Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Pengertian Seni Kolase

6 min read

pengertian-seni-kolase

Pengertian Seni Kolase – Kolase merupakan sebuah karya seni yang dibuat dengan menggabungkan teknik melukis (lukisan tangan), dengan menempelkan bahan-bahan tertentu.

Dengan kata lain, seni kolase yaitu salah satu karya seni rekat-merekat.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama mempelajari secara lengkap mengenai pengertian seni kolase. Baik dari pengertian, sejarah, unsur-unsur, teknik pembuatan, serta manfaat dan contohnya.

Nggak perlu pakai lama, yuk baca pembahasannya!

A. Pengertian Seni Kolase

pengertian-kolase
source: bagiinfo.com

Apa itu kolase? Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan material.

Pada umumnya, seni kolase dibuat dengan cara melibatkan atau menempelkan benda seperti kain, kertas, kaca logam, benda temuan (found objects)  ke atas kanvas ataupun bidang datar lainnya.

Kolase atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan collage, berasal dari bahasa Perancis yaitu “coller” yang memiliki arti “menempelkan atau meletakkan.”

Sehingga collage (read: ka-laje), merupakan hasil karya seni yang dibuat dengan cara meletakkan benda-benda di atas permukaan suatu bidang.

Seni kolase ini juga berbeda dengan seni pahat, seni ilustrasi, lukis, ataupun cetak.

Dimana karya yang dihasilkan sudah tidak lagi memperlihatkan bentuk asal dari material yang digunakan.

Misal pada seni lukis, berawal dari kanvas putih menjadi lukisan yang bewarna-warni.

Sedangkan di dalam seni kolase, bentuk asli dari material yang digunakan harus tetap terlihat.

Sehingga apabila menggunakan bungkus bekas, atau kerang-kerangan, material yang digunakan tersebut harus masih bisa dikenali bentuk aslinya, meskipun sudah dirakit menjadi satu kesatuan.

B. Pengertian Seni Kolase Menurut Para Ahli

pengertian-kolase-menurut-para-ahli
source: contohkolase.blogspot.com

Selain pengertian seni kolase secara umum di atas, berikut ini adalah beberapa pengertian seni kolase menurut para ahli:

1. Kasim (1981:10)

Menurut Kasim pengertian kolase adalah menggambar dengan teknik tempelan.

2. Muharam (1992:84)

Pengertian kolase menurut Muharram yaitu teknik melukis dengan menggunakan warna-warna kepingan batu, keramik, kaca, marmer, kayu yang ditempelkan.

3. Sunaryo (2002:89)

Menurut Sunaryo kolase merupakan suatu aktivitas yang penting dan kompleks.

4. Susanto (2003:63)

Pengertian kolase menurut Susanto ialah, suatu teknik menempelkan berbagai macam material (selain cat) seperta kertas, logam, kain kaca, dan lain sebagainya.

5. Budiono (2005:15)

Menurut Budiono kolase adalah, kegiatan melukis dengan menggunakan komposisi artistik yang dibuat dari berbagai macam bahan yang ditempelkan pada permukaan gambar.

6. Mayesky (2011:2)

Menurut Mayesky pengertian kolase yaitu, sebuah seni dekorasi pada sebuah bidang dengan kepingan bahan kertas berwarna.

Kemudian disusun dan ditempelkan dengan perekat berdasarkan konsep desain dari pola, ukuran, penempatan, dan bentuk.

7. Yohana (2013:23)

Menurut Yohana, kolase merupakan karya gambar atau desain yang dibuat dari susunan potongan-potongan, batuan-batuan, kaca bewarna, porselin, dan lain sebagainya.

C. Sejarah Seni Kolase

sejarah-seni-kolase
source: pixabay.com

Menurut para ahli, sejarah seni kolase berawal sekitar abad ke-17 di Venice, Italia.

Pada saat  itu, kota Venice menjadi daerah terdepan dalam hal percetakan di Eropa.

