Zain Muhammad - Pemuda yang memiliki hobi Membaca, Menulis, Fotografi, dan Berpetualang -

Pengertian Seni Tari

7 min read

pengertian-seni-tari

Pengertian seni tari – Seni tari merupakan salah satu budaya yang khas dan melekat erat di kalangan masyarakat Indonesia. Perkembangannya pun juga cukup pesat, hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya seni tari modern yang eksis pada saat ini.

Ada banyak hal dalam seni tari yang dapat menarik minat para penikmatnya. Baik dari gerakan tangan, kaki, ekspresi wajah, lirikan mata, hingga busananya.

Nah, untuk memperdalam pengetahuan kita mengenai seni, pada kesempatan kali ini kita akan membahas secara tuntas mengenai pengertian seni tari. Mulai dari pengertian, sejarah, unsur, fungsi, jenis, dan contohnya.

Nggak perlu lama-lama, yuk langsung baca pembahasannya!

Pengertian Seni Tari

pengertian-seni-tari
source: pixabay.com

Apa itu seni tari? Seni tari merupakan sebuah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama, yang dilakukan pada sebuah tempat dan waktu tertentu dengan tujuan untuk mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran.

Seni tari adalah perpaduan dari beberapa unsur, yaitu:

  • Raga
  • Irama
  • Rasa

Seni tari juga merupakan gerakan tubuh sesuai dengan irama yang mengiringinya. Selain itu, ia juga merupakan ungkapan jiwa manusia melalui gerak ritmis, sehingga dapat menimbulkan sebuah daya pesona tersendiri.

Sedangkan yang dimaksu dengan ungkapan jiwa yaitu meliputi cetusan rasa dan emosional yang disertai kehendak.

Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli

pengertian-seni-tari-menurut-para-ahli
source: akurat.co

Selain pengertian seni tari yang telah disebutkan di atas, berikut ini adalah beberapa pengertian seni tari menurut para ahli dan pakar dalam bidang seni:

1. M.A. Theodora Retni Maruh

Pengertian seni tari menurut M.A. Theodora Retno Maruh adalah, karya seni gerak yang tidak akan pernah memiliki sifat kontemorer.

2. M. Jazuli

Pengertian seni tari menurut M. Jazuli adalah, gerak-gerak tubuh yang selaras dan seirama dengan bunyi musik yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan tertentu.

3. Franz Boas

Pengertian seni tari menurut Franz Boaz yaitu, gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau gerak-gerak dari tungkai serta kaki.

4. Suryo

Pengertian seni tari menurut Suryo adalah, sebuah ekspresi subyektif yang diwujudkan dalam bentuk obyektif.

5. Suadarsa Pringgo Broto

Pengertian seni tari menurut Pringgo Broto adalah sebuah ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang.

6. Atik Soepandi

Menurut Atik Soepandi pengertian seni tari adalah, sebuah ekspresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis dan melodi yang indah.

7. R.M. Wisnoe Wardhana

Pengertian seni tari menurut R.M. Wisnoe Wardhana adalah sebuah ekspresi gerak dengan media tubuh manusia.

8. Pangeran Suryadiningrat

Pengertian seni tari menurut Suryadiningrat adalah, gerakan yang dihadirkan oleh seluruh anggota tubuh seseorang yang dilakukan selaras dengan irama musik dengan maksud tertentu.

9. Yulianti Parani

Pengertian seni tari menurut Yulianti Parani yaitu, gerakan ritmis yang keluar dari sebagian tubuh atau seluruhnya yang dilakukan seseorang ataupun kelompok yang disertai dengan ekspresi tertentu.

10. Dr. Soedarsono

Menurut Dr. Soedarsono pengertian seni tari yaitu, ekspresi jiwa manusia melalu gerak-gerak ritmis yang indah.

11. S. Humardani

Pengertian seni tari menurut S. Humardani adalah, ungkapan ekspresif dalam dalam bentuk gerak yang ritmis dan indah.

12. Waterman

Pengertian seni tari menurut Waterman yaitu, seni yang terdiri dari gerak-gerak tubuh secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi.

13. Kealiinomohoku

Pengertian seni tari menurut Kealiinomohoku yaitu, seni sesaat dari ekspresi yang dipertunjukkan dengan bentuk serta gaya tertentu lewat tubuh manusia yang bergerak di dalam ruang.

14. Margaret H’Doubler

Pengertian seni tari menurut Margaret H’Doubler ialah, sebuah ekspresi dari gerak secara ritmis dari sebuah keadaan perasaan yang dinilai secara estetis.

15. John Martin

Pengertian seni tari menurut John Martin yaitu, gerak sebagai pengalaman yang paling awal dari kehidupan manusia.

