….2

A. LATAR BELAKANG………………………………………………..2

B. TUJUAN…………………………………………………………………..2

C. MANFAAT……………………………………………………………….2

BAB II PLTA SECARA UMUM…………………………3

A. PRINSIP KERJA PLTA…………………………………………….3

B. MACAM-MACAM PLTA……………………………………….4

BAB III PLTA CIRATA…………………………………….9

A. PENGENALAN………………………………………………………9

B. BAGIAN BAGIAN PLTA CIRATA………………………….10

C. CARA KERJA PLTA CIRATA…………………………………11

BAB IV KESIMPULAN………………………………….16

A. PERBANDINGAN ANTAR PLTA…………………………16

B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN……………………..16

C. DAFTAR PUSTAKA……………………………………………….17

 

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puja dan puji syukur saya haturkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam. Karena atas rahmat dari-Nya, saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepata waktu.

Dibuatnya makalah ini bertujuan, untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Teknologi Lingkungan yang dibimbing oleh Bapak Adipura Siswanto, M.Pd. Serta makalah ini tidak akan dapat selesai dengan baik dan tepat pada waktunya tanpa dukungan dan bantuan berbagai pihak.

Oleh karena itu, ucapan terimakasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang berkaitan dalam penyusunan makalah ini.

Dalam menyusun makalah ini, tentu masih ada kurang dan salahnya. Sehingga dengan itu, saya berharap kepada pembaca agar dapat memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun.

Demikian kata pengantar dari saya, apabila terdapat kekurangan dan kesalahan datangnya dari saya pribadi. Sementara kebenaran dan kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.

Sukabumi, 29 Desember 2019

Penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pembangkit Listrik Tenaga Air atau yang biasa disebut PLTA merupakan, salah satu pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran air untuk diubah menjadi sebutah energi listrik.

Pembangkit listrik tenaga air ini, bekerja dengan cara merubah energi air yang mengalir (dari air terjun atau bendungan) menjadi sebuah energi mekanik (dengan menggunakan bantuan turbin air). Kemudian dari energi mekanik tersebut, dirubah menjadi energi listrik (dengan menggunakan bantuan generator).

Selanjutnya energi listrik yang dihasilkan tersebut dialirkan melewati jaringan-jaringan yang telah dibuat, hingga akhirnya energi listrik dapat sampai ke rumah-rumah warga.

B. TUJUAN

Setelah membaca makalah yang telah disusun ini, harapannya pembaca dapat memahami alur proses pembangkitan energi dari bentuk air menjadi energi listrik.

C. MANFAAT

Pengetahuan mengenai PLTA ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk membuat pembangkit listrik tenaga air nya sendiri. Karena untuk membuat PLTA tidak harus memiliki waduk atau air terjun, namun dengan memanfaatkan aliran sungai dekat rumah sendiri juga bisa.

BAB II

PLTA SECARA UMUM

cara-kerja-plta-di-indonesia
gatra.com

A. PRINSIP KERJA PLTA

Pembangkit listrik tenaga air atau yang biasa disebut PLTA adalah, pembangkit tenaga listrik yang mengubah energi potensi air (energi gravitasi air) menjadi energi listrik.

Kemudian mesin penggerak yang umum digunakan adalah turbin air, yang dimana mesin tersebut mengubah energi potensial air menjadi kerja mekanis poros yang akan memutar rotor generator untuk dapat menghasilkan energi listrik.

Air yang digunakan sebagai bahan dasar PLTA bisa didapatkan dari air terjung, waduk, atau sungai kemudian langsung disalurkan untuk memutar turbin.

Selain itu bisa juga dengan menggunakan cara ditampung terlebih dahulu (bersamaan dengan air hujan) dengan menggunakan kolam tandon atau waduk sebelum disalurkan untuk memutar turbin.

