Mengapa Pembuatan Perencanaan Keuangan Harus Realistis?

Mengapa Pembuatan Perencanaan Keuangan Harus Realistis
Mengapa Pembuatan Perencanaan Keuangan Harus Realistis? – Dalam beberapa tahun ini banyak selentingan bahwa seseorang harus memiliki kekayaan sekian miliar rupiah sebelum berusia 30 tahun. Bisa jadi target ini adalah target atau mimpi yang bagus, tapi apakah realistis? Perencanaan keuangan yang baik akan membantu individu maupun perusahaan belajar bagaimana sebuah keputusan keuangan dapat berakibat pada keseluruhan hidup seseorang atau sebuah perusahaan.

Oleh karena itu, financial planning juga harus dibuat secara realistis. Dalam kasus uang sekian miliar yang harus dimiliki sebelum usia 30 di atas misalnya. Tidak semua orang memiliki pendapatan belasan juta rupiah untuk menabung, tidak semua orang memiliki tingkat intelegensi yang cukup untuk berinvestasi dengan tanpa kena tipu, dan semua orang pasti memiliki kebutuhan harian dan bulanan yang berbeda.

Anda memang bisa saja mendapatkan uang sekian miliar sebelum usia 30. Akan tetapi, dengan gaji saat ini, UMR misalnya, tentu Anda harus menambah jam kerja, mengurangi tidur dan lain sebagainya, yang pada akhirnya bisa jadi justru mengorbankan kesehatan Anda sendiri.

Apakah bisa melakukan perencanaan keuangan?

Pentingnya Perencanaan Keuangan Kawan PRIMA, bisa bersenang-senang di usia muda, dan tetap berinvestasi untuk hari tua memang menjadi kondisi keuangan dambaan setiap orang. Namun, apakah kita bisa menjalankan kondisi keuangan ideal itu, meski kebutuhan yang kian hari kian mahal? Tentu bisa! Dengan catatan bila kita memiliki perencanaan keuangan yang baik dan matang untuk saat ini, masa depan, termasuk perencanaan biaya tak terduga seperti dana darurat.

Hmm, emangnya perencanaan Keuangan itu apa sih? Secara sederhana, perencanaan keuangan merupakan seni sekaligus prinsip yang perlu diterapkan untuk mengelola keuangan pribadi, rumah tangga maupun bisnis agar lebih efektif dan efisien. Jika digambarkan, perencanaan keuangan itu merupakan ‘ roadmap ‘ kita untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan.

Untuk menyusunnya pun kamu perlu melakukan pendekatan ilmu keuangan, logika dan seni kelola uang agar tujuan keuangan dapat tercapai dengan baik. Jadi, ingat ya Kawan PRIMA perencanaan keuangan itu bukan sebuah ramalan untuk masa depan dan juga tidak dapat mengubah kondisi keuangan kamu hanya dalam waktu semalam.

Kenapa begitu? Ya, karena dalam praktiknya perencanaan keuangan membutuhkan waktu dan proses bahkan hingga seumur hidup. Maka, tak heran orang-orang rela merogoh kocek untuk jasa perencana keuangan ( financial planner ) demi perencanaan keuangan yang lebih matang. Selain untuk mencapai tujuan keuangan, kira-kira apa manfaat dan pentingnya perencanaan keuangan yang membutuhkan proses belajar hingga seumur hidup? 1.

Identifikasi kesalahan alokasi dana Hal ini mungkin menjadi hal pertama yang akan kamu sadari saat melakukan perencanaan keuangan baik itu untuk jangka pendek, maupun jangka panjang. Karena dalam perencanaan keuangan, kita perlu memperhatikan sekecil apapun cashflow atau arus kas uang masuk hingga kemana saja alokasi dana dilakukan, termasuk untuk tabungan dan investasi.

Perencanaan keuangan keseluruhan ini akan membuat kita menyadari kesalahahan pemanfaatan dana yang selama ini dilakukan sehingga dapat diperbaiki, dan berujung pada peningkatan cashflow,2. Memiliki dana darurat Tak ada yang dapat memprediksi masa depan, hal apapun bisa aja terjadi. Ibarat sedia payung sebelum hujan, dengan memiliki perencanaan keuangan yang baik kita dapat menyiapkan dana darurat untuk kebutuhan mendesak.

You might be interested:  Investasi Apa Yang Resikonya Rendah Di Pasar Modal Syariah?

