Naufal Pemuda biasa yang ingin hidupnya bermanfaat untuk ummat

Tulisan Arab Marhaban Ya Ramadhan

8 min read

tulisan-arab-marhaban-ya-ramadhan

Sudah menjadi tradisi umat Islam di Indonesia, yaitu pada saat menjelang bulan suci Ramadhan akan saling mengirim pesan via media sosial, dan mengucap atau menuliskan tulisan Arab “Marhaban Ya Ramadhan.”

Bukan hanya personal/ perorangan, namun toko hingga mall pun juga menuliskan kalimat dan ucapan yang serupa dengan gambar dan hiasan khas Ramadhan.

Namun, bagaimana sih cara menuliskan tulisan Arab “Marhaban yaa Ramadhan” yang baik dan benar itu? dan apa saja makna yang terkandung di dalam kalimat “Marhaban yaa Ramadhan?”

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas mengenai tulisan Arab Marhaban ya Ramadhan beserta makna dan keutamaanya:

Tulisan Arab Marhaban Ya Ramadhan Beserta Arti

tulisan-arab-marhaban-ya-ramadhan
source: kaltim.tribunnews.com

Bagi kita, umat Islam di Indonesia, mungkin sudah tidak menjadi hal yang asing ketika mendengar ucapan atau kalimat Marhaban ya Ramadhan.

Ya, kalimat yang kerap kali diucapkan pada saat bulan suci Ramadhan tiba, bukan hanya diucapkan, bahkan hingga dijadikan sebagai inspirasi untuk membuat lirik lagu.

Namun siapa sangka, meskipun begitu, ternyata masih banyak di antara kita yang ternyata masih belum bisa menuliskan ucapan Marhaban ya Ramadhan yang baik dan benar.

Sebagaimana juga masih belum banyak yang mengerti cara menuliskan tulisan Arab Taqabballalahu minna wa minkum ini.

Tapi tidak perlu khawatir, karena berikut ini kami sudah menyediakan contoh contoh tulisan Arab Marhaban ya Ramadhan beserta artinya

مَرْحَبًا يَا رَمَضَان

Arti tulisan Arab Marhaban ya Ramadhan: “Selamat datang wahai bulan Ramadhan.”

Arti perkata Marhaban ya Ramadhan tulisan Arab:

Selamat datang مَرْحَبًا
Wahai يَا
Bulan Ramadhan رَمَضَان

Kumpulan Auto Text Ucapan Bahasa Arab

Selain contoh tulisan Marhaban ya Ramadhan bahasa Arab beserta arti perkatanya, berikut ini adalah contoh dan kumpulan auto text ucapan bahasa Arab yang sering digunakan dalam kegiatan kita sehari-hari:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Assalaamu’alaikum wa rahmatullah wabarakatuhu)

وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ (Wa’alaikum salaam wa rahmatullah wabarakatuh)

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb)

اَهْلاًوَسَهْلاً (Ahlan wa sahlan)

اَللّهُ اَكْبَرُ (Allahu Akbar)

اَلْحَمْدُلِلّهِ (Alhamdulillah)

الْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن (Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin artinya Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam)

اَللّهُ (Allah)

آمِّينَ (Amin)

اَمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن (Amin Ya Rabbal ‘Alamin)

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ (Astaghfirullah hal adzim)

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم (Ta’awwuz: A’udzubillahi minas syaito nirrojim)

بِسْمِ اللّهِ الرَّالرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ (Bismillahir rahmanir rahim)

بَارَكَ اللّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرِ (Do’a untuk Pengantin)

حَلاَلً (halal)

حَرَامٌ (haram)

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ (Innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun)

اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ (Insya Allah)

جَزَاكَ اللّهُ (jazakallah)

جَزَاكِ اللّهُ (jazakillah)

جَزَاكُمُ اللّهُ (Jazakumullah)

لاَحوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّبِاللّهِ (Laa haula wa laa quwwata illa billah)

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ (Laa ilaaha illallah)

مَاشَآءَاللّهُ (Masya Allah)

سُبْحَانَ اللّهُ (Subhanallah)

اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدُ (Takbiran = Allahu Akbar)