16. Susanne Langer

Pengertian seni tari menurut Susanne Langer adalah, gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk bisa dinikmati.

17. Judith Lynne Hanna

Pengertian seni tari menurut Judith Lynne Hanna yaitu, sebuah seni plastis dari gerak visual yang terlihat sepintas.

Sejarah Seni Tari di Indonesia

sejarah-seni-tari
source: rizkyatika.blogspot.com

Sejak dahulu, seni tari mememiliki peranan yang sangat penting di dalam acara adat, baik upacara kerajaan, upacara masyarakat, atuapun upacara pribadi.

Dari dahulu juga, tarian sering digunakan dalam penyambutan tamu. Sehingga sejarah seni tari di Indonesia dari waktu ke waktu mengalami perekembangan. Berikut ini adalah sejarah seni tari di Indonesia.

1. Zaman Prasejarah

Diawali dari sebelum adanya kerajaan di Nusantara, tarian dipercaya memiliki sebuah daya magis nan sakral. Sehingga tercipta sebuah tarian yang digunakan berdasarkan kepercayaan mereka.

Beberapa contohnya adalah tari kebangkitan, tari hujan, tari aksorsisme, dan lain sebagainya.

Terciptanya tarian ini dilandasi dan diilhami dari gerakan alam serta meniru makhluk hidup. Misalnya seperti menirukan gerakan seekor binatang yang ingin diburu.

Umumnya, tarian di zaman prasejarah dilakukan secara berkelompok atau bersama-sama.

2. Zaman Hindu Budha

Sejarah kesenian tari di Nusantara kemudian berlanjut pada penyebaran agama Hindu Budha, yang mana dipengaruhi oleh budaya yang dibawa oleh para pedaging.

Dimulai dari era Hindu Budha, seni tari mulai memiliki standarisasi dan patokan. Hal tersebut dikarenakan adanya sebuah literatur mengenai seni tari.

Literatur dari seni tari tersebut dikarang oleh Bharata Muni, yang diberi judul Natya Sastra. Di dalamnya membahas 64 jenis gerak tangan mudra.

3. Zaman Islam

Saat zaman penyebaran agama Islam datang, tarian hanya diperagakan oleh orang-orang dari luar Nusantara, itupun juga dilakukan pada saat hari raya.

Perkembangan seni tari di Nusantara pada era Islam baru dimulai pada tahun 1775 M, saat kerajaan Mataram Islam terbagi menjadi dua.

Sehingga dengan terbaginya kerajaan Mataram Islam, kedua kerajaan tersebut mulai menunjukkan identitas mereka melalui seni tari.

Kemudian tarian-tarian yang ditampilkan dapat menjadi sebuah ciri khas dan identitas tersendiri bagi masing-masing kerajaan.

4. Zaman Penjajahan

Sejarah kesenian tari di Nusantara mengalami kemunduran pada masa penjajahan, hal tersebut dikarenakan suasana pada masa itu sedang kacau.

Namun seni tari yang dipraktekan di istana tetap dilakukan, bahkan tetap dijaga dengan baik. Hanya saja seni tari pada masa penjajahan ditampilkan pada acara-acara penting kerajaan.

Salah satu contoh tarian yang dijaga dengan perjuangan rakyat pada masa penjajahan adalah Tari Prawiroguno.

Tarian yang satu ini adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Jawa Tengah, yang menggambarkan gagahnya prajurit pada masa itu.

Prajurit di dalam tarian ini menggunakan alat peraga berupa senjata dan tameng, sebagai alat untuk melindungi diri.

5. Zaman Setelah Merdeka

Pada akhirnya seni tari kembali berjalan dengan baik setelah Indonesia merdeka, sehingga tarian dapat dilakukan pada saat upacara adat dan keagamaan.

Sedangkan pada saat ini tarian terus berkembang, hingga menjadi sebuah hiburan tersendiri bagi sebagian masyarakat Nusantara. Selain itu, banyak remaja yang mulai tertarik dan mendalami dunia tari.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan banyaknya remaja yang menyukai tarian, serta dapat memperagakan berbagai macam jenis tari. Mulai dari tari tradisional, hingga tari modern.

Unsur Seni Tari

unsur-seni-tari
source: jawapos.com

Seni tari adalah sebuah gerakan ritmis yang diiringi oleh irama tertentu serta alunan musik. Dari penjelasan tersebut, tentunya terdapat unsur seni tari yang harus ada pada saat pementasan seni tari.

Berikut ini adalah unsur seni tari tersebut:

1. Jenis Gerakan

Di dalam sebuah pementasan seni tari, gerakan merupakan poin penting yang harus ditunjukkan.

