Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Pengertian Reseller dan Dropshipper Beserta Tips Sukses Menjalankannya!

5 min read

pengertian reseller dan dropshipper

Pengertian Reseller dan Dropshipper – Sebelum teknologi berkembang se jauh ini, kamu tentunya harus bekerja, belanja, dan sebagainya di luar rumah. Namun tidak untuk saat ini.

Pasti kamu sering belanja di e-commerce/ marketplace kan? Kalau iya, pasti sudah nggak asing lagi dengan istilah dropshipper dan reseller.

Dua istilah ini memang sangat umum dan kerap digunakan dalam proses transaksi jual beli online. Meskipun keduanya memiliki makna yang berbeda loh.

Untuk lebih jelasnya, yuk langsung saja simak pembahasan mengenai pengertian reseller dan dropshipper berikut ini.

Pengertian Reseller dan Dropshiper

Pengertian Reseller dan Dropshiper

Istilah dropshipper dan reseller ini akan kamu temukan jika ingin memulai usaha atau bisnis online tanpa ribet dengan modal minim.

Pada umumnya, barang-barang yang dijadikan reseller atau dropship merupakan produk kecantikan, makanan, fashion, obat, dan sebagainya.

Lalu, apa sih pengertian dari reseller dan dropshipper? Apa saja perbedaan dari keduanya?

Jika kita ingin mengetahui makna keduanya, tentu kita harus mendefinisikannya terlebih dahulu. Berikut ulasannya!

Reseller: Merupakan orang yang menjual kembali barang dari pihak supplier atau distributor kepada pembeli.

Kamu harus tahu, bahwa reseller bukan bagian dari supplier, karena untuk menjadi reseller kamu harus menyiapkan modal, dan melakukan pembelian produk ke supplier terlebih dahulu.

Dan sebagai reseller, kamu juga harus menyediakan stok barang sendiri.

Lalu apa itu Dropshipper?

Dropshipper: Merupakan orang yang menjual produk atau barang dari supplier, dan tidak perlu menyetok barang sendiri.

Kamu hanya akan menjual barang ke calon pembeli dengan mempromosikannya ke berbagai media dengan bermodalkan gambar dan deskripsi/ penjelasan saja.

Ketika ada calon pelanggan yang berminat dan ingin membeli produk yang kamu tawarkan, maka kamu hanya tinggal meneruskan pesanan detail kepada supplier yang kamu pilih.

Barang yang kamu pesan akan langsung dikirim oleh supplier dengan menggunakan nama dropshipper.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika ingin menjadi salah satunya, maka kamu harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu.

Keuntungan dan Kelebihan Menjadi Seorang Reseller

Jika kamu menjadi reseller, maka kamu bisa leluasa menyetok barang, dengan demikian kamu akan sangat tahu persis kualitas barang yang akan kamu jual.

Keuntungan lainnya adalah, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal dengan menentukan sendiri presentase keuntungannya. Terlebih pihak supplier pasti akan memberikan kamu diskon bagi resellernya.

Kekurangan menjadi reseller tentu ada, karena kamu harus mengeluarkan modal terlebuh dahulu, dan biasanya modal yang dibutuhkan cukup besar demi membeli produk yang ditawarkan supplier.

Apalagi ketika kualitas barang yang kamu jual tidak begitu baik, tentu sebagai reseller kamu harus bertanggung jawab.

Keuntungan dan Kelebihan Menjadi Dropshipper

Menjadi dropship akan membuat kamu tidak perlu repot menyetok barang. Artinya, begitu kamu ingin memulai usaha, maka saat itu juga kamu udah bisa berjualan.

Hanya tinggal menawarkan produk ke banyak media, asalkan sudah mengikuti langkah-langkah menjadi dropshiper dulu ya.

Agar lebih jelas, kamu bisa membaca artikel kami sebelumnya yang sudah mengupas tuntas masalah Dropshipper di di shopee.

Kelebihan lain dari dropshipper adalah, kamu bisa leluasa menetukan beberapa supplier dari barang yang akan kamu jual.

Kamu hanya perlu ektra ketika melakukan pemasaran atau promosi untuk mendapatkan pelanggan. Dan juga bisa menjalankannya dimana saja tanpa harus menyiapkan gudang.

Bahkan saat nongkrong santai bersama teman-temanmu, kamu juga bisa menjalankan bisnis ini.

