Ada Berapa Metode Yang Digunakan Dalam Analisis Laporan Keuangan?

Ada Berapa Metode Yang Digunakan Dalam Analisis Laporan Keuangan
Oleh: Nurul Huda, S.E., M.M* E-mail : [email protected] (Dosen Prodi Ekonomi Syariah STAIM Tarate Sumenep) Tujuan dari setiap metode dan teknik analisis adalah menyederhanakan data sehingga dapat lebih dimengerti dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Ada dua metode yang digunakan oleh setiap penganalisis laporan keuangan, yaitu metode analisis horisontal dan metode analisis vertikal. (1) Metode analisis horisontal, adalah analisis dengan mengadakan perbandingan laporan keuangan untuk beberapa periode, sehingga akan akan diketahui perkembangannya, metode horisontal ini disebut juga sebagai metode analisis dinamis; (2) Analisis vertikal, adalah apabila laporan keuangan yang dianalisis hanya meliputi satu periode, yaitu dengan memperbandingkan antar pos yang satu dengan yang lainnya dalam laporan keuangan tersebut, sehingga hanya akan diketahui keadaan keuangan atau hasil operasi pada saat itu saja.

Analisis vertikal ini disebut juga sebagai metode analisis yang statis karena kesimpulan yang dapat diperoleh hanya untuk periode itu saja tanpa mengetahui perkembangannya. Teknik analisis yang biasa digunakan dalam laporan keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Analisis perbandingan laporan keuangan, adalah metode dan teknik analisis dengan cara memperbandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih.
  2. Trend atau tendensi posisi, adalah metode dan teknik analisis untuk mengetahui tendensi dari pada keadaan keuangannya, apakah menunjukkan tendensi tetap, naik atau bahkan turun.
  3. Laporan dengan persentase per komponen atau common size statement, adalah metode analisis untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap total aktivanya, juga untuk mengetahui struktur permodalannya dan komposisi perongkosan yang terjadi dihubungkan dengan jumlah penjualannya.
  4. Analisis sumber dan penggunaan modal kerja, adalah suatu analisis untuk mengetahui sumber-sumber dan penggunaan modal kerja atau untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya modal kerja dalam periode tertentu.
  5. Analisis sumber dan penggunaan kas ( cash flow statement analysis ), adalah suatu analisis untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya jumlah uang kas atau untuk mengetahui sumber-sumber serta penggunaan uang kas dalam periode tertentu.
  6. Analisis rasio, adalah suatu metode analisis untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam neraca atau laporan laba rugi secara individu atau kombinasi dari kedua laporan tersebut.
  7. Analisis perubahan laba kotor ( gross profit analysis ), adalah suatu metode analisis untuk mengetahui sebab-sebab perubahan laba kotor suatu perusahaan dari periode ke periode yang lain atau perubahan laba kotor suatu periode dengan laba yang dibudgetkan untuk periode tertentu.
  8. Analisis break-even, adalah suatu analisis untuk menentukan tingkat penjualan yang harus dicapai oleh suatu perusahaan agar perusahaan tidak menderita kerugian, tetapi juga belum memperoleh keuntungan. Dengan demikian analisis ini juga diketahui tingkat keuntungan atau kerugian untuk berbagai tingkat penjualan (Munawir, 1997).

Dengan adanya metode dan teknik analisis laporan keuangan yang digunkan dalam menganalisis laporan keuangan dapat memberikan informasi yang lebih mudah dimengerti, lebih tepat dan lebih akurat sehingga dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan bagi pihak-pihak manajemen baik intern maupun ekstrern.

  • Fecebook
  • Instagram
  • Twitter

Contents

You might be interested:  Program Yang Digunakan Untuk Perhitungan Keuangan Adalah?

Analisis laporan keuangan ada berapa?

4 Macam Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Diperbarui 05 Jun 2022 – Dibaca 3 mnt Laporan keuangan merupakan hal krusial yang wajib dimiliki dan dibuat oleh berbagai macam bisnis. Fungsi dari laporan keuangan ini tidak lain tidak bukan adalah untuk mengetahui cash flow serta keuntungan dan kerugian dalam perusahaan.

Setelah dibuat, laporan keuangan tidak semata-mata dilihat dan dibiarkan begitu saja, melainkan dianalisa untuk mengetahui berbagai hal yang berhubungan dengan kesehatan finansial perusahaan. Terdapat beberapa teknik analisis laporan keuangan yang bisa digunakan untuk berbagai jenis laporan keuangan.

