Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Mengulas Pengertian Produk Menurut Para Ahli beserta Rinciannya

5 min read

pengertian-produk-menurut-para-ahli

Jika pada kesempatan sebelumnya kita sudah bersama-sama membahas mengenai pengertian manajemen menurut para ahli, maka pada kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan mengenai pengertian produk menurut para ahli.

Secara singkat, produk merupakan hasil dari proses suatu produksi yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau produsen, yang kemudian akan dijual kepada konsumen yang membutuhkan.

Oleh karena itu, sebagian besar pendapatan suatu perusahaan berasal dari produk yang dijualnya kepada para konsumen.

Konsumen akan membeli produk-produk yang telah dibuat tersebut, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari ataupun hanya untuk memenuhi keinginannya saja.

Nah, untuk mengetahui pembasan lebih lengkapnya mengenai apa itu produk? Dan apa saja pengertian produk menurut para ahli? Yuk simak pembahasan berikut ini.

Apa itu Produk?

pengertian-produk
pixabay

Pengertian dari produk secara umum yaitu, sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau suatu usaha (effort) atau hasil dari sebuah tindakan dan sebuah proses.

Secara umum, produk ini adalah sesuatu yang dibuat oleh perorangan atau sekelompok orang sebagai ajang untuk mendapatkan sebuah keuntungan melalui proses pertukaran ataupun jual beli dalam transaksi.

Produk memiliki ciri khas tersendiri, yaitu identik dengan sesuatu yang dapat ditawarkan, diperhatikan, dipakai, dimiliki, ataupun dikonsumsi.

Selain itu, juga dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan seseorang maupun kelompok.

Namun sebenarnya, kata produk pertama kali berasal dari bahasa Inggris yaitu product, yang memiliki arti “sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau sejenisnya.”

Sedangkan bentuk kerja dari kata product yaitu, produce.

Produce adalah serapan dari baha latin prōdūce(re), yang memiliki arti (untuk) memimpin atau membawa sesuatu untuk maju.

Kata produk di dalam pengertian ekonomi pertama kali dikenalkan oleh seorang ekonom-politisi yang beranama Adam Smith, sebagaiman yang telah dilansir pada Etymology of produce, etymonline.com.

Pengertian Produk Menurut Para Ahli

pengertian-produk-menurut-para-ahli
dreamstime.com

Selain pengertian produk secara umum tadi, para ahli dan pakar juga mengutarakan pendapat mereka mengenai pengertian dari produk tersebut:

1. Pengertian Produk Menurut William J. Stanton

Di dalam bukunya yang berjudul Fundamental of Marketing (1997), William J. Stanton menyebutkan bahwa, pengertian dari produk secara sempit yaitu:

“Sekumpulan atribut fisik yang secara nyata terkait dalam sebuah bentuk yang dapat diidentifikasikan.”

Ia juga menyampaikan pengertian produk secara luas yaitu: Sekumpulan atribut yang nyata dan tidak nyata yang di dalamnya mencakup warna, kemasan, harga, presise pengecer, serta pelayanan dari pabrik dan pengecer yang mungkin diterima oleh pembeli sebagai suatu hal yang dapat memberikan kepuasan atas keinginan atau keperluan.

2. Pengertian Produk Menurut Kotler dan Amstrong (2001:346)

Menurut Kotler dan Amstrong, pengertian dari produk yaitu: Segala sesuatu yang ditawarkan, dimiliki, digunakan, ataupun dikonsumsi. Sehingga dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan di dalamnya, baik berupa fisik, tempat, orang, jasa, gagasan, dan organisasi.

3. Pengertian Produk Menurut Stanton (1996:222)

Menurut Stanton, pengertian dari produk adalah: Kumpulan dari atribut-atribut yang nyata ataupun tidak nyata, yang di dalamnya termasuk kemasan, warna, harga, kualitas, serta merk. Kemudian ditambah dengan jasa dan reputasi penjualan.

4. Pengertian Produk Menurut Fandy Tjiptono (1999:95)

Menurut Fandy Tjiptono, pengertian dari produk yaitu: Segala sesuatu yang ditawarkan oleh produsen untuk diperhatikan, diminya, dicari, dibeli, serta digunakan atau dikonsumsi pasar sebagai suatu pemenuhan kebutuhan pasar yang bersangkutan.

5. Pengertian Produk Menurut Swastha dan Irawan (1990:165)

Menurut Swastha dan Irawan, pengertian dari produk yaitu: Suatu sifat kompleks, baik yang dapat diraba ataupun tidak.

Termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan, pelayanan pengusaha dan pengecer, yang diterima oleh pembeli dengan tujuan memuaskan keinginan atau memenuhi kebutuhan.

6. Pengertian Produk Menurut H. Djaslim Saladin, SE

Menurut H. Djaslim Saladin, SE, seorang ahli pada ilmu marketing dan juga seorang penulis, di dalam bukunya yang berjudul Unsur-unsur Inti Pemasaran dan Manajemen Pemasaran (2003:45), ia mengelompokkan pengertian produk ke dalam 3 pengertian yaitu:

1. Pengertian produk dalam makna sempit

Pengertian produk dalam makna sempit yaitu, sekumpulan sifat, fisik, dan kimia yang berwujud dan dihimpun di dalam suatu bentuk serupa dan telah dikenal.

2. Pengertian produk dalam makna luas

Pengertian produk secara luas yaitu, sekolompok sifat yang berwujud dan tidak berwujud yang di dalamnya mencakup warna, kemasan, harga, prestise pabrik, prastise pengecer, dan juga pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

Sehingga dapat diterima oleh konsumen sebagai suatu kepuasan yang ditawarkan terhadap kebutuhan atau keinginan konsumen tersebut.

3. Pengertian produk dalam makna umum

Sedangkan makna produk secara luas yaitu, segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan, dan memuaskan keinginan manusia. Baik yang berwujud, ataupun yang tidak berwujud.

Pengertian Produk di Dalam Ruang Lingkup Praktek

pengertian-produk-di-dalam-ruang-lingkup-praktek
professiongyan.com

Di dalam ruang lingkup, pengertian produk terbagi ke dalam beberapa bagian, berikut penjelasannya:

Pengertian produk dalam dunia pemasaran: Yaitu semua hal yang dapat ditawarkan kepada pasar, dan yang bisa memenuhi kebutuhan dan memuaskan keinginan konsumen.

– Kotler, P. Amstrong, G. Brown, L., and Adam, S. (2006) Marketing, 7th Ed. Pearson Education Australia/Prentice Hall.

Pengertian produk dalam dunia bisnis: Yaitu barang jasa yang dapat ditawarkan atau dijual belikan secara sah, sesuai kesepakatan dan aturan yang berlaku dalam bisnis.

– Kotler, P. Amstrong, G. Brown, L., and Adam, S. (2006) Marketing, 7th Ed. Pearson Education Australia/Prentice Hall.

Pengertian produk dalam dunia retail: Yaitu sebagai barang dagangan atau marchandise.

Pengertian produk dalam manufaktur: Yaitu sesuatu yang dibeli dalam bentuk bahan mentah, yang kemudian dijual kembali sebagai barang jadi.

Sedangkan produk atau barang yang berupa bahan mentah tersebut disebut juga dengan “komoditas” yang dapat berupa metal dan produk agrikultur.

Baca juga: Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Jenis-jenis Produk

jenis-jenis-produk
rockwellautomation.com

Berdasarkan jenis-jenisnya, produk terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu:

1. Produk Konsumsi

Pertama adalah produk konsumsi. Produk konsumsi adalah, suatu produk yang digunakan oleh konsumen tingkat akhir. Sehingga konsumen hanya membeli dan kemudian langsung menggunakannya, tan menjualnya kembali.

Umumnya produk yang sering dikonsumsi dan dibutuhkan oleh masyarakat dikelompokan menjadi tiga bagian, diantaranya:

  • Produk kebutuhan sehari-hari (Convenince Goods), contohnya: Beras, sabun, gula, dan lain sebagainya.
  • Produk belanja (Shopping Goods), contohnya: Tas, sepatu, kacamata, dan lain sebagainya.
  • Produk khusus (Specialy Goods), contohnya: TV, kulkas, radio, dan lain sebagainya.

2. Produk Industri

Kedua adalah produk industri. Produk industri yaitu, produk yang dibeli oleh sebuah perusahaan atau produsen, yang nantinya akan dijual kembali atau akan digunakan sebagai bahan baku untuk proses produksi.

Sehingga dengan begitu akan menghasilkan suatu barang yang berbeda.

Intinya adalah, produk industri yaitu produk yang digunakan untuk produksi kembali. Misalnya:

  • Supplies and service “perlengkapan dan layanan bisnis”
  • Materials and parts “bahan baku dan suku cadang”
  • Capital items “barang modal”

Atribut Produk

pengertian-produk-menurut-para-ahli
browntape.com

Menurut Kotler dan Amstrong (2001:354), beberapa atribut yang umumnya menyertai dan melengkapi suatu produk (karakteristik produk) adalah:

a. Branding (Merk)

Brand atau merk merupakan suatu nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi. Dari hal tersebut, ditujukan untuk mengidentifikasi produk atau jasa dari satu kelompok penjual, dan membedakannya dengan produk pesaing.

Pemberian brand atau merk adalah permasalahan pokok di dalam strategi produk.

Oleh karena itu pemberian nama brand itu mahal dan memakan waktu, serta dapat menentukan produk itu akan berhasil atau gagal.

Selain itu, nama brand yang baik akan dapat menambah keberhasilan yang besar pada produk yang dibuat. (Kotler & Amstrong, 2001:360)

b. Packing (Pengemasan)

Packing atau pengemasan, merupakan kegiatan yang digunakan untuk merancang dan membuat sebuah wadah atau pembungkus suatu produk.

c. Product Quality (Kualitas Produk)

Product quality atau kualitas produk, merupakan kemampuan dari suatu produk untuk menjalankan fungsinya. Baik meliputi daya tahan keandalan, ketepatan kemudahan operasi dan perbaikan, serta atribut bernilai lainnya.

Untuk meningkatkan kualitas suatu produk, perusahaan dapat menerapkan suatu program yang bernama “Total Quality Manajemen (QTM).”

Selain bertujuan untuk mengurangi kerusakan pada produk, tujuan inti dari pokok kualitas total adalah guna meningkatkan nilai pelanggan.

Tingkatan Produk

tingkatan-produk-dalam-bisnis
pammarketingnut.com

Pada dasarnya, produk memiliki tiga tingkatan penting yang harus diperhatikan. Tiga tingkatan produk tersebut adalah sebagai berikut:

1. Core product (Produk inti)

Core product atau produk inti, terdiri dari manfaat inti suatu produk sebagai pemecahan masalah yang dicari konsumen ketika mereka membeli produk atau jasa tersebut.

2. Actual product (Produk aktual)

Setelah menemukan inti produk, seorang perencana produk juga harus bisa menciptakan actual product atau produk aktual disekitar produk inti.

Beberapa karakteristik dari produk aktual adalah, tingkat kualitas, nama brand/merk, kemasan yang dikombinasikan secara cermat agar dapat menyampaikan manfaat inti (Kotler & Amstrong, 2001:348).

3. Additional product (Produk tambahan)

Additional product atau produk tambahan, dapat diwujudkan dengan cara menawarkan jasa pelayanan tambahan guna memuaskan konsumen.

Misalnya yaitu, dengan menanggapi secara baik klaim dari konsumen. Serta melayani konsumen melalui telepon apabila konsumen mempunyai masalah atau pertanyaan (Kotler & Amstrong, 2001:349).

Baca juga: Pengertian Nilai Menurut Para Ahli

Klasifikasi Produk

pengertian-produk-menurut-para-ahli
firemenmovers.com

Menurut penyampaian Fandy Tjiptono (2008:98), klasifikasi produk dapat dilakukan dengan melalui berbagai macam sudut pandang.

Namun jika didasarkan pada berwujud tidaknya, produk dapat diklasifikasikan ke dalam dua kelompok utama. Yaitu barang dan jasa.

Sedangkan ditinjau dari aspek daya tahannya, juga terdapat dua macam produk, yaitu:

a. Durable goods (barang tahan lama)

Barang tahan lama adalah, barang berwujud yang umumnya dapat bertahan lama meskipun meskipun melewati banyak pemakaian (normal umur ekonomis pemakaiannya adalah, satu tahun atau lebih).

Contoh barang tahan lama: TV, mesin cuci, kulkas, dan lain sebagainya.

b. Nondurable goods (barang tidak tahan lama)

Barang nondurable goods atau tidak tahan lama adalah, barang yang umumnya habis saat dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian saja.

Misalnya: Sabun cuci, gula, garam, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri Produk yang Disukai Konsumen

ciri-ciri-produk-yang-di-sukai-konsumen
trendhunter.com

Berdasarkan ciri-cirinya, terdapat beberapa ciri produk yang disukai oleh konsumen. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Awet atau tahan lama
  • Perawatan yang mudah
  • Murah
  • Dan lain sebagainya

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai pengertian produk menurut para ahli beserta penjelasan-penjelasan lengkapnya.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut dapat membantu dan memudahkan kamu dalam memahami pengertian produk secara baik dan benar.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimaksih 🙂

Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.