Misalnya untuk meng- cover biaya pengobatan ketika jatuh sakit, terkena musibah, atau bahkan saat tiba-tiba kehilangan sumber pendapatan.3. Mewujudkan tujuan hidup Nah, hal ini yang membuat perencanaan keuangan menjadi penting banget untuk dipraktikan setiap orang.

Ya, memang tujuan hidup terdengar mirip dengan tujuan pada perencanaan keuangan. Namun lebih tepatnya tujuan keuangan selalu beriringan dengan tujuan hidup. Mudahnya, ketika kamu mencapai 1 (satu) tujuan keuangan, itu secara tidak langsung akan memberikan progress atau bahkan memenuhi tujuan hidupmu. Misalnya tujuan hidupmu adalah menikmati masa pensiun dengan kebebasan finanasial, dan untuk mencapainya, kamu memiliki tujuan keuangan dengan memiliki dana pensiun.

Berkaitan banget kan? Nah, dengan perencanaan keuangan yang tepat seperti penghematan, menabung, atau berinvestasi tentunya akan membantu lebih dekat dengan tujuan hidup lho ! Terakhir, satu perencanaan keuangan tidak dapat digunakan untuk seumur hidup.

  • Melainkan perlu ditinjau ulang dan selalu di- update saat bertambahnya jumlah tanggungan, ingin mengubah tujuan keuangan, adanya kebutuhan darurat, atau terjadi perubahan jumlah pendapatan.
  • Bagaimana Kawan PRIMA, setuju kan kalau perencanaan keuangan itu penting banget? Apalagi di tengah Pandemi ini, keadaan serba tak pasti membuat kita harus semakin teliti dalam melakukan perencanaan keuangan atau meninjau rencana yang sudah ada agar keuangan kita semua dapat survive.

Intinya tetap semangat dan stay positive bagaimanapun kondisi keuanganmu ya! Bagi kamu yang ingin tau lebih mengenai cara atur keuangan di tengah Pandemi, klik ya

  • Artikel Terkait:
  • Referensi:

money.kompas.com

  1. liputan6.com
  2. finansialku.com
  3. simulasikredit.com

Apa manfaat perencanaan keuangan keseluruhan?

Pentingnya Perencanaan Keuangan Kawan PRIMA, bisa bersenang-senang di usia muda, dan tetap berinvestasi untuk hari tua memang menjadi kondisi keuangan dambaan setiap orang. Namun, apakah kita bisa menjalankan kondisi keuangan ideal itu, meski kebutuhan yang kian hari kian mahal? Tentu bisa! Dengan catatan bila kita memiliki perencanaan keuangan yang baik dan matang untuk saat ini, masa depan, termasuk perencanaan biaya tak terduga seperti dana darurat.

Hmm, emangnya perencanaan Keuangan itu apa sih? Secara sederhana, perencanaan keuangan merupakan seni sekaligus prinsip yang perlu diterapkan untuk mengelola keuangan pribadi, rumah tangga maupun bisnis agar lebih efektif dan efisien. Jika digambarkan, perencanaan keuangan itu merupakan ‘ roadmap ‘ kita untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan.

Untuk menyusunnya pun kamu perlu melakukan pendekatan ilmu keuangan, logika dan seni kelola uang agar tujuan keuangan dapat tercapai dengan baik. Jadi, ingat ya Kawan PRIMA perencanaan keuangan itu bukan sebuah ramalan untuk masa depan dan juga tidak dapat mengubah kondisi keuangan kamu hanya dalam waktu semalam.

Kenapa begitu? Ya, karena dalam praktiknya perencanaan keuangan membutuhkan waktu dan proses bahkan hingga seumur hidup. Maka, tak heran orang-orang rela merogoh kocek untuk jasa perencana keuangan ( financial planner ) demi perencanaan keuangan yang lebih matang. Selain untuk mencapai tujuan keuangan, kira-kira apa manfaat dan pentingnya perencanaan keuangan yang membutuhkan proses belajar hingga seumur hidup? 1.

Identifikasi kesalahan alokasi dana Hal ini mungkin menjadi hal pertama yang akan kamu sadari saat melakukan perencanaan keuangan baik itu untuk jangka pendek, maupun jangka panjang. Karena dalam perencanaan keuangan, kita perlu memperhatikan sekecil apapun cashflow atau arus kas uang masuk hingga kemana saja alokasi dana dilakukan, termasuk untuk tabungan dan investasi.

Perencanaan keuangan keseluruhan ini akan membuat kita menyadari kesalahahan pemanfaatan dana yang selama ini dilakukan sehingga dapat diperbaiki, dan berujung pada peningkatan cashflow,2. Memiliki dana darurat Tak ada yang dapat memprediksi masa depan, hal apapun bisa aja terjadi. Ibarat sedia payung sebelum hujan, dengan memiliki perencanaan keuangan yang baik kita dapat menyiapkan dana darurat untuk kebutuhan mendesak.