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ صِيَامَنَا وَ صِيَامَكُمْ (Taqabalallahu minna wa minkum siyamanan wa siyamakum)

تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ (Taqabal ya kariim)

وَ اِيَّاكُمْ (Wa iyyakum)

مَرْحَبًا يَا رَمَضَان (Marhaban ya Ramadhan)

‬ مِنَ العَائِدِيْنَ وَ الفَائِزِيْنَ (Minal ‘aidin wal faidzin)

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ (Doa sebelum tidur = Bismika Allahumma Ahya Wa Amut)

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّد (Salawat atas Nabi Muhammad)

سُبْحَانَ اللَّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَ لاَ اِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَ اللَّهُ أَكْبَرُ (Subhanallah walhamdulillah wala ila ha illauloh Allahu akbar)

القرآن (Al-Qur’ an)

لَيْلَةِ الْقَدْرِ (Lailatul Qadar)

صوم (Shaum = Puasa)

عيد فطر مبارك (Idul Fitri Mubarak = Lebaran)

عيد الأضحى (Idul Adha)

صلاة (Salat)

المسجد (Masjid)

تَرْوِيْحَةٌ (Tarawih)

Makna di Balik Ucapan/ Tulisan Arab Marhaban Ya Ramadhan

Makna di Balik Ucapan/ Tulisan Arab Marhaban Ya Ramadhan
source: rancahpost.com

Tidak dapat dipungkiri lagi, jika bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang sangat dinanti-nantikan kedatangannya oleh umat Islam.

Bagaimana tidak, bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang di dalamnya terdapat begitu banyak keutamaan.

Misalnya saja adalah dilipatgandakannya pahala, diampuninya dosa-dosa, serta turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

Tidak cukup hanya sampai disitu, pada bulan Ramadhan juga terdapat satu malam yang apabila kita bisa mendapatkannya maka kita akan memperoleh pahala laksana seribu bulan.

Sehingga, rasa antusias umat Islam di Indonesia dalam menyambut bulan suci tersebut sontak membuat media sosial dipenuhi dengan ucapan Marhaban ya Ramadhan.

Namun tahukah kamu apa arti dari kalimat Marhaban ya Ramadhan yang sebenarnya?

Kebanyakan dari kita, masih mengartikan ucapan Marhaban ya Ramadhan secara perkata, yaitu “Selamat datang wahai bulan Ramadhan.”

Pengartian seperti itu tidak salah, namun berikut ini adalah makna yang sebenarnya dari ucapan Marhaban ya Ramadhan:

Baca juga: Tulisan Arab Waalaikumsalam

Makna Marhaban ya Ramadhan yang Baik dan Benar 

Apabila dipahami dengan menggunakan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), arti dari kata ‘Marhaban’ memiliki kandungan makna kata seru yang diucapkan untuk menghormati atau menyambut tamu (selamat datang).

Namun dalam bahasa Arab, ‘Marhaban’ adalah kata turunan dari kata ‘rahb‘ yang memiliki arti “luas atau lapang.”

Sehingga ucapan tersebut menunjukkan makna berupa kelapangan dada atas tamu yang datang.

Ia akan menerima dengan penuh kegembiraan serta mempersiapkan segala sesuatau yang dibutuhkan agar dapat membuat tamu tersebut nyaman.

Selain itu, akar dari kata ‘Marhaban’ juga sama dengan ‘rahbat’ yang berarti “ruangan luas untuk kendaraan, guna mendapatkan kebaikan atau kebutuhan pengendara sehingga bisa melanjutkan perjalanan.”

Sehingga apabila kita renungkan kembali maknanya, maka ucapan “Marhaban ya Ramadhan” memiliki makna sebagai berikut:

“Selamat datang bulan Ramadhan yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan.”

Dengan makna lain, datangnya bulan Ramadhan ini tidak diisi dengan sikap menggerutu atau tidak menghiraukannya sebab dianggap mengganggu kenikmatan dan kenyamanan kita yang terbiasa makan sehari-hari, ataupun hal yang dilarang selama bulan Ramadhan.

