Zain Muhammad - Pemuda biasa yang ingin hidupnya bermanfaat untuk sesama

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

5 min read

pengertian-sistem-informasi-manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen – adalah suatu sistem yang dipergunakan oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk mengelola segala transaksi yang mendukung fungsi manajemen, serta dapat berguna dalam pengambilan keputusan.

Selain itu, sistem informasi manajemen juga dapat disebut sebagai sistem yang dapat menghasilkan output dengan masukan input dan berbagai proses lainnya.

Nah, untuk pembahasan lebih lengkapnya, kita akan bersama-sama mempelajari mengenai pengertian sistem informasi manajemen beserta fungsi, tujuan, tingkatan, dan juga beberapa contohnya.

Nggak perlu pakai lama, yuk simak pembahasannya.

Apa itu Sistem Informasi Manajemen?

pengertian-sistem-informasi-manajemen
pixabay

Sistem informasi manajemen atau yang dapat disebut juga dengan management information system, merupakan sistem perencanaan di dalam suatu perusahaan yang melibatkan pengendalian internal seperti pemanfaatan sumber daya, teknologi, dokumen, serta akuntansi manajemen sebagai salah satu strategi di dalam bisnis.

Namun pada dasarnya, sistem informasi manajemen di dalam suatu bisnis atau perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, hingga menganalisa informasi dan selanjutnya disebarkan untuk tujuan yang lebih spesifik.

Sistem informasi manajemen, sangat berguna untuk dijadikan sebagai patokan atau acuan dalam mengambil keputusan di suatu perusahaan atau organisasi.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli

pengertian-sistem-informasi-manajemen-menurut-para-ahli
pixabay

Berbeda dengan pengertian manajemen menurut para ahli, beberapa pakar di dalam bidang sistem informasi manajemen juga mengemukakan definisi dan pengertiannya secara tersendiri mengenai sistem informasi manajemen ini.

Apa saja pengertian sistem informasi manajemen tersebut? Berikut beberapa diantaranya:

1. Imam Prayogo Pujiono

Pengertian sistem informasi manajemen menurut Imam Prayogo Pujiono yaitu, sistem yang dapat mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi.

Sehingga dengan begitu, dapat menghasilkan suatu informasi yang dapat digunakan sebagai pendukung perencanaan, pengendalian, dan pelaksanaan tugas di dalam suatu organisasi.

2. Danu Wira Pangestu

Menurut penyampaian Danu Wira Pangestu, pengertian dari sistem informasi manajemen adalah, kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang berwenang dalam mengumpulkan dan mengolah data sebagai penyedia informasi yang bermanfaat bagi semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

3. Azhar Susanto

Pengertian sistem informasi manajemen menurut Azhar Susanto adalah, group atau kumpulan dari sub sistem, komponen, atau bagian apapun baik fisik maupun non fisik yang saling berkaitan antara satu dengan yang lain. Serta memiliki fungsi dalam hal pengevaluasian, pengendalian, serta perbaikan  yang berkelanjutan.

4. E. S. Margianti & Suryadi H. S

Pengertian sistem informasi manajemen menurut Margianti dan Suryadi yaitu, suatu sistem berdasarkan komputer yang menjadikan sebuah informasi dapat digunakan oleh para manajer untuk kebutuhan yang sama.

Informasi yang terdapat di dalam sistem informasi manajemen umumnya berisi mengenai segala bentuk kejadian pada suatu perusahaan, yang merupakan kejadian pada masa lalu, saat ini, ataupun prediksi.

5. Leonardo Hasahatan Siregar

Pengertian sistem informasi manajemen menurut Leonardo Hasahatan Siregar adalah, sebuah sistem terstruktur yang digunakan untuk mengelola data secara komputerisasi.

Di dalam sistem informasi manajemen, terdapat beberapa fungsi yang dibutuhkan sebagai pencarian pemutakhiran presentasi data dan penyimpanan data.

Sehingga dengan demikian, sistem informasi manajemen dapat digunakan untuk mempermudah penyusunan informasi manajemen (misal sekolah-sekolah) agar terstruktur dengan baik.

Sumber: digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-3100007028448/7725

6. George M. Scott

Pengertian sistem informasi manajemen menurut George M. Scott (diterjemahkan oleh Budiman 2001:100) adalah, sekumpulan sub-sistem informasi yang menyeluruh, dan terkoordinasi secara rasional terpadu yang dapat mentransformasi data.