You might be interested:  Rencana Keuangan Tahunan Daerah Yang Ditetapkan Oleh Peraturan Daerah Disebut?

Misalnya untuk meng- cover biaya pengobatan ketika jatuh sakit, terkena musibah, atau bahkan saat tiba-tiba kehilangan sumber pendapatan.3. Mewujudkan tujuan hidup Nah, hal ini yang membuat perencanaan keuangan menjadi penting banget untuk dipraktikan setiap orang.

Ya, memang tujuan hidup terdengar mirip dengan tujuan pada perencanaan keuangan. Namun lebih tepatnya tujuan keuangan selalu beriringan dengan tujuan hidup. Mudahnya, ketika kamu mencapai 1 (satu) tujuan keuangan, itu secara tidak langsung akan memberikan progress atau bahkan memenuhi tujuan hidupmu. Misalnya tujuan hidupmu adalah menikmati masa pensiun dengan kebebasan finanasial, dan untuk mencapainya, kamu memiliki tujuan keuangan dengan memiliki dana pensiun.

Berkaitan banget kan? Nah, dengan perencanaan keuangan yang tepat seperti penghematan, menabung, atau berinvestasi tentunya akan membantu lebih dekat dengan tujuan hidup lho ! Terakhir, satu perencanaan keuangan tidak dapat digunakan untuk seumur hidup.

  1. Melainkan perlu ditinjau ulang dan selalu di- update saat bertambahnya jumlah tanggungan, ingin mengubah tujuan keuangan, adanya kebutuhan darurat, atau terjadi perubahan jumlah pendapatan.
  2. Bagaimana Kawan PRIMA, setuju kan kalau perencanaan keuangan itu penting banget? Apalagi di tengah Pandemi ini, keadaan serba tak pasti membuat kita harus semakin teliti dalam melakukan perencanaan keuangan atau meninjau rencana yang sudah ada agar keuangan kita semua dapat survive.

Intinya tetap semangat dan stay positive bagaimanapun kondisi keuanganmu ya! Bagi kamu yang ingin tau lebih mengenai cara atur keuangan di tengah Pandemi, klik ya

  • Artikel Terkait:
  • Referensi:

money.kompas.com

  1. liputan6.com
  2. finansialku.com
  3. simulasikredit.com

Mengapa kita harus memiliki perencanaan keuangan?

7 Alasan Mengapa Kita Butuh Perencanaan Keuangan Jakarta – Pada20-30 tahun lalu, masa-masa orang tua kita masih membiayai hidup kita, belum ada yang namanya profesi Financial Planner atau Perencana Keuangan di Indonesia. Tapi 10 tahun belakangan ini profesi ini sudah banyak bermunculan di Indonesia.

  • Dengan berkembangnya gaya hidup yang semakin konsumtif, naiknya inflasi yang membuat kebutuhan hidup dimasa yang akan datang semkin mahal, banyaknya produk-produk investasi yang ditawarkan, dan semakin sadarnya masyarakat akan kesejahteraan hidupnya.
  • Beberapa alasan mengapa kita membutuhkan sebuah Perencanaan Keuangan : 1.

Untuk melindungi diri kita dan keluarga dari risiko keuangan ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dalam siklus hidup tentunya ada masa-masa naik dan turunnya tingkat kehidupan, dan tidak dapat dipungkiri, dimanapun situasi kehidupan kita, pastinya berhubungan dengan uang.

2. Untuk melunasi utang 3. Untuk biaya membesarkan anak-anak 4. Untuk pembelian aset, dari kendaraan hingga rumah 5. Untuk membiayai pembelian polis asuransi 6. Untuk bisa menikmati pensiun dengan taraf hidup yang nyaman 7. Untuk mewariskan kekayaan kita kepada anak-anak Lisa Soemarto, MA, RIFA, RFC-Senior Financial Advisor AFC

Memang sangat baik jika kita sudah memiliki investasi, baik investasi pada pasar modal, properti, bisnis maupun barang-barang berharga. Namun masih banyak diantara kita yang juga memiliki hutang yang besar, terutama hutang konsumtif. Hal ini sebenarnya sangat penting untuk dicari jalan keluarnya.