Beberapa teknik ini meliputi analisis common size, analisis tren, analisis persentase perubahan, dan analisis industri. Apa saja perbedaan dan fungsi dari keempat analisis laporan keuangan tersebut? Baca Juga:

4 Apa yang dimaksud dengan analisis laporan keuangan?

Menurut Harjito dan Martono (2011:51), Analisis laporan keuangan merupakan analisis mengenai kondisi keuangan suatu perusahaan yang melibatkan neraca dan laba rugi.

7 Apa yang dimaksud dengan analisis laporan keuangan beserta tujuannya?

Secara definisi, analisis laporan keuangan adalah proses mengevaluasi hubungan antara bagian-bagian komponen laporan keuangan yang mencakup neraca, laporan laba dan rugi, laporan arus kas, dan berbagai catatan tambahan lainnya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang situasi keuangan sebuah entitas.

Apa saja perbedaan langkah langkah analisis menggunakan metode vertikal dan horizontal?

Analisis vertikal berkenaan dengan angka pada masing-masing baris yang dibandingkan dengan angka total sedangkan analisis horisontal adalah membandingkan angka pada masing-masing baris dengan angka pada periode sebelum atau sesudahnya.

Analisis rasio keuangan apa yang sering digunakan dalam melakukan analisis laporan keuangan?

Beberapa rasio yang sering digunakan dalam analisis laporan keuangan antara lain : rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas.

Apa tujuan penentuan teknik dan metode dalam analisis keuangan?

Oleh: Nurul Huda, S.E., M.M* E-mail : [email protected] (Dosen Prodi Ekonomi Syariah STAIM Tarate Sumenep) Tujuan dari setiap metode dan teknik analisis adalah menyederhanakan data sehingga dapat lebih dimengerti dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Ada dua metode yang digunakan oleh setiap penganalisis laporan keuangan, yaitu metode analisis horisontal dan metode analisis vertikal. (1) Metode analisis horisontal, adalah analisis dengan mengadakan perbandingan laporan keuangan untuk beberapa periode, sehingga akan akan diketahui perkembangannya, metode horisontal ini disebut juga sebagai metode analisis dinamis; (2) Analisis vertikal, adalah apabila laporan keuangan yang dianalisis hanya meliputi satu periode, yaitu dengan memperbandingkan antar pos yang satu dengan yang lainnya dalam laporan keuangan tersebut, sehingga hanya akan diketahui keadaan keuangan atau hasil operasi pada saat itu saja.

Analisis vertikal ini disebut juga sebagai metode analisis yang statis karena kesimpulan yang dapat diperoleh hanya untuk periode itu saja tanpa mengetahui perkembangannya. Teknik analisis yang biasa digunakan dalam laporan keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Analisis perbandingan laporan keuangan, adalah metode dan teknik analisis dengan cara memperbandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih.
  2. Trend atau tendensi posisi, adalah metode dan teknik analisis untuk mengetahui tendensi dari pada keadaan keuangannya, apakah menunjukkan tendensi tetap, naik atau bahkan turun.
  3. Laporan dengan persentase per komponen atau common size statement, adalah metode analisis untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap total aktivanya, juga untuk mengetahui struktur permodalannya dan komposisi perongkosan yang terjadi dihubungkan dengan jumlah penjualannya.
  4. Analisis sumber dan penggunaan modal kerja, adalah suatu analisis untuk mengetahui sumber-sumber dan penggunaan modal kerja atau untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya modal kerja dalam periode tertentu.
  5. Analisis sumber dan penggunaan kas ( cash flow statement analysis ), adalah suatu analisis untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya jumlah uang kas atau untuk mengetahui sumber-sumber serta penggunaan uang kas dalam periode tertentu.
  6. Analisis rasio, adalah suatu metode analisis untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam neraca atau laporan laba rugi secara individu atau kombinasi dari kedua laporan tersebut.
  7. Analisis perubahan laba kotor ( gross profit analysis ), adalah suatu metode analisis untuk mengetahui sebab-sebab perubahan laba kotor suatu perusahaan dari periode ke periode yang lain atau perubahan laba kotor suatu periode dengan laba yang dibudgetkan untuk periode tertentu.
  8. Analisis break-even, adalah suatu analisis untuk menentukan tingkat penjualan yang harus dicapai oleh suatu perusahaan agar perusahaan tidak menderita kerugian, tetapi juga belum memperoleh keuntungan. Dengan demikian analisis ini juga diketahui tingkat keuntungan atau kerugian untuk berbagai tingkat penjualan (Munawir, 1997).
You might be interested:  Terangkan Yang Dimaksud Faktor Produksi Modal?

