Trifaris Muhsy -Bahagia bukan milik dia yang hebat dalam segalanya, namun dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur-

Seni Reklame

pengertian-seni-reklame

Seni reklame – Mungkin kalian pernah mendengar kata reklame, lalu apa yang kalian pikirkan dan bayangkan apabila mendengar kata reklame?

Saya rasa yang kalian pikirkan adalah promosi-promosi iklan yang berada di pinggir-pinggir jalan raya, gang-gang, dan lain sebagainya. Apabila yang kalian pikirkan tentang reklame seperti itu, maka kalian sudah tau kira-kira apa sih seni reklame itu?

Namun agar lebih memahamai apa itu seni reklame? Pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama membahas dan mempelajari secara lengkap dan rinci mengenai seni reklame.

Nggak perlu lama-lama, yuk langsung baca pembahasannya!

Pengertian Seni Reklame

 

pengertian-seni-reklame
source: medium.com

Apa itu seni reklame? Pengertian dari seni reklame yaitu, gambar yang berguna untuk menawarkan dan mempromosikan barang atau jasa kepada masyarakat agar tertarik untuk membeli atau mengkonsumsinya.

Istilah reklame pertama kali berasal dari bahasa Spanyol, yaitu dari kata “re” yang memiliki arti berulang-ulang, dan “clamo” yang berarti seruan.

Sehingga reklame dapat diartikan sebagai seruan yang berulang-ulang dalam rangka untuk menawarkan barang dagangan atau jasa kepada konsumen.

Secara umum, seni reklame dapat diartikan sebagai media atau alat yang digunakan untuk menyampaikan sebuah informasi yang sifatnya menawarkan, mempromosikan, dan juga memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada khalayak umum dengan menggunakan gambar dan kata-kata yang menarik.

Tujuannya adalah, untuk menarik perhatian orang yang melihatnya serta menggerakan keinginan orang tersebut untuk membeli dan menggunakan barang atau jasa yang disampaikan.

Sedangkan secara luas, seni reklame diartikan sebagai suatu karya seni rupa yang bertujuan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan, dan menawarkan produk atau jasa kepada konsumen dengan cara yang menarik. Sehingga konsumen ingin memiliki, menggunakan, serta membelinya.

Pengertian Seni Reklame Menurut Para Ahli

pengertian-reklame-menurut-para-ahli
source: alistdaily.com

Agar lebih memahami tentang apa itu seni reklame, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli mengenai reklame berikut ini:

1. Barata

Pengertian seni reklame menurut Barata (1988: 210) adalah, suatu kegiatan yang bertujuan untuk menyampaikan sebuah informasi atau ide, barang, atau jasa dengan maksud menarik perhatian orang-orang terhadap ide, barang, atau jasa yang diinformasikan tersebut.

2. Panji

Pengertian reklame menurut Panji (1990: 120) yaitu, setiap kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan suatu barang, jasa, atau hal lainnya dengan maksud menarik perhatian khalayak ramai.

3. Durianto

Reklame menurut Durianto yaitu, sebuah proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk banyak orang agar membeli dan menggunakan apa yang direklamekan serta menjadi sebuah promosi yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat pada produk tersebut.

4. Kriyantono

Menurut Kriyantono reklame merupakan bentuk komunikasi non personal yang bertujuan menyampaikan pesan untuk menjual suatu produk, serta menjadikan banyak konsumen untuk membeli apa yang dijualnya dan membayar media yang digunakan.

5. Wikipedia

Reklame merupakan suatu promosi mengenai sebuah produk, jasa, tempat, dan lain sebagainya yang akan menjadi sebuah peningkatan penjualan untuk sebuah usaha.

6. KBBI

Di dalam KBBI arti reklame yaitu, sebuah pesan atau berita yang menjadi sebuah informasi untuk banyak orang dan juga bisa menjadi sebuah bahasa promosi untuk berdagang  yang akan menarik para konsumen untuk mengenali sebuah produk.

Fungsi Seni Reklame

fungsi-seni-reklame
source: dri.es

Apa saja fungsi reklame? Secara umum reklame berfungsi sebagai media untuk menyampaikan suatu pesan iklan kepada khalayak umum.

Adapun beberapa fungsi reklame di dalam perdagangan atau bisnis menurut Barata (1988: 214-215) adalah sebagai berikut:

  • Memberikan suatu informasi kepada khalayak atau konsumen mengenai sebuah produk (barang), perusahaan, ataupun jasa.
  • Memberikan pengaruh atau mengajak masyarakat sehingga mereka mau melakukan pembelian atau menggunakan suatu produk dan jasa.
  • Membangun dan menciptakan kesan baik masyarakat mengenai suatu brand, jasa atau produk yang diinformasikan.
  • Memberikan sebuah kepuasan tertentu terhadap konsumen.
  • Menjadi media atau alat komunikasi antara penjual dengan calon pembeli atau konsumen.

Ciri-ciri Seni Reklame

ciri-ciri-seni-reklame
source: pixabay.com

Reklame memiliki ciri tersendiri yang menjadikannya berbeda dengan media promosi lainnya. Adapun ciri-ciri reklame adalah sebagai berikut:

1. Mencolok

Reklame yang dibuat harus terlihat mencolok agar mudah untuk dilihat oleh khalayak ramai. Sebuah reklame dapat terlihat mencolok dipengaruhi dari segi ukuran, penempatan, warna, tulisan, dan juga gambarnya.

2. Singkat, Jelas, dan Mudah Dimengerti

Pada umumnya, kata-kata atau kalimat yang digunakan pada sebuah reklame harus singkat, jelas, dan mudah dimengerti oleh khalayak yang membacanya.

3. Menarik

Reklame yang baik, umumnya harus mampu untuk menarik khalayak umum. Oleh sebab itu, reklame dibuat dengan menggunakan ukuran, warna, dan bentuk yang mencolok.

4. Jujur

Pesan yang disampaikan di dalam sebuah reklame harus jujur dan tidak mengada-ngada apalagi menipu.

5. Dilakukan Berulang-ulang

Sesuai dengan definisinya, sebuah reklaem sebaiknya dipasang atau disampaikan secara berulang-ulang. Sehingga dengan begitu lebih banyak khalayak yang mengetahui pesan yang ingin disampaikan.

Jenis-jenis Seni Reklame

jenis-jenis-seni-reklame
source: pixabay.com

Secara umum, reklame dapat dibedakan menurut beberapa kategori, berikut ini adalah jenis-jenis reklame tersebut:

1. Berdasarkan Tujuan Pengadaan

  • Reklame Komersial: Merupakan jenis reklame yang dibuat untuk kepentingan bisnis, yang memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar. Contoh; baliho, poster, spanduk, dan lain sebagainya.
  • Reklame Non-Komersial: Merupakan jenis reklame yang dibuat untuk kepentingan umum. Misal informasi layanan masyarakat dan lainnya. Contoh; reklame tertib lalu lintas, reklame pajak, reklame donor darah, dan lain sebagainya.

2. Berdasarkan Sifatnya

  • Reklame Peringatan: Merupakan jenis reklame yang bersifat mengingatkan masyarakat untuk melakukan hal tertentu. Contoh; reklame tertib lalu lintas, dan lain sebagainya.
  • Reklame Penerangan: Merupakan jenis reklame yang bersifat memberikan informasi kepada masyarakat umum. Contoh; reklame informasi mengenai kesehatan.
  • Reklame Ajakan/ Permintaan: Merupakan jenis reklame yang sifatnya mengajak atau meminta masyarakat untuk mengikuti sebuah ajakan/ permintaan. Contoh; reklame bantuan bencana alam, reklame donor darah, dan lain sebagainya.

3. Berdasarkan Tempat Pemasangan

  • Reklame Indoor: Merupakan reklame yang dipasang di dalam ruangan, umumnya reklame indoor berukuran kecil atau sedang dengan menggunakan bahan kertas. Contoh; leaflet, brosur, etiket, dan lain sebagainya.
  • Reklame Outdoor: Merupakan reklame yang dipasang di luar ruangan dan terpapar sinar matahari. Umumnya reklame outdorr berukuran besar dan dibuat menggunakan bahan kedap air serta tahan sengatan matahari. Contoh; baliho, papan nama, spanduk.

Prinsip Menggambar Reklame

prinsip-menggambar-seni-reklame
source: pixabay.com

Dibawah ini adalah prinsip-prinsip yang terdapat dalam menggambar reklame:

1. Komunikatif

Komunikatif merupakan komunikasi antara dua belah pihak, yakni produsen dan konsumen.

2. Komposisi

Komposisi merupakan letak gambar, bentuk barang, ataupun objek adanya penataan.

3. Kesatuan

Prinsip kesatuan merupakan prinsip saling mendukung dan saling melengkapi.

4. Pusat Perhatian

Pusat perhatian, memiliki unsur yang dominan serta diciptakan melalui pewarnaan yang kontras.

5. Huruf Reklame

Bentuk dasar dari huruf reklame dibedakan sebagai berikut:

  • Huruf sans serif, biasa disebut dengan huruf gundul atau huruf yang terdiri dari huruf kapital dan huruf minuskul.
  • Huruf serif.
  • Huruf yang digayakan, merupakan huruf yang proporsinya menyimpang dari proporsi dan bentuk huruf baku.
  • Spasi huruf, merupakan jarak huruf yang satu dengan yang lainnya harus sesuai dan seimbang.

Langkah-langkah Menggambar Reklame

Adapun langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam menggambar reklame adalah sebagai berikut:

1. Mempersiapakan bahan dan alat: Sebelum membuat sebuah reklame, hendaknya kita terlebih dahulu menyiapkan bahan dan alat seperti kertas gambar, pensil warna, cat poster, cat air, dan lain sebagainya.

2. Pengaturan komposisi: Setelah menyiapkan bahan alat, langkah selanjutnyan adalah mengatur komposisi. Komposisi ini meliputi letak susunan barang atau objek.

3. Gambar bentuk barang/ objek reklame: Kemudian gambarlah berntuk barang atau objek reklame yang akan dibuat.

4. Pewarnaan: Langkah yang terakhir adalah pewarnaan. Reklame yang baik sudah seharusnya dapat membuat orang tertarik untuk menerima pesan yang disampaikan.

Oleh karena itu perlu adanya pemilihan warna yang mencolok agar dapat menarik perhatian orang.

Contoh Seni Reklame

Reklame merupakan salah satu media visual yang memanfaatkan tulisan dan gambar yang diolah sedemikian rupa untuk mengkomunikasikan pesan tertentu kepada orang lain. Berikut ini adalah beberapa contoh seni reklame:

1. Baliho

contoh-seni-reklame
source: ggdesain.wordpress.com

Baliho merupakan jenis reklame yang beisi gambar/ tulisan yang menarik serta informatif dengan ukuran besar. Biasanya baliho ditempatkan pada tempat-tempat umum dan strategis.

2. Banner

contoh-reklame
source: creativmarket.com

Banner merupakan jenis reklame dengan bentuk kotak (potrait), umumnya dicetak dengan digital printing menggunakan MMT dan ditempatkan didepan toko atau instansi tertentu.

3. Poster

contoh-reklame
source: mindgarden.me

Poster merupakan jenis reklame berupa selembaran kertas yang berisi gambar dan tulisan yang dibuat semenarik mungkin. Umumnya di tempatkan dengan cara ditempel di tempat-tempat umum dan strategis.

4. Brosur

contoh-reklame
source: fastwork.id

Brosur adalah reklame yang dibuat pada selembar kertas dengan isi informasi yang lebih rinci dan jelas. Umumnya disampaikan dengan cara disebarluaskan seca langsung agar dibaca dan dipahami oleh konsumen/ targe.

5. Spanduk

contoh-reklame
source: gapuradesign.com

Spanduk merupakan reklame yang memuat informasi reklame komersial ataupun non-komersial yang dibuat secara ringkas, padat, dan jelas.

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai pengertian seni reklame yang dapat kalian pelajari dan jadikan sebagai referensi. Sebelumnya kalian juga dapat membaca dan mengambil referensi lain seperti pengertian seni tari dan seni dekorasi.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembahasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Trifaris Muhsy -Bahagia bukan milik dia yang hebat dalam segalanya, namun dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.