Sementara daya listrik yang dibangkitkan bisa dihitung menggunakan pendekatan rumus:

Ρ = k . η . H . q . [kW]

Dimana:

  • P = Daya yang dihasilkan [kW]
  • H = tinggi air terjun (meter)
  • q = Debit air [m³/detik]
  • η = Efesiensi turbin bersama generator
  • k = Konstanta

Selanjutnya perencanaan dalam pengoperasian PLTA yang dilakukan berdasarkan pada kondisi hydrologi yang meliputi:

  • Tahun Basa Sekali
  • Tahun Basah
  • Tahun Normal
  • Tahun Kering
  • Tahun Kering Sekali

Supaya bisa mendapatkan hasil yang optimum dan memudahkan dalam perencanaan operasional tahunan, maka dalam perencanaan operasi dilakukan berdasarkan pada kondisi hydrologi tahun normal dan tahun kering. Kemudian dilakukan penyesuaian disetiap bulan berdasarkan kondisi air masuk.

Dikarenakan Indonesia hanya memiliki dua musim, yaitu musim hujan yang biasa dimulai bulan November s.d Maret, kemudian musim kemarau pada bulan April s.d Oktober. Maka kondisi tersebut dimanfaatkan untuk proses pengisian dan penggunaan air.

B. MACAM-MACAM PLTA

1. PLTA Dengan Waduk (RESERVOIR)

Air sungai yang dialirkan ke kolam melalui saluran terbuka ataupun tertutup dengan cara disaring terlebih dahulu, kemudian ditampung di suatu kolam yang berfungsi sebagai:

  • Mengendapkan Pasir
  • Mengendapkan Lumpur
  • Sebagai Waduk (Reservoir)

Air yang didapatkan dari satu atau beberapa sungai, ditampung di suatu tempat (waduk) untuk bisa mendapatkan ketinggian tertentu dengan cara dibendung.

Kemudian air dari waduk tersebut dialirkan melalui saluran terbuka, melewati pintu air ke saluran tertutup, yang kemudian melalui pipa pesat menggerakan turbin untuk membangkitkan tenaga listrik.

2. PLTA Aliran Danau

Sumber air untuk PLTA ini membutuhkan sebuah danau yang potensinya cukup besar. Sedangkan untuk pengambilan air yang masuk ke PLTA ini dilakukan dengan cara:

  • Pembuatan bendungan yang memiliki fungsi sebagai pelimpas yang berlokasi pada bibir sungai.
  • Perubahan duga muka air atau DMA + 4 meter
  • Intake

3. PLTA Mikrohidro 

Pembangkit listrik yang satu ini, merupakan pembangkit listrik dengan skala kecil yang menggunakan tenaga air sebagai penggerak utama seperti sungai, saluran irigrasi, ataupun air terjun alam dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan (head) dan jumlah debit air.

Mikrohidro adalah sebuah istilah yang terdiri dari kata mikro yang berarti kecil dan hidro yang berarti air.

Adapun komponen-komponen mikrohidro adalah sebagai berikut:

  • Air: Sebagai sumber energi.
  • Turbin: Mengkonversi energi dari aliran air menjadi energi putaran mekanis.
  • Generator: Menghasilkan listrik dari putaran mekanis.
  • Headrace (saluran pembawa): Bertujuan mengikuti kontur dari sisi bukit untuk menjaga levasi dari air yang disalurkan.
  • Panel kontrol : Berfungsi sebagai penyetabil (menstabilkan) tegangan.
  • Kincir air: Berfungsi sebagai penggerak dinam.

Prinsip dasar dari PLTA mikrohidro adalah, memanfaatkan energi potensial yang dimiliki oleh aliran air pada jarak ketinggian terntenu dari tempat instalasi pembangkit listrik.

Di dalam skema mikrohidro membutuhkan dua hal yaitu, debit air dan tinggi terjunan (head) untuk bisa menghasilkan tenaga yang dapat dimanfaatkan. Hal ini merupakan sebuah sistem konversi energi dari bentuk ketinggian dan aliran (energi potensial) ke dalam bentuk energi mekanik dan energi listrik.