Kekurangannya menjadi seorang dropshipper yaitu, kamu harus langsung berhadapan dengan keluhan pelanggan ketika produk yang didapatkan pelanggan tidak sesuai.

Baca juga Cara Mudah Jualan di Lazada Untuk Pemula

Pilih Jadi Reseller atau Dropshipper?

Menjatuhkan pilihan menjadi reseller atau dropshipper adalah hak kamu. Kamu bisa menyesuaikannya dengan keinginan dan kebutuhan. Hal ini karena keduanya memliki sisi kelebihan dan kelemahannya masing-masing, yang saya kira seimbang.

Keduanya sama-sama menerapkan pemesanan online, dan dijamin akan memiliki prospek yang baik ke depan.

Kenapa? Karena kita tahu, bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai memilih belanja online sebagai pilihan yang tepat dalam memenuhi berbagai kebutuhannya di luar.

Jika kamu jeli, tentu akan menemukan semangat besar, bahwa fenomen berbelanja dari rumah ini sangat menguntungkan bagi kamu yang mampu memanfaatkan peluang usaha.

Jatuhkan pilihan kamu sekarang dan mulailah menjalankan pekerjan menyenangkan ini.

Sudah waktunya kamu untuk ikut ambil bagian dari perubahan besar ini dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.

Tips Menjadi Seorang Reseller yang Sukses

Tips Sukses Menjadi seorang reseller dan dropshipper

Apapun pilihan yang kamu ambil, apakah menjadi reseller atau dropshipper, maka keduaya hanya akan suskes ketika kamu tahu tips menjadi reseller dan dropshipper yang baik.

Nah, berikut saya berikan beberapa tips yang akan membuat sukses saat menjadi seorang reseller dan dropshipper.

1. Menggunakan Manfaat dari Pemasaran Online di Medsos

Ketika sudah menjadi reseller, maka pemasaran yang kamu lakukan harus sangat intens, karena kamu hanya akan mendapatkan keuntungan ketika stok barang yang kamu miliki bisa terjual.

Pastikan kalau kamu memasarkan produk kamu dengan gigih ya dear.

Gunakan pemasaran dengan media social, karena media social telah menjadi marketplace yang sangat baik. Salah satu contohnya adalah facebook.

2. Perhitungkan Harga Jual yang Bersaing

Jika menjadi reseller, maka kemampuan berhitung kamu harus cukup baik. Sehingga kamu harus mampu menghitung dengan benar selisih antara harga beli dengan harga jual, kemudian akan dikurangi dengan biaya lain, transfer misalnya.

Sehingga kamu akan tetap mendapatkan keuntungan meski dengan harga yang bersaing.

3. Produk yang Mudah Dijual

Agar bisa menjadi reseller yang sukses, kamu harus bisa memilih produk yang akan kamu jual, jangan coba coba untuk membeli barang yang sedikit peminatnya ya, karena sudah banyak modal yang kamu keluarkan.

4. Pilih Supplier yang Besar, Menguntungkan dan Professional

Setelah menentukan produk yang akan dijual, kamu harus mulai mencari supplier yang tepat.

Kamu bisa memilihnya berdasarkan kapasitasnya untun menstok barang dalam jumlah yang besar, sehingga harga yang akan diberikan kepada kamu sangat menguntungkan.

5. Selalu Siap Melayani Calon Pembeli (Harus Diterapkan)

Untuk menjadi reseller yang hebat, kamu harus selalu siap, tanggap, dan cepat dalam melayani pelanggan.

Jadi, meski fleksibel kamu harus tetap menyisihkan sedikit waktu utuk membalas setiap tanggapan atau pesan dari pelanggan, sehingga akan membuat pelanggan merasa nyaman dan langsung deal.

6. Selalu Disiplin

Kamu bisa mendapatkan penghasilan yang tinggi jika terus konsisten dalam promo.

Jangan ragu untuk update dagangan setiap hari ya, tak ada salahnya juga memberikan diskon untuk mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.

7. Selektif dalam Memilih Produk yang Layak Jual

Kamu harus bisa selektif dalam menetapkan produk yang akan kamu jual kembali. Jangan sampai uang yang udah kamu keluarkan untuk modal malah tak terjual.

Ketahui Langkah-langkah Jualan di Tokopedia Sampai Sukses

Tips Menjadi Dropshipper yang Sukses

Nah, untuk kamu yang memilih untuk menjadi dropshipper, tenang saya juga sudah siapkan tips sukses buat kamu.