Sehingga bisa menjadi suatu informasi melalui serangkaian cara untuk meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan sifat dan style (gaya) manajer atas dasar kriteria mutu yang telah disepakati.

Sumber: digilib.unila.ac.id/15862/17/BAB%20II.pdf

7. Gordon B. Davis

Pengertian sistem informasi manajemen menurut Gordon B. Davis yaitu, suatu sistem yang terintegrasi antara manusia dan mesin.

Sehingga dapat menghasilkan informasi sedemikian rupa untuk menunjang jalannya operasi, jalannya manajemen, dan fungsi pengambilan keputusan pada suatu organisasi.

Sumber: digilib.uinsby.ac.id/6999/3/BAB%202.pdf

8. O’brein

Pengertian sistem informasi manajemen menurut O’brein, merupakan suatu kumpulan komponen yang saling berkaitan dan bekerja sama, untuk mencapai sebuah tujuan atau kepentingan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.

9. Joel D. Aron

Pengertian sistem informasi manajemen menurut Joel D. Aron (di dalam buku tulisan E.S Margianti), yaitu sebuah sistem informasi yang memberikan informasi yang dibutuhkan oleh seorang manajer di dalam membuat suatu keputusan.

10. James A. F. Stoner

Menurut penuturan James A. F. Stoner (di dalam buku tulisan Mu’alimah) pengertian dari sistem inforamsi manajemen yaitu, suatu metode formal yang menyediakan pihak manajemen sebuah informasi yang tepat waktu, dapat dipercaya, dan dapat mendukung proses pengambilan keputusan bagi perencanaan, pengawasan, serta fungsi operasi sebuah atau perusahaan yang lebih efektif.

Sumber: digilib.uinsby.ac.id/6999/3/BAB%202.pdf

11. Raymond Coleman

Pengertian sistem informasi manajemen yang efektif menurut Raymond Coleman (yang diterjemahkan oleh Moekijat 1991:40) yaitu, apabila sistem tersebut dapat memberikan data yang cermat, tepat waktu, dan yang memiliki arti penting di dalama perencanaan, analisis, dan pengendalian manajemen untuk mengoptimalkan pertumbuhan organisasi.

Sumber: digilib.unila.ac.id/15862/17/BAB%20II.pdf

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

fungsi-sistem-informasi
pixabay

Fungsi utama dari penerapan sistem informasi manajemen di dalam suatu organisasi ataupun perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Mempermudah pihak manajemen atau manajer dalam melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan, serta pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan komando atau koordinasi dengannya.
  • Guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji secara akurat dan tepat waktu.
  • Dapat meningkatkan suatu produktivitas dan penghematan biaya di dalam suatu organisasi atau perusahaan.
  • Dapat meningkatkan kualaitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir dan sistematis.

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

tujuan-sistem-informasi
pixabay

Adapun tujuan dari sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut:

  • Untuk menyediakan suatu informasi yang dapat digunakan di dalam suatu perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan juga di dalam perbaikan berkelanjutan.
  • Untuk menyediakan suatu informasi di dalam pengambilan sebuah keputusan.
  • Untuk menyediakan suatu informasi yang dapat dipergunakan di dalam suatu perhitungan harga pokok produk, jasa, ataupun tujuan lainnya yang diinginkan oleh pihak manajemen.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen

manfaat-sistem
pixabay

Sistem informasi manajemen memliki beberapa manfaat yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan aksesbilitas informasi secara tepat waktu dan secara benar untuk para pengguna, tanpa harus membutuhkan perantara.
  • Dapat mengembangkan proses perencanaan yang sudah dibuat agar menjadi lebih efektif.
  • Memperbaiki produktivitas di dalam aplikasi pemeliharaan ataupun pengembangan sistem informasi.
  • Dapat berguna sebagai pengelola berbagai macam transaksi, mengurangi biaya, serta mampu menghasilkan informasi baru yang dapat memberikan keuntungan.
  • Terdapat ketersediaan kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi.
  • Dapat meneliti berbagai macam kebutuhan keterampilan yang mendukung sistem informasi.
  • Mengantisipasi dan memahami berbagai macam konsekuensi ekonomis dari suatu sistem informasi dan teknologi yang baru.
  • Dan lain sebagainya.

