Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing dan Investasi Saham. Love you all ❤️

Pengertian Nilai Menurut Para Ahli Beserta Fungsi dan Cirinya

6 min read

pengertian-nilai-menurut-para-ahli

Pengertian nilai menurut para ahli – secara umum, nilai dapat diartikan sebagai suatu keadaan serta bentuk penghargaan yang memiliki manfaat untuk manusia. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dan penentu di dalam melakukan dan menilai suatu tindakan.

Selain itu, dengan adanya nilai seseorang juga dapat menentukan bagaimana caranya ia harus berperilaku dan berbuat. Sehingga tidak akan menyimpang dari norma yang telah berlaku.

Nah, untuk memahami pengertian nilai yang lebih lengkap, yuk simak pengertian nilai menurut para ahli beserta fungsi, macam, dan ciri-cirinya berikut ini.

Apa itu Nilai?

pengertian-nilai-menurut-para-ahli
cookerley.com

Secara umum, nilai dapat diartikan sebagai suatu konsep yang menuju kepada hal-hal yang dianggap berharga di dalam kehidupan manusia.

Yakni apa saja yang dianggap baik, benar, pantas, layak, penting, indah, serta dikehendaki oleh masyarakat di dalam kehidupannya.

Namun sebaliknya, hal-hal yang dianggap tidak pantas, tidak penting, buruk, salah, dan lain sebagainya, dianggap sebagai sesuatu yang tidak bernilai.

Sesuatu, dapat dikatakan bernilai apabila memiliki kegunaan, kebaikan, kebenaran, dan keindahan.

Misalnya emas, ia dianggap bernilai karena memiliki manfaat.

Selain itu ia juga berguna dan berharga. Sementara limbah dianggap tidak memiliki nilai karena sifatnya yang buruk, merugikan, dan jelek.

Oleh karena itu, nilai merupakan konsep umum mengenai suatu hal yang dianggap baik.

Dimana keberadaannya dicita-citakan, diimpikan, diinginkan, dihayati, serta dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan menjadi tujuan kehidupan bersama di dalam kelompok masyarakat tersebut.

Baik dari unit kesatuan sosial terkecil hingga yang terbesar, mulai dari lingkup daerah atau suku, bangsa atau negara, bahkan hingga mencapai lingkup masyarakat internasional.

Selain itu, nilai juga dapat diartikan sebagai bentuk penghargaan serta keadaan yang bermanfaat bagi manusia. Ia sebagai penentu dan acuan dalam menilai dan melakukan suatu tindakan.

Sehingga dengan mengacu pada sebuah nilai, seseorang dapat menentukan bagaimana ia harus berbuat dan berperilaku yang baik, tanpa harus menyimpang dari norma-norma yang sudah berlaku.

Pengertian Nilai Menurut Para Ahli

pengertian-nilai-menurut-para-ahli
thesalesblog.com

Sama halnya dengan pengertian manajemen, ternyata para ahli dan pakar juga memiliki definisi serta pengertian nilai yang berbeda-beda.

Berikut ini adalah definisi dan pengertian nilai menurut para ahli dan pakar yang dapat kamu jadikan sebagai rujukan:

1. Simanjuntak

Pengertian dari nilai menurut Simanjutak adalah, ide-ide yang berkembang pada masyarakat mengenai sesuatu yang baik.

2. Kimball Young

Menurut Kimball Young pengertian dari nilai yaitu, suatu asumsi abstrak dan seringkali tidak disadari apa sebenarnya yang penting di dalam masyarakat.

3. Karel J. Veeger

Karel J. Veeger menyampaikah bahwa pengertian dari nilai adalah, suatu kriteria yang diberikan antara satu individu ke individu lain berdasarkan dengan perbuatan yang dikerjakan.

Pengertian ini secara langsung juga dapat diberikan pemahaman bahwa dipertimbangkan berdasarkan moral.

4. Alvin L. Betrand

Menurut Alvin L. Betrand, nilai merupakan kesadaran yang disertai gagasan atau perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Nilai di dalam pengertian ini dapat berarti baik dan juga buruk.

Oleh karena itu, setiap masyarakat harus mampu untuk menginterprasikannya di dalam kehidupan yang dijalani.

5. Gordon Allport

Gardon Allport menyampaikan pengertian nilai adalah, suatu keyakinan yang dapat membuat seseorang melakukan tindakan berdasarkan pilihannya.

6. Danandjaja

Menurut Danandjaja, nilai yaitu sebuah pengertian yang dimiliki oleh seseorang akan sesuatu yang lebih penting ataupun kurang penting, apa yang lebih baik dan apa yang kurang baik, dan apa yang lebih benar dan apa yang salah.

7. Ralp Perry

Menurut Ralp Perry, nilai merupakan suatu objek yang berasal dari minat suatu individu.

8. Notonagoro

Menurut Notonagoro, sebuah nilai terdiri dari tiga nilai pokok. Yakni nilai materil, vital, dan nilai rohani.

9. Koentjaraningrat

Nilai menurut penyampaian Koentjaningrat yaitu, suatu bentuk budaya yang memiliki fungsi sebagai sebuah pedoman bagi setiap orang di dalam kehidupan bermasyarakat.

Bentuk dari budaya ini dikehendaki dan dapat juga dibenci, tergantung terhadap anggapan baik dan buruk dalam masyarakat.

10. Robert Lawang

Menurut Robert Lawang, nilai adalah gambaran mengenai apa yang berharga, pantas, diinginkan, dan juga dapat mempengaruhi perilaku sosial setiap individu yang memiliki nilai tersebut.

Nilai ini menjadi sebuah cerminan serta menjadi pedoman tata tertib di dalam kehidupan masyarakat.

11. Chabib Thoha

Menurut penuturan Chabib Thoha, nilai merupakan suatu sifat yang melekat terhadap sesuatu (sistem kepercayaan) yang telah berhubungan dengan subjek yang memberi arti (manusia yang meyakini).

Sehingga, pengertian inti dari nilai menurut Chabib Thoha yaitu:

“sesuatu yang dapat bermanfaat dan berguna bagi manusia sebagai acuan tingkah laku.”

12. Soerjono Soekonto

Menurut pemaparan Soerjon Soekonto, nilai merupakan konsepsi abstrak yang berada di dalam diri manusia. Hal tersebut dikarenakan, nilai dapat dianggap baik dan dapat pula dianggap buruk.

Nilai baik, umumnya selalu menjadi simbol kehidupan yang dapat mendorong integritas sosial.

Sedangkan nilai yang buruk, umumnya akan memberikan dampak yang berarti sama halnya dengan dampak yang terjadi pada konflik.

13. Kupperman

Menurut Kupperman, nilai merupakan sebuah patokan atau pondasi yang bersifat normatif serta dapat mempengaruhi manusia dalam menentukan sebuah pilihan.

14. Mulyana

Menurut Mulyana, nilai adalah suatu keyakinan dan rujukan yang digunakan untuk menentukan sebuah pilihan.

15. Horrocks

Nilai menurut Horrocks yaitu, sesuatu yang memungkinkan individu atau kelompok sosial membuat keputusan mengenai apa yang ingin dicapai atau sebagai sesuatu yang dibutuhkan.

16. Spranger

Pengertian nilai menurut Spranger yaitu, suatu tatanan yang dijadikan sebagai panduan oleh individu untuk menimbang dan memilih alternatif keputusan dalam situasi sosial tertentu.

17. Horton & Hunt (1987)

Menurut Horton & Hunt, pengertian dari nilai yaitu, suatu gagasan mengenai apakah suatu tindakan tersebut ataukah tidak penting.

18. Louis O. Kattsof (1987)

Menurut Louis O. Kattsof, bahwa nilai dapat dibagi menjadi dua, yaitu nilai intristik yang merupakan nilai yang sebelumnya sudah bernilai.

Kemudian yang kedua adalah nilai instrumental, yang dimana nilai merupakan suatu hasil dari sebuah akibat digunakan sebagai sarana dalam mencapai suatu tujuan.

19. Antony Giddens (1995)

Menurut Antony Giddens, nilai merupakan suatu gagasan yang dimiliki oleh seseorang ataupun kelompok, mengenai apa yang layak, apa yang dikehendaki, serta apa yang baik dan apa yang buruk.

20. Richard T. Schaefer dan Robert P. Lmm (1998)

Menurut Richard T. Schaefer dan Robert P. Lmm, nilai merupakan suatu gagasan kolektif (bersama-sama) mengenai apa yang dianggap bik, penting, layak, dan juga diinginkan.

Sekaligus juga mengenai apa yang dianggap tidak baik, tidak penting, tidak layak, dan tidak diinginkan dalam hal kebudayaan.

Nilai merujuk kepada suatu hal yang dianggap penting pada kehidupan manusia, baik itu sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.

21. Sidi Gazalba

Menurut penyampaian Sidi Gazalba, pengertian dari nilai yaitu: Sesuatu yang bersifat abstrak, ideal, dan nilai bukan suatu benda konkrit, fakta.

Serta bukan hanya soal benar dan salah yang menuntut empirik, melainkan penghayatan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki.

22. Wikipedia

Menurut laman wikipedia, nilai merupakan alat yang menunjukkan suatu alasan dasar bahwa “cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu lebih disukai secara sosial, dibandingkan cara pelaksanaan atau keadaan akhir yang berlawanan.”

Selain itu, nilai juga memuat elemen pertimbangan yang membawa ide-ide seorang individu mengenai hal-hal yang baik, benar, atau diinginkan.

Baca juga: Pengertian Produk Menurut Para Ahli

Fungsi Nilai

fungsi-nilai
methmac.com.au

Apa saja fungsi dari nilai? Secara umum, nilai memiliki beberapa fungsi. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai petunjuk arah dan pemersatu
  • Sebagai pelindung
  • Sebagai sarana dalam memberikan pendapat
  • Sebagai perwujudan seorang individu atau kelompok
  • Sebagai pendorong
  • Sebagai alat untuk membantu perkembangan setiap diri manusia

Macam-macam Nilai

macam-macam-nilai
pixabay

Selain fungsi, juga terdapat beberapa macam nilai yang perlu kamu ketahui. Apa saja macam-macam nilai tersebut? Berikut pembahasannya:

1. Nilai Sosial

Pertama adalah nilai sosial. Penjelasan dari nilai sosial yaitu, suatu hal yang telah melekat pada diri masyarakat. Selain itu, ia juga memiliki hubungan erat dengan tindakan dan sikap manusia di dalam lingkungannya.

Pengertian tersebut sesuai dengan sifat manusia yang tidak dapat hidup sendiri, karena seseorang yang hidup pastinya juga membutuhkan pertolongan dari orang lainnya.

Contoh nilai sosial: Setiap perilaku dan tindakan dari seseorang di dalam masyarakat, akan selalu mendapatkan penilaian dan juga perhatian.

Seperti membantu orang bisa bernilai baik, dan mencuri dapat dinilai buruk.

2. Nilai Agama

Nilai agama adalah, nilai ketuhanan yang memiliki kedudukan paling tinggi dan sudah mutlak. Nilai agama berasal dari hidayah Tuhan yang Maha Esa.

Melalui nilai agama yang umumnya disebut dengan nilai religius ini, orang-orang memperoleh petunjuk dari Tuhan mengenai bagaimana cara dalam menjalankan kehidupan yang baik.

Contoh nilai agama: Saat seseorang memiliki iman berdasarkan agama mereka masing-masing. Setiap agama memiliki tata cara yang berbeda-beda, namun semua agama pasti menjujung tinggi nilai-nilai religius mereka.

3. Nilai Moral

Nilai moral adalah, suatu nilai yang berasal dari kemauan ataupun kehendak diri sendiri (seperti karsan & etik).

Dengan adanya nilai moral ini, manusia dapat berhubungan dan bergaul dengan baik antar sesama. Oleh karena itu, nilai moral umumnya disebut juga dengan nilai kebaikan.

Contoh nilai moral: Saat seseorang yang lebih muda berbicara kepada orang yang lebih tua, maka tutur kata yang dikeluarkan harus sopan dan halus.

4. Nilai Kebenaran

Nilai kebenaran yaitu, sebuah nilai yang berasal dari unsur akal manusia seperti rasio, cipta, dan budi.

Nilai kebenaran merupakan nilai yang sudah mutlak bawaan dari lahir, oleh karena itu banyak yang mengatakan bahwa nilai tersebut adalah suatu pandangan yang kondrati, karena Tuhan memberikan nilai kebenaran lewat akal pikiran manusia.

Contoh nilai kebenaran: Seorang hakim yang memiliki tugas untuk memberi hukuman kepada seorang yang ia adili.

Sebelum menjalankan proses hukum, seorang hakim terlebih dulu harus melihat kronologi dari kasus dan kejadian yang benar-benar dapat dipertanggung jawabkan.

5. Nilai Keindahan

Nilai keindahan adalah, suatu nilai yang berasal dari unsur rasa setiap orang, umumnya disebut dengan “estetika.”

Nilai keindahan memiliki sifat universal, yang pasti semua orang memerlukan keindahan. Namun tidak semua orang memiliki keindahan yang sama.

Contoh nilai keindahan: Sebuah karya seni visual merupakan suatu keindahan, namun setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai seni visual. Tergantung dengan orang yang melihatnya.

Baca juga: Pengertian Sampel Menurut Para Ahli

Ciri-ciri Nilai

ciri-ciri-nilai
pixabay

Selain fungsi dan macam-macam, nilai juga memiliki ciri-ciri yang harus diperhatikan. Berikut ini adalah ciri-ciri dari nilai:

  1. Nilai memiliki sifat relatif, tergantung pada bagaimana kondisi kebudayaan suatu daerah.
  2. Nilai merupakan suatu hal yang dapat diciptakan dari interaksi antar manusia atau masyarakat.
  3. Nilai dapat tercipta dari sebuah proses belajar dan sosialisasi.
  4. Nilai dapat memberikan pengaruh dalam proses pengembangan diri manusia.
  5. Nilai memiliki kecenderungan dalam berhubungan antara satu dengan yang lainnya, agar terbentuk sebuah sistem.
  6. Nilai dapat dipublikasikan dan diberitahukan kepada setiap masyarakat.
  7. Nilai memiliki pengaruh yang berbeda-beda pada diri masyarakat.
  8. Nilai termasuk salah satu dari bagian usaha untuk memenuhi setiap kebutuhan dan kepuasan manusia.

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai pengertian nilai menurut para ahli dan pakar dalam bidangnya.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut, dapat membantu dan memberikan kemudahan buat kamu yang sedang mempelajari materi nilai dengan baik.

Ahkhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing dan Investasi Saham. Love you all ❤️

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.