Hingga akhirnya seni kolase ini terus berkembang dengan pesat di negara-negara eropa lainnya seperti Perancis, Inggris, dan Jerman.

Selian itu, kolase juga menjadi media yang sangat digemari oleh kalangan seniman dunia, disebabkan ia memiliki keunikan dan menuntut daya kreativitas yang tinggi.

Adapun seniman-seniman dunia yang terkenal dengan karya lukisnya yang memanfaatkan kolase kertas, kain, dan berbagai macam objek lainnya adalah:

  • George Braque
  • Pablo Picasso
  • Max Ernest

Henri Mattise, juga merupakan salah seorang seniman yang giat dalam berkreasi dengan kolase pada saat jari-jari tangannya terserang penyakit arthritis yang menyebabkan ia tidak dapat melukis kembali.

Henri Mattise beralih pada seni kolase, ia memotong-motong kertas warna dengan ukuran yang besar dan berbagai macam bentuk.

Hingga akhirnya terciptalah mural kertas yang indah (Linderman, E.W., 1984:141-142).

D. Unsur-unsur Seni Kolase

unsur-unsur-seni-kolase
source: dekoruma.com

Setelah memahami tentang pengertian dan sejarah seni kolase di atas, berikut ini adalah unsur-unsur seni kolase yang perlu kalian ketahui:

1. Bidang

Bidang merupakan unsur rupa yang terjadi disebabkan pertemuan beberapa garis.

Unsur bidang dapat dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu:

  • Bidang vertikal
  • Bidang horizonal
  • Bidang melintang

Sedangkan aplikasi unsur bidang pada kolase dapat berupa:

  • Bidang datar (2D)
  • Bidang bervolume (3D)

2. Warna

Warna merupakan unsur rupa yang penting, dan termasuk dalam salah satu wujud keindahan yang dapat diserap oleh indera penglihatan manusia.

Warna secara nyata juga dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah:

  • Warna primer
  • Warna sekunder
  • Warna tersier

Sedangkan unsur warna pada kolase bisa diwujudkan dari unsur cat, kertas warna, kain warna-warni, pita/reda, dan lain sebagainya.

3. Titik dan Bintik

Titik dan bintik merupakan unsur rupa yang terkecil. Titik dan bintik tidak memiliki ukuran panjang maupun lebar, hanya saja bintik merupakan titik yang sedikit lebih besar.

Unsur titik pada seni kolase dapat dihasilkan dari butir-butir pasir laut. Sedangkan bintik dapat dihasilkan dari lada ataupun biji-bijian yang berukuran kecil dan sejenisnya.

4. Garis

Garis merupakan perpanjangan dari titik yang memiliki ukuran panjang namun relatif tidak memiliki lebar.

Ditinjau dari jenisnya, gari dapat dibedakan menjadi:

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis putus-putus
  • Garis spiral

Unsur garis pada seni kolase ini dapat dihasilkan dari potongan kawat, batang korek, lidi, benang, dan lain sebagainya.

E. Bahan Untuk Membuat Seni Kolase

Berikut adalah bahan-bahan material yang umumnya digunakan untuk membuat kolase:

1. Kertas Bekas

kolase-bahan-kertas
source: getlost.id

Kertas yang akan digunakan untuk membuat kolase sebaiknya menggunakan kertas bekas yang bewarna seperti kertas bekas majalah, poster, almanak, kemasan rokok, ataupun kemasan produksi industri lainnya.

Di dalam penggunaannya, kertas berwarna tersebut dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.

2. Serutan Kayu

kolase-serutan-kayu
source: pixabay.com

Untuk bahan kolase serutan kayu, kalian terlebih dahulu harus mengeringkan. Hal tersebut bertujuan agar warna pada bahan tidak berubah.

Kemudian serutan kayu tersebut dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki, dan siap untuk ditempel.