Dengan adanya metode dan teknik analisis laporan keuangan yang digunkan dalam menganalisis laporan keuangan dapat memberikan informasi yang lebih mudah dimengerti, lebih tepat dan lebih akurat sehingga dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan bagi pihak-pihak manajemen baik intern maupun ekstrern.

  • Fecebook
  • Instagram
  • Twitter

Bagaimana proses analisis laporan keuangan?

Prosedur Analisis Laporan Keuangan – Menurut Kasmir (2011), agar analisis laporan keuangan dapat memberikan hasil yang maksimal perlu ditentukan prosedur yang tepat, adapun langkah atau prosedur yang dilakukan dalam analisis keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Memahami latar belakang data keuangan perusahaan.
  2. Memahami kondisi-kondisi yang berpengaruh pada perusahaan.
  3. Mengumpulkan data keuangan dan data pendukung yang diperlukan selengkap mungkin.
  4. Melakukan pengukuran atau perhitungan dengan rumus-rumus tertentu.
  5. Melakukan perhitungan dengan memasukkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan secara cermat.
  6. Memberikan interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran yang telah dibuat.
  7. Membuat laporan tentang posisi keuangan perusahaan dan memberikan rekomendasi yang dibutuhkan.

Mengapa seorang analisis dalam melakukan analisis laporan keuangan harus menggunakan angka pembanding dalam rasio keuangan?

Mengapa perlu membandingkan suatu rasio keuangan dengan standard tertentu seperti standard industri? Karena angka – angka yang berdiri sendiri sulit dikatakan baik tidaknya. Untuk itu diperlukan pembanding yang bisa dipakai untuk melihat baik tidaknya angka yang dicapai oleh perusahaan.

Mengapa perusahaan harus memiliki kajian lebih lanjut mengenai laporan keuangan?

INI ALASAN KENAPA PERUSAHAAN HARUS MEMILIKI LAPORAN TERKAIT KEUANGAN Laporan keuangan adalah dokumen penting perusahaan yang menyatakan kondisi keuangan suatu perusahaan, banyak sekali alasan kenapa laporan keuangan sangat penting. Ada Berapa Metode Yang Digunakan Dalam Analisis Laporan Keuangan Baik bagi perusahaan maupun bagi pihak-pihak lain. Berikut adalah alasan pentingnya laporan keuangan ada pada setiap perusahaan: 1. Memberikan informasi jelas tentang kondisi keuangan perusahaan, untuk para calon investor yang hendak melakukan investasi ke perusahaan tersebut.

  1. Dengan mengetahui kondisi keuangan perusahaan, investor bisa menentukan bagaimana pengelolaan perusahaan dan bagaimana kinerja perusahaan.
  2. Sehingga investor bisa memperhitungkan berapa banyak keuntungan yang bisa diambil ketika melakukan investasi ke perusahaan tersebut.2.
  3. Dari sudut pandang pelanggan, laporan keuangan bisa menjadi pegangan untuk percaya dengan suatu perusahaan.

Jika pelanggan terikat kontrak jangka panjang, laporan keuangan yang stabil berarti perusahaan berjalan dengan lancar dan kondisi perusahaan aman. Tetapi jika laporan keuangan berantakan dan tiba-tiba perusahaan harus mendeklarasikan bangkrut atau pailit maka pelanggan dengan kontrak jangka panjang akan dirugikan untuk perkara ini.3.

  1. Pentingnya laporan keuangan bagi karyawan perusahaan, laporan keuangan memberitahukan kondisi perusahaan.
  2. Mengingat para karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut bergantung pada gaji dari perusahaan,maka dengan laporan keuangan yang stabil tentunya karyawan akan lebih percaya kepada perusahaan.
  3. Aryawan pun merasa betah bekerja di perusahaan.4.

Untuk pemegang saham, perusahaan dengan kondisi keuangan yang stabil tentunya akan lebih dipercaya. Bagi para pemegang saham, jika suatu perusahaan memiliki kondisi keuangan yang stabil dan baik, berarti peluang sahamnya bernilai tinggi adalah kesempatan yang bagus.

  • Sebaliknya, jika kondisi keuangan suatu perusahaan tidak stabil, hal ini membuat pemegang saham khawatir akan merugi.5.
  • Bagi perusahaan itu sendiri, laporan keuangan menjadi evaluasi tentang kondisi keuangan perusahaan.
  • Dari laporan keuangan perusahaan, bisa diketahui mana aset yang berharga, mana produk yang paling tinggi terjual hingga yang kurang disukai oleh pasar.
You might be interested:  Di Bawah Ini Yang Bukan Jenis Pajak Daerah Adalah?

Dengan data tersebut, perusahaan dapat mengambil langkah di periode selanjutnya. Misalnya dengan memperbaiki produk yang kurang disukai masyarakat agar lebih bisa diterima masyarakat kedepannya. Laporan ini memiliki banyak sekali manfaat bagi siapapun yang berhubungan dengan entitas tersebut.

  • Oleh karena itu, laporan ini adalah dokumen penting yang tidak dapat disepelekan untuk proses pencatatan transaksinya.
  • Setiap data transaksi yang tercatat harus dicatat dengan tepat dan detail agar tidak terjadi kesalahan pada saat pembuatan laporan keuangan.
  • Selain beberapa alasan pentingnya laporan keuangan di atas, laporan keuangan juga bisa dibilang penting karena alasan fungsi berikut: · Membantu perusahaan menilai kondisi keuangan perusahaan dalam periode tertentu.

· Menyajikan informasi atau data-data yang komprehensif mengenai kedudukan keuangan perusahaan. Misalnya seperti ulasan kondisi perusahaan secara menyeluruh atau ulasan kondisi keuangan perusahaan secara spesifik. · Sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan penting perusahaan.

  • Terutama keputusan yang berhubungan dengan keuangan perusahaan atau kelangsungan hidup perusahaan.
  • · Menciptakan hal baru bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas kinerja perusahaan.
  • · Kredibilitas perusahaan juga meningkat karena perusahaan dengan laporan keuangan yang stabil dan baik berarti berhasil mengelola perusahaan terutama keuangan dengan baik.

Dengan terdapatnya laporan yang disediakan oleh pihak manajemen perusahaan maka akan sangat membantu pihak pemegang saham dalam proses pengambilan keputusan, serta sangat bermanfaat dalam melihat keadaan pada saat ini ataupun dijadikan sebagai alat untuk memprediksi keadaan masa yang akan datang.

Mengapa sebuah perusahaan harus melakukan analisis terhadap laporan keuangan?

2. Solvabilitas – Tujuan dari melakukan analisa laporan keuangan yang selanjutnya adalah sebagai solvabilitas perusahaan. Ini merupakan kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban. Hasil ini diperoleh dengan membandingkan seluruh kewajiban dengan semua aset serta membandingkan semua kewajiban dengan ekuitas.

Mengapa dalam melakukan analisis laporan keuangan dibutuhkan prinsip kehati hatian?

Penerapan prinsip kehati – hatian akuntansi ini bertujuan untuk menghindari overstatement pelaporan keuangan. Berbeda dengan tujuan dari manajemen laba, yaitu berusaha menyajikan laba semaksimal mungkin demi menunjukkan kinerja perusahaan yang prima.

Analisis rasio keuangan apa yang sering digunakan dalam melakukan analisis laporan keuangan?

Beberapa rasio yang sering digunakan dalam analisis laporan keuangan antara lain : rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas.

Mengapa seorang analisis dalam melakukan analisa laporan keuangan harus menggunakan angka pembanding dalam rasio keuangan?

Mengapa perlu membandingkan suatu rasio keuangan dengan standard tertentu seperti standard industri? Karena angka – angka yang berdiri sendiri sulit dikatakan baik tidaknya. Untuk itu diperlukan pembanding yang bisa dipakai untuk melihat baik tidaknya angka yang dicapai oleh perusahaan.

Apa tujuan penentuan teknik dan metode dalam analisis keuangan?

8. Break Even Analysis – Analisis break even ini biasanya digunakan untuk menentukan tingkat penjualan yang harus dicapai oleh perusahaan. Hal ini bertujuan agar perusahaan tidak mengalami kerugian saat perusahaan belum mendapatkan keuntungan. Selain beberapa teknik di atas, masih ada metode lain yang dapat digunakan sebagai materi analisis laporan keuangan, antara lain:

Analisis Horizontal

Metode analisis jenis ini menggunakan perbandingan laporan keuangan pada beberapa periode tertentu. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ada perkembangan atau tidak.

Analisis Vertikal

Analisis vertikal dilakukan dengan cara membandingkan pos satu dan yang lain dalam sebuah laporan keuangan. Hal ini membuat hasil analisis laporan keuangan ini hanya akan mengetahui keadaan keuangan atau operasional perusahaan untuk periode tersebut. Setiap analis keuangan biasanya memiliki teknik dan metodenya sendiri dalam membuat laporan untuk keuangan perusahaan.