Maka sudah sepatutnya bagi kita umat Islam, untuk melapangkan diri dan bergembira untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan menyebarkan ucapan “Marhaban ya Ramadhan.”

Keutamaan Bulan Sya’ban Menjelang Ramadhan

keutamaan bulan sya'ban
source: pontianak.tribunnews.com

Bulan Sya’ban, merupakan salah satu bulan yang juga memiliki beberapa keutamaan, di antaranya yaitu, bulan Sya’ban menjadi persiapan menjelang kehadiran bulan suci Ramadhan.

Adapun beberapa amalan yang diutamakan pada bulan ini adalah, memperbanyak puasa sunnah. Baik itu puasa sunnah senin-kamis, ayyamul bidh, ataupun puasa sunnah daud.

Hal tersebut antara lain sebagaimana yang disebutkan dari sahabat Usamah bin Zaid ia berkata:

“Katakanlah wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa selama sebulan dari bulan-bulan lain selain di bulan Sya’ban.”

Kemudian Nabi Shallallahu ‘alahi wa sallam menjawab, yang artinya:

“Bulan Sya’ban adalah bulan yang dimana manusia mulai lalai, yaitu bulan di antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan. Bulan tersebut merupakan bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam.

Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa pada saat amalanku dinaikkan.” (HR. An-Nasa’i. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadist ini hasan).

Ibnu Rajab menerangkan bahwa, “dalam hadist di atas terdapat dalil mengenai dianjurkannya melakukan amalan ketaatan di saat manusia yang lain mulai lalai. Inilah amalan yang dicintai di sisi Allah.”

Sedangkan dari hadist yang lain, ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha mengatakan, yang artinya:

“Aku pun tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa pada saat bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kemudian Imam An-Nawawi dalam Syarah Muslim menyebutkan, para ulama mengatakan bahwa, Nabi SAW tidak menyempurnakan berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan agar tidak disangka puasa selain Ramadhan adalah wajib.

Selain itu, di antara rahasia atau hikmah mengapa Nabi SAW banyak berpuasa di bulan Sya’ban yaitu, sebab puasa Sya’ban yaitu ibarat ibadah rawatib (ibadah sunnah yang mengiringi ibadah wajib).

Sebagaimana shalat rawatib adalah shalat yang memiliki keutamaan disebabkan ia mengiringi shalat wajib, baik sebelum ataupun sesudahnya, demikian pula dengan puasa Sya’ban.

Secara fisik, puasa di bulan Sya’ban ini juga dianggap sebagai latihan atau dalam olahraga biasa disebut dengan pemanasan sebelum pertandingan.

Juga dapat dijadikan sebagai pengingat bagi kita yang mungkin masih memiliki hutang puasa Ramadhan tahun lalu, agar dapat membayar puasanya di bulan Sya’ban.

Baca juga: Tulisan Arab Marhaban ya Ramadhan

Kumpulan Gambar Kaligrafi dan Ucapan Marhaban ya Ramadhan

Selain pembahasan mengenai ucapan atau tulisan Arab Marhaban ya Ramadhan di atas, buat kamu yang juga mencari inspirasi mengenai gambar kaligrafi Marhaban ya Ramadhan, berikut telah kami sediakan:

gambar kaligrafi marhaban ya ramadhan
source: nusagates.com
gambar kaligrafi marhaban ya ramadhan
source: pngdwonlod.id
gambar kaligrafi marhaban ya ramadhan
source: widiutami.com
gambar kaligrafi marhaban ya ramadhan
source: senikaligrafiislam
gambar kaligrafi marhaban ya ramadhan
source: pinterest.com
gambar kaligrafi marhaban ya ramadhan
source: pinterest.com

Sekian

Demikianlah pembahasan kita mengenai contoh tulisan Arab Marhaban ya Ramadhan beserta makna dan keutamaanya.

Semoga dengan adanya pembahasan tersebut dapat membantu dan memudahkan kamu dalam mencari referensi dan mempelajari mengenai ucapan Marhaban ya Ramadhan.

Akhir kata, semoga pembahasan-pembasan tersebut dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih 🙂

Naufal Pemuda biasa yang ingin hidupnya bermanfaat untuk ummat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.