 BAB III

PLTA CIRATA

plta-cirata
mongabay.co.id

A. PENGENALAN

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata adalah PLTA terbesar di Asia Tenggara. PLTA Cirata ini memiliki konstruksi power house di bawah tanah dengan kapasitas 8×126 megawatt (MW).

Sehingga total kapasitas yang terpasang adalah 1.008 megawatt (MW) dengan produksi energi listrik rata-rata 1.428 Giga whatthour. Pertahun yang disalurkan melalui jaringan transmisi  tegangan ekstra tinggi 500 kV menuju sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali). Energi yang didapat dari bendungan Cirata yaitu dengan volume 2.163 m3.

Komposisi bangunan PLTA Cirata yaitu dengan bangunan power house empat lantai di bawah tanah yang berjarak sekitar 2 km dari mesin-mesin pembangkit yang terletak di power house.

Pengoperasian PLTA Cirata dipegang oleh anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero) yaitu PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB). Kemudian disalurkan melalui saluran transmisi tenaga listrik 500 kilo volt (kV) menuju sistem Jawa Bali yang diatur oleh dispatcher PLN Pusat Pengaturan Beban (P3B).

B. BAGIAN BAGIAN PLTA CIRATA

1. Bagian PLTA (dalam diagram)

 

2. Spesifikasi Turbin PLTA Cirata

Untuk menghasilkan sebuah energi listrik sebesar 1.428 GWH, maka dioperasikan delapan buah turbin dengan kapasitas masing-masing 129 MW dengan putaran 187,5 RPM.

Adapun untuk tinggi air jatuh efektif untuk memutar turbin 112,5 meter dengan debit air maksimum 135 m3 perdetik. Kemudian turbin yang digunakan di waduk Cirata adalah turbin Francis dengan spesifikasi sebagai berikut:

 

BAB IV

KESIMPULAN

A. PERBANDINGAN ANTAR PLTA

 

B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

PLTA CIRATA

Kelebihan:

  • Daya yang mampu dihasilkan sangat besar dan bisa menjadi tempat wisata.

Kekurangan:

  • Pengawasan dan perawatan yang sangat memerlukan biaya yang lebih besar.

PLTA TES

Kelebihan:

  • Daya yang mampu dihasilkan relatif besar dan dapat dijadikan tempat pariwisata.

Kekurangan:

  • Merusak ekosistem danau TES

PLTMH Sengkaling1

Kelebihan:

  • Mampu mengurangi biaya listrik dari yang semestinya karena hal itu diberikan oleh Departemen ESDM RI untuk Universitas Muhammadiyah Malang.

Kekurangan:

  • Daya yang sudah dihasilkan masih belum mampun untuk menjadikan listrik Universitas Muhammadiyah Malang mandiri.

C. DAFTAR PUSTAKA

Umum:

http://rakhman.net/2013/04/prinsip-kerja-pembangkit-listrik-tenaga-air.html

PLTA Cirata:

http://id.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_Listrik_Tenaga_Air_Cirata

PLTA Tes:

http://id.wikipedia.org/wiki/PLTA_Tes

PLTMH Sengkaling1:

http://ft.umm.ac.id/id/umm-news-1189-kerja-sama-dengan-pt-pln-persero-umm-tambah-pltmh.html

Turbin:

http://yefrichan.wordpress.com/2010/05/31/klasifikasi-turbin/

http://jonny-havianto.blogspot.com/2012/12/peluang-plta-buatan-indonesia-html

Generator:

http://4bri.blogspot.com/2012/11/cara-kerja-pembangkit-listrik-tenaga-air.html

Sekian

Itulah sedikit pembahasan mengenai makalah pembangkit listrik tenaga air, semoga pembahasan tersebut dapat kalian jadikan sebagai referensi dalam mengerjakan tugas sekolah maupun kuliah.

Selain makalah pembangkit listrik tenaga air, kalian juga dapat membaca makalah sejarah bahasa Indonesia untuk dijadikan sebagai referensi lainnya.

Alhamdulillah, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat. Sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Suka sharing, fotografi, dan bertualang :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.