Zain Muhammad - Pemuda biasa yang ingin hidupnya bermanfaat untuk sesama

Pengertian Logika dan Algoritma

6 min read

pengertian-logika-dan-algoritma

Pengertian logika dan algoritma – pengertian mengenai algoritma, sangat lekat sekali dengan kata logika.

Yakni kemampun seseorang untuk berfikir dengan akal mengenai suatu masalah serta menghasilkan sebuah kebenaran, yang dapat dibuktikan dan masuk akal.

Dalam menyelesaikan suatu permasalahan, logika sangat diperlukan. Logika sangat identik dengan masuk akal dan penalaran, karena penalaran merupakan salah satu bentuk pemikiran.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama membahas megenai pengertian logika dan algoritma secara lengkap. Baik itu dari manfaat, tujuan, fungsi, dan juga jenis-jenisnya.

Nggak perlu pakai lama, yuk langsung simak pembasannya.

Apa itu Logika?

pengertian-logika
pixabay

Pengertian dari logika secara umum adalah, sebuah hasil pertimbangan dari akal pikiran manusia yang diutarakan atau disampaikan melalui kata-kata, dan dinyatakan dalam bahasa.

Namun terdapat pendapat lain yang mengatakan bahwa, arti dari logika yaitu suatu penalaran yang dilakukan atau dinilai sesuai dengan prinsip-prinsip validitas yang ketat.

Selain itu, logika merupakan salah satu cabang filsafat yang mempelajari mengenai kecakapan berpikir secara teratur, lurus, dan tepat.

Secara etimologis, kata logika merupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani yakni logos. Kemudian membentuk kata logikos yang artinya, “suatu pertimbangan akal (pikiran) yang diungkapkan dengan kata-kata atau bahasa.”

Apa itu Algoritma?

pengertian-algoritma
blog.medicalalgorithms.com

Di dalam ilmu komputer dan matematika, pengertian algoritma yaitu suatu urutan dari beberapa langkah logis dan sistematis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tertentu.

Sedangkan pendapat lain menyatakan bahwa, pengertian algoritma yaitu suatu proses atau serangkaian aturan yang harus diikuti di dalam perhitungan atau operasi pemecahan masalah lainnya, terutama oleh komputer.

Algoritma umumnya digunakan untuk melakukan sebuah perhitungan, penalaran otomatis, serta mengolah data pada komputer dengan menggunakan software.

Di dalam algoritma terdapat rangkaian terbatas dari beberapa intruksi untuk menghitung suatu fungsi yang apabila dieksekusi dan diproses akan menghasilkan suatu output, kemudian berhenti pada kondisi akhir yang sudah ditentukan.

Berikut ini bentuk-bentuk dasar algoritma:

  • Sequence Algorithm (Algoritma Sekuensial)
  • Looping Algorithm (Algoritma Perulangan)
  • Conditional Algorithm (Algoritma Percabangan atau Bersyarat)
Ketahui juga ya Pengertian Sistem Informasi Manajemen berikut ini

Pengertian Logika Menurut Para Ahli

pengertian-logika-menurut-para-ahli
icc-jakarta.com

Untuk lebih mudah dalam memahami arti logika, berikut ini bebera pengertian logika menurut para ahli dan pakar di dalam bidangnya:

1. William Alston

Menurut William Alston, logika dapat diartikan sebagai studi mengenai penyimpulan secara lebih cermat, usaha untuk menetapkan ukuran-ukuran dengan tujuan memisahkan penyimpulan yang sah dan tidak sah.

2. Aristoteles

Menurut Aristoteles, logika ia artikan sebagai ajaran tentang berpikir secara ilmiah yang membicarakan mengenai bentuk pikiran itu sendiri, serta hukum-hukum yang menguasai pikiran tersebut.

3. Jan Hendrik Rapar

Bagi Jan Hendrik Rapar, logika merupakan sebuah pertimbangan akal atau pikiran yang diatur melalui kata dan dinyatakan ke dalam bahasa.

4. Poespoprodjo, Ek. T. Gilarso

Menurut pandangan Poespoprodjo, Ek. T. Gilarso, logika adalah suatu ilmu dan kecakapan dalam menalar, dan berpikir dengan tepat.

5. Soekadijo

Pengertian logika menurut Soekadijo yaitu, suatu metode atau teknik yang diciptakan untuk meneliti ketepatan dalam menalar.

Pengertian Algoritma Menurut Para Ahli

pengertian-algoritma-menurut-para-ahli
muslimobsession.com

Ternyata selain pengertian logika tadi, terdapat beberapa ahli yang juga mengutarakan definisinya mengenai pengertian algoritma.

Apa saja pengertian algoritma menurut para ahli? Berikut ulasannya:

1. Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi

Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi seorang ahli dan pakar matematika yang berasal dari Uzbekistan menyampaikan, bahwa algoritma merupakan suatu metode khusus yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan.

2. Marvin Minsky

Marvin Minsky seorang pakar Artificial Intellegence manyatakan bahwa, algoritma merupakan seperangkat aturan yang memberitahukan kepada kita dari waktu ke waktu. Lebih tepatnya yaitu bagaimana untuk bertindak.

3. S. E. Goodman dan S. T. Hedetniemi

Menurut Goodman dan S. T. Hedetniemi, algoritma merupakan urutan terbatas dari operasi-operasi yang terdefinisi secara baik.

Dimana masing-masing membutuhkan memori dan waktu yang terbatas untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

4. Andrey Andreyevich Markov

Andrey Andreyevich Markov seorang ahli dan pakar matematika asal Rusia menyatakan, algoritma merupakan hal umum untuk dipahami sebagai suatu keputusan yang tepat untuk mendefinisikan proses komputasi yang mengarahkan dari data pertama hingga hasil yang diinginkan.

Yuk cari tahu Pengertian Bisnis Online yang sebenarnya!

5. Seymor Lipschutz dan Marc Lipson

Menurut Seymor Lipschutz dan Marc Lipson seorang ahli dan pakar matematikan serta komputer, algoritma merupakan suatu daftar langkah demi langkah yang terhingga dari instruksi-intruksi yang terdefinisikan dengan jelas. Kemudian digunakan untuk memecahkan permasalahan tertentu.

6. Donald Ervin Knuth

Pengertian algoritma menurut Donald Ervin Knuth ialah, sekumpulan aturan-aturan berhingga yang memberikan sederetan operasi-operasi untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu.

Manfaat Mempelajari Logika dan Algoritma

manfaat-mempelajari-logika
pixabay

Berdasarkan beberapa pengertian logika dan algoritma di atas, ada beberapa hal yang bisa kita dapatkan ketika mempelajarinya. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Manfaat Mempelajari Logika:

  • Bisa menambah kecerdasan secara otomatis, serta dapat meningkatkan kemampuan untuk berfikir lebih tajam dan mandiri.
  • Bisa membantu untuk meningkatkan kemampuan analisis terhadap suatu kejadian yang ada.
  • Membekali serta melatih diri untuk dapat berpikir secara rasional, kritis, lurus, tertib, metodis, dan juga koheren.
  • Dapat meningkatkan rasa cinta terhadap kebenaran.
  • Memberikan suatu pemikiran yang abstrak, cermat, dan objektif.
  • Terhindari dari pemikiran atau kekeliruan data karena informasi yang tidak benar atau sesuai.

Manfaat Mempelajari Algoritma:

  • Mengembangkan cara berpikir secara sistematis.
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengatasi suatu masalah.
  • Meningkatkan kemampuan dalam berfikir secara logis.
  • Memperkuat analisis disaat pembuatan program.

Tujuan dan Fungsi Logika

tujuan-dan-fungsi-logika
pixabay

Logika memiliki empat fungsi yang dua diantaranya adalah:

  1. Membantu setiap pribadi atau orang yang mempelajari logika untuk berpikir secara rasional, kritis, tepat, lurus, tertib, metodis, dan juga koheren.
  2. Meningkatkan kemampuan seseorang untuk berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif. Serta menambah kecerdasan dan meningkatkan kemampuan berpikir secara tajam dan mandiri.

Fungsi dan Tujuan Algoritma

fungsi-dan-tujuan-algoritma
pixabay

Pada dasarnya, fungsi dan tujuan utama dari sebuah algoritma yaitu untuk membantu memecahkan suatu permasalahan. Lebih jelasnya, fungsi dan tujuan algoritma beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Bertujuan untuk memudahkan di dalam pembuatan sebuah program untuk masalah tertentu.
  • Membantu dalam memecahkan suatu permasalahan dengan logika dan sistematis.
  • Untuk membantu dalam menyederhanakan suatu program yang rumit dan besar.
  • Untuk meminimalisir penulisan program secara berulang-ulang.
  • Memudahkan dalam proses modifikasi pada program karena dapat dilakukan hanya pada satu modul tanpa harus mengubah modul lainnya.
  • Saat terjadi suatu kesalahan, maka algoritma dapat membantu menemukannya karena alur kerja yang jelas.
  • Memudahkan proses dokumentasi.
  • Dan lain sebagainya.
Baca juga Pengertian Instrumen Penilitian ini ya!

Jenis-jenis Logika

jenis-jenis-logika
pixabay

Secara umum logika telah terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Logika Alamiah

Logika alamiah yaitu, logika kinerja dari akal budi seseorang yang selalu berfikir secara cermat, tepat, dan lurus sebelum pemikiran tersebut mendapat pengaruh dari luar. Misal, keinginan-keinginan subyektif. Logika alamiah ini sudah ada sejak seseorang itu lahir, sehingga logika satu ini bersifat murni.

2. Logika Ilmiah

Apabila seseorang diberikan suatu bimbingan atau pengajaran secara sistematis untuk bisa menguasai cara berfikir yang tepat dan teratur, sesuai dengan peraturan dan kebenaran tentang cara berfikir, maka logika ilmiah ini akan membuat akal budi seseorang bekeja dengan lebih tepat, cermat, teliti, dan juga lebih lurus.

Logika ilmiah inilah yang memiliki manfaat untuk menghindari kesalahan di dalam pemikiran terhadap sesuatu. Sehingga kesalahan ini dapat dikurangi. Kemudian logika ilmiah ini juga dibagi ke dalam dua macam yaitu:

  • Logika formal: Adalah logika yang berdasarkan pada pernyataan. Oleh sebab itu, pernyataan yang dijadikan sebagai dasar atau landasan untuk membuat kesimpulan haruslah releven. Selain itu bentuk dan strukturnya juga haru tepat. Karena jika dasarnya salah, kesimpulannya juga akan salah.
  • Logika Material: Adalah logika yang dapat membuat suatu kesimpulan atau pernyataan berdasarkan materi atau objektif. Logika material ini disebut juga sebagai logika matrelisme, yang berarti materi menjadi faktor paling utama untuk menyimpulkan sesuatu dengan tepat dan akurat.

Jenis-jenis Algoritma

jenis-jenis-algoritma
pixabay

Sedangkan algoritma memiliki kurang lebih 5 jenis yaitu:

1. Flowchart

Flowchart merupakan suatu bentuk gambar atau diagram yang memiliki aliran satu atau dua arah yang bekerjasama secara berkesinambungan atau sekuensial.

Flowchart ini memiliki fungsi utama yakni untuk menggambarkan sebuah desain program, dan berguna untuk mempresentasikan sistem yang kita buat berdasarkan pola pikir yang kita miliki.

Sistem flowchart tidak dipergunakan untuk menggambarkan langkah-langkah dalam memecahkan suatu masalah, namun hanya untuk menggambarkan prosedur dari program yang dibuat. Kelebihan dari

2. Pseudo Code

Pseudo code adalah tanda atau kode yang hampir sama dengan (pseudo) atau penjabaran tentang suatu prosedur untuk menyelesaikan permasalahan.

Pseudo code umumnya digunakan oleh seorang programmer untuk menuliskan algoritma dari persoalan yang muncul.

Pseudo code ini berisi mengenai prosedur atau langkah-langkah yang harus dikerjakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul.

Bahasa yang digunakan di dalam pseudo code ini juga hampir menyerupai bahasa pemrograman dengan kelebihan mudah dipahami dan lebih ringkas.

3. Dynamic Programming

Sesuai dengan namanya, dynamic programming digunakan untuk memecahkan suatu masalah yang mengandung sub struktur yang optimal dan permasalahan yang tumpang tindih.

Dengan arti lain, dynamic programming ini membagi masalah menjadi sub-sub masalah sehingga menjadi mudah untuk diselesaikan.

4. Devide and Conquer

Devide and conquer, yaitu membagi masalah-masalah besar menjadi permasalahan yang lebih kecil.

Pembagian ini dilakukan dengan terus menerus, sehingga dapat ditemukan permasalahn terkecil dan paling mudah untuk diselesaikan.

5. Metode Serakah

Hampir sama dengan dynamic programming, hanya saja perbedaan dari keduanya terletak pada jawaban sub masalah yang tidak perlu diketahui setiap tahap penyelesaiannya.

Kriteria Pemilihan Algoritma

kriteria-pemilihan-algoritma
pixabay

Di dalam algoritma terdapat lima ciri utama yang memiliki hubungan antara satu dengan lainnya.

Menurut pemaparan Donald E. Knuth, adapun kriteria atau ciri pada algoritma adalah sebagai berikut:

  1. Ada input: Yakni suatu permasalahan yang dihadapi dan akan dicarikan solusi atau cara penyelesaian masalahnya. Algoritma mempunyai nol atau bahkan lebih input (masukan).
  2. Ada output: Yakni solusi atau tampilan akhir yang didapatkan dari sebuah algoritma. Algoritma memiliki minimalnya satu output.
  3. Ada proses: Yakni rencana atau langkah-langkah yang harus dikerjakan untuk mencapai sebuah tujuan akhir.
  4. Ada instruksi yang jelas dan tidak ambigu: Yakni instruksi yang jelas di dalam algoritma, sehingga tidak terjadi suatu kesalahan dalam menghasilkan output.
  5. Ada tujuan akhir yang dicapai: Yakni akhir dari sebuah program yang dimana program tersebut akan berhenti saat tujuan akhir telah tercapai.

Keuntungan Pembuatan Algoritma

keuntungan-pembuatan-algoritma
pixabay

Adapun keuntungan dalam pembuatan algoritma adalah sebagai berikut:

  1. Pembuatan atau penulisan di dalam algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun. Artinya penulisan algoritma independen, baik dari bahasa pemrograman dan komputer yang terlaksananya.
  2. Notasi algoritma bisa diterjemahkan ke dalam berbagai macam bahasa pemrograman. Adapun di dalam bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.

Sifat-sifat Algoritma

sifat-sifat-algoritma
pixabay

Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, algoritma juga memiliki beberapa sifat sebagai berikut:

  1. Proses harus jelas dan memiliki batasan
  2. Input dan output harus memiliki batasan
  3. Banyaknya langkah atau tahapan instruksi harus berhingga
  4. Langkah atau tahapan instruksi harus jelas
  5. Terdapat batasan ruang lingkup
  6. Efektifitas

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai pengertian logika dan algoritma, yang dilengkapi juga dengan manfaat, tujuan, fungsi, dan juga jenis-jenisnya.

Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu dan memudahkan kamu dalam memahami arti logika dan algoritma yang baik dan benar.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Zain Muhammad - Pemuda biasa yang ingin hidupnya bermanfaat untuk sesama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.