1. Memilih Produk dan Partner/ Supplier yang Tepat

Kamu tidak bisa melakukan tawar menawar pada dua poin penting ini. Ketika memilih produk yang berkualitas, tentu akan membuat toko kamu memiliki banyak pelanggan.

Sementara partner yang tepat sudah pasti akan memberikan pelayanan terbaik kepada kamu, sehingga barang yang dikirim ke pembeli bisa sampai dengan aman.

Hanya saja, dalam memilih partner yang tepat memang agak sulit. Ia kan? Kamu pasti merasa bingung mencari yang kira kira tepat utuk dijadikan partner.

Sehingga tak jarang banyak dropshiper yang memilih untuk mengikuti insting belaka.

Paling tidak, kamu bisa menilainya dari tanggapan mereka saat membalas pesan kamu, kamu juga bisa menilainya dari kecepatan tanggapan mereka dalam membahas pesan.

Ketika fast respon, hal tersebut telah menunjukkan bahwa mereka akan selalu melayani dengan cepat.

2. Tambahkan Nilai Jual yang Unik

Hampir semua orang yang berbelanja online pasti mencari dan memilih barang termurah, dan ini bukanlah hal tabu.

Tak heran jika akhirnya banyak toko yang mencoba memberikan harga terbaik yang bisa diberikan mereka untuk mendapatkan pelanggan.

Sehingga mau atau tidak, kamu harus bisa memenuhi permintaan pasar mengenai harga unik alias murah dengan kualitas yang pas.

Paling tidak, kamu bisa menyesuaikan harga dengan harga pasar saja, jangan terlalu mematok terlalu murah, karena ini lumayan tidak sehat untuk bisnis kamu dalam jangkau yang panjang.

3. Memperhatikan Branding Bisnis

Branding merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa dilepaskan dari dunia bisnis. Karena dengan adanya branding akan membuat produk dan toko kamu sangat mudah untuk diingat siapapun.

4. Buat website

Tentu membuat website untuk menjangkau pembeli bukanlah hal yang berlebihan, karena webite menjadi kunci sukses di dalam bisnis online ini.

Ya, dengan catatan website kamu memiliki tampilan yang tak biasa saja. Butuh modal? Hehew, butuh dear. Toh nanti juga akan berdampak pesat bagi barang yang kamu jual.

Agar bisa menampilan websiter terbaik yang akan diingat selalu oleh pengunjung, kamu bisa menyerahkannya kepada orang yang benar benar ahli.

5. Tawarkan Kemudahan dengan Sistem Otomatis

Ketika seseorang memilih berbelanja online, itu artinya ia ingin cara yang parkris, sehingga kamu perlu mengatur proses berbelanja secara otomatis, seperti perhitungan harga dan juga ongkir.

6. Menjadi Spesialis

Karena menjadi seorang dropshipper cukup mudah, tak sedikit membuat banyak orang gelap mata, sehingga tidak bisa fokus kepada satu usaha saja.

Nah, alangkah lebih baik jika kamu mencoba untuk menjadi spesialis, karena menjadi spesialis tentu akan membuat kamu dijadikan rujukan ketika pembeli akan berbelanja.

Usahakan menjual satu jenis barang saja ya dear.

7. Hindari Menjual Barang Musiman

Jika kamu ingin menjadi dropshipper handal, maka menerapkan penjualan barang musiman tidak cukup menguntungkan bagi kamu. Fokus saja pada produk yang sudah kamu pilih ya.

Sekian

Done. Tuntas ya dear, semua pembahasan di atas bisa kamu praktekkan untuk jangka panjang usaha kamu.

Pilihan menjadi reseller ataupun dropshipper tetap akan menguntungkan jika kamu terus berusaha untuk sukses, dan tips suksesnya sudah saya bahas juga.

Di balik banyaknya saingan berjualan online di berbagai marketplace, kamu tetap memiliki peluang untuk sukses kapanpun kamu mau.

Ada baiknya kamu memulainya sekarang, dan mempersiapkan kebutuhan menjadi reseller atau dropship, karena semakin lama kamu memulai, maka akan semakin lama kamu mencapai sukses, apalagi persaingan bisnis kamu juga akan semakin banyak. Terus usaha ya dear, karena usaha nggak pernah mengkhianati hasil kok 🙂

Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.