3. Daun Kering

kolase-daun-kering
source: pixabay.com

Dedaunan merupakan bahan kolase yang sangat mudah untuk didapatkan. Untuk dijadikan sebagai kolase, sebaiknya mengambil daun kering atau daun yang sudah gugur.

Pilihlah daun kering yang memiliki warna berbeda-beda agar dalam penyusunannya bisa menjadi sebuah lukisan yang lebih menarik.

4. Biji-bijian

kolase-dari-biji
source: facetofeet.com

Biji-bijian bisa didapatkan dari tumbuh-tumbuhan. Biji-bijian ini banyak sekali macamnya, baik dari bentuk, ukuran, warna, dan juga tekstur.

Sebaiknya biji-bijian ini dikeringkan terlebih dahulu agar warnanya tidak berubah lagi, demikian juga penyusutannya.

Bila perlu, dapat juga digoreng tanpa minyak.

5. Kulit-kulitan

kolase-dari-kulit-buah
source: pixabay.com

Kulit-kulitan yang digunakan pada kolase ini berasal dari kulit buah ataupun kulit batang tumbuh-tumbuhan.

Namun tidak semua kulit buah dapat digunakan sebagai bahan kolase, demikian pula dengan kulit batang, kulit kacang tanah, kulit rambutan, kulit salak, dan kulit jeruk.

Adapun kulit batang yang dapat digunakan sebagai bahan kolase diantaranya adalah:

  • Kelopak bambu
  • Kulit pisang
  • Rambutan
  • Dan lain sebagainya

Semua kulitan-kulitan tersebut juga harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai bahan kolase.

Kemudian potong-potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.

6. Logam

kolase-dari-logam
source: 168logam.com

Logam yang akan dijadikan sebagai bahan kolase sebaiknya logam-logam bekas yang mudah didapat.

Misal kuningan, seng, dan aluminium.

Plat logam yang didapat bisa dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki, kemudian baru ditempelkan pada bidang datar kolase.

7. Kaca

kolase-dari-kaca
source: pixabay.com

Kaca yang digunakan sebagai bahan kolase adalah, bekas potongan kaca yang bisa didapatkan di tempat pemasangan bingkai untuk gambar pajangan yang sudah tidak digunakan lagi.

Agar kaca bisa memiliki variasi warna, kaca biasa yang didaptkan bisa dicat.

Kemudian apabila alat pemotong kaca tidak ada, kaca bisa dibentuk dengan cara memotong atau menghempaskannya pada permukaan yang keras.

Dengan cara tersebut, kalian akan mendapatkan ukuran kaca yang tidak teratur dan sama besar. Dalam pengolahan bahan kaca, diharapkan untuk lebih berhati-hati agar tidak terluka.

8. Batu

kolase-dari-batu
source: pixabay.com

Batu yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai seni kolase adalah batu akik, karena batu akik memiliki berbagai macam warna, dan jika diasah maka warna batu akik akan terlihat lebih cemerlang.

9. Keramik

kolase-dari-keramik
source: pixabay.com

Keramik memiliki variasi warna yang cukup banyak. Untuk dijadikan sebagai kolase, bisa menggunakan bekas potongan keramik untuk lantai rumah.

Bahan keramik tersebut dapat dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.

10. Tempurung (batok kelapa)

kolase-dari-batok-kelapa
source: bp-guide.id

Tempurung atau batok kelapa yang akan dijadikan sebagai kolase sebaiknya tempurung dari kelapa setengah tua hingaa kelapa tua.

Baru kemudian dibersihkan dari dari serat-serat sabut dan dihaluskan dengan ampelas.

Setelah halus, tempurung dapat dipotong dengan gergaji besi sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.

F. Teknik Membuat Kolase

  • Siapkan bahan kolase dari barang bekas seperti majalah, koran, dan kertas. Media dan perlengkapan yang dibutuhkan adalah kalender/kertas gambar, gunting, pewarna, lem, dan pensil.
  • Buatlah gambar bunga atau gambar lain sesuai yang kalian inginkan di kalender/kertas gambar.
  • Rencanakan penempelan bahan bekas tadi pada gambar yang sudah kalian buat. Sebelumnya bahan bekas terlebih dahulu diberi warna.
  • Gunting atau sobek bahan bekas menjadi ukuran kecil atau sesuai yang dikehendaki.
  • Oleskan lem sedikit demi sedikit pada bagian gambar yang akan ditempeli kertas atau bahan bekas.
  • Tempelkan guntingan atau sobekan bahan bekas pada gambar.
  • Usahakan tempelan kertas atau bahan bekas tertata dengan rapi, agar hasil kolase yang didaptkan juga rapi.

G. Contoh Karya Seni Kolase

Kolase adalah karya seni yang berhubungan erat dengan kegiatan tempel-menempel atau rekat-merekatkan berbagai macam bahan seperti biji-bijian, daun kering, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa contoh seni kolase yang diantaranya adalah:

1. Kolase Bunga

kolase-bunga
source: santriyani.com

Kolase bunga merupakan kolase yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar bunga. Bunga yang dijadikan untuk membuat kolase dapat berupa bunga apa saja.

Namun selain dengan bahan bunga, kolase bunga ini juga dapat dibuat dengan bahan lain seperti biji-bijian dan lain sebagainya.

Contoh kolase yang satu ini dapat dibilang unik, karena ia menggabungkan antara gambar dan bunga.

2. Kolase Daun Kering

kolase-daun-kering
source: prestasiglobal.id

Contoh kolase yang terbuat dari daun kering merupakan kolase yang paling sering dibuat, khususnya untuk tugas sekolah.

Kolase yang satu ini berasal dari berbagai macam daun kering yang ditempelkan pada sebuah gambar.

Kemudian bisa menghasilkan sebuah seni kolase yang simpel namun tetap indah dan unik dikarenakan perpaduan warna dari daun.

4. Kolase Kupu-kupu

kolase-kupu-kupu
source: senikolase

Contoh kolase kupu merupakan kolase yang berasal dari sekumpulan kupu-kupu yang telah mati dan diawetkan menjadi datu.

Meskipun begitu, kolase kupu-kupu ini tidak harus selalu berasal dari hewan kupu-kupu saja, namun juga dapat dibuat dari gambar kupu-kupu yang ditempeli bahan lain seperti kertas berwarna.

Dengan berbagai macam paduan warna, kolase kupu-kupu ini bisa terlihat lebih unik dan bagus.

H. Manfaat Kolase Bagi Anak-anak

manfaat-kolase
source: creativekidzcrafts.com

Anak-anak paling menyukai kegiatan yang dinamis dan banyak merangsang motorik mereka.

Salah satunya seperti kegiatan menggunting dan menempel potongan-potongan kertas, kain, atau benda lainnya yang berada disekitar mereka.

Berikut ini adalah 9 manfaat kolase bagi anak-anak menurut Luchantic:

  • Meningkatkan kepercayaan diri anak
  • Meningkatkan kreativitas anak
  • Melatih motorik halus
  • Melatih konsentrasi
  • Melatih ketekunan
  • Melatih memecahkan masalah
  • Mengenal bentuk
  • Mengenal warna
  • Mengasah kecerdasan spesial

Selain manfaat kolase yang sudah disebutkan di atas, seni kolase juga dapat membantu meningkatkan kemampuan berbahasa anak-anak, melatih kepekaan estetis, serta membantu membangun rasa kepedulian anak terhadap lingkungan.

I. Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai pengertian seni kolase yang dibahas secara rinci dan mendalam.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut dapat membantu kalian dalam menambah pengetahuan mengenai seni.

Selain pembahasan tersebut kalian juga dapat membaca pembahasan lain mengenai seni seperti seni fotografi berikut ini.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Muhsy Founder of Trifaris Media site. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.