Bahkan di dalam beberapa gerakan tarian juga memiliki aturan baku, yang dimana ia memiliki nilai tersendiri. Sehingga emosi dan ekspresi dari para penari dapat ditampilkan dengan tepat.

Umumnya di dalam pementasan tari, anggota tubuh yang digerakkan biasanya meliputi tiga bagian, yaitu:

  • Anggota tubuh bagian atas
  • Anggota tubuh bagian tengah
  • Anggota tubuh bagian bawah

2. Musik

Berdasarkan pengertian yang ditulis di atas, sebuah tarian juga disertai dengan alunan musik. Umumnya alunan musik dimainkan dengan menggunakan instrumen ataupun suara yang muncul dari anggota badan. Misalnya tari kecak dan tari saman yang diiringi dengan suara manusia.

Selain itu, musik terkadang juga dapat memberikan kesan menarik serta dapat menunjukkan identitas dari daerah asal tarian tersebut. Karena tidak semua tarian menggunakan satu instrumen ataupun alat musik pengiring yang sama.

3. Kostum

Selain gerakan dan musik, unsur seni tari yang harus ada di dalam pementasan tarian adalah kostum. Selain menjadi bagian dari unsur seni tari, kostum juga menjadi sebuah identitas sekaligus lambang dari sebuah tarian.

Aksesoris yang terdapat di dalam sebuah kostum, juga dapat menjadi simbol tertentu yang berkaitan dengan tarian. 

Sehingga sebuah kostum tari harus dapat memberikan dan menunjukkan sebuah nilai keindahan atau estetika, agar dapat menunjang penampilan seni tari.

Umumnya kostum seni tari untuk upacara dan kostum seni tari untuk hiburan memiliki perbedaan yang mendasar. Salah satu contohnya adalah kesederhanaan dalam kostum tari upacara.

Fungsi dan Peranan Seni Tari

fungsi-dan-peranan-seni-tari
source: pesona.travel.com

Di dalam kehidupan, gerak tari menjadi satu hal yang tidak dapat dipisahkan kaitannya dengan seni. Sehingga apabila direnungi kembali, tentunya seni tari memiliki fungsi dan peranan tertentu dalam keberlangsungan hidup sebagian masyarakat.

Berikut ini adalah fungsi dan peranan seni tari yang perlu kalian ketahui:

1. Sarana Upacara Sakral

Seni tari dapat berfungsi sebagai sarana upacara adat ataupun keagamaan. Tarian yang dijadikan sebagai sarana upacara sudah ada sejak zaman dahulu, yaitu sejak zaman sebelum adanya kerajaan di Nusantara.

Contoh sederhana dari fungsi dan peranan seni tari dalam upacara sakral dapat ditemukan di Bali. Sebagian masyarakat Bali menggunakan tari sebagai sarana dalam beribadah atau menyembah keyakinan mereka.

Tarian dalam upacara sakral ini umumnya dipertunjukkan pada satu momen tertentu, biasanya ia juga terinspirasi dari peristiwa ataupun legenda.

2. Sarana Hiburan

Seni tari merupakan salah satu karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi. Sama halnya dengan karya seni lainnya misal seni rupa, tarian juga bisa menjadi hiburan bagi banyak orang bukan hanya dari pecinta seni saja, namun juga masyarakat awam.

 Sehingga muncul fungsi dan peranan seni tari sebagai sarana hiburan.

Indonesia kaya akan macam tarian, yang dimana disetiap daerahnya pada saat-saat tertentu sering ditampilkan. Sehingga tidak heran apabila sering kita temui pesta rakyat dengan menampilkan berbagai macam kesenian, termasuk juga tarian daerah.

3. Sarana Media Pendidikan

Seni tari dapat dijadikan sebagai media pendidikan, misalnya mendidik anak untuk bersikap dewasa dan menghindari perilaku menyimpang.

Nilai-nilai keindahan dan keluhuran di dalam seni tari mampu mengasah perasaan orang yang melihatnya.

4. Sarana Bergaul

Selain sebagai sarana upacara, hiburan, dan pendidikan, seni tari juga memiliki fungsi sebagai sarana bergaul, karena bergaul adalah hakikat manusia sebagai makhluk sosial.

Selain itu, dengan bergaul juga dapat memupuk kerukunan dan persatuan antar sesama manusia.

Berbagai latar belakang masyarakat disatukan di dalam sebuah pertunjukan tari, baik itu sebagai penonton ataupun sebagai penari. Tidak sedikit juga beberapa tari daerah yang justru melibatkan penonton untuk ikut andil dalam pertunjukan tari.