Sangatlah tidak tepat jika setiap bulan berinvestasi dengan tujuan untuk mengumpulkan aset namun juga menumpuk hutang yang bunganya lebih tinggi dari hasil investasi kita.Oleh karena itu, menyelesaikan hutang adalah hal yang paling penting didalam sebuah Perencanaan Keuangan yang kita miliki.Setiap orang tua tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

You might be interested:  Nomor Yang Digunakan Sebagai Identitas Dari Wajib Pajak Adalah?

Oleh karena itu porsi yang cukup besar didalam anggaran rumah tangga adalah biaya untuk membesarkan anak-anak yang dapat berlangsung sekitar 20-25 tahun sebelum anak-anak kita dapat membiayai dirinya sendiri. Biaya ini meliputi sejak anak lahir, hingga biaya pernikahan, namun biaya yang paling besar adalah biaya pendidikan sejak memasuki persiapan sekolah (pre-school) hingga perguruan tinggi.

Sebagai ilustrasi, jika biaya kuliah saat ini adalah Rp 50 juta, dengan adanya inflasi maka, dalam 15 tahun biaya tersebut menjadi sekitar Rp 770 juta.Rumah adalah aset utama yang harus dimiliki oleh seseorang, selain untuk digunakan sebagai tempat tinggal, rumah juga mnjadi sebuat aset yang nilainya bertambah dari waktu kewaktu.

Aset kedua yang harus dimiliki adalah kendaraan. Umur kendaraan yang nyaman adalah 5 tahun. Jadi layaknya, setiap 5 tahun kita perlu mengganti kendaraan kita. Namun tidak semua orang, walaupun sudah memiliki pekerjaan, mampu untuk membeli rumah dan kendaraan karena gaji yang hanya cukup untuk membiayai kehidupan sehari hari sehingga dari tahun ke tahun uang tidak pernah cukup untuk membeli aset.Oleh karena itu diperlukan suatu solusi agar keinginan untuk membeli aset aset dapat tercapai.Semua aset yang sudah kita kumpulkan adalah untuk memenuhi segala kebutuhan kehidupan keluarga, namun bayangkan jika suatu saat terjadi kecelakaan, sakit atau meninggal, sehingga tidak dapat lagi kita membiayai keluarga kita.Untuk melindungi nilai ekonomis seseorang yang menjadi sumber pendapatan keluarga adalah dengan asuransi.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah asuransi yang kita miliki nilainya sudah cukup untuk membiayai kehidupan hingga masa depan keluarga yang ditinggalkan dapat terjamin. Berapa sebenarnya nilai asuransi yang harus dimiliki? Apa saja benefit dari asuransi kesehatan yang kita miliki? Pensiun adalah saatnya kita menikmati masa istirahat dari pekerjaan.

Tentunya kita ingin menikmati dengan taraf hidup yang nyaman. Namun dari mana kita bisa mendapatkan uang yang cukup untuk membiayai pensiun seperti yang kita inginkan?. Sudah bukan saatnya pada saat pensiun, justru kita masih harus mencari pekerjaan untuk membiayai hidup kita.

Bukan hal yang tepat juga jika kita harus bergantung biaya ke anak-anak kita yang mungkin masih memerlukan biaya-biaya untuk kehidupannya sendiri bahkan untuk keluarganya.Sebagai ilustrasi, jika saat ini umur kita 45 tahun dengan biaya hidup kita adalah Rp 15 juta, maka pada saat kita pensiun diumur 55 tahun maka kita membutuhkan dana sekitar Rp 16 Milyar untuk dapat menikmati pensiun selama 20 tahun.Jika kita sudah memiliki Perencanaan Keuangan maka segala aset dan kekayaan kita sudah tertata untuk setiap tujuan.

Pada akhirnya, jika kita berumur panjang dan memasuki usia pensiun, segala kekayaan yang kita miliki dapat kita wariskan kepada anak-anak. Oleh karena itu menyiapkan wasiat juga menjadi bagian dari sebuah Perencaan, agar generasi berikutnya dapat menikmati dan memelihara kekayaan yang kita wariskan.Kapan saat yang tepat untuk memulai Perencanaan? Semakin dini memulai sebuah Perencanaan, akan semakin baik, terutama pada saat usia masih produktif.

Mengapa perencanaan keuangan melihat pengeluaran perusahaan?

3. Membantu Pendanaan Proyek yang Tepat – Karena perencanaan keuangan melihat pengeluaran perusahaan Anda dapat memilih investasi terbaik yang menjamin pengembalian investasi terbaik. Anda akan dapat memilih ini mengingat bahwa ketika Anda datang dengan rencana keuangan Anda akan membandingkan berbagai investasi yang diusulkan.