Tingkatan-tingkatan Manajemen

tingkatan-tingkatan-manajemen
jurnal.id

Sistem informasi atau information system akan memberikan berbagai macam informasi kepada menajemen/ manager.

Adapun tingkatan-tingkatan dari manajemen di dalam organisasi diantaranya ialah:

1. Top Level Management

Top level management, adalah tingkatan manajemen yang paling tinggi di dalam suatu organisasi atau perusahaan. Ia memiliki tanggung jawab terhadap semua aktivitas atau kegiatan organisasi dan setiap anggota organisasi.

Dikatakan juga bahwa di dalam manajemen puncak atau top level management, umumnya terdiri dari pimpinan direksi, CEO, general manager, presiden direksi, ataupun komisaris.

2. Middle Level Management

Middle level management, merupakan tingkatan manajemen tengah-tengah ataupun standar.

Umumnya tingkat middle level management seperti kepala departemen, kepala cabang-cabang, manajer divisi, dan lain sebagainya.

Di dalam tingkatan ini, mereka memiliki tanggung jawab untuk bisa mengembangkan rencana-rencana sesuai dengan tujuannya. Serta memiliki tanggung jawab kepada manajemen tertinggi atau top level management.

3. Lower Level Management

Lower level management bisa juga disebut sebagai manajemen tingkat rendah atau manajemen lini pertama.

Umumnya manajemen tingkat ini seperti supervisor, mandor, dan lain sebagainya. Mereka memiliki tugas untuk menjabat dan mengawasi petugas-petugas operasional, serta bertanggung jawab kepada manajemen yang lebih tinggi.

Contoh Sistem Informasi Manajemen

contoh-sistem-informasi-manajemen
pixabay

Di dalam suatu perusahan yang sudah besar dan sudah berdiri lama, biasanya sistem informasi manajemen mereka sudah terstruktur dan terprogram dengan sangat baik.

Sehingga sistem informasi manajemen dapat mengatur bagaimana interaksi di dalam perusahaan, ataupun perusahaan dengan lingkungan bisa bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Seperti sistem informasi produksi, sistem informasi pemasaran, dan lain sebagainya.

Adapun beberapa contoh penerapan sistem informasi manajemen di dalam perusahaan adalah:

1. Informatics Management System (IMS)

Informastic management system atau yang dapat disingkat IMS, berguna untuk mendukung spektrum tugas-tugas di dalam sebuah perusahaan, dan dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan.

Di dalam penerapannya, beberapa fungsi informasi disatukan melalui program komputerisasi seperti e-procurement.

2. Enterprise Resource Planning (ERP)

Perusahaan umumnya menggunakan sistem ERP untuk mengelola dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi pada unit bidang kerja accounting, keuangan, pemasaran, ataupun operasional dan pengelolaan persediaan.

3. Knowledge Work System (KWS)

Knowledge work system atau KWS, akan mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam suatu perusahaan. Sehingga dengan pengetahuan baru tersebut, diharapkan para pakar atau tenaga ahli dapat menerapkannya ke dalam pekerjaan mereka.

4. Supply Chain Management (SCM)

Sebagaimana namanya, SCM bergerak untuk menyajikan data-data secara terintegrasi mengenai suplai bahan baku seperti produsen, pemasok, pengecer, hingga ke konsumen akhir.

5. Decision Support System (DSS)

Decision support system dapat membantu para manajer dalam membuat suatu keputusan dengan cara mengamati lingkungan suatu organisasi.

Misalnya, link elektronik di sekolah Tunas Bangsa, yang mengamati besar pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.

6. Office Automation System (OAS)

Office automation system, merupakan sistem yang paling sering diterapkan. Baik di perusahaan besar ataupun kecil yang berguna untuk melancarkan sistem informasi melalui pengintegrasian server-server komputer di dalam internal perusahaan.

7. Transaction Processing System (TPS)

Transaction processing system atau TPS, merupakan sebuah program yang berguna untuk proses dalam jumlah yang besar dan terjadi secara rutin. Umumnya diaplikasikan pada manajemen gaji dan inventaris.

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai pengertian sistem informasi manajemen beserta fungsi, tujuan, manfaat, dan juga beberapa contohnya.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut, dapat membantu dan memudahkan kamu dalam mempelajari dan memahami pengertian sistem informasi manajemen yang baik.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat. Sekian dan terimakasih 🙂

Zain Muhammad - Pemuda biasa yang ingin hidupnya bermanfaat untuk sesama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.