Jenis-jenis Seni Tari

jenis-jenis-seni-tari
source: kompasiana.com

Adapun jenis-jenis seni tari dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Seni Tari Berdasarkan Jumlah Penarinya

Di dalam sebuah tarian, tentunya terdapat subjek atau pelaku utama yang menjalankan tarian tersebut, sedangkan subjek di dalam seni tari adalah penari itu sendiri.

Selain penari maka bisa dikatakan sebagai media pendukung saja, agar tarian dapat terlihat lebih indah dan menarik. Misalnya para pemain musik yang mengiringi sebuah tampilan tari, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, tidak dapat disebut sebagai seni tari apabila subjek utamanya tidak ada.

Di dalam  jenis tari berdasarkan jumlahnya, dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori berikut:

  • Tari tunggal (solo)

Tari tunggal adalah seni tari yang dibawakan oleh satu orang penari, baik itu penari laki-laki ataupun penari perempuan.

Contohnya adalah Tari Gatotkaca dari Jawa Tengah.

  • Tari berpasangan (duet)

Tari berpasangan atau duet, merupakan seni tari yang dibawakan oleh dua orang penari. Baik itu penari laki-laki dengan laki-laki, penari perempuan dengan penari perempuan, ataupun campur antara penari laki-laki dan penari perempuan.

Contohnya adalah Tari Topeng dari Jawa Barat.

  • Tari berkelompok (group)

Tari berkelompok atau grup merupakan seni tari yang dibawakan oleh banyak orang atau berkelompok. Umumnya jumlah penari lebih dari dua orang. Baik dilakukan oleh laki-laki semua, perempuan semua, ataupun campun antara penari laki-laki dan penari perempuan.

Contohnya adalah Tari Saman dari Aceh.

2. Seni Tari Berdasarkan Genre/Aliranya

Selain seni tari berdasarkan jumlahnya, seni tari juga dibedakan berdasarkan genre atau alirannya. Di dalam hal ini mencakup aliran gerakan tarian itu sendiri dan juga variasi musik yang mengiringi.

Aliran seni tari berdasarkan genre atau alirannya dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori berikut:

  • Tari tradisional

Seni tari tradisional adalah, seni tari yang diwariskan dari masa ke masa sejak zaman dahulu, yang kemudian dilestarikan dan menjadi sebuah budaya disuatu daerah. Di dalam tarian tersebut memiliki nilai, simbol, filosofi, dan unsur religius.

Tari tradisional umumnya tidak berubah dari masa ke masa. Baik dari segi kostum, gerak tarian, rias, dan lain sebagainya.

Karena tarian tersebut umumnya memiliki tujuan agar tetap terjaga dan tidak meluap seiring berjalannya waktu.

  • Tari kreasi baru

Tari kreasi baru merupakan sebuah tarian yang dikembangkan oleh seorang koreagrafer atau disebut juga sebagai penata tari.

Jenis gerakan yang diperagakan juga sudah jauh dari kata kaku. Gerakan yang ditampilkan juga bersifat bebas, namun masih dalam kaidah gerakan tari yang estetis dan indah.

Terdapat ragam riasan dan iringan musik di dalam tari kreasi baru, tergantung pada tema dan tujuan yang ingin dibawakan oleh penari itu sendiri.

  • Tari kontemporer

Tari kontemporer adalah jenis tarian yang menggunakan gerakan-gerakan yang bersifat simbolik, unik, serta mengandung pesan tertentu di dalamnya.

Adapun irama musik yang mengiringi juga tidak biasa, dapat dibilang cukup unik. Baik dari musik orkestra, sederhana, sampai dengan musik flutyloops yang diambil dari teknologi musik digital.

Sedangkan riasan wajah dan kostum yang dikenakan pada tarian ini juga dapat dibilang aneh, sesuai dengan tema yang dibawakan.

Sekian

Seni tari adalah sebuah seni yang tidak dapat terlepas dari aktivitas manusia, bukanhanya  sebagai sarana hiburan dan upacara adat, tarian juga dapat menjadi sebuah media untuk hidup sehat.

Karena dengan memperagakan tarian, tentunya tubuh kita bergerak, sehingga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah.

Sebagai warga negara yang memiliki berbagai macam tarian daerah, sudah seharusnya tarian-tarian tersebut senantiasa dijaga dan dilestarikan.

Jangan sampai juga seni tari yang dimiliki Indonesia, diakui oleh negara lain hanya karena kita tidak melestarikan tarian daerah kita

Akhir kata, semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Zain Muhammad - Pemuda yang memiliki hobi Membaca, Menulis, Fotografi, dan Berpetualang -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.