Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

Rincian Modal dan Tips Memulai Usaha Fotocopy

5 min read

Rincian Modal & Tips Memulai Usaha Fotocopy

Salah satu bisnis yang cukup menguntungkan saat ini adalah usaha fotocopy, apalagi kalau kamu buka usahanya di dekat sekolahan, kampus, atau perkantoran, Auto banjir pelanggan deh.

Selain itu ada berbagai alasan kenapa kamu perlu memilih berbisnis fotocopyan. Apa aja emang?

Tenang sis, di artikel ini bahkan kamu tidak akan menemukan alasan berbisnis fotocopy-an saja, tapi ada juga informasi menarik lainnya terkait usaha fotocopy, seperti modal yang kamu butuhkan, keuntungannya, hingga bagaimana cara memulai bisnis ini.

Pokoknya, artikel ini merupakan bacaan yang paling tepat, dan paket komplit jika kamu ingin berbisnis fotocopyan. Oke, yuk kita bahas satu persatu.

Alasan Memilih Usaha Fotocopy

Sebelum menjalankan bisnis, kamu harus mengetahui dahulu apa sih alasan kamu memilih bisnis tersebut, ya tak terkecuali jika memilih bisnis fotocopy.

Karena dengan memipunyai alasan yang jelas, kamu juga bisa menentukan tujuan dengan jelas loh, dan kamu juga bisa melakukan perbandingan dengan usaha yang lainnya, sehingga bisa lebih yakin dalam memilih.

Ada berbagai alasan sih mengapa kamu meski memilih usaha fotocopyan, berikut beberapa diantaranya:

1. Dibutuhkan Orang Banyak

Alasan yang paling umum adalah karena fotocopyan dibutuhankan semua orang, terutama pada kalangan pelajar, siswa, mahasiswa, guru, dosen, dan sebagainya.

Mereka adalah kumpulan orang yang tidak bisa melepaskan diri dari fotocopyan. So, banyaknya yang membutuhkan fotocopyan menjadikan bisnis satu ini sangat menguntungkan. Percaya deh.

2. Keuntungan yang Stabil

Alasan kedua adalah karena keuntungan usaha ini terbilang stabil, tergantung tempat dimana kamu membukanya.

Misalnya, jika kamu membuka usaha fotocopy di sekolah, maka usaha kamu ya palingan hanya akan ramai ketika musim ujian misalnya. Saat-saat seperti itu, permintaan fotocopy akan membludak.

Sangat berbeda halnya jika kamu membuka usaha ini di lingkungan pemukiman, kamu akan memperoleh keuntungan yang stabil, karena setiap hari akan selalu ada orang yang membutuhkan fotocopy. Seperti dokumen kantor, pribadi, hingga urusan lainnya.

3. Bisa Dikelola di Dalam Ruangan Kecil

Alasan selanjutnya adalah bisa dikelola bahkan di tempat yang ukurannya kecil.

Jika di awal-awal, kamu tidak meski membuka usaha di tempat yang besar kok, mulai saja di ruangan yang kecil, karena kamu hanya membutuhkan ruangan yang dapat memuat satu ataupun dua buah mesin fotocopyan, etalase, dan kursi. Itu saja. Sehingga modal yang kamu butuhkan juga nggak besar-besar banget.

4. Tidak Basi

Bisnis fotocopyan berbeda dengan bisnsi kuliner, kalau bisnis kuliner ada yang sehari nggak laku bisa basi, sehingga tingkat ketakutan pedagang terbilang cukup besar.

Sebab jika dagangan basi bisa saja mereka tidak mendapatkan untung. So, dengan memilih usaha fotocopyan, kamu tidak perlu merasakan khawatir, karena bisnis ini tidak akan bisa basi, karena memang tahan lama dan selalu dibutuhkan banyak orang.

Jelas banget ya, kalau bisnis fotocopyan mempunyai banyak sekali keuntungan bagi kamu, seperti modal yang tidak begitu besar, bisa dimulai hanya bermodal tempat berukuran kecil, hingga tidak perlu merasa takut barang akan basi.

Baca juga:

Tips Memulai Usaha Fotocopy

Setelah mengetahui alasan mengapa meski memilih usaha fotocopy, selanjutnya kamu harus tahu nih, apa saja sih tips ketika akan memulai bisnis fotocopy ini.

Ya tentu kamu tahu dong, yang namanya bisnis nggak cuma bisa ngandelin uang doang, tapi juga butuh strategi dan kecerdasan dalam memanfaatkan peluang.

1. Pilih Tempat yang Tepat

Tips pertama yang meski kamu lakukan adalah dengan memilih tempat yang tepat. Ternyata, kita bukan hanya harus memilih orang yang tepat, tapi juga tempat yang tepat.

Hal ini karena dengan memilih tempat yan tepat, kamu bisa melihat dan menentukan perkembangan usaha yang akan kamu jalankan.

Pemilihan lokasi yang tepat akan membuat usaha kamu lebih mudah berkembang. Percaya deh.

Nah, karena bisnis fotocopyan berkaitan dengan kertas dan dokumen, tempat yang paling tepat untuk bisnis satu ini adalah area sekolah, kampus, dan perkantoran.

Kalau kamu memutuskan ingin menyewa, pilihlah tempat yang memang letak dengan area-area tersebut, dan letaknya strategis. Seperti jalan raya misalnya.

2. Berikan Layanan Spesial

Agar usaha kamu bisa lancar ke depan, cobalah untuk memberikan pelayanan yang spesial kepada semua pelanggan.

Misalnya dengan memberikan pelayanana antar jemput gratis, memberikan ATK gratis jika yang difotocopy jumlahnya lebih dari 100 lembar, dan lain sebagainya.

Pelayanan spesial ini akan menjadi pembeda usaha kamu dengan yang lainnya, dan ini merupakan salah satu jenis strategi pemasaran yang tepat.

3. Lakukan Promosi

Supaya bisnis kamu bisa berkembang dengan cepat, jangan lupa untuk melakukan promosi. Ya yang namanya bisnis pasti erat banget kaitannya dengan kegiatan promosi.

Cara promosi manualnya juga gampang, kamu bisa mencetak beberapa brosur saja, dan di brosur tersebut ada informasi mengenai toko kamu, seperti nama, layanan spesialnya, alamat, hingga harga.

4. Kualitas + Senyum = Pelanggan Tetap

Tips selanjutnya adalah dengan selalu memperhatikan kualitas fotocopy.

Jika hal ini kamu terapkan degan benar, maka kualitas fotocopyannya akan sangat bagus, sehingga banyak pelanggan yang bersedia menjadikan toko kamu sebagai pilihan utama ketika akan memfotocopy.

Hal ini karena semua pelanggan tentu membutuhkan dan menginginkan hasil yang bagus, mulai dari kertas hingga tintanya.

Kualitas fotocopy bukan satu-satunya alasan pelanggan bisa menetap loh. Maka, kamu harus bisa menyeimbangkan antara kualitas pelayanan dengan kualitas cetakan.

Cobalah memberikan senyum yang ramah kepada semua pelanggan, karena tips satu ini terbukti ampuh membuat usaha yang kamu jalankan ramai.

Kelihatannya mah simple, sederhana, dan mudah banget, tapi pada kenyataannya masih banyak juga kok penjual yang salah dalam melayani. So, kamu harus bisa melayani semua pelanggan dengan baik ya.

5. Menjual Alat Tulis Kantor dan Print Murah

Rasanya tak lengkap ya kalau buka usaha fotocopyan tapi nggak jualan alat tuli kantor. Seperti pena, buku, blocnote, kertas kantor, dan sebagainya.

Ya hitung-hitung nambahin keuntungan dan ngeramein fotocopyan kamu lah. Lagian biasanya, kalau orang ke fotocopyan pasti kadang ada aja yang mau dibeli dadakan. Pena misalnya.

Nah, kamu bisa memberikan haga yang murah ya, tapi nggak murahan. Sesuaikan aja sama harga pasar, atau paling nggak ya dimurahin Rp. 200 juga nggak jadi masalah.

Karena kalau ada selisih Rp. 200 aja, biasanya pelanggan tetap bakalan nyari yang lebih murah.

6. Membuka Usaha Cetak Foto Digital

Selain menyediakan layanan fotocopy, ada baiknya jika kamu sekalian memberikan pelayanan cetak foto.

Karena sayang banget kalau bisnis fotocopyan yang kamu jalankan cuma satu buah, mendingan sekali menyelam minum air kan?

7. Memperbanyak Jaringan dan Kenalan

Tips lainnya agar usaha kamu berkembang adalah dengan memperbanyak kenalan dan jaringan, karena jika kamu mempunyai relasi yang luas, tak sulit untuk mengembangkan usaha yang kamu rintis, karena mereka pasti akan merekomendasikan usaha kamu kepada siapapun yang dikenalnya. Keren kan?

8. Mulailah Dari Sekarang

Gais, tips di atas akan sia-sia kalau cuma kamu anggurin. Maka, mulailah dari sekarang, dan ikuti beberapa tips di atas.

Segera action, dan lakukan percobaan dengan baik, karena jika hanya sebatas keinginan tanpa pembuktian, ya sama aja boong. Yuk, mulai dari sekarang ya.

Rincian Modal Usaha Fotocopy

Nah, modal yang kamu butuhkan rinciannya ada di bawah ya.

A. Estimasi Investasi Awal Usaha

Hal yang pertama kali harus kamu lakukan adalah dengan menyiapkan modal yang akan dialokaiskan ke investasi awal, seperti untuk keperluan membeli mesin, lengkap dengan yang lainnya.

Nama Barang Harga
Alat Pemotong Kertas Rp. 500.000
ATK Rp. 1.500.00
Mesin Fotocopy Rp. 14.500.000
Etalase Rp. 1.500.000
Meja dan Kursi Rp. 800.000
Total Rp. 18.800.000

So, investasi awal yag meski kamu persiapkan adalah sebesar Rp. 18.800.000. Angka ini bisa saja berbeda-beda ya, karena tempat membeli dan daerah pasti menawarkan harga yang berbeda.

B. Estimasi Biaya Operasional Bulanan

Di samping mengetahui modal investasi awal, kamu juga harus tahu biaya operasional dalam setiap bulannya.

Nama Barang  Harga
Listrik Rp. 150.000
Transportasi Rp. 100.000
ATK Rp. 1.000.000
Kertas Rp. 1.500.000
Gaji Pegawai Rp. 1.500.000
Total Rp. 4.250.000

So, dalam sebulan, estimasi biaya yang meski kamu persiapkan adalah sebesar Rp. 4.250.000.

C. Estimasi Keuntungan Per Bulan

Setelah mengetahui estimasi investasi dan biaya operasional perbulan, kamu mungkin ngedumel ‘mahal banget dah’. Ia kan?

Tenang dear, karena keuntungan yang akan kamu dapatkan juga pasti lebih dari biaya yang kamu keluarkan.

Kita contohkan gini, misalnya, dalam sbeulan, kamu melakukan transaksi fotocopy adalah sekitar 100 rim, dan kamu menetapkan tariff Rp. 100 per lembarnya.

Maka, 100 rim akan dikalikan dengan 500 lembar, dikalikan lagi dengan Rp. 100. (100 rim x 500 lembar x Rp. 100= Rp. 5.000.000) . Itu artinya, untuk kegiatan fotocopy, kamu mendapatkan Rp. 5.000.000

Selanjutnya, buatlah hasil penjualan ATK kamu dalam sebulan adalah Rp. 800.000, sementara jilid ada 20 buku, yang bertarif Rp. 8.000. (20 buku x Rp. 8.000 = Rp. 160.000).

Keuntungan kotor yang akan kamu peroleh adalah Rp. 5.000.000 + Rp. 800.000 + Rp. 160.000 = Rp. 5.960.000

Keuntungan bersih yang kamu peroleh adalah Rp. 5.960.000 – Rp. 4.250.000 sehingga diperoleh angka Rp. 1.710.000.

So, keuntungan bersih alias laba yang akan kamu peroleh dalam sebulan adalah RP. 1.710.000 dan keuntungan ini tentu bukan angka yang mutlak ya, karena tiap bulan pasti kamu akan mendapatkan keuntungan yang berbeda, tergantung dengan transaksi pembelian yang ada.

Usaha satu ini memang menjanjikan dan memberikan keuntungan besar, namun, kamu harus bisa menjalankannya dengan baik, sabar, telaten, dan sungguh-sungguh agar bisa menarik banyak pelanggan lebih banyak.

Tak hanya itu saja, sebelum memulai, kamu juga meski mencaritahu mengenai jenis mesin yang baik dan cocok bagi pemula, karena jika salah beli, bisa membuat kamu kebingungan mengoperasikannya.

Demikian pembahasan seputar usaha fotocopy dengan beberapa seluk beluknya yang meski kamu tahu. Jadi, jelas banget ya, dalam sebulan, jika kamu menjalankan bisnis dengan baik, maka kamu sudah bisa memperoleh keuntugan. Semua tergantung dengan pelayanan, kualitas, dan usaha yang kamu jalankan. Semoga sukses.

Anita Aprilia Setangguh Karang. "Love to study. Sharing about finance, business and business opportunities."

One Reply to “Rincian Modal dan Tips Memulai Usaha Fotocopy”

  1. mantapppp